07 Juni 2012

Cake Karamel Sarang Semut - Honeycomb Cake



Cake karamel sarang semut ini atau biasa juga disebut dengan honeycomb cake atau sugar burnt cake merupakan cake yang cukup terkenal di Indonesia, Malaysia dan Brunei. Sejak melihat tampilan dan resepnya di salah satu web, saya pun menjadi tergoda untuk mencoba membuatnya. Cake ini jelas bukan merupakan varian baru karena di masyarakat kita sendiri cake ini termasuk jenis kue tradisional yang banyak diperjual belikan di pasar tradisional dan toko kue yang menyajikan jenis kue-kue jaman dulu. Tidak heran, jika sebenarnya banyak Ibu-Ibu atau Nenek-Nenek kita yang cukup menguasai teknik pembuatannya. Walaupun bahan yang digunakan terbilang sederhana dan proses pembuatannya tergolong mudah namun jika anda tidak mengetahu tips dan trick-nya maka cake ini terancam bantat. Alih-alih mengembang dan membentuk sarang semut yang cantik, yang terjadi adalah dodol coklat yang keras.  ^_^


Sebelum mencoba membuatnya sebenarnya terbersit sedikit ragu di dalam hati saya. Pengalaman selama ini jika membuat cake atau kue yang bersarang seperti ini hasilnya pasti kurang memuaskan. Serabutnya kurang banyak terbentuk. Setiap kali kue matang, hati dan kepala saya pun selalu penuh dengan tanda tanya besar. Mengapa begini hasilnya? Kurang apa ya? Apa yang salah? Namun tentu saja jawabannya tidak pernah ada karena biasanya saya malas untuk melakukan uji coba kedua. ^_^. Tapi kali ini dengan modal tekad kuat dan telur sebanyak 6 butir (bagi saya, ini merupakan jumlah telur yang cukup banyak untuk 1 loyang cake) saya pun melakukan survey terlebih dahulu dengan membaca instruksi pembuatan honeycomb cake mulai dari satu literatur ke literatur lainnya. Hingga akhirnya sepulang kantor kemarin, setelah menyegarkan diri dengan bergalon-galon air di kamar mandi sayapun terjun ke dapur bersama laptop andalan. Honeycomb cake, here I come!


Proses pertama yang saya lakukan saat membuat kue ini adalah membaca. Yep! Membaca instruksinya dengan seksama. Saya yang biasanya sering sembrono dan mengambil langkah kilat skip sana dan skip sini, kali ini dengan perlahan membaca setiap kalimat di instruksi pembuatan. Nah, bagi anda yang belum pernah membuat cake ini saya sarankan untuk melakukan hal yang sama, bacalah dengan seksama langkah pembuatannya. Langkah berikutnya adalah merubah gula pasir menjadi karamel. Nah, di instruksi pembuatannya gula di masak di dalam panci hingga berubah warna menjadi coklat tua seperti air teh yang pekat. Well, next time sepertinya saya tidak akan merebusnya hingga berwarna coklat tua karena hasilnya kue menjadi sedikit terasa pahit. Saya rasa karena sebagian gula menjadi gosong. Selain itu,  menurut saya jumlah takaran gulanya juga kurang banyak. 250 gram gula tidak  cukup untuk membuat cake menjadi terasa semanis yang saya inginkan. Saran saya, jika anda berminat untuk mencobanya tambahkan takaran gula menjadi 300 hingga 400 gram dan jangan meng-karamelnya hingga terlalu kecoklatan agar rasa cake tidak pahit. 


Proses selebihnya adalah mencampur mentega ke dalam gula, mengaduk tepung, telur dan bahan lainnya yang bisa anda lihat di langkah pembuatan di bawah. Telur cukup dikocok lepas saja menggunakan garpu, tidak perlu hingga berbusa dan gunakan baking soda sebagai bahan pengembangnya. Cake ini memiliki tekstur yang lembut, empuk dan kenyal. Actualy, kue ini so yummy jika.... seandainya.... andaikan.... gulanya lebih banyak, hiiks! Poin penting lainnya yang perlu diperhatikan adalah adonan yang telah tercampur baik harus diistirahatkan selama 30 - 40 menit  di dalam loyang dalam oven yang dingin. Setelah waktu istirahat cukup oven lantas dipanaskan sesuai suhu yang diinginkan. Jadi cake dipanggang dalam panas oven yang naik perlahan secara bertahap. Suhu yang digunakan cukup rendah yaitu 150'C, ini memungkinkan gelembung-gelembung gas tercipta secara perlahan sehingga meninggalkan jejak lorong seperti sarang. Konsekuensinya cake memerlukan waktu yang lebih lama untuk memanggangnya. 

Okeh, anda tertarik untuk mencobanya? Sebenarnya ada satu versi honeycomb cake lainnya dengan rasa pandan, yang ini  diklaim berasal dari Vietnam. Saya juga tertarik untuk mencobanya karena tampaknya memiliki cita rasa yang lebih lezat, setidaknya tidak ada rasa pahit di cake karena tidak ada proses membuat gula menjadi karamel. Hmm, mungkin next... maybe... I hope ^_^

 Berikut ini resep dan cara pembuatan cake karamel sarang semut ya. 


Cake Karamel Sarang Semut - Sweet Honeycomb Cake
Resep diadaptasikan dari blog Sunflower Food Galore - Kuih Sarang Semut

Untuk 1 buah cake dengan loyang ukuran 20 x 20 cm

Bahan karamel:
- 250 gram gula pasir (saya rasa 300 - 400 gram lebih baik)
- 250 ml air

Bahan cake:
- 100 gram mentega
- 250 gram tepung terigu serba guna (saya pakai Segitiga Biru)
- 6 butir telur, kocok lepas saja menggunakan garpu
- 160 ml susu cair
- 1.5 s/d 2  sendok teh baking soda

Cara membuat:
Siapkan loyang bentuk segi empat ukuran 20 x 20 cm dengan ketinggian + 15 cm atau loyang bulat diameter 2o cm. Olesi mentega secara merata dan alasi dengan kertas minyak. Olesi permukaan kertas minyak dengan mentega. Sisihkan.


Siapkan panci kecil, sebaiknya bukan yang memiliki permukaan yang terbuat dari teflon. Masukkan gula pasir.  Panaskan panci dengan menggunakan api sedang hingga gula meleleh. Aduk gula sesekali agar meleleh secara merata menggunakan sebuah sumpit. 

Tips. Hindari mengaduk menggunakan sendok atau spatula, agar tidak banyak gula yang menempel di permukaan alat aduk sehingga gula menjadi dingin dan mengkristal.

Ketika gula telah meleleh dan berubah warna menjadi kuning keemasan, segera kecilkan api kompor dan teruskan memasak gula hingga berubah menjadi coklat gelap seperti air celupan teh yang pekat. Pada tahapan ini gunakan api yang kecil agar gula tidak gosong dan membuat cake menjadi terasa agak pahit. Saran saya sebaiknya jika warna karamel mulai kecoklatan segera matikan api kompor.

Matikan api kompor dan biarkan hilang uap panasnya selama 30 detik. 


Tuangkan sesendok air ke dalam larutan gula panas. Hati-hati saat melakukannya karena gula akan mendesis dan mungkin menciprati tangan anda. Tambahkan air sesendok demi sesendok dalam setiap penambahan hingga larutan gula tidak mendesis. 

Tuangkan semua air dalam larutan gula. Panaskan kembali panci selama 1 menit menggunakan api kecil dan aduk-aduk bagian dasar panci menggunakan sumpit untuk melarutkan karamel yang menempel di dasar panci. Lakukan hingga semua karamel larut. Matikan api kompor. 

Masukkan mentega ke dalam larutan gula dan aduk hingga mentega meleleh. Biarkan adonan gula menjadi hangat sebelum menuangkannya ke dalam tepung.


Siapkan mangkuk mikser, masukkan tepung terigu ke dalam mangkuk. Tuangkan 1/2 bagian larutan gula hangat ke dalam tepung. Kocok dengan speed paling rendah hingga tercampur baik. Tambahkan sisa larutan gula ke dalam tepung dan lanjutkan mengocok hingga terbentuk adonan yang halus dan bebas gumpalan.

Masukkkan kocokan telur dan kocok hingga tercampur baik. Tuangkan susu cair dan baking soda, kocok rata. 

Tips. Agar baking soda tidak bergumpal dan bisa tercampur baik dengan adonan maka sebaiknya sebelum susu dimasukkan tambahkan terlebih dahulu dengan baking soda, aduk rata dan tuangkan larutan susu dan baking soda ke dalam adonan.  Tambahkan baking soda ke susu sesaat ketika akan dicampurkan ke dalam adonan.

Mikser berfungsi untuk mencampur semua bahan dengan baik dan membuat adonan menjadi smooth. Jadi jika adonan telah tercampur segera matikan mikser.


Tuangkan adonan ke dalam loyang yang telah disiapkan. Masukkan loyang berisi adonan ke dalam oven yang belum dipanaskan dan diamkan selama 30 - 40 menit. 

Panaskan oven dengan suhu 150'C, dan panggang cake selama 1 jam hingga cake matang. Tusukkan lidi di tengah cake, jika tidak ada adonan menempel maka cake telah matang. Putar-putarkan loyang selama di panggang agar cake matang merata dengan tinggi permukaan yang sama.

Keluarkan cake dari oven, balikkan cake dari loyang ke rak kawat biarkan dingin dan potong-potong cake sesuai keinginan. Yummy!

Source:
Blog Sunflower Food Galore - Kuih Sarang Semut 




22 komentar:

  1. mirip bika ambon dg rasa coklat ya ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Versi Vietnamnya yang hijau mirip banget bika ambon tapi dengan bahan yang lebih murah hehehe (telurnya gak banyak)

      Hapus
  2. mbk endang mw tnya,
    itu di gambar pembuatan yg pertama.
    Putih2 dipanci apa?
    Kyk susu/santan.

    BalasHapus
  3. Mba,dibanyakin lagi dong resep cake tanpa mixer n ovennya,peralatan terbtas,makasih resep2nya enaaakk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nih, saya sering kesulitan menemukan resep2 seperti ini, jadi memang masih terbatas, tapi pasti akan terus diusahakan ^_^

      Hapus
  4. Kok punya saya gak jd sarang semut ya mbak, seperti cake biasa..

    BalasHapus
  5. Wah hasilnya enak&sarang semutnya byk. Makasih resepnya mba :)..ohy mba kl tinggi loyangnya -+15cm ya ataw salah ketik..sy pk 20x20x5cm tp ga bantat serasa pas saja kenyal&empuk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. thanks ya mba, senang resepnya disuka, yep cakenya memang gak terlalu tinggi ya mba, walau saya pakai loyang tinggi 15 cm tapi cake gak mencapai itu

      Hapus
  6. mb,request resep ky roti boy gt dong...salut ma mb endang,resep2ny jos gandos....step by step&ada tips ny.mksh mb.

    BalasHapus
    Balasan
    1. thanks ya, ditunggu saja resepnya ya, kalau sudah berhasil dicoba pasti akan dishare ya

      Hapus
  7. mb.. lapor sdh dieksekusi resepny..tp kok rasany pahit ya.Kekny karamelny gosong,pdhl sdh api kecil

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa karena karamelnya gosong atau karena kualitas baking soda yang digunakan ya.

      Hapus
  8. honeycomb cake lainnya dengan rasa pandan udah punya resepnya blum mbk?,tidak sabar mau mencoba.hehehe.........,blog ini keren banget. resep plus tutorial,jadi semakin mudah untuk mencoba resep. saya baru pertama membuat kue dan dengan bantuan resep dari mbk endang,saya tidak kesulitan membuatnya dan hasilnya sempurna.semoga blog ini selalu eksis.dan yang paling penting yang punya blog ini semoga bahagia selalu karena telah memberikan ilmu yang bermanfaat bagi umat manusia di bumi ini.heeeeeeeee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mas Danang, thanks sharingnya ya, sayangnya saya belum coba yang rasa pandan, kayanya sedap juga ya. Next time kalau ada waktu akan dicoba hehhehe.

      thanks atas doanya yaa, amiiin! sukses selalu yaa

      Hapus
  9. susunya pake susu kental manis yang di cairkan dengan air kan mbk?
    soalnya yang resep ala novie pakenya susu kental manis doang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. yep, bisa pakai susu kental manis atau susu bubuk dicairkan ya, memang agak beda sama resep dr mba novie ya.

      Hapus
  10. mbak,kalo susunya diganti santan bisa tidak?

    BalasHapus

Heloooo! Terima kasih telah berkunjung di Just Try andTaste. Walau terkadang saya tidak selalu bisa membalas setiap komentar yang datang, namun saya senang sekali bisa menerima dan membacanya.

Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen anda dalam mencoba resep-resep yang saya tampilan. Semua komentar baik di posting lama maupun baru sangat saya nantikan. ^_^

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan di artikel karena saya menggunakan setting moderasi, namun jangan khawatir, begitu saya kembali ke laptop maka hal utama yang saya lakukan adalah mengecek dan mempublish komentar anda.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste. Untuk mengajukan pertanyaan dan komentar, anda juga bisa langsung email ke saya di endangindriani@justtryandtaste.com

Saya tunggu komentar, feedback, email dan sharing anda ya. Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...