14 April 2012

Yuk Membuat Tahu Bakso Ala Ungaran


Minggu lalu, saya bersama keluarga besar berkumpul di Semarang, di Ungaran tepatnya untuk menghadiri pernikahan salah satu keluarga. Perjalanan panjang dengan mobil dari Jakarta sejak pukul 2 malam penuh dengan kisah mengharu biru. Salah sekiannya adalah cincin dan mas kawin mempelai yang masih tertinggal di Jakarta sementara kami telah mengarungi perjalanan 7 jam hingga Cirebon. Handphone saya yang hilang di lobi hotel tempat kami menginap di Semarang dan segala kesibukan serta keruwetan lainnya yang membuat energi seakan tersedot habis. Badan ini yang memang telah terasa tidak enak saat berangkat semakin parah terserang flu ketika tiba kembali di Jakarta. 

Tahu bakso versi Bu Pudji

Namun semua itu tidak menyurutkan langkah saya untuk memborong sekantung besar makanan khas Ungaran yang cukup kondang, yaitu tahu bakso Bu Pudji. Walau tahu bakso Bu Pudji bukan lah makanan baru bagi saya, namun request teman-teman kantor membuat saya akhirnya mampir sejenak di toko jajanan Bu Pudji untuk membeli beberapa kotak tahu bakso yang alamak beratnya.^_^


Tahu bakso merupakan makanan yang terbuat dari sepotong tahu goreng yang di dalamnya dijejalkan adonan bakso. Tahu berisi adonan bakso ini lantas di rebus hingga matang dan digoreng untuk kemudian disantap bersama dengan cabai rawit yang pedas. Rasa tahu yang asin memang mantap bersanding dengan isi bakso  yang gurih, membuat anda ketagihan untuk terus dan terus menyantap setiap potongnya. Terus terang sekotak tahu bakso berisi 10 buah ini sanggup saya sikat sendiri dalam satu kali kesempatan. Tobat! Kelebihan tahu bakso Bu Pudji adalah kualitas bahan yang digunakan mulai dari tahu yang dipakai hingga adonan bakso di dalam tahu yang terasa sangat sedap. Sesuai dengan klaim di kotak pembungkusnya, tahu bakso ini tidak menggunakan bahan pengawet sama sekali sehingga tidak tahan lama. 


Sebenarnya makanan bernama tahu bakso sudah sering saya buat di rumah, karena sejak masa kuliah di Jogya sepuluh tahun yang lalu, makanan ini telah menjadi kudapan wajib di Jogya. Tentu saja kualitas tahu bakso di Jogya tidak sama dengan di Ungaran milik Bu Pudji, namun jika anda tertarik untuk membuatnya sendiri di rumah maka anda bisa menggunakan bahan terbaik dengan komposisi yang pas untuk menghasilkan tahu bakso yang mantap. Anda bisa menggunakan tahu putih yang digoreng sendiri atau seperti saya di resep ini menggunakan tahu Sumedang yang saya beli di supermarket. Uleni daging cincang yang digunakan hingga serat daging tidak terlihat sama sekali. Jika anda memiliki food processor atau blender maka masukkan saja semua bahan bakso ke dalamnya dan proses hingga halus. Adonan bakso ini siap untuk di jejalkan ke dalam tahu yang telah digoreng. 


Tahu bakso selain sedap di makan begitu saja juga lezat jika disantap bersama dengan kuah bakso yang gurih. Jika anda tertarik dengan resep tahu bakso beserta kuahnya, saya pernah menulis mengenai artikel ini di Tahu Bakso Sehat Berkuah. Anda bisa klik disini untuk melihat resep dan proses pembuatannya. 

Berikut ini resep tahu bakso yang saya modifikasi sendiri resep dan proses pembuatannya.


Tahu Bakso ala Ungaran
Resep hasil modifikasi sendiri

Untuk 25 - 30 buah tahu bakso 

Bahan:
- 25 - 30 buah tahu goreng atau tahu pong atau tahu Sumedang ukuran 3 x 3 cm, iris bagian tengahnya hingga membentuk kantung
- 300 gram daging sapi giling
- 300 gram daging ayam giling
- 200 gram tepung sagu
- 2 butir telur ayam ukuran besar
- 1 batang daun bawang, cincang halus (optional)

Bumbu, haluskan:
- 8 siung bawang putih
- 5 siung bawang merah
- 1 1/2  sendok teh merica butiran
- 1 1/2 sendok teh kaldu bubuk
- 1/2 sendok makan garam (sesuai selera)

Air untuk merebus tahu bakso:
- 3 siung bawang putih, haluskan
- 1/2  sendok makan garam
- 2 1/2 liter air

Cara membuat:


Siapkan mangkuk masukkan daging sapi, daging ayam, daun bawang dan  bumbu halus. Uleni adonan dengan tangan hingga tercampur rata dan serat-serat daging tercerai berai atau tidak menggumpal lagi. Masukkan telur, uleni hingga rata dan tambahkan tepung sagu. Aduk dengan tangan hingga menjadi adonan yang smooth. Cicipi rasanya.

Jika anda menggunakan food processor atau blender maka masukkan semua bahan bakso dan bumbu ke dalam alat dan proses hingga halus dan lumat. 

Masukkan satu sendok makan adonan bakso ke tengah tahu yang telah diiris hingga terbuka, jejalkan adonan dengan ujung-ujung jari hingga padat dan mengisi rongga tahu. Keunggulan menggunakan tahu pong/tahu Sumedang adalah rongga yang cukup besar di tengah tahu membuat kita mengisi adonan hingga maksimal. 


Siapkan panci, beri air dan bumbu untuk merebus tahu bakso. Rebus hingga air mendidih. Masukkan tahu yang telah diisi adonan ke dalam air mendidih. Rebus hingga tahu mengapung dan matang. Angkat tahu menggunakan saringan kawat dan tiriskan. 

Sebenarnya dalam kondisi seperti ini tahu telah bisa disantap, namun jika anda ingin permukaan tahu yang lebih garing maka goreng tahu dalam minyak panas hingga permukaannya kecoklatan. Angkat dan sajikan panas-panas dengan cabai rawit. Mantap!

18 comments:

  1. Disantap anget anget di waktu hujan, ehmm....nyam nyam ni mbak Endang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yepp, tambah cabai rawit tambah nyam nyammmmm hehehe

      Delete
  2. Wahahaha.. saya orang Ungaran tapi belum pernah nyobain.. #jadi penasaran b^_^b

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahah, yepp ayo ayo di coba. Yah,,, nggak sehebat punyanya Bu Pudji sihh hehehe

      Delete
  3. postingan yang bermanfaat,semoga bermanfaat juga untuk masyarakat luas.
    bila ada waktu kunjungi juga blog saya di http://imaniar.blog.stisitelkom.ac.id/
    Terimakasih :)

    ReplyDelete
  4. mbak, setelah adonan baksonya dimasukin ke tahu, trus di masukkin ke air mendidih tuh apinya dimatiin dulu gak ya???kalo apinya gak mati , nanti baksonya apa bisa kenyal(berdasar resep mbak tentang bakso kenyal, kan api dimatiin dulu setelah air mendidih, baru bakso dimasukkin ke air).
    Trus mbak, udah pernah nyoba di kukus pa belum?bisa mateng gak ya..????
    Btw, blognya bagus banget mbak.....thanks for sharingnya yaaa...salam kenal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, salam kenal juga. Kalau untuk tahu bakso ini nggak, prosesnya gak sama seperti saat saya membuat bakso. Kalau mau coba pakai cara membuat bakso yang kenyal, bisa ditrial tuh, karena kalau tahu bakso ini memang tekstur baksonya kurang kenyal ya. Sudah pernah dikukus, mateng juga kok, biasanya saya pakai cara kukus, yang ini mau coba teknik lainnya. ^_^

      Delete
  5. Nanya mbak memangnya yang tahu bakso bu pudji itu ada daging ayamnya atau ada campuran daging ayam seperti yang diserep mbak ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai Mba, hmm saya rasa itu rahasia dapur Bu Pudji ya, hanya beliau yang tahu. Untuk resep diatas adalah resep modifikasi ala saya ya.

      Delete
  6. Hallo mba, mau tanya, kalo dikukus aja, rasa ato teksturnya sama gak ya ky direbus? Makasih ya resepnya, suamiku sukaaa bgt sama tahu baso, sering beli diluar. Aku pgn bikin sendiri biar g jajan diluar suamiku :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Fenti, sama saja Mba, kalau rebus air rebusan bisa dikasih bumbu juga supaya meresap di kulit tahu. Tapi kalau pakai tahu goreng sendiri yang sudah dibumbui, maka dikukus jjuga oke kok. ^_^

      Delete
  7. melanjutkan jawaban untuk mbak fenti, mbak bilang kalau air rebusan bisa dikasih bumbu juga mbak agar meresap ke kulit tahu. boleh tau mbak bumbunya apa? apa cuma pake bawang putih dan garam aja sprti resep mba? trimakasih ya mbak :)

    ReplyDelete
  8. hi mba saya orang ungaran nih , penyuka tahu baxo bu puji juga, sejak sma malah ... anak nya bu puji ini teman sma saya, dulu usaha nya dimulai dengan anak2 nya menjajakan tahu baxo di kelas2 saat istirahat, butuh bertahun2 untuk jadi sukses n terkenal seperti sekarang ini :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Indi, yep sama, saya juga maniak banget sama tuh tahu, kebetulan adik ipar saya rumahnya Ungaran jadi sering banget dapat oleh2 tahu ini. Waduh sekotak bisa saya habiskan sendiri wakakka. thanks sharingnya ya ^_^

      Delete
  9. numpang tanya mbak Endang, kalo tahu bakso bu pudji sendiri itu pakai tahu jenis apa ya?

    saya dapat info dari link di bawah ini katanya pakai tahu kuning, apa iya? mohon penjelasannya. terima kasih sebelumnya

    http://www.tabloidnova.com/Nova/News/Peristiwa/Bu-Pudji-Rahasia-Citarasa-Istimewa-Tahu-Bakso/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Wira, sayang sekali saya kirang tahu jenis tahu yang dipakai Mba, kemungkinan tahu kuning ya, tahunya padat dan rasanya beda dengan tahu umum di pasar.

      Delete
  10. Halo mba endang, wahh seneng bgt deh intip2 blog mba endang, resep ny muantabb2 :-D udh coba bbrp resep kluarga q pd suka, enak ktny masakan ku ^^ pdhl q jrng bgt mau otak atik dapur, tp kl abis bc blog ini rasany semangat masak ny
    Menggebu2 ^^ , oh y mba mau tny , kl pakai tahu pong, itu tahu ny digoreng dlu atau gmn y? Sy prnh liat tahu pong d supermaket itu putih y , tp kl seacrh di intenet tahu pong coklat gtu ky tahu sumedang :-D , btw tahu bakso ini tahan brp lama y mba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau tahu pong langsung dipakai saja ya Mba, kan tahu sudah digoreng ya? Kecuali tahu pong mentah, jadi harus digoreng dulu dengan minyak banyak supaya mengembang dan kopong tengahnya.

      tahan lama di freezer, saya suka bikin banyak dan bekukan di kulkas sampai 1 bulan, kalau mau makan tinggal kukus/microwave bentar. kalau di chiller 3 hari kali ya.

      Delete

Heloooo! Terima kasih telah berkunjung di Just Try & Taste dan meluangkan waktu anda untuk menulis sepatah dua patah kata. Walau terkadang saya tidak selalu bisa membalas setiap komentar yang datang, namun saya senang sekali bisa menerima dan membacanya.

Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen anda dalam mencoba resep-resep yang saya tampilan. Semua komentar baik di posting lama maupun baru sangat saya nantikan. ^_^

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan di artikel karena saya menggunakan setting moderasi, namun jangan khawatir, begitu saya kembali ke laptop maka hal utama yang saya lakukan adalah mengecek dan mempublish komentar anda.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan. Jika anda ingin mendapatkan back link maka anda harus menggunakan OpenId atau Name + Url.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try & Taste. Untuk mengajukan pertanyaan dan komentar, anda juga bisa langsung email ke saya di justtryandtaste@gmail.com

Saya tunggu komentar, feedback, email dan sharing anda ya. Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Salam sukses!!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...