07 Agustus 2011

Resep Es Pisang Ijo


Resep Es Pisang Ijo

Siapa yang tak kenal dengan es pisang ijo? Makanan khas Makassar yang lezat ini memang banyak penggemarnya dan di Jakarta umum dijumpai karena banyak yang menjualnya, entah sebagai salah satu menu di resto khas Makassar atau dijual dalam bentuk bungkusan plastik mika yang praktis. Sesuai namanya, es pisang ijo merupakan makanan yang berwarna hijau terbuat dari pisang yang terbalut adonan tepung beras yang disajikan bersama dengan saus semacam bubur sumsum, potongan es batu dan siraman sirup merah coco pandan. Ketika es batu mencair maka akan tercipta kuah yang gurih karena kandungan santan di adonan pisang ijo dan saus buburnya. 

Resep Es Pisang Ijo
Resep Es Pisang Ijo

Diresep aslinya sebagai bahan pewarna hijau untuk adonan pisang ijo adalah air perasan daun suji dan daun pandan wangi. Suji (Dracaena angustifolia (Medik.) Roxb. syn. Pleomele angustifolia (Medik.) N.E. Br. merupakan tumbuhan perdu tahunan yang daunnya dimanfaatkan orang sebagai pewarna hijau alami untuk makanan. Daun suji memberikan warna hijau yang lebih pekat daripada daun pandan wangi, yang juga merupakan sumber warna hijau. Bedanya daun suji tidak memiliki aroma. Selain dimanfaatkan sebagai pewarna, tumbuhan ini biasa ditanam di pekarangan karena bentuknya yang indah dan bunganya yang menyebarkan aroma wangi, terutama pada sore hari. Untuk melihat gambar pohon suji, silahkan klik di link menuju Wikipedia yang saya sertakan di bawah.

Sayangnya pohon suji di pekarangan rumah Pete yang dulu tumbuh subur dan besar kini tinggal tonggak kayunya saja karena telah dipangkas, sehingga saya tidak bisa menggunakan pewarna alami dari daun ini, ujung-ujungnya dengan terpaksa pewarna buatanpun beraksi. Jika anda akan menggunakan daun ini sebagai bahan pewarna makanan yang akan anda buat, saran saya haluskan daun menggunakan blender karena tekstur daun yang liat dan berserat. Potong-potong daun sepanjang 2 cm menggunakan gunting, cuci bersih, masukkan ke blender dan tambahkan air sesuai resep agar blender lancar berputar. Saring airnya dan gunakan sebagai bahan pewarna untuk makanan. Bisa juga saat menghaluskannya anda menambahkan daun pandan wangi sehingga makanan menjadi harum dan tidak perlu menambahkan vanili lagi.

Berikut resepnya ya.

Update 11/07/2013: Untuk resep pisang ijo lainnya yang lebih lembut silahkan klik link disini. 

Resep Es Pisang Ijo

Es Pisang Ijo
Resep diadaptasikan dari buku Kitab Masakan Kumpulan Resep Sepanjang Masa

Untuk 4 porsi

Bahan pisang ijo:
- 4 buah pisang raja/pisang tanduk yang matang, kukus
- 300 gram tepung beras
- 50 gram tepung maizena
- 450 ml santan dengan keketalan sedang
- 50 gram gula pasir
- 1/2 sendok teh garam halus
- beberapa tetes pewarna hijau
- Daun pisang untuk membungkus

Bahan bubur untuk saus:
- 1 liter santan cair
- 60 gram tepung beras
- 100 gram gula pasir
- 1/2 sendok teh garam
- 1/4 sendok teh vanili bubuk

Pelengkap:
- sirup coco pandan
- Es batu yang dihancurkan secukupnya 

Cara membuat:
Membuat pisang ijo


Resep Es Pisang Ijo

Siapkan panci ukuran sedang, masukkan tepung beras, maizena dan 100 ml santan. Aduk rata hingga tepung  menjadi larut. Tambahkan sisa santan, gula, garam dan pewarna hijau. Aduk hingga rata. Masak larutan tepung beras menggunakan api kecil sambil diaduk-aduk hingga kental. Jika adonan sudah mulai agak mengeras tapi masih sedikit basah, segera angkat dari kompor dan teruskan mengaduk hingga adonan menjadi licin dan halus. Tidak perlu memasaknya hingga benar-benar keras, adonan akan keras ketika dingin.

Resep Es Pisang Ijo
Resep Es Pisang Ijo

Layukan daun pisang dengan memasukannya ke dalam dandang pengukus berisi air mendidih sebentar. Siapkan dua lembar daun, lebar kira-kira 20 cm. Letakkan sisi daun pisang yang mengkilap diatas, olesi permukaan daun dengan beberapa tetes minyak agar tidak lengket. Ambil 2 sendok makan adonan, ratakan di permukaan daun. Letakkan 1 buah pisang di tengah-tengah adonan, kemudian tutup pisang dengan adonan dengan cara menekuk sisi kiri dan kanan daun sehingga adonan menutupi pisang. Ratakan hingga adonan menutupi seluruh bagian pisang. Gulung daun pisang, kemudian bungkus adonan seperti membuat lontong. Semat kedua sisinya dengan tusuk gigi. Potong kedua ujungnya dengan gunting agar rapi. Lakukan hingga semua adonan dan pisang habis.

Kukus selama + 20 menit atau hingga adonan matang. Angkat dan dinginkan. 

Membuat saus buburnya

Resep Es Pisang Ijo

Siapkan panci, masukkan tepung beras dan 100 ml santan. Aduk hingga larut. Tuangkan sisa santan ke dalam panci, gula, garam dan vanili bubuk. Aduk rata. Masak menggunakan api kecil sambil diaduk hingga larutan menjadi adonan yang kental. Angkat dan dinginkan.  

Penyajian
Siapkan mangkuk saji, beri 5 sendok makan saus bubur. Potong-potong pisang ijo dan tata diatas saus. Taburkan potongan es batu yang telah dihancurkan dan siram dengan sirup coco pandan. 

Es pisang ijo siap disajikan. Yummy! 

Sources:
Buku Kitab Masakan Kumpulan Resep Sepanjang Masa



20 komentar:

  1. mbak endang,,,maaf ni,nongol lagi...aku ga bosen dech tanya tanya.....hehehe......
    itu santan yang untuk bikin sausnya 100 ml kan bukan 1 liter??
    hehehe.....thank u so much..^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Neny, hahaah, 1 liter jeng, 1000 mili ya, 100 mili dikit banget. 1 liter santan ini ketika dimasak dengan tepung cepat banget mengental dan menggumpal. Jadi sebenarnya nggak banyak. ^_^

      Hapus
  2. hehehhe.....iya mbak.... maap maap....salah baca nich aku,,,,saking semangatnya...........^_^

    BalasHapus
  3. mbak, aku dah coba. tapi hasilnya.... hiks2. kulit pisangnya jadi kuerasssss. kayaknya adonan kulit untuk 4 pisang itu berlebih deh, jadinya tebel2 gitu. pengennya tipis dan lembut kayak daeng2 yang jual itu. apa yang salah ya mbak? apa ngaduknya kelamaan?sedih banget, padahal aq suka banget es ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Umie, waduh pertanyaannya baru saya jawab sekarang, kelewatan lupa balasnya. Menurut saya teksturnya nggak terlalu keras, hanya saja memang nggak selembut yang dijual diluar. Memasak adonanya gak boleh lama2, terlalu lama akan membuat adonan menjadi keras.

      Hapus
  4. so lama kita cari ni resep, nanti ini baru kita dapa resep yang pas deng cucok. thanks neh

    BalasHapus
  5. Saya suka baca2 blognya mbak... Kmrn saya sudah coba resep pisang ijonya... Maknyus.... Tp kenapa ya laisan buat pisang yang aku buat kmrn agak keras? Apa terlalu lama dikukusnya? Terima kasih sharingnya mbak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba, yep ini resep agak kenyal ya saat dingin, katanya harus campur tepung humkwe supaya lembut. saya belum pernah coba, cuman mungkin idenya bisa dipakai.

      Hapus
  6. Hai.. mbak,, aq udah nyoba resepnyaa..
    tapi kayanya bener2 jadi disaster di dapur..
    adonannya luar binasa lengkkuuueeettt...
    karena gak ada daon pisang aq ganti pake aluminium foil,, hedduueehh.. melepasnya harus penuh dengan kesabaran..
    yang rencana nya bisa lebih dari 10 kalo liat estimasi resep..
    tau2 malah jadi 50% ny aja..

    overall pijo nya enak mbak jadinya..
    makasih untuk resepnya yaa.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Anniy, waak iya, kalau pakai foil lengket lebay. Saya pernah bikin mochi alasnya pakai foil, fuiihhh separoh masuk tong sampah wakkakak. Mending pakai plastic wrap ya. Walau tentu saja banyak yang tdak menyarankan menggunakan plastic dan foil untuk memasak. Daun pisang paling baik memang. Thanks ya!

      Hapus
  7. waaah, blog ini keren sangat. hehe...
    terimakasih mba...
    salam kenal yaaa :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Non, thanks ya. Silahkan dicoba resepnya dan salam kenal juga ^_^

      Hapus
  8. Klo pake plastik wrap,ngiket ujung2 nya gmn?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba, kayanya gak perlu diikat deh cukup dipuntir saja ujung plastik hingga rapat ya. Hanya saja hati2 kalau pakai plastick wrap ya, beberapa waktu lalu ada pembaca yang keracunan karena memasak makanan dengan plastik wrap ya

      Hapus
    2. Betul sekali hati2 dgn mengunakan plastik wrap berbahaya

      Hapus
  9. Mba upload resep pisang ijo yg klu kita mw dadar dong...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ditunggu ya, harus ditrial dulu resepnya hehehhe

      Hapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...