02 Oktober 2017

Resep Bawal Panggang dengan Sambal Andaliman


Resep Bawal Panggang dengan Sambal Andaliman

Manusia memang penuh dilema. Banyak maunya, ini dan itu. Tak pernah ada kata puas. Ketika hujan tak kunjung turun beberapa bulan belakangan ini dan pompa air di rumah mulai mengerang keras setiap kali hendak mengisi torn, hati saya ketar-ketir tak tentu arah. Bagaimana jika pompa air mati? Biaya tukang pompa pasti tinggi. Rumah adik saya di Mampang bahkan sudah mengalaminya, dan keluar dana jutaan rupiah untuk membuat air mengalir lancar kembali. Berulangkali berdoa supaya hujan segera turun, mengisi kembali air tanah yang mulai surut terpompa. Kini, ketika hujan deras menghajar Jakarta sejak minggu lalu, dan saat weekend kemarin derasnya air seakan dikucurkan dari sebuah ember raksasa dari langit, saya kalang kabut dibuatnya. Hujan deras sedapnya dipakai untuk tidur-tiduran dibawah bed cover tebal sambil menonton aneka video di internet, tetapi tidak ketika telinga ini mulai menangkap tetesan air yang jatuh di plafon. Bunyinya yang 'tuk, tuk, tuk' seakan gema keras di gendang telinga saya dan membuat jantung ini deg-degan. Bagaimana jika plafon tak kuat menahan dan air jatuh ke atas muka saya? Karena posisi bocor itu persis diatas bagian kepala tempat tidur. Tobat! 


Resep Bawal Panggang dengan Sambal Andaliman
Resep Bawal Panggang dengan Sambal Andaliman

Atap bocor selalu menjadi masalah terbesar rumah Pete kala musim hujan tiba, dan mungkin masalah terbesar kebanyakan rumah tua lainnya. Beberapa rekan kantor saya pun mulai mengeluhkan hal yang sama. Saya pernah mengalami plafon jebol selebar ember diameter 1 meter, meninggalkan lubang besar menganga dilangit-langit sehingga di malam hari bisa langsung menatap bintang-bintang dari ruangan tamu. Okeh mungkin itu terlalu lebay, karena sudah sejak lama saya jarang melihat bintang bertaburan di langit Jakarta. Bukan karena bintangnya ogah bersinar tetapi karena tingkat polusi yang tinggi membuat cahaya indahnya tak mampu  menembus asap tebal yang menyelubungi Ibukota. Waktu itu, dipagi subuh buta, saya terpaksa naik keatas atap dan memperbaiki genting yang hancur berantakan dihantam genting lainnya yang jatuh dari lantai dua. Saat ini, di weekend lalu, saya juga sudah naik ke atas atap dan mengecek genting, tapi sepertinya cek and ricek yang saya lakukan belum sempurna, jadi weekend ini saya harus kembali naik lagi kesana. Feeling saya, beberapa genting kemungkinan besar melorot atau retak, memberikan kesempatan air untuk mengalir masuk. Saya memiliki Aquaproof, jadi tindakan darurat yang bisa dilakukan sementara ini hanya mengoles permukaan retak dengan bahan pelapis anti bocor itu. Semoga sukses!


Resep Bawal Panggang dengan Sambal Andaliman
Resep Bawal Panggang dengan Sambal Andaliman

Wokeh menuju ke resep. Akhir-akhir ini saya kurang bersemangat memasak masakan yang ribet dan terlalu banyak bahan. Sudah dua minggu ini bekal makan siang saya hanya berupa ikan atau ayam panggang dengan aneka sayuran rebus. Untuk ayamnya, saya biasanya menggunakan resep Ayam Panggang Utuh dengan Gravy, resep bisa dicek pada link disini. Saya memanggang dua ekor ayam sekaligus dan menyimpan sisanya di  freezer. Ayam panggang mudah dipermak menjadi aneka makanan seperti sup, tumisan, isi pie, isi sandwich, atau bersama sayuran rebus di salad. Untuk gravy-nya saya menemukan komposisi yang lebih sedap yaitu dengan menggantikan tepung terigu di resep dengan sup krim ayam instan sachet-an. Jadi cukup masukkan satu sachet bubuk sup krim ayam ke dalam kaldu bekas memanggang ayam dan tambahkan air panas sekitar 500 ml hingga teksturnya tidak terlalu kental. Rasanya super duper maknyus. 

Nah untuk ikannya, weekend lalu saya menggunakan bawal laut yang tebal dagingnya, namun saya yakin dengan jenis ikan apapun akan tetap mantap. Kali ini saya menggunakan bumbu dengan rempah andaliman, resep ini sama dengan Ayam Panggang Sambal Andaliman yang pernah saya share disini. Resep ini saya akui rasanya mantap, baik di ikan atau ayam.

Resep Bawal Panggang dengan Sambal Andaliman
Resep Bawal Panggang dengan Sambal Andaliman

Untuk membuat ikan panggang sambal andaliman maka cukup olesi permukaan ikan dengan bumbu yang dihaluskan. Saya menghaluskan bumbu di blender dengan sedikit tambahan air agar pisau mau berputar. Rasa bumbu yang sedap menurut saya harus sedikit manis, asam dan asin, jadi jangan segan menambahkan sedikit gula merah jika dirasa kurang manis. Untuk rasa asamnya, saya menggunakan perasan jeruk nipis, namun bisa digantikan dengan air asam jawa.  Ikan saya tata di permukaan loyang kaca tahan panas, dan panggang dengan suhu 200'C hingga ikan matang. Mungkin memerlukan waktu sekitar 30 menit, dan tingkat kematangan ikan dicek dengan menyobek sedikit dagingnya dengan garpu. Ikan yang matang maka bagian dalam dagingnya akan terlihat berwarna putih (bukan kemerahan/pink), lembut dan empuk. 

Berikut resep dan prosesnya ya. 


Resep Bawal Panggang dengan Sambal Andaliman

Bawal Panggang dengan Sambal Andaliman
Resep hasil modifikasi sendiri


Bahan:
- 1 kg ikan bawal (isi 4 ekor), siangi, buang insang dan isi perutnya, buat beberapa keratan di permukaannya
- 1/2 buah jeruk nipis
- 1/2 sendok teh garam
- 1/2 kuntum bunga kecombrang, rajang halus

Bumbu dihaluskan:
- 2 sendok makan biji andaliman
- 4 buah kemiri sangrai
- 6 buah cabai rawit merah
- 5 buah cabai merah keriting
- 5 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 1 1/2 sendok makan gula jawa sisir halus
- 1 sendok teh garam
- 1 sendok makan minyak goreng
- 1 sendok makan air jeruk nipis
- 30 ml air

Cara membuat:


Resep Bawal Panggang dengan Sambal Andaliman

Masukkan semua bahan bumbu yang dihaluskan ke dalam blender dry mill. Proses hingga halus. Cicipi rasa bumbu sesuaikan gula dan garamnya. Bumbu terasa sedikit manis, asam, dan asin. Sisihkan. 

Siapkan loyang kaca tahan panas, letakkan ikan bawal yang sudah dibersihkan di loyang. Keringkan permukaan ikan dengan tisu dapur. Kucuri ikan dengan air jeruk nipis, dan taburi dengan garam hingga rata.  Olesi seluruh permukaan ikan dan rongga perutnya dengan bumbu yang dihaluskan menggunakan kuas. Jika ada sisa bumbu, tuangkan ke permukaan ikan. 

Tabur ikan berbumbu dengan bunga kecombrang. Panggang di oven suhu 200'C selama 30 menit. Atau ketika daging ikan disobek dengan garpu, teksturnya terlihat flaky dan empuk. Jika belum matang maka tambahkan waktu memanggang. Jangan over baked karena ikan menjadi terlalu kering dan kurang moist.

Keluarkan dari oven dan sajikan bersama nasi hangat. Super yummy!



7 komentar:

  1. Waduh! Kasihan mba Endang sampai harus mengecek genting dan plafon sendirian. Semangat, mba. 💪😍

    BalasHapus
  2. Hebat ya mbak Endang... bisa naik-naik atap betulin genteng... kalau saya mah dah nyerah deh... mending masak resep JTT...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahhaha, kepeksa Mbaaa, sebenarnya saya ogah juga, mana dilihat orang yang lewat depan rumah lagi, hiks

      Hapus
  3. andaliman nya aku ganti blackpepper boleh ga mba? jd aneh ya? wkakaka

    BalasHapus
  4. Aku harus coba resep iniiiii hehehehehe, sekarang jadi rajin simpan andaliman di freezer, berhubung di sini pun harganya mahal Mbak, padahal dulunya murah meriah hahaha
    Andaliman makin mendunia, jd barang ekspor buat kami orang sumut hahaha

    BalasHapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...