01 Maret 2019

Resep Oat Brittle


Resep Oat Brittle JTT

Di waktu-waktu tertentu, makanan di kantor luber banyaknya, misal kala Lebaran, Natal atau perayaan Imlek. Mereka yang merayakan, setelah liburan akan membawa aneka camilan ke kantor sebagai oleh-oleh. Bulan lalu, rekan saya, Mbak Mirah, yang merayakan Tahun Baru China, juga membawa kue-kue khas Imlek plus setoples kacang panggang. Bersanding dengan aneka kue kering, lapis legit dan kue sedap lainnya, tak ada satupun yang bersedia menyentuh si kacang hingga beberapa hari lamanya makanan itu masih utuh didalam wadahnya. Kacang bukanlah camilan favorit saya juga, tapi kali ini saya teringat dengan satu resep yang hendak dieksekusi, oat brittle. Sebenarnya ide awalnya karena ingin memanfaatkan sekilo oatmeal instant yang dibeli beberapa bulan lalu yang hingga kini masih utuh di laci kantor. Oatmeal memang selalu tersedia di kantor sebagai makanan cadangan kala perut lapar disiang hari atau terkadang sebagai pengganti nasi. Nah bahan lainnya adalah kacang-kacangan, dan kacang tanah adalah alternatif termurah. Dari pada harus mengeluarkan uang membeli kacang di supermarket lebih baik dimanfaatkan saja kacang yang 'tak laku' di kantor bukan? 

Resep Oat Brittle JTT
Resep Oat Brittle JTT

Ada banyak sekali alternatif camilan berbahan oatmeal yang sebenarnya bisa dibuat dirumah dan mantap sebagai camilan, seperti granola yang kini mulai banyak diperjualbelikan di Indonesia. Granola terbuat dari oat, biji-bijian, kacang-kacangan, buah kering dan terkadang irisan kelapa kering. Berbeda dengan granola bars yang dicetak diloyang, maka bahan-bahan granola cukup ditebar diloyang datar dalam kondisi masih butiran dan dipanggang hingga kecoklatan. Granola biasanya disantap begitu saja atau dengan tambahan susu cair. Walau sebenarnya bahan penyusun granola tidak bisa dibilang mahal, namun ketika dijual di toko-toko makanan kesehatan dan online shop, harganya menjadi selangit. 

Bahan penyusun oat brittle sebenarnya sama dengan granola bars yang pernah saya buat sebelumnya, hanya supaya teksturnya mau menggumpal dengan baik, tidak buyar, maka porsi gula perlu ditambahkan lebih banyak dan beberapa butir telur. Hasil akhirnya harusnya renyah dan garing, namun yang saya buat kali ini cenderung chewy.  Walau bahan utamanya adalah oatmeal, kacang-kacangan dan buah kering, yang sebenarnya sehat, namun tambahan mentega, minyak dan gula membuatnya menjadi camilan yang cukup berat jadi sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan.

Resep Oat Brittle JTT
Resep Oat Brittle JTT

Jenis kacang-kacangan yang bisa digunakan dalam oat brittle bervariasi, bisa kacang tanah, almond atau walnut. Biji-bijian seperti wijen, biji poppy, biji bunga matahari, biji labu, dan flax-seed juga sedap sebagai campuran. Kacang sebaiknya dalam kondisi terpanggang dan bukan mentah kala dicampurkan kedalam adonan, karena rasanya lebih gurih dan teksturnya pun lebih renyah. Agar kacang mau menyatu didalam adonan, maka perlu dicincang kasar terlebih dahulu, cara termudah adalah dengan memprosesnya di dalam chopper atau blender. 

Untuk oatnya, biasanya oat brittle dan granola terbuat dari jenis rolled oat, atau oat utuh, bukan jenis quick cooking oat seperti yang dipakai kali ini. Rolled oat memiliki butiran yang lebih besar, tebal dan keras, dengan kandungan serat yang lebih tinggi, biasanya dipakai sebagai campuran muffin, atau cookies, dan karena teksturnya yang lebih keras maka perlu dimasak lebih lama dibandingkan quick cooking oat.  Jika quick cooking oat mudah ditemukan di supermarket atau minimarket, maka rolled oat hanya dijual di supermarket tertentu, atau di toko bahan kue. Jika anda memiliki stock rolled oat di dapur maka bisa digunakan sebagai pengganti quick cooking oat.

Resep Oat Brittle JTT

Proses membuat oat brittle sangat mudah, bagian penting mungkin hanya saat pemanggangan. Kurang dipanggang dengan baik maka kue kurang renyah, terlalu lama dipanggang akan membuatnya keras sehingga susah dipotong. Cara termudah adalah jika kue yang sudah dikeluarkan dari oven dan dipotong-potong dirasa teksturnya terlalu basah, maka masukkan kembali ke oven dan panggang hingga kering. 

Berikut resep dan prosesnya ya.

Resep Oat Brittle JTT

Oat Brittle
Resep hasil modifikasi sendiri

Untuk sekitar 60 buah kue

- 200 gram oatmeal (quick cooking oat)
- 140 gram brown sugar (bisa mix antara gula palem bubuk dan gula pasir)
- 140 gram kacang tanah panggang, cincang kasar (bisa menggunakan kacang lain seperti almond, walnut atau biji bunga matahari)
- 40 gram golden / brown flax-seed
- 40 gram biji wijen putih
- 4  - 5 sendok makan kismis hitam atau buah kering lainnya
- 1 sendok teh kayu manis bubuk, optional
- 1/2 sendok teh garam
- 115 gram mentega dicairkan
- 80 ml minyak zaitun atau minyak sayur
- 1 sendok teh vanilla extract
- 2 butir telur ukuran sedang, kocok lepas

Cara membuat:
Panaskan oven, set disuhu 170'C. Siapkan sebuah loyang datar, alasi dengan selembar kertas baking. Sisihkan.

Resep Oat Brittle JTT

Siapkan mangkuk, masukkan oatmeal dan brown sugar, aduk rata. Tambahkan kacang tanah cincang, wijen, flax-seed, dan kismis, aduk rata. Masukkan garam, kayu manis bubuk, aduk hingga rata. 

Resep Oat Brittle JTT

Masukkkan mentega, minyak zaitun dan vanilla extract, aduk dengan spatula hingga tercampur baik. Tuangkan kocokan telur, aduk hingga rata. Tuangkan 1/2 adonan ke loyang, ratakan permukaannya dengan spatula hingga melebar memenuhi loyang. 

Resep Oat Brittle JTT

Ketebalan kue sekitar 1/2 s/d 1 cm, makin tipis maka kue akan semakin garing. Panggang selama 20 menit atau hingga kue mulai terlihat kecoklatan. Keluarkan dari oven, biarkan sejenak diloyang karena ketika panas kue sangat rapuh.

Ketika mulai agak mengeras (jangan tunggu hingga benar-benar dingin karena kue menjadi sangat keras dan susah dipotong), potong-potong kue dengan pisau atau scrapper. Biarkan hingga dingin dan keras, kemudian patahkan masing-masing kue dengan tangan dan tata dirak kawat hingga dingin sempurna. 

Jika kue kurang crispy tata kembali kue di loyang dan panggang selama 10 menit. Simpan di wadah tertutup rapat. Kulkas akan membuat kue lebih renyah. 

Ulangi panggang 1/2 adonan sisa lainnya seperti adonan pertama. 



4 komentar:

  1. Makasih mbak Endang resepnya, aku suka bikin, tapi rasanya belum memuaskan. Seperti biasa resep mbak Endang dijamin enak...

    BalasHapus
  2. Mba en .. brownies brittle donk mba ... please ... makasiih

    BalasHapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...