27 Agustus 2013

Pisang Molen Coklat Keju dengan Puff Pastry Instan



Bagi anda yang sangat sangat tertantang untuk membuat lembaran puff pastry sendiri dan kemudian menemui kegagalan demi kegagalan maka saran saya cobalah untuk istirahat sejenak, tarik nafas dalam-dalam dan sementara lupakan impian untuk membuatnya. Okeh, yep, saya bisa mengerti jika anda merasa belum puas. Belum plong jika belum berhasil menaklukkan adonan yang satu ini, karena perasaan tersebut jugalah yang sering saya rasakan jika saya sangat berminat pada satu resep yang sedikit rumit untuk diwujudkan. Ketika belum berhasil maka saya akan mencoba dan mencobanya lagi, hingga terkadang tumpukan adonan dan makanan gagal amburadul menumpuk di meja dapur dan ujung-ujungnya terdampar di tempat sampah.  

Tapi terkadang segala sesuatu ada limitnya. Ketika segala daya upaya anda hari ini gagal maka stop sejenak mungkin menjadi pilihan terbaik. Tapi bagaimana jika ada satu resep yang meminta anda kudu wajib menggunakan puff pastry? Hmm, misalnya pie buah, atau pisang molen a la Bandung yang ngetop itu? Saran saya, cobalah untuk menggunakan puff pastry versi instannya saja!^_^


Kalau sudah berurusan dengan yang namanya instan maka hidup memang terasa lebih mudah. Walau saya tergolong pengusung berat makanan homemade namun terkadang tergoda juga untuk menggunakan versi siap sekejap. Termasuk juga untuk urusan lembaran puff pastry kali ini, membuat resep pisang molen a la Bandung menjadi sangat mudah prosesnya dan rasanya yummy! "Ahh, homemadenya tentu lebih sedap dan terjamin kualitasnya"! Hmm, well jika anda masih sedikit 'ngeyel' maka saran saya silahkan anda klik di postingan saya sebelumnya mengenai homemade puff pastry disini, mungkin anda akan menemukan pencerahan di sana. Saya setuju bahwa yang homemade memang mantap, tapi hey versi instannya juga sedap.^_^

Nah, jika anda kebetulan singgah di supermarket besar, maka kemasan puff pastry siap pakai dengan aneka merk bisa anda temukan di konter makanan beku. Biasanya disimpan dalam peti kaca berpendingin bersama dengan makanan frozen lainnya. Ada banyak merk dan harga, tapi karena ini berhubungan dengan puff pastry yang banyak mengandung lemak maka saya memilih yang kualitasnya baik dan harganya lebih mahal dibandingkan dengan yang lainnya. Kualitas lemak (margarine atau mentega) yang dipakai sangat menentukan rasanya apakah puff pastry terlalu berlemak sehingga terasa seperti menempel di langit-langit mulut atau renyah tanpa ada rasa minyak.  Sebagai informasi, kisaran harga puff pastry dalam kemasan ini di antara 25 hingga 30 ribu rupiah. 


Untuk resep kali ini saya menggunakan merk Edo, tampilan kemasannya terlihat menarik dan sesuai rekomendasi teman kantor saya, Tri, yang sering menggunakannya untuk membuat sosis gulung, makanan kegemaran Abim, putranya. Ketika kotak pembungkus di buka maka anda akan menemukan lembaran panjang puff pastry yang dilipat menjadi empat bagian. Kondisi puff pastry ketika anda beli dalam keadaan beku dan kaku sehingga anda harus mendiamkannya selama + 20 menit. Saya memotong keempat bagian ini dan mendapatkan lembaran puff pastry dengan ukuran 20 x 20 cm yang kemudian masing-masing saya potong lagi menjadi empat bagian. Masing-masing bagian inilah yang saya gunakan untuk membungkus pisang, keju dan coklat yang setelah dipanggang menjelma menjadi pisang molen a la Bandung yang laziz. 

Nah untuk isinya sebenarnya kembali ke selera anda masing-masing, namun sepertinya kombinasi pisang, coklat dan keju memang top markotop. Saya menggunakan pisang raja kuning hasil kebun Ibu saya (lagi!), keju Kraft mudah meleleh (bisa menggunakan cheddar biasa), dan coklat blok masak yang saya serut kasar. Taburkan sedikit gula pasir agar rasa isinya menjadi sedikit manis, lipat rapi, tata di loyang, olesi dengan kuning telur agar mengkilap cantik dan panggang! Mudah kan?

Apakah puff pastry ini hanya bisa digunakan untuk membuat pisang molen a la Bandung? Tentu tidak! Anda bisa memakainya untuk banyak dan banyak makanan dan resep. Seperti kue untir keju (cukup potong puff pastry panjang-panjang, untir hingga terlihat berbentuk seperti lilitan, olesi kocokan telur dan taburi keju parut, panggang), atau untuk membuat croissant (resep silahkan klik disini), atau pain au raisin (kue kismis a la Perancis, resep silahkan klik di link di sini). Bahkan diisi dengan sosis atau aneka selai seperti nanas, marmalade, atau cincangan apel yang dimasak dengan gula dan kayu manis bubuk hingga kental pun sedap. Jadi banyak jalan menuju Roma, jika anda kreatif. ^_^

Nah berikut resep dan proses pembuatan pisang molen  a la Bandung ya. 


Pisang Molen dengan Puff Pastry Instan
Resep hasil modifikasi sendiri

Untuk 16 buah pisang molen

Tertarik dengan resep yang menggunakan puff pastry lainnya? Cek link di bawah ini:
Step by Step Croissant Renyah dan Lezat
Pain au Raisin (Roti Gulung Kismis)
Peach Puff Pastry 

Bahan:
- 4 lembar puff pastry ukuran 20 x 20 cm  (saya menggunakan 1 pack puff pastry merk Edo)
- 8 buah pisang raja kuning, potong menjadi 2 bagian (+ 4 cm), bisa menggunakan pisang tanduk, kepok kuning, uli.
- chocolate blok secukupnya, serut kasar (bisa menggunakan choco chips atau coklat meses)
- 1 kotak keju cheddar atau yang mudah meleleh, potong kotak sepanjang 4 cm
- gula pasir untuk taburan

Olesan:
- 2 kuning telur
- 2 tetes pewarna kuning
- 1 sendok teh minyak goreng
- 1 sendok teh air

Cara membuat:


Siapkan semua bahan. Potong-potong keju sepanjang 4 x 1/2 cm atau sesuai selera. Jika anda menggunakan pisang raja, gunakan dalam kondisi mentah karena pisang raja mudah masak dan layu kala dipanggang. Jika anda menggunakan pisang tanduk atau kepok kuning, kukus sebentar agar matang.

Siapkan loyang, anda bisa menggunakan loyang untuk memanggang kue kering. Alasi dengan kertas baking, sisihkan. Panaskan oven, set disuhu 175'C. Letakkan rak pemanggang di bagian bawah. Gunakan api atas bawah.  


Siapkan puff pastry siap pakai, diamkan di suhu ruang selama 20 menit agar lemas. Taburkan meja kerja anda dengan tepung terigu. Bentangkan puff pastry di atasnya. Bentuk puff pastry panjang dan terlipat-lipat dalam 4 bagian. Potong-potong sehingga anda mendapatkan 4 lembar puff pastry dengan ukuran 20 x 20 cm. 

Ambil selembar puff pastry, potong menjadi 4 bagian, masing-masing berukuran 10 x 10 cm.


Ambil selembar adonan, gilas dengan kayu penggilas hingga menjadi lebih lebar (ini untuk memudahkan anda mengisi dan melipatnya). Jika anda lihat gambar di atas, saya menampilkan dua buah lembaran puff pastry sebelum dan sesudah digilas, jadi jangan menggilasnya terlalu lebar dan terlalu tipis juga. 

Letakkan satu potong pisang, sepotong keju, dan sejumput serutan coklat blok, taburkan seujung sendok teh gula pasir. 


Lipat bagian kiri dan kanan adonan sehingga isi tertutup dengan baik, tekan agar adonan menempel kemudian tekuk bagian atas dan bawahnya sehingga isi berada di dalam adonan. Tekan hingga adonan rapat. Tata molen di atas loyang yang telah disiapkan dengan posisi tekukan adonan berada di bawah. Beri jarak antar molen karena nanti setelah dipanggang molen akan mengembang. 

Olesi permukaannya dengan kocokan telur dan panggang di oven dengan suhu 175'C selama 40 menit, hingga molen mengembang, permukaannya tampak pecah-pecah dan mengelupas serta berwarna kuning kecoklatan. 

Note: Bagian bawah molen yang terlipat merupakan bagian yang lama untuk matang terpanggang, jadi pastikan anda memperhatikan apakah bagian bawahnya sudah terlihat kecoklatan atau belum. Jika oven anda pendek seperti oven yang saya gunakan, saya meletakkan rak di bagian paling bawah agar semua bagian molen matang sempurna.


Keluarkan dari oven, biarkan mendingin di loyang agar molen mengeras. Siap disantap. Yummy!

 



106 komentar:

  1. Wah udah lama penasaran sama resep ini, akhirnya ditulis juga sama mbak endang hihi, makasih yaa mbak :D

    BalasHapus
  2. akan sy coba mbak bsk minggu hehehe.. sdh ada edo d freezer hihihi.. thx mbak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Moga sukses ya Mba Shinta. Pisang molen saya dah habis tak bersisa wakakka.

      Hapus
    2. Lbh enak lg klw gula pasir nya di ganti dgn susu kental manis. Dan sblm di masukin isi, kulit di oles butter trlbh dahulu.

      Hapus
  3. Mbak ikutan master chef dong, aku pasti menjadi fans mu, :)

    BalasHapus
  4. v udah nyoba mbak, cm krn pake cheddar kata anak2 kurang nendang kejunya.lain kali v pake yg quick melt deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Vivi, pakai quick melt lebih nendang, kasih yang agak banyakan hehehe. Atau pakai cheese lembaran juga oke kok ^_^

      Hapus
  5. sukses mbaaaaaakkk.. tp si kakak lbh suka klo d isi keju.. jd bikin lg.. isix quick melt smua wkwkwk.. overall sukses bgt.. mudah dbuat dan cepat hbsx hahaa.. suwun mbak endang..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Shinta, wah sama kek ponakan saya, maunya keju, keju, keju yang banyak wakakkak. Sip! Thanks sharingnya ya Mba, sukses ya! ^_^

      Hapus
  6. Mbak endang i adore u so much! Pernah yaa, aku sm suami lewat gedung perkantoran sebuah bank, di sebelah itc kuningan/mall ambassador. Terus aku bergumam, "kayaknya ini kantornya mbak endang dehh.. ". Suamiku smp nanya, mbak endang siapa?
    Hahahaaa.. Saking ngefansnya nih mbak, lebayy yaah sayaaah..

    Aku intip reseo ini yah mbak, weekend meluncurrr mau nyari edo. Makasih mbak, aku dukung mbak endang ikut masterchef indooooo :-)

    Dila

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Dila, yep kantor saya diapit antara kuningan city dan mall ambas wakakkak. Siapa tahu kita pernah berpapasan di dua mall itu, karena itu daerah jelajahan hehhehe. Sip, silahkan dicoba resepnya Mba, moga suka ya ^_^

      Hapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  8. ba endang,puff pastry merk edo beli dmn??ak cari2 di c*r*f**r ga ada yg merk edo..bs pk merk lain ga ba???

    __iin__

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo Mba Iin, betul tuh supermarketnya, di car**fur atau lo**te ada kok, di bagian frozen food. lagi habis stock mungkin ya. Bisa pakai merk lain, tenang saja. hehehe

      Hapus
  9. Saya gak bosen2 baca postingan mbak dan rajin nunggu yg baru :) Mao tanya kalo kulit shortcrust pastry instant mbak tau beli dimana? saya ubek2 spmkt ga pernah nemu, adanya yg puff pastry doang..saya mao bikin individual meat pie gitu..thanks. Liz

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang saya gunakan diatas adalah puff pastry Mba, untuk shortcrust pastry instan saya belum pernah lihat di spm, harus dibuat sendiri ya.

      Hapus
  10. Hari ini ku sudah coba ini mba, wenak tenan..ga kalah sama yg di bandung, walopun bikinanku msh gendut2 belepotan, hehee..
    Makasih mba en, resepnya oke2 semua
    ; umi

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai Mba Umi, siipp, jadi skrg kalau kangen molen gak perlu ke bandung ya heheheh. thanks sharingnya ya

      Hapus
  11. Dear mba Endang,
    Aku udah coba, pas banget aku lg ada stok puff pastry sheet di freezer dan bingung mau diapain lagi. Sukaaa banget sama rasanya! Semua keluargaku juga suka banget. Thanks ya mba atas inspirasinya. Kayanya aku bakal sering main-main ke sini. Hehe.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Nieke, thanks sharingnya yaaa, moga makin senang berselancar resep di JTT dan sukses kala dicoba hehehhe

      Hapus
  12. Hari ini sebelum berangkat kerja, nyobain resep ini mbak, keteledoran yang saya lakukan adalah lupa menggiling kulit pastry. Keasyikan ngatur pisang, coklat, keju. Baru sadar pas mau dilipat, kok rasanya kulitnya kekecilan ya.. Padahal isinya mumbluk(penuh). Ya sudahlah pas ngelipat ditarik-tarik dikit hehheee, yang penting rasanya enaaak, makasih mbak resep praktisnya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahha, iya kalau gak digilas kulitnya kecil banget, gak muat buat nutup isinya yang banyak. Tapi ditarik2 dikit saya rasa memang bisa kok wakakkak. thanks sharingnya ya

      Hapus
  13. ada si edo di freezer...meluncur beli pisang ahhh...hehehehe...makasih resepnya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sip, markusip, moga sukses ya molennya ^_^

      Hapus
    2. Alhamdulillah mbak jadi mbak, gampang bangeeett...terimakasih atas resepnya ^_^

      Hapus
  14. Mbak Endang, yang teledor ga digilas itu saya, Sanny-Sby.. Sampe lupa ga kasih nama. Senengnya mbak, hari ini pulang kerja, suami minta dibuatkan lagi Bolen pisang coklat aja katanya.. Dia cocok dan suka banget. Duh, thanks banyak ya mbak. Saya bener" tersanjung sampe suami minta lagi hahhaa.. Mbak mampir dong ke blog baru saya, mau kasih lihat foto hasil karya saya ke mbak Endang, msh amatiran mbak. Kalo sempat ya mbak di belajaralamamawidison, tq

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Sanny, wakakkaka, okeh dah. walau teledor dalam gilas menggilas yag penting suami suka dan doyan ya Mba. Wah bakala makan molen terus neh naga2nya. Sukses ya

      Hapus
  15. mbaaaa ini pisanggnya bisa digoreng atau dikukus itu gak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dikukus saja ya kalau pakai pisang selain pisang raja. Kalau pakai pisang raja, pisangnya mentah saja.

      Hapus
  16. mba endang kalau puff pastrynya pake resep punya mba yang homemade itu bisa gak? soalnya buat jualan, mahal rasanya kalau kudu beli puff pastry yang instant terus... oh iya kalau saya buat pisang molen versi goreng bisa nggak mba? buat jualan juga....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba, silahkan pakai versi homemadenya, sama saja kok. Saya belum pernah buat versi goreng, sepertinya adonan kulitnya beda ya, bukan pakai puff pastry, lebih seperti semi roti.

      Hapus
    2. mba endang punya resepnya gak yg semi roti gitu? mohon bantuannya ya mba...=)

      Hapus
    3. hai, belum punya wkakaka, kalau sudah saya coba pasti saya posting ya

      Hapus
  17. mbak endang..aku dah nyoba resep ini..laris manis sm anak2...begitu matang aja dah gak sabaran mau nyoba. Begitu dah dingin langsung lenyap seketika deh molennya krn mereka bolak balik makan molennya. Tp aku pakai pisang uli krn stok dirumah cuma adanya pisang uli. Dah 2kl bikin nih resepnya..it's totally yummy... thanks ya utk resep2nya..berguna banget buat ibu2 bekerja krn resepnya simple dan gak ribet dg bahan2 yg gampang didpt.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Desy, waaah mantep banget ya. Pisang uli juga enak kok. Thanks sharingnya ya Mba, senang sekali resepnya disuka. Sukses ya! ^_^

      Hapus
  18. eh iya mbak..mau tanya, kalo pisang uli untuk cake bisa gak ya? terus kalo utk cake yang paling enak itu pakai pisang apa? thanks ya mbak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo mba desy, pisang apapun asalkan manis dan matang enak kok buat cake, karena kan kalau cake pisang dilumatkan sampai hancur. saya biasanya pakai pisang ambon atau cavendish ya, karena gampang hancurinnya

      Hapus
    2. Bu puff pastry dapat dimana.?kalau disediakan saya mau beli?

      Hapus
  19. Senang sekali menemukan banyak ilmu perdapuran disini.. jadi termotivasi untuk membuat kue -kue dan masakan dari blog ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai Mba, thanks ya, moga2 resepnya sukses dicoba dan disuka ^_^

      Hapus
  20. mbak endang, kl pisang cavendish harus dikukus juga ga?
    oh ya, aku mau complain!! kenapa upload resep2 makanan yang menggoda untuk dicoba seeh?? 3 bulan aku mampir-mampir sini terus, berat badanku naik 4 kg. :((

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Angel, tidak perlu dikukus Mba, langsung pakai saja karena teksturnya lunak ya. Cuman kok menurut saya cavendih kurang oke kalau dipanggang seperti ini kecuali untuk campuran cake ya.

      wakakka, wah harus muai diet seperti saya hahhahha

      Hapus
  21. Mba, tadi pagi bikin ini buat sarapan trus bagi2 tetangga biar ikutan icip2 eh pada terkagum2 sampe malu ak soale bikinnya kan gampang banget krn pake kulit pastry instan wkwkwkwkwk anyway, kata misua enak apalagi buat dia ak bikinin spesial ga pake pisang, cuma keju sm coklat jd dia ga ribet buangin pisangnya. Thanks resepnya ya, ga perlu beli pisang bolen lagi deh bikin sendiri aja lebih puas soale bisa bikin yg guede2 :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Sugi, thanks ya sharenya , ikutan senang juga resepnya disuka. Wakkakak, jangan kasih tahu tetangga kalau pakai puff pastry instan Mba, biar mereka makin terbengong2 wakakka

      Hapus
  22. Mbak endang, aku mau bikin yg isi nya apel dong.. Ada saran kah apel untuk isiannya musti diapakan? Hehe makasii

    BalasHapus
    Balasan
    1. apel dipotong kubus dan dimasak dengan gula pasir dan kayu manus bubuk sebentar mba sampai agak layu tapi tidak sampai hancur. Takarannya kayanya dikira2 sendiri tergantung kemanisan yang diinginkan ya.

      Hapus
  23. salamun alaikum mbak endang saya ngileeerr banget liat molennya, udah kpingin banget buatnya trus minta tolong misua beliin puff pastry eeehh malah beli spring roll pastry, itu loh kulit lumpia hihihi....aniway bisa gak kalo pake kulit lumpia :-)
    tati, kendari

    BalasHapus
    Balasan
    1. walaikumsalam Mba Tati, bisa pakai kulit spring roll diisi dengan pisang dan coklat dan digoreng, di jakarta ada makanan seperti itu dijual dipinggir jalan Mba, tapi tentunya bukan molen namanya ya hehehhe.

      kulit lumpiaya dibuat samosa atau lumpia saja Mba, tetap enak kok hehhehe

      Hapus
  24. Hai mba endang,kalau pakai pisang kepok tapi udh matang apa tetep harus dikukus pisangnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Aida, kalau pisang kepok saran saya kukus dulu 1/2 matang ya, karena pisag ini lebih keras dibandingkan pisang raja

      Hapus
  25. Hii mbak endang.
    Sy ingin bertanya walau terasa malu ketika membaca post2 diatas yg menyatakan sukses semua nya.
    Malam ini sy baru selesai membuat pastry ke-5 sy dimana tak ada yg sukses menyembang sempurna dan renyah.. sudah dr tersulit spt portugis egg tart hingga croissant yg hny perlu digulung pun sudah sy coba. Seringkali hny terasa renyah diluar namun didalam mentahhhh.. biasanya oven sll sy panaskan 20menit sebelumnya. Apa tdk perlu? Sy juga sudah mencoba mengoven hingga 40menit tetapi tdk dapat renyah hingga dalamnya.. menurut mbak endang dimana letak salah nya? Sy benar2 butuh pencerahan.. trims mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba, banyak kemungkinannya.

      1. Biasanya karena terlalu tebal adonan pastryna, jadi gilas agak tipis sehingga lapisan pastry lebih lebar, baru dipakai buang membungkus.

      2. Potong denga pisau tajam sehingga potongannya bersih dan tidak menghambat adonan naik

      3. oven kurang panas, pakai api atas bawah, suhu diatas 180"C supaya adonan mengembang cepat

      4. jangan oles kuning telur dibagian potongan, tapi di permukaan adonan saja. potongan yang terkena olesan telur biasanya ogah kembang.

      5. bagian dasar molen dimana banyak lipatan adonan memang susah kembang dan biasanya sedikit mentah

      Hapus
  26. Mbak, loyangnya perlu oles mentega ato alas kertas baking dulu gak?

    BalasHapus
  27. Klo kulit molen bila digoreng malah pecah pecah sehingga kelihatan isinnya, gimana biar ga pecah

    BalasHapus
    Balasan
    1. kulit molen goreng sepertinya beda mas dengan pusff pastry diatas, kalau puff pastry sebaiknya dipanggang ya.

      Hapus
  28. mba endang kalau pisang uli matang perlu kukus juga kah?...dian

    BalasHapus
  29. Mba kl pake pisang ambon bisa ngga?atau teksturnya terlalu lembek.thx

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba, kayanya terlalu lembek ya mba, pisang ambon termasuk buah meja ya,

      Hapus
  30. Halo mba Endang, aku barusan mengeksekusi resep ini dan...ENAKKKK BANGET jadinya, saya pake pisang kepok tapi nggak dikukus, cokelatnya juga diganti sama selai n*tella itu, pokoknya asal cemplung aja semua bahan hehe pas udah mau masuk oven ternyata banyak yang kurang dari resep di JTT, tapi alhamdulillah tertolong dengan rasanya yang super.

    Makasih banyak ya mba endang udah sharing resep & ilmu :D Nina

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba nina, thanks sharingnya ya, senang sekli resepnya disuka

      yep, silahkan dikreasikan sesuai bahan yang ada di rumah ya mba

      Hapus
  31. Mbak boleh minta kontaknya? Saya Mau tanya2 :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo mas, silahkan email saja di endangindriani@justtryandtaste ya

      Hapus
  32. Kak Endang, saya udah coba 3x tapi bukan molen yg model croaissant, dengan menggunakan merk pastry puff instant ini, hsl nya tidak renyah saat masih panas dan saat dingin keras :(

    Saya pakai oven kecil, butuh 40menit dengan suhu 200 derajat untuk mengembangkannya.

    Kira2 kesalahannya di mana ya Kak? Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba ika, sayang sekali saya nggak bisa kasih saran ya, karena resep diatas untuk molen dengan puff pastry instan. Kalau pakai adonan molen lainnya mungkin tergantung resep adonannya ya.

      Hapus
  33. Mba endang saya mau nanya.. Di tempat saya baking sheetnya habis.. Apa bisa kalau alas diolesi mentega saja? Trims mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba ratna, yep bs ya mba, olesi margarine saja dan sedikit taburan tepung ya

      Hapus
  34. mba endang aku mau tanya kalo di rumah belum ada oven itu gimana mba ??
    tolong solusi nya... Trims mba...

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba putri, sayangnya untuk pisang molen dengan puff pastry diaatas harus pakai oven ya mba, karena kalau nggak pastrynya gak bs mekar dan berlapis2, dan ini gak bs digoreng ya mba.

      Hapus
  35. Walaupun saya tinggal di Bandung dan tinggal beberpa langkah saja ke toko Molen khas Bandung, tapi dengan membuat sendiri tentu saja lebih berkesan *lebay*. . .
    Makasih repesnya mbaaaaa. . . :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahah, iya ya, kenapa kalau bikin sendiri selalu ada rasa puas, padhal beli lebih gampang yaaa. Thanks sharingnya mba ^_^

      Hapus
  36. mau tanya donk soal oven... saya baru punya oven biasa yg pakainya diletakkan di atas kompor.. merk roda mas.. ini gak ada pengaturan suhu nya... gimana ya caranya tau suhu, dan supaya suhu nya stabil... ngatur api kompornya gimana ya...

    maaf ya...dan makasih sharingnyaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo mba, untuk pasti suhunya mba harus beli termometer suhu yang dijual terpisah. Alat ini diletakkan di dalam oven, untuk mengatur suhu maka api bisa dibesarkan atau dikecilkan.

      oven apapun jenisnya harus sering dipakai supaya ada ikatan chemistry-nya artinya kita tahu tips sukses menggunakanannya

      Hapus
  37. Halo mbak Endang, mau tanya dong ...pisang molen ini bisa disimpan di frezer ga mbak? Dan tahan brp hari? Untuk simpanan kalo pengen tinggal manggang hehhehehhe
    Makasih mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa ya mba Bella, kakak saya penggemar berat pisang ini dan di freezernya berkotak2 pisang molen wakakkak.

      tahan sampai 3 bulan mba, biasanya sih tinggal masuk micro saja atau panggang juga bs ya.

      Hapus
  38. Alhamdulillaah, eksekusi resep ini ternyata ibu suka dan minta bikin lagi. Terima kasih banyak, Mba Endang <3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Ida, thanks sharingnya ya, senang sekali resep JTT disuka. Sukses selalu yaaaa ^_^

      Hapus
  39. hai mbak endang.. aq bbrapa hari ini lagi iseng2 nyoba resep2 dgn puff pastry instant (belum sanggup bikin sendiri he) tapi kan mbak.. knapa yaa seringkali puff nya gk ngembang dgn indah berlapis2 n crispy kaya yg d bakery2.. ntah mngkin salah d pengturan suhu atau gmn.. terutama kalau toppingnya topping basah... ada tips gk mbak untuk ini..? mkasi sblumnya

    zeezee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Zee, puff pastry butuh suhu tinggi untuk mengembag maksimal, karena itu set oven dengan suhu minimal 190'C dan panaskan minimal 15 menit sebelumnya. Jaga jangan smpai bagian irisan pastry terkena kocokan telur supaya tidak menghambat adonan untuk kembag dan berlapis

      Hapus
  40. Mba endang saya sudah coba. Enak ya.. Saya coklatnya diganti silvrqu**n lebih enak.. Ada kacangnya juga.. Thank mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. thanks Mba Dini sharingnya ya, senang resepnya disuka ya

      Hapus
  41. Wah enak banget ya kalo udah praktis kayak gitu

    BalasHapus
  42. Salam...saya org Malaysia Susah bangat utk saya fahami bahasa kamu dan sering buat saya pening kepala saja.Ingin mencoba resepi2 yg org Indon post tp byk yg saya tak faham.Tapi enggak apa saya akan terus mencoba dan mencoba, anyway tkasih mas diatas semua resepi2 yg sungguh baik sekali, sekian terima kasih dan salam sejahtra semua!

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam, wah sama kalau begitu ya, saya juga pusing jika membaca blog masakan yang orang Malay pos hehhehe. sukses selalu.

      Hapus
  43. mba.. kenapa saya klo bikin pisang molen dg puff pastry mesti isiannya keluar semua ya mba.. biasanya saya isi dg gula pasir/susu kental manis.. atau mungkin saya ngasi gula/susunya kebanyakan ya mba 😁 jadi meleber keluar semua.. mohon pencerahannya mba endang 😍 makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Hana, kemungkinan isinya lembek ya, jadi meleleh keluar, sy tdk pernah pakai SKM untuk isian mba.

      Hapus
  44. Assalamualaikum mba endang saya salah satu fans nih mengikuti juga di Ig.. klo boleh tanya mba, misalnya Qt dah bikin boleh dah diisi semua terus bisa kita simpan dikulkas ga atau di freezer hd nt klo pas mau makan tinggal panggang aja dan berapa lama tahan di kulkas . Terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Walaikumsalam Mba, salam kenal dan thanks ya sudah mengikuti JTT. Bisa simpan di chiler maksimal 3 hari dan freezer untuk 1 bulan ya.

      Hapus
  45. Salam kenal mba,untuk puffpastry instan 1 dus isi brp bnyk ya mba?

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal Mba Indah, seingat saya selembar besar yang bs dibagi2 menjadi bbrp bagian

      Hapus
  46. Salam kenal mba, klo merk edo, puff pastry nya ada ninggalin rasa lemat ga di lidah? Soalnya sy coba merk stella ga enak rasanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal Mba, umumnya puff pastry instan memang kurang enak rasanya hehehhe. Merk edo juga gak oke2 banget tapi paling mending dibanding lainnya wkaakak

      Hapus
  47. Saya coba molennya kemarin mb. Enak banget, tapi sayangnya tampilannya kurang menarik karena setelah matang olesan telurnya retak-retak gitu. Saya memang gak pake pewarna kuning soalnya kan utk konsumsi sendiri. Apa itu pengaruh ya?
    Ditunggu jawabannya, mbak Endang, masih penasaran soalnya. Makasi..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba, retak2 bs karena suhu oven terlalu tinggi atau terlalu lama dipanggang.

      Hapus
  48. Mba Endang, permasalahan saya mirip dengan mba2/ibu2 di ataa dimana puff pastrynya tdk mengembang sempurna. Oven saya oven gas yg hanya bisa api atas saja atau api bawah saja. Jadi di beberapa menit pertama sy mematangkan bagian bawah sampai kecoklatan (suhu 200degC) dan pindah ke api atas sampai permukaan puff pastrynya kecokelatan. Tapi ya itu mba kurang ngembang. Ohya saya buat molen keju pisang yang puff pastrynya dililitin. Apakah pengovenan saya tsb di atas mempengaruhi kembangan puff pastrynya? Mohon pencerahan mba..makasih banyak.

    VIENNA

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harusnya sih tidak kalau pakai oven gas, saya hanya pakai api bawah saja kalau oven gas karena api atasnya untuk grill, kecuali jika oven listrik baru pakai api atas bawah. Bisa jadi karena olesan telur menempel diirisan puff pastry yang membuat lapisannya ogah terbuka

      Hapus
  49. Maaf mb mw tanya itu untuk adonan hanya satu lembar saja yang digiling dan hanya satu kali menggiling,apa kah klo sudah mateng bisa berlapis",,,mohon pencerahannya ya mb soalnya klo bikin bolen pakai adonan sendiri tanpa puff pastry instan kan harus berlapis dan berulang-ulang menggilas adonannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. satu lembar saja, yep satu kali menggiling dan jangan terlalalu tipis. so far saya berlapis sih.

      Hapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...