09 Agustus 2011

Resep Cherry Icebox Cookies


Resep Cherry Icebox Cookies

Icebox cookies adalah jenis kue kering yang dibuat dari adonan yang dimasukkan ke dalam lemari pendingin terlebih dahulu atau dibekukan. Tujuannya adalah untuk membuat adonan menjadi kaku sehingga memudahkan kita mengirisnya menjadi potongan-potongan kue yang tipis. Ada banyak cara untuk membuat icebox cookies seperti misalnya pinwheel cookies (adonan ditipiskan, diisi dengan selai buah dan kacang-kacangan untuk kemudian digulung dan dibekukan, selanjutnya adonan dipotong melintang tipis) atau checkerboard cookies, sesuai namanya maka kue kering ini memiliki pola seperti papan catur. Untuk membuatnya biasanya adonan dibagi menjadi dua bagian satu diberi pewarna coklat dan bagian lainnya dibiarkan alami. Masing-masing adonan kemudian dibagi menjadi beberapa bagian, dibentuk memanjang dan disatukan. Setelah didinginkan hingga mengeras, adonan kemudian diiris melintang sehingga pola papan catur terbentuk. 

Resep Cherry Icebox Cookies
Resep Cherry Icebox Cookies

Konsep mendinginkan adonan hingga keras sehingga mudah untuk diiris merupakan metode yang sudah tua. Contohnya, banyak resep-resep kue pie yang mensyaratkan kita untuk mendinginkan adonan terlebih dahulu di dalam lemari pendingin hingga keras sehingga mudah untuk digilas menjadi adonan yang tipis. Karena alasan kepraktisan maka ide ini kemudian diserap oleh para tukang kue yang sibuk, jika adonan dibentuk menjadi seperti batang yang panjang, kemudian dibekukan dan diiris, maka cara ini akan menghemat waktu dan mempercepat proses membuat kue dibandingkan jika mereka harus menipiskan adonan untuk kemudian mencetaknya dengan cetakan kue. Resep kue kering dengan cara mendinginkan adonan ini kemudian dikenal dengan nama icebox cookies, diambil dari kata icebox (kotak pendingin) yang digunakan, karena pada saat itu lemari es belum dikenal secara luas.

Resep-resep kue kering modern yang menggunakan metode mendinginkan adonan hingga keras dikenal juga sebagai refrigerator atau freezer cookies. Pada prinsipnya, adonan icebox cookies harus adonan yang kaya akan mentega, sehingga keras ketika didinginkan dan mudah diiris menjadi potongan yang tipis. Icebox cookies membuat proses  pembuatan cookies menjadi lebih rapi serta  tidak ada bahan sisa yang terbuang sebagaimana jika kita menggilas adonan hingga tipis dan mencetaknya dengan cookie cutter atau cetakan kue kering. Selain itu kita bisa membuat adonannya dalam jumlah yang banyak, membekukannya dalam waktu lama dan saat dibutuhkan tinggal diiris dan untuk selanjutnya dipanggang. Kue kering lezat dalam sekejap terhidang. 

Resep Cherry Icebox Cookies

Sebagai variasi maka adonan icebox cookies bisa ditambahkan bahan lainnya seperti kacang-kacangan, buah kering atau manisan cherry seperti yang saya tampilkan kali ini. Masukkan bahan-bahan tambahan ini ke adonan kue, aduk hingga rata, baru kemudian bentuk adonan menjadi bulatan atau batang yang panjang. Bungkus dengan kertas roti atau allumunium foil yang telah diolesi dengan sedikit minyak. Masukkan ke dalam kulkas hingga mengeras dan siap untuk diiris. Adonan icebox cookies yang saya tampilkan ini resepnya sama dengan thumbprint cookies yang pernah saya posting sebelumnya, silahkan klik disini jika anda berminat.

Berikut resepnya.

Cherry Icebox Cookies
Resep diadaptasikan dari website King Arthur Flour - Lemon Raspberry Thumbprint Cookies 

Untuk sekitar 3 lusin kue

Bahan: 
- 225 gram mentega/butter
- 150 gram gula pasir (resep asli 225 gram)
- 1 sendok makan kulit jeruk lemon parut atau 1/4 sendok teh essence lemon
- 1 sendok teh vanila ekstrak atau 1/4 sendok teh bubuk vanili
- 1/2 sendok teh garam
- 1 butir telur ayam
- 305 gram tepung terigu serba guna atau protein rendah (mis. Segitiga Biru atau Kunci Biru)
- 10 buah manisan cherry merah, belah empat

- 10 buah manisan cherry hijau, belah empat

Cara membuat: 


Resep Cherry Icebox Cookies

Siapkan mangkuk mikser, masukkan mentega, gula, garam, kulit jeruk lemon, vanila ekstrak dan kocok dengan speed tinggi hingga lembut dan berubah warna menjadi putih. Masukkan telur lanjutkan mengocok hingga telur tercampur dengan baik. Matikan mikser.

Resep Cherry Icebox Cookies

Masukkan tepung dalam 3 tahapan, aduk dengan baik setiap tahapan menggunakan spatula hingga tercampur rata. Tambahkan potongan cherry hijau dan merah, aduk hingga cherry tercampur baik dengan adonan. Masukkan adonan ke kulkas selama 15 menit agar sedikit mengeras dan memudahkan kita membentuknya menjadi batang panjang.

Resep Cherry Icebox Cookies

Siapkan selembar kertas roti atau alumunium foil (jika menggunakan alumunium foil maka olesi permukaannya dengan beberapa tetes minyak agar tidak lengket). Bagi adonan menjadi dua bagian, padatkan masing-masing bagian dan bentuk memanjang, bisa bulat atau persegi empat. Bungkus dengan kertas roti/foil, rapikan ujungnya dan padatkan. Simpan adonan di dalam lemari pendingin (chiller bukan freezer) selama semalam hingga adonan keras. 

Keesokan harinya.... 

Panaskan oven di suhu 165'C, letakkan rak pemanggang di tengah oven. Alasi loyang dengan kertas roti. 

Resep Cherry Icebox Cookies

Buka bungkusan adonan, potong-potong adonan dengan menggunakan pisau yang tajam dengan ketebalan + 1/2 cm. Tata potongan kue di atas loyang, beri jarak antar kue. Pastikan oven telah panas sebelum kue dipanggang.

Panggang selama + 15 menit hingga kue terlihat mulai mengeras dan bagian bawahnya mulai kecoklatan, jangan terlalu berlebihan memanggang, ketika dingin kue akan keras. Keluarkan dari oven, biarkan sejenak di loyang hingga agak keras, baru kemudian dinginkan sempurna di rak kawat. Jika telah mendingin, masukkan  kue ke stoples tertutup rapat untuk mempertahankan kerenyahannya. Yummy! 

Sources:
Wisegeek.com - What are Icebox Cookies
Website King Arthur Flour - Lemon Raspberry Thumbprint Cookies



28 komentar:

  1. selalu menyenangkan mampir sini, bermanfaat banget...:)

    BalasHapus
  2. Makasih ya Mba Fiet. Btw, blog kreasinya Mba juga keren banget lho, saya suka prakarya seperti yang Mba buat ^_^

    BalasHapus
  3. Mirip2 monde cookies ya Mbak? like this yo! sy masih nunggu kue sisaan imlek saya masih belum habis nih, baru kepengen nyoba bikin cookies hehehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waduh itu kue sisaan Imlek mending di terbangkan dimari Mba Lisa wakakkakka. Saya dah lama juga gak bikin cookies, habis kalo bikin 1 stoples saya sikat sendiri hahhaha

      Hapus
  4. aku udah nyoba mba, cookiesnya hehe ini ga bisa kl cuma buat nyemil dikit ya -_- haha..adikku jd semangat belajar nih gr2 aku bikin cemilan cookies ini^^ makasih ya mb Endang
    susi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Susi, waaaah kayanya lagi semangat coba2 resep ya hehehe. Iya cookies yang ini gak bakalan berenti kalau belum habis. Bahaya!

      Hapus
  5. Hallo Mbak Endang :)
    mbak,klau menteganya diganti margarine bisa ga? Thx
    *nieken*

    BalasHapus
  6. halo mbak.saya sering nyobain resep disini pas kebetulan lagi libur kuliah :D.
    oh iya, pas saya coba resep ini kok cookiesnya pas di oven jadi lumer ya mbak?
    saya bentuk kotak2 seperti gambar malah jadinya gede-gede padahal udah saya iris tipis-tipis

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba, coba pakai mentega dicampur margarine ya, atau pakai margarine saja. potongnya jangan terlalu tipis, lebih tebal malah gak papa. kalau ketipisan malah kuenya luber.

      Hapus
  7. Mba' Endang beli essence lemon dimana?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di toko bahan kue Mba Jen, saya beli di Titan

      Hapus
  8. Mbak, kalo pas mau di-oven, apa harus dikeluarin dari kulkas sampe mencapai suhu ruang? atau biarin aja dlm kondisi dingin langsung iris2 & langsung panggang?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan dibiarkan sampai suhu ruang. Adonan harus dalam kondisi keras sehingga mudah diiris dengan pisau, itu tujuannya mengapa adonan kita masukkan kulkas, supaya bentuk potongan rapi ya

      Hapus
  9. Mbak Endang, icebox cookies ini renyah apa keras Mbak? makasih, Yeni

    BalasHapus
  10. Ini bisa digoreng mbak?


    -Yuanita

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo mba, nggak bisa ya, ini harus dipanggang ya

      Hapus
  11. Mba E, barusan saya nonton Anna olson di afc lagi bikin icebox cookies, tapi takarannya orang bule gak mudeng saya mba. Trus langsung ambil hp search di jtt, eeeehhh kok nemuuuu. Sorak bergembira, thankiss mba Endang.
    Salam nurul

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba Nurul, hahhahah, memang seru lihat Anna Olson beraksi yaa, saya juga sukaa. Wah moga2 kuenya sukses yaaa

      Hapus
  12. Mba Essen lemon bs sy ganti pke perasan jeruk lemon gak ya?makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Mba Nur, tidak ya, pakai parutan kulir jeruk lemonnya boleh tp jangan airnya ya. Pakai 1 sendok teh parutan kulit jeruk lemon

      Hapus
  13. Dear Mba Endang,
    resepnya mantap abis untuk weekend ini. Berhubung cherry susah didapt di kota kecil saya di Flores, maka saya gantikan dengan sokade (foto saya kirimkan via email). Rasanya tetap juara dan berhasil jadi favorit di kost. Walaupun pakai oven tangkring, tetap saja OK. Yang saya alamai, jika pakai otang harus trus jangan sampai matangya tidak sempurna. Bisa saja panas dalam oven tidak merata dan sebagian kue matang lebih cepat. Sebaiknya diputar-putar juga saaat memanggang.

    Salam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mb Sefnitta, thanks sharingnya yaa, senang resepnya berhasi dicoba. Sukses yaa

      Hapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...