25 Juli 2016

Resep Ayam Goreng Terasi


Resep Ayam Goreng Terasi  JTT

Jika bersantap di D'Cost maka ada satu menu yang selalu tidak pernah ketinggalan untuk saya pesan yaitu ayam goreng terasi. Ayam goreng berbalut tepung crispy yang juicy ini memang sedap dan gurih rasanya, plus dengan aroma terasi membuat nafsu makan pun menjadi bertambah. Nah membuatnya sendiri ternyata sangat mudah, selain itu kita bisa memasaknya dalam porsi yang banyak dengan biaya yang jauh lebih murah. Alasan terakhir itulah yang sebenarnya selalu menjadi 'penyemangat' saya untuk memasak makanan sendiri. Porsi banyak, biaya yang lebih terjangkau, higienis dan tentu saja dengan rasa yang sesuai selera. 

Bagi saya masalah utama jika memasak ayam negeri adalah bau ayam yang menganggu. Bau ini menurut saya campuran antara pakan ayam dan kandang ayam, terutama jika ayam hanya sekedar digoreng saja. Walau saya selalu ekstra hati-hati dalam membersihkan potongan ayam sebelum dimasak, termasuk juga selalu menggosok permukaan kulit ayam dengan garam dapur hingga kesat dan kinclong, namun menurut saya bau tak  sedap tersebut tetap melekat disana. Tetapi ketika potongan ayam negeri dimasak dengan bumbu terasi seperti resep kali ini, maka bau ayam yang tidak mengenakkan tersebut seakan lenyap, tergantikan dengan aroma terasi yang selalu, dan selalu merangsang nafsu makan. Ayam goreng terasi ini mantap bersanding dengan nasi putih hangat dan bisa menjadi alternatif menu seru lainnya untuk segera dicoba di rumah. ^_^

Resep Ayam Goreng Terasi  JTT
Resep Ayam Goreng Terasi  JTT

Membuat ayam goreng terasi sangatlah mudah, kunci penting mungkin pada adonan tepung yang membalut potongan ayam. Adonan tepung kudu membuat permukaan gorengan menjadi crunchy namun bagian dalamnya tetap moist dan lembut. Bagi saya campuran berbagai macam tepung seperti tepung terigu, tepung sagu/tapioka, tepung beras dan tepung maizena selalu menjadi komposisi yang mampu membuat gorengan menjadi lebih renyah dan garing. Tips lainnya tentu saja tambahan sedikit baking powder dan minyak yang banyak kala menggoreng.

Agar ayam mampu menyerap aroma dan rasa terasi dengan kuat serta tidak menjadi kering kala digoreng, maka merendamnya di dalam bumbu dalam waktu cukup lama menjadi kunci penting lainnya. Gunakan terasi yang memiliki kualitas yang baik, saya selalu menggunakan terasi yang dipasok Ibu saya, terasi Paron yang harum dan sedap rasanya. Terasi cukup dihaluskan bersama bumbu perendam lainnya dan potongan ayam yang telah dibersihkan dibenamkan ke dalam bumbu selama minimal 3 jam. Masukkan rendaman ayam di dalam chiller kulkas selama proses perendaman ini. 

Resep Ayam Goreng Terasi  JTT
Resep Ayam Goreng Terasi  JTT

Porsi terasi sebenarnya saya kembalikan ke selera anda masing-masing, karena beberapa dari anda mungkin penggila bumbu ini namun banyak lainnya mungkin tidak terlalu menyukainya.  Hal yang perlu diingat adalah karena terasi perlu sedikit diencerkan dengan air, jadi jika takarannya kurang banyak maka aromanya pun kurang meresep ke dalam ayam. Well, saya sendiri bukanlah termasuk penggila terasi, namun untuk resep kali ini dan sebagaimana rasa ayam goreng terasi di resto D'Cost maka rasa dan aroma terasinya memang cukup kuat terasa. Berhubung karena terasi sudah memiliki rasa cukup asin, plus soy sauce dan saus tiram yang juga mengandung garam maka mungkin porsi garam tidak perlu ditambahkan. Namun saran saya, cicipi rasa adonan sebelum potongan ayam digoreng. Jika kurang asin maka tambahkan porsi garam ke dalam adonan ayam berlumur tepung. 

Resep Ayam Goreng Terasi  JTT
Resep Ayam Goreng Terasi  JTT

Kendala lainnya jika kita menggoreng ayam bertepung adalah potongan ayam yang kurang mampu matang dengan baik hingga ke bagian tengahnya. Cara saya untuk mengakali hal ini biasanya dengan memotong ayam menjadi ukuran yang kecil. Tips lainnya adalah dengan menggoreng dalam minyak yang banyak hingga seluruh potongan ayam terendam minyak panas, dan selalu gunakan api sedang (cenderung kecil) saja kala menggoreng, api yang kecil akan membuat ayam matang dengan baik tanpa membuatnya cepat gosong. 

Berikut resep dan proses pembuatan ayam goreng terasi ya.

Resep Ayam Goreng Terasi  JTT

Ayam Goreng Terasi
Resep hasil modifikasi sendiri

Untuk 1 ekor ayam

Tertarik dengan resep ayam goreng lainnya? Silahkan klik link di bawah ini: 
Ayam Goreng Bawang Putih
Ayam Goreng Spicy
Ayam Goreng Bumbu Rempah  

Bahan:
- 1 ekor ayam negeri, potong menjadi ukuran yang kecil agar mudah matang ketika digoreng

Bahan dan bumbu perendam ayam:
- 5 siung bawang putih, dihaluskan
- 2 sendok makan terasi, dihaluskan (tambahkan porsi terasi jika dirasa kurang nendang)
- 2 cm  jahe, dihaluskan
- 1 sendok makan tepung maizena 
- 2 sendok makan soy sauce/kecap asin
- 1 1/2 sendok makan minyak wijen
- 1 sendok makan saus tiram
- 1/2 sendok teh merica bubuk
- 1/2 sendok makan gula pasir
- 50 - 100 ml air

Bahan adonan untuk menggoreng (aduk jadi satu):
- 4 sendok makan tepung maizena
- 2 sendok makan tepung tapioka
- 1 sendok makan tepung beras (bukan tepung beras ketan)
- 1 sendok makan tepung terigu serba guna (all purpose flour/tepung terigu protein sedang)
- 1/2 sendok teh baking powder/baking soda

Cara membuat:

Resep Ayam Goreng Terasi  JTT

Siapkan seekor ayam negeri (bisa juga menggunakan ayam kampung). Untuk menghilangkan bau/aroma tak sedap pada ayam biasanya saya akan menggosok permukaan ayam dengan garam kasar hingga kulit ari atau kotoran di permukaan ayam terlepas. Ayam menjadi kesat dan bersih. Potong ayam menjadi ukuran kecil, cuci bersih, tiriskan dan sisihkan. 

Siapkan bumbu rendaman di dalam mangkuk, masukkan potongan ayam. Aduk hingga rata. Tutup permukaan mangkuk dengan plastic wrap, dan simpan di chiller kulkas minimal 3 jam lamanya. 


Saring ayam dan pisahkan ayam dengan bumbu rendamannya. Sisihkan bumbu rendamannya, kita mungkin memerlukannya jika adonan tepung terlalu keras. 

Masukkan semua tepung yang digunakan untuk menggoreng ke mangkuk berisi ayam, aduk rata dengan jemari tangan hingga potongan ayam terbalut tepung dengan baik. Tambahkan beberapa sendok air rendaman ayam jika adonan tepung terlalu kering. Cicipi rasa adonan, tambahkan garam jika kurang asin.

Resep Ayam Goreng Terasi  JTT

Siapkan wajan anti lengket, isi dengan minyak agak banyak dan panaskan hingga minyak benar-benar panas. Goreng potongan ayam, masukkan ayam satu persatu agar tidak lengket. Jangan masukkan ayam sekaligus banyak ke minyak. 

Goreng ayam dengan api kecil hingga satu sisi matang kecoklatan, balikkan potongan ayam dan goreng sisi sebelahnya. Jika ayam telah matang, angkat dan tiriskan. 

Sajikan hangat dengan nasi putih dan sambal terasi atau sambal bawang. Super yummy!

TESTIMONI PEMBACA

Linda Lowi:
Mba endang trima kasih resepnya yah..saya sdh coba... enaaaakkkk








42 komentar:

  1. Mbak.. enak bangeeet kayaknya. Must try ini.. makasih ya resepnya mbak Endang..

    BalasHapus
    Balasan
    1. thanks mba Mega, silahkan dicoba, moga suka yaa

      Hapus
  2. Setiap makan ayam ini selalu memakannya dengan perlahan sambil menerka2 bumbunya haha dan ternyata mb endang akhirnya posting juga sip deh pasti langsung eksekusi ini :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. sip mba Arie, moga suka resepnya setelah dicoba yaa

      Hapus
  3. Wuaahh Mba Endang terima kasih resepnya. Aku baru makan ayam terasi ini kemarin di D'cos surabaya. Asik bisa cobain di rumah. Pasti lebih enak dan murah ;-) Makasih yah Mba resepnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks mba Aulisa, silahkan dicoba yaa, moga suka.

      Hapus
  4. Makasih resepnya Mba. Kmrn malem rendem ayamnya, tadi pagi digoreng... asli uennnaaaakkkk

    BalasHapus
    Balasan
    1. yep mba yenny, semalaman akan membuat ayam lebih menyerap bumbu dan sedap. thanks sharingnya yaa

      Hapus
  5. Assalamualaikum..mba endang..
    Maaf mba ,mau tanya knp ga sekalian diungkep aja ayam nya dengan bumbu perendam nya sekalian? Jd tdk perlu ayam direndam lama ,kan biar empuk juga didlm dan ga terlalu lama digoreng apakah mungkin jd kurang enak Krn ada bau terasi kah jika langsung diungkep bersamaan bumbu perendam nya?
    Trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. Walaikumsalam Mba Lian, beda rasanya mba. Daging ayam fresh yang direndam bumbu menurut saya lebih enak dan moist dibandingkan diungkep ya. Selain itu ayam ungkep mungkin sebaiknya langsung digoreng tanpa dilumuri tepung lagi.

      Hapus
  6. muakaciih mbak endang.....gak sabar nih eksekusi resep yang ini
    mudah2an berhasil....mbak....resep yang pake telor asin donk kayak kepiting soka.....
    trims ya...
    sukses selalu mbak

    BalasHapus
  7. Halo mba End.. waaah menarik banget resepnya, oya mba bisa ngga, klo ini disimpan di freezer, tapi nyimpannya pas pd tahap mana mba? setelah berlumur tepung atau setelah digoreng ya? (jd klo mau makan digoreng lg gt). trimakasih mba End..smoga sukses dan bahahia terus yaa!

    BalasHapus
    Balasan
    1. hi mba Fahmi, bisa simpan di freezer mba, bekukan yang sudah digoreng setengah matang saja, nanti kalau mau dimakan digoreng lagi sampai garing ya.

      Hapus
    2. Enaaaaaak mbak... Aku udh nyoba resep ini. 2 thumbs

      Hapus
    3. thanks mba Dewi, senang resepya disuka yaa

      Hapus
  8. Mbaaa... ayamnya enaaakk... aku udah coba kemarin tapi minus minyak wijen dan maizena karena memang sedang gak ada. Pertanyaan saya apakah fungsi si maizena pada adonan perendam dan tepung ketika menggoreng? Tidak bisakah diganti dengan tepung kanji? Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. thanks mba Wulan sharingnya ya, senang resepnya disuka. Maizena berfungsi mengempukkan ayam dan membuat adonan balutan menjadi renyah. Jangan ganti dengan kanji ya.

      Hapus
  9. Makasih mbaak resepnya. Suami saya makan lahap banget, dan bilang "enaaaaak bangeeeet ayamnya". Goreng banyak sampai dihabisin semua, termasuk sebagian jatah saya. Hahahaha...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mb Zia, thanks ya sharingnya, senang resepnya disuka, sukses yaa

      Hapus
  10. Jadi minyaknya di panasin dulu, pas ayamnya di masukkin di kecilin gitu mba? Maaf saya pemula jadi bingung tentang goreng menggoreng...salam kenal mba endang...suka sekali blog ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. minyak harus banyak mba, sehingga semua ayam terendam. minyak panas ketika ayam masuk dan pakai api kecil saja saat menggoreng supaya matang sampai ke dalam. Kecuali kalau ayamnya diungkep dulu ya, jadi ayam sudah matang ketika digoreng, goreng sebentar saja.

      Hapus
  11. Mbak kok punya saya setelah digoreng gak bisa berwarna kecoklatan seperti itu ya, malah kayak ayam goreng crispy akirnta, kira kira kenapa ya mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba isna, bs jadi karena jenis terasi yang dpakai kurang gelap, atau saus tirm dan kecap asin yang dipakai kurang gelap warnanya yaa

      Hapus
  12. Halo mba endang .. senang sekali bs praktek resep dr mba dan rasanya luar biasaaaa mantappp makasih banyak ya mba suami dan anak2 suka bangettt

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thnaks mba Novi sharingnya ya, senang resepnya disuka, ^_^

      Hapus
    2. Sdh bbrapa resep mba yg sy praktekan tp baru kali ini sy coment, oya mba sisa tepung dan bumbu sy tambahkan air dan jadikan kremesan soale sayang kl dibuang hihihi ..

      Hapus
  13. Dear Mbak Endang, kalo saya ganti ayamnya dengan ayam broiler bagaimana Mbak? terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. tetap enak mba. resep diatas saya pakai ayam broiler, cari yang ukurannya kecil supaya cepat matang ketika digoreng

      Hapus
  14. Mba Endang prefer pake baking powder atau baking soda? Baking soda dan soda kue itu sama ga?

    BalasHapus
    Balasan
    1. sy biasanya pakai baking powder krn baking soda sering ada jejak pahit di rasanya

      Hapus
  15. Enaknya liat resep itu pas liat smua daftar bumbu ada di dapur,,, besok2 pas beli ayam im so gonna try this, fufufu,,, ^^

    -devi sitorus

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sip,moga suka setelah dicoba ya Mba Devi ^_^

      Hapus
    2. Sudah dicoba kak, memang ayam goreng dengan metode brining paling the best,, crunchy di luar tapi juicy di dalam.. mantep!
      Oia, air untuk brine nya bisa ditambahi gak kak, supaya ayamnya terendam smua? Kalau iya apa jumlah bumbu juga harus ditambah? >_<

      Hapus
    3. saya nggak tambah ya, menurut saya sudah cukup banyak untuk membuat ayam basah, kalau mau tambah mungkin garam saja disesuaikan ya

      Hapus
  16. Assalamualaikum Mba endang .. mau tanya ni mba, kalau tanpa minyak wijen apa mempengaruhi rasanya ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. minyak wijen rasanya unik ya, tentu saja pkai minyak wijen lebih enak.

      Hapus
  17. Aku praktekan td mbak...dr malem udh diwrap dan enyaaak..makasih banyak ga resepnyaa. Bwt bekel hubby dan saya kekantor

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks Mba Dewi sharingnya yaa, senang resep2nya disuka, sukses yaaa

      Hapus
  18. mba endang, ty doonk, hasil akhir ayamnya goreng saya ko ga kriuk ya?apa memang begitu hasil akhrnya?jadi basah berminyak huehehe, rasa si enk cuma ga garing luarnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. memang tidak kriuk ya mba, bukan seperti ayam KFC lho ya. kalau basah berminyak itu biasanya ketika digoreng kurang menggunakan minyak yang banyak.

      Hapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...