Pizza goreng atau fried pizza sebenarnya bukan makanan yang asing, telah cukup lama saya membaca artikel mengenai makanan ini di Wikipedia. Deep-fried pizza merupakan makanan yang umum di jumpai di kafetaria di Skotlandia. Diperkenalkan pertama kali pada tahun 1970 an dan merupakan jenis pizza cepat saji termurah. Biasanya deep-fried pizza disajikan bersama dengan keripik kentang dalam porsi utuh atau separuh porsi tanpa keripik kentang. Pizza ini umumnya digoreng tanpa melumuri permukaannya terlebih dahulu dengan adonan tepung walaupun varian lainnya yang dikenal dengan nama 'Pizza Crunch' sebelum digoreng dalam minyak panas yang banyak pizza dilumuri terlebih dahulu dengan adonan tepung yang tebal.
Selain Skotlandia, pizza goreng ternyata juga dikenal di Italia. Ada dua versi pizza goreng yang umum disajikan di sana. Jenis pertama adalah jenis pizza goreng yang dibuat dengan melekatkan dua lapisan adonan berbentuk piring lebar yang berisi tomat, keju, daging dan bahan-bahan lainnya. Sementara versi lainnya berupa piringan adonan pizza tanpa topping sama sekali yang digoreng dalam minyak panas yang banyak dan disajikan dengan taburan garam atau gula. Resep masakan ini memiliki banyak nama di seantero negara Italia (mulai dari pizzarella di Roma, avvotolo di Perugia, ciaccia di Arezo, gnocco fritto di Bologna, torta fritta di Parma dan masih banyak lagi) dengan beberapa modifikasi yang berbeda di setiap resepnya.
Untuk membuat pizza goreng ini sangat mudah dan prosesnya terbilang cepat, bahkan menurut saya lebih cepat dari versi panggangnya. Adonan pizza yang telah mengembang, lantas dipotong-potong menjadi beberapa bagian kemudian masing-masing bagian di tipiskan membentuk piringan yang siap untuk di oles dengan saus dan diberi aneka topping. Saya menggunakan saus sambal botolan untuk mengolesi permukaan adonan pizza dan tumisan daging cincang yang dimasak dengan saus spaghetti, saus tomat dan aneka bumbu sebagai isinya. Taburkan juga keju cheddar atau mozarrela atau keju Kraft mudah meleleh yang selalu menjadi favorit saya jika membuat pizza, karena mirip mozarrela namun dengan harga yang jauh lebih murah. Tutup permukaan pizza yang telah diberi topping dengan adonan lainnya yang telah ditipiskan kemudian tekan dan rapatkan bagian tepinya.
Berbeda dengan versi Skotlandia dan Italia dimana pizza digoreng dalam minyak yang banyak, maka pizza goreng yang saya buat cukup digoreng dengan menggunakan sedikit minyak yang berfungsi hanya untuk membasahi loyang saja. Cara ini tentu saja untuk mengurangi kalori si pizza yang telah cukup berat dan memangkas penggunaan minyak goreng yang berlebihan. Goreng pizza di penggorengan anti lengket hingga matang dan berwarna kuning kecoklatan. Pizza goreng ini terasa crispy pada permukaanya kala masih panas dan lembut di bagian dalamnya dengan lelehan keju gurih bercampur tumisan daging yang tasty. Super yummy!
Ingin mencoba membuat pizza goreng tetapi dengan berusaha memanfaatkan bahan-bahan yang ada di kulkas rumah anda? Nah, pizza ini sebagaimana versi panggangnya sangat fleksibel sekali. Anda bisa mengisinya dengan sosis, ayam suwir, sardin kalengan, tuna bahkan dengan aneka tumisan sayuran, semuanya lezat. Jadi tunggu apalagi? Yuk, kita langsung tilik saja resep dan proses pembuatannya di bawah ini. ^_^
Pizza Goreng Isi Tumis Daging Cincang
Masukkan daging sapi cincang, masak dan aduk hingga daging berubah warna. Tambahkan saus spaghetti, saus tomat, gula, garam, kaldu bubuk dan mixed herbs. Aduk rata. Masak hingga tumisan daging mengering dan matang. Cicipi rasanya. Angkat.
Membuat adonan pizza
Adonan yang terbentuk lembek dan lentur jadi jangan menambahkan banyak tepung ke dalamnya. Selalu taburkan tepung pada meja tempat menguleni adonan dan bukan langsung pada adonan.
Jika adonan telah kalis, olesi mangkuk bekas menguleni adonan dengan minyak goreng. Bulatkan adonan dan letakkan di tengah mangkuk. Tutup dengan kain bersih dan istirahatkan selama 1 jam atau hingga adonan mengembang 2 kali lipat.
Ambil sepotong adonan lagi, bulatkan dan pipihkan menjadi bentuk piring lebar dengan diameter yang sama. Letakkan adonan ini ke permukaan adonan yang telah ditaburi dengan tumis daging dan keju parut. Rapatkan dan tekan-tekan bagian pinggirnya dengan ujung jari agar menyatu rapat sehingga isi tidak berhamburan keluar.
Goreng dengan api kecil hingga permukaan bawahnya kuning kecoklatan, balikkan pizza dan goreng sisi sebelahnya hingga matang. Angkat dan tiriskan di piring beralas tissue dapur.
Lakukan hal yang sama hingga adonan habis.
Pizza siap disantap panas-panas dengan saus sambal. Yummy!
Sources:
Wikipedia - Deep-fried pizza
















Wahhh... yummyy...
ReplyDeleteUntuk adonannya lembut mana dibanding pizza bun mba??
Oiya, salam kenal
Saya penggemar blog mba lho, suka masak tapi ga suka yang ribet2 ^_^
-fitria-
Halo, salam kenal ya. Untuk adonan lebih lembut pizza bun, yang ini aga kenyal ya, biasanya saya pakai adonan ini untuk pizza panggang dengan toping karena rotinya crispy dan enggak mudah membuat bosan. Tapi kalau mau versi lembutnya pakai yang pizza bun saja ^_^. Selamat mencoba dan sukses selalu ya!
Deletepengiiiiin nyoba....oya mb end...brownies crunchy resep dr mb end masih laris manis tiap kl aq nyoba bikin...n beberapa kl jg jadi ada beberapa temen yg pesen buat
ReplyDeletearisan..ktnya ini br brownies beneran...lembut n nyoklat bgt.trims bgt mb end....:)
Wess, silahkan dicoba pizza gorengnya. Gampang banget dan yummy rasanya. Wahhh, borwniesnya kayannya menjadi favorit ya hahaha. Gak nyangka, sippp senang mendengarnya Mba. Sukses bisnis kuenya ya hahhaha
DeleteMbak, saya udah coba resep brownies panggangnya. Enak banget. Sekalian mau tanya mbak, mbak pake oven listrik apa ya? Saya ingin beralih ke oven listrik, karena si otang dirumah sudah mau pensiun. Hehehehe
ReplyDeleteHalo Mba Renata, saya di rumah pakai oven Sico, memang wattnya gedhe tapi stabil panasnya dan kuat. Harganya saya kurang tahu karena ini oven dipinjamin sama adik saya hahahha.
Deletesiang mba, slam kenal,, saya syahrul, pgen bnget nyoba ini, wat adik2 saya,, tpi bahan yg mixed herbs/italian seasoning itu optional ga mba?? bsa di ganti ga ya,,
ReplyDeletenewbie bnget di urusan beginian,, ^_^
Halo Mas Syahrul, salam kenal juga ya & thanks. Mixed herbs nya skip saja, jika sudah pakai saus spaghetti botolan sebagai salah satu sausnya, karena saus spaghetti sudah mengandung serbuk rempah ini jadi aromanya udah oke. Resepnya sangat mudah jadi newbie seperti kita pasti bisa hahah. Salam buat adik-adiknya ya. ^_^
Deletemba..kalo ragi instannya diganti fermipan bisa ga?
ReplyDeletesaya suka liat2 resep di blog mba soalnya yummy-yummy seh
salam kenal (nita)
Halo Mba Nita, Fermipan dan SAF adalah merk ragi instan yang umum dijual di pasaran. Jadi tentu saja menggunakan Fermipan oke-oke saja ya Non. Saya juga pakai merk itu di rumah hehehe. Sukses dengan pizza gorengnya ya ^_^
Deletekemarin pagi saya bikin ini, utk bekal suami ke kantor. pas liat saya bikin, suami bilang mau bawa 2 buah aja, cukup. tp saya kasih 4 buah. pas pulang malamnya, katanya enak banget, 4 dimakan semua, temennya ga ada yang dikasih... hehehe... makasih ya mbaaaakk..
ReplyDeleteOkeh, sippp, senang mendengarnya, wah lama2 suami bisa gendut nih hahahah
Deletehi mbak endang. Q pengen nyoba resep mbak yang ni tp di tempatku susah nyari saus spageti apalagi mixed herbs. maklum mbak, di kampung hehehe...Kira2 bisa diganti bahan lain nggak mbak? biar tetep enak gitu. btw, makasih resepnya...
ReplyDeleteHalo Mba, kalau tidak ada saus spaghetti, skip saja, tambahkan saja takaran saus tomatnya, bisa dicampur dengan saus sambal botolan juga. Mixed herbs gak pakai gpp Mba, hehehe. Asalkan taste asin manisnya sudah pas pasti oke kok rasanya.
Deletembak, mau nanya donk...kira2 kalo bikin pizza goreng ini pake adonan roti yang ga pake diuleni itu..bisa ga ya?hehehe
ReplyDeletemaless nguleninnya...
makasih sebelumnya
hai Mba, bisa kok. Btw nguleninya gak susah kok, adonannya lembut dan lemas.
Delete