21 December 2011

Tumis Kangkung Belacan


Tumis kangkung belacan ini sebenarnya agak sedikit enggan untuk saya tampilkan di JTT karena proses pembuatannya yang sangat mudah. Namun setelah dipikir dan  ditimbang akhirnya saya memutuskan untuk membaginya dengan yang lain karena tumis ini sangat lezat sekali dan mungkin bisa menjadi variasi masakan kangkung buat anda di rumah. Resep tumis kangkung ini menggunakan belacan alias terasi di dalam bumbunya. Bagi anda yang sering makan di resto kaki lima terutama yang menyajikan seafood pasti sering menemukan menu tumis kangkung seperti ini. Bagi saya kangkung yang dimasak dengan terasi rasanya memang lebih nendang dibandingkan dengan tumis yang biasanya. Resepnya apalagi kalau bukan dari uji coba sendiri. Sayangnya saya memasaknya terlalu lama sehingga si kangkung menjadi mati dua kali. Sayuran yang lembut seperti kangkung dan bayam memang paling lezat jika dimasak setengah matang kala batang dan daunnya masih terasa crispy dan segar.



Tumis ini saya buat pagi-pagi sekali untuk menemani bubur oatmeal yang menjadi sarapan saya setiap hari. Mungkin menu sarapan saya terdengar aneh, tapi terus terang saya sebenarnya telah mencoba segala macam cara agar tetap mampu menelan oatmeal. Mulai dari mengguyurnya dengan susu, mencampurkannya dengan aneka buah kering seperti kismis atau cranberry, menaburkan abon hingga akhirnya menyantapnya dengan tumis kangkung yang menurut saya merupakan modifikasi yang paling oke. Saya memang belum sekreatif atau mungkin bisa dibilang se-desperate adik saya, Tedy, dalam memadu-padankan oatmeal menjadi aneka masakan. Tedy bahkan berinovasi menciptakan bubur ayam oatmeal, oatmeal dengan nugget, oatmeal dengan rajangan daun selada plus kuah yang tidak jelas racikan bumbunya, yang jelas don't try these at home karena saya yakin anda akan setengah mati menelannya. ^_^

Berikut resepnya ya. 



Tumis Kangkung Belacan
Resep hasil modifikasi sendiri

Bahan:
- 2 ikat kangkung, siangi, potong-potong dan cuci bersih
- 1 sendok makan minyak untuk menumis

Bumbu, dihaluskan:
- 3 butir cabai rawit merah
- 3 butir cabai merah keriting
- 4 butir bawang merah
- 2 butir bawang putih
- 1 sendok teh terasi bakar
- 1 sendok makan ebi, sangrai sebentar

Bumbu lainnya:
- 1 ruas jahe, pipihkan
- 3 lembar daun salam
- 1 sendok teh saus tiram
- 1 sendok teh garam
- 1/2  sendok makan gula pasir
- 1/2 sendok teh kaldu bubuk (optional)

Cara membuat:


Siapkan wajan, panaskan minyak dan masukkan bumbu halus, jahe dan daun salam. Tumis hingga bumbu harum dan matang. Tambahkan saus tiram, garam, gula, dan kaldu bubuk (jika pakai). Aduk rata. Gunakan api kecil saja agar bumbu tidak gosong.


Masukkan kangkung, tutup wajan dengan penutup panci, besarkan api. Masak selama 2 menit. Buka penutup wajan, aduk kangkung hingga bumbu tercampur dan kangkung mulai layu. Cicipi rasanya. Masak hingga kangkung matang. 



Angkat dan sajikan panas-panas. Mantap!

17 comments:

  1. saya kira cuma saya yang punya menu oatmeal "unik" :D ternyata saya punya kawan hehehe.. menunya bisa jadi referensi nie mbak ;) hehehe fyi, saya sering mencampur oatmeal dengan sambel/sayur tumpang. sukses jadi menu nikmat dan ajaib :D

    ReplyDelete
  2. Wow Mba Yuni, thanks atas next idenya, hahaha. Saya sudah taraf desperate juga memadu padan oatmeal. Gak mungkin dijadikan muffin atau roti terus dong, lah soalnya malah tambah berat kalorinya hehehe. Saya mau coba pakai sambel tumpang Mba, sound delicious!

    ReplyDelete
  3. hmmmmmmmm faforit saya ni mbak. cara asyik makan banyak sayuran,hehehe.walopun bumbu saya ga sekomplet ini, kapan2 coba komplet begini yaa pasti lebuh nyummmyyy...

    ReplyDelete
  4. mbak endang tanya nih. tepung gandum utuh itu = oatmeal ya?
    n dimana bisa dapetin tepung gandum ? pengen coba roti gsndum non kneadnya mbak,thanks

    ReplyDelete
  5. Hai Mba Anita, tumis kangkungnya boleh dicoba memang lebih nendang hehehe. Tepung gandum utuh (whole wheat) bukan oatmeal ya Mba. Tepung ini memang agak susah dicari di Jakarta, saya saat ini hanya bisa menemukannya di Titan, toko bahan kue langganan, itupun kadang ada kadang nggak. Pernah kepikiran apakah bisa diganti dengan oatmeal yang kita blender jadi tepung, cuman belum sempat dicoba. Nanti saya akan coba deh Mba, kalo oke pasti saya sharing hehehe

    ReplyDelete
  6. Replies
    1. Lho Mas, kalau numis sayuran memang keluar air sendiri walau nggak pakai air, karena sayuran mengandung air yang banyak dan karena proses osmosis (garam dan gula dibumbu) membuat cairan dalam sayuran keluar. Sudah pernah numis kangkung? Saran saya, jangan pakai air. ^_^

      Delete
  7. wahhh,, enak nieh.. ijin kopi buat menu masakan di rumah ya mbak..
    biar pacar saya makin cuinta ama saya..
    soal nya pacar saya paling doyan ma kangkung...
    pengen nyenengin hatinya..
    heheee...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Non, wahhhh mantep cita2nya wakakkak, moga pacarnya suka ya ^_^

      Delete
  8. wah, makasih resepnya lho mbak. dah lama sy pingin tau, sebenernya resep tumis/cah kangkung yg di kaki lima tu apa sih. mosok tiap kali sy masak kangkung, suami sy komentar, katanya pingin cah kangkung kayak yg di kaki lima. jd gemes kan. hehehe... siap di coba dlm wktu dekat. mudah2an sesuai harapan suami, hehe..
    -nur-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Nur, kalau diresto kan biasanya pakai api besar jadi panasnya tinggi ya, kangkung jadi cepat matang tapi gak sampai empuk banget, jadi krenyes2. Hmmm, nasi bisa banyak nehhh

      Delete
  9. Mba sya mau nanya kan sya baca di bagian bumbu lainnya di situ trdpt 1/2 sendok teh kaldu bubuk (optional).Tu nama bumbu nya apa trus bumbu tu sya bsa dpt dimana??Thx...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba, hehhee kaldu bubuk instant kok yang banyak dijual si pasar seperti royco, maggi atau masako. Skip saja kalau nggak mau pakai ya.

      Delete
  10. Mba maaf niih mba mw minta saran... sering sy masak kangkung, tp selalu aja terlalu matang dan warna kangkung jd tdk hijau mnggoda selera pdahal masaknya cepet... pngen buat spt yg d resto2... kangkungnya renyah dgn wrn hijau cantik... gmn yaa mba cara bikinnya...
    Makassih mbaa, hehe :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Ines, agak susah membuat kangkung seperti di warung2 makan di jalan, mereka pakai api besar banget, jadi wajan sangat panas. Kangkung cuman dimasak sebentar saja, setengah matang. Supaya renyah dan warna cantik. kuncinya api besar dan wajan sangat panas, masak setengah matang saja.

      Delete
  11. Mbak endang.. saya udah coba tumis kangkungnya hari ini.. tapi gak pakek ebi.. n terasinnya saya kurangin krna bapak saya alergi mbak.. hehehhe kata ibuku rasanya enak bgt.. cuman rada pedas n kuahnya g ada hehehehhe.. tapi ttp maknyusss... thx be4 mbak endang..
    By: Ayu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Ayu, gak papa kalau gak pakai ebi, kan udah ada terasinya heheheh. iya, kuahnya gak ada Mba, sya suka yang gak pakai kuah dan pedas. kurangi saja cabainya dan kasih air supaya berkuah.

      Delete

Heloooo! Terima kasih telah berkunjung di Just Try & Taste dan meluangkan waktu anda untuk menulis sepatah dua patah kata. Walau terkadang saya tidak selalu bisa membalas setiap komentar yang datang, namun saya senang sekali bisa menerima dan membacanya.

Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen anda dalam mencoba resep-resep yang saya tampilan. Semua komentar baik di posting lama maupun baru sangat saya nantikan. ^_^

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan di artikel karena saya menggunakan setting moderasi, namun jangan khawatir, begitu saya kembali ke laptop maka hal utama yang saya lakukan adalah mengecek dan mempublish komentar anda.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan. Jika anda ingin mendapatkan back link maka anda harus menggunakan OpenId atau Name + Url.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try & Taste. Untuk mengajukan pertanyaan dan komentar, anda juga bisa langsung email ke saya di justtryandtaste@gmail.com

Saya tunggu komentar, feedback, email dan sharing anda ya. Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Salam sukses!!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...