10 September 2014

Crispy Almond Cookies



Tidak ada yang sulit dalam membuat kue kering ini, maksud saya tidak ada yang sulit ketika mencampur dan mengaduknya menjadi adonan. Musibah baru terjadi ketika tahap memanggangnya! Kue menempel erat di kertas baking yang saya gunakan untuk memanggang seakan-akan direkatkan dengan lem super sehingga ketika saya nekat menariknya maka yang terjadi adalah crispy almond cookies dengan selembar kertas di baliknya. Well memang sih kertas baking yang telah dipanggang dengan suhu 180'C selama 5 menit membuat teksturnya menjadi renyah dan bersama selapis kue kering di atasnya maka rasa si kertas menjadi lebih lezat. Tapi tobat, masa saya harus menyantap setoples kue ini bersama kertasnya? Apa kata dunia?!

Ujung-ujungnya saya pun menyalahkan kertas baking yang saya pergunakan, sepertinya kali ini kualitasnya kurang begitu oke. Jadi bagi anda yang hendak mencoba membuat almond cookies yang tipis seperti kertas ini maka rule number one yang harus anda perhatikan adalah persiapkan perut dan mental anda untuk menyantap kue berlapis kertas! Eits saya hanya bercanda, yang benar adalah persiapkan dengan baik kertas baking yang anda gunakan dan jika anda memiliki silicone mat, itu lebih baik. ^_^


Sekitar dua minggu lalu seorang teman kantor bernama Silvie yang duduk tidak jauh dari meja saya berteriak girang kala membuka bungkusan sebuah kotak yang baru saja diterimanya dari TIKI. Jemari rampingnya menarik sekotak kue kering berjudul almond crispy cheese dan membagi-bagikan isinya kepada kami yang duduk tak jauh darinya. Ketika Silvie menjelaskan kue itu diperolehnya dari seorang teman di Surabaya, maka ingatan saya langsung kembali ke sebuah komentar yang diposting oleh salah satu pembaca JTT.  Seingat saya bunyinya seperti ini, "Mba Endang coba dong buat almond crispy cookies yang lagi nge-trend di Surabaya, renyah banget kuenya"! Saat itu tidak ada gambaran sedikitpun terlintas di benak saya mengenai penampakan kue ini namun ketika melihat almond crispy cheese yang diberikan Silvie membuat saya menyadari ternyata kue ini tidak berbeda dengan kue kering super tipis bernama tuile. 

Tipisnya almond cripsy cheese dari Selvie

Tuile (dibaca twil), merupakan sejenis kue kering (wafer) super tipis yang berasa manis atau asin yang terbuat dari adonan tepung atau keju. Kue ini berasal dari Perancis, dimana kata 'tuile' berarti tile atau genting. Kue ini dinamakan demikian karena bentuknya yang menyerupai genting pada atap-atap rumah di Perancis. Tuiles biasanya ditambahkan sebagai garnish (hiasan) pada dessert seperti panna cotta atau dibentuk seperti mangkuk sebagai wadah es krim atau sorbet. Biasanya tuile dicetak sangat tipis dan dibentuk melengkung sebagaimana genting melengkung yang berderet memanjang di puncak atap rumah-rumah pedesaan di Perancis, terutama di daerah Provence. Untuk menghasilkan bentuk yang melengkung ini maka kue biasanya dicetak dan dibuat diatas permukaan sebuah botol atau kayu penggilas. Atau jika menggunakan loyang yang datar maka kue panas yang baru saja dikeluarkan dari oven dan masih lunak harus segera diletakkan di atas permukaan sebuah botol hingga dingin dan keras. Selain bentuk melengkung maka tuile juga biasa disajikan dalam bentuk flat atau datar. 


Bahan utama untuk membuat kue ini sangat mudah, biasanya terdiri atas putih telur, gula, tepung terigu dan mentega cair. Bahan-bahan lainnya seperti vanilla ekstrak dan parutan kulit jeruk orange atau lemon bisa juga ditambahkan untuk memberikan rasa dan aroma harum pada kue. Mengingat komposisi utama kue ini terbuat dari putih telur maka vanilla ekstrak dan kulit jeruk parut berfungsi untuk membasmi baru amis pada telur. Permukaan tuile juga bisa ditambahkan kacang almond yang diiris tipis dan parutan keju cheddar sebagai garnish.

Sekarang kita ke proses pembuatannya. Seperti yang saya singgung dimuka bahwa membuat kue ini sangat mudah dan itulah yang sebenarnya terjadi. Semua bahan cukup anda aduk menjadi satu dengan spatula balon hingga tercampur rata. Bagian yang tersulit adalah membentuk si kue menjadi bulatan tipis di atas permukaan loyang dan memanggangnya dengan benar. Adonan yang terbuat dari putih telur dan gula dengan sedikit tepung ini sangat lengket (seperti lem) sehingga proses mengoleskan ke loyang merupakan kegiatan yang harus dilakukan dengan hati-hati. Sebelum anda memulai membuatnya pastikan anda memiliki kertas baking dengan kualitas yang baik, biasanya kertas yang baik memiliki ukuran lebih tebal dan terdapat lapisan silicone di permukaannya sehingga terlihat seakan-akan kertas dilapisi oleh lilin. Seorang teman pernah memberikan saya segulung kertas baking yang dibelinya di Singapura dan kertas baking ini benar-benar wow! Dalam artian kue kering apapun yang dipanggang diatasnya meluncur lepas dengan mudah ketika telah matang.  Kertas baking ini bahkan masih tetap mulus walau saya pergunakan untuk memanggang untuk ketiga atau keempat kalinya.


Jika anda membeli kertas baking di toko bahan kue, perhatikan baik-baik kertas yang dijual. Biasanya berbentuk gulungan memanjang ukuran 1 x 1 m. Jika terlalu tipis dan ketika anda pergunakan untuk memanggang kertas menjadi tembus pandang karena minyak (padahal baru anda pergunakan sekali saja) maka kemungkinan kertas ini tidak bisa anda gunakan untuk membuat crispy almond cookies. Alternatif lainnya adalah olesi kertas baking dengan margarine menggunakan kuas dan taburi tepung tipis-tipis sebelum anda pergunakan untuk memanggang adonan kue ini. Cara ini terus terang belum saya lakukan namun mungkin bisa anda pertimbangkan untuk dicoba. Bagaimana jika langsung dicetak diatas permukaan loyang tanpa kertas baking? Mungkin bisa jika anda mengoleskan margarine dan taburan tepung banyak-banyak disana. Tapi kembali lagi saya juga belum pernah mencoba cara yang ini. Nah yang jelas berhubung kertas baking saya memiliki kualitas 'abal-abal' maka batch kue pertama berakhir gatot alias gagal total, kue lengket di permukaan kertas dan sama sekali tidak bisa dilepaskan. ^_^

Sebenarnya ada satu benda pengganti kertas baking yang terkenal anti lengket dan saat ini sering dipergunakan untuk memanggang kue kering, namanya silicone baking mat.  Benda ini berbentuk lembaran yang dilapisi silicone pada permukaannya. Terkenal anti lengket dan bisa anda pergunakan berulang kali sehingga tidak perlu menguras uang anda untuk membeli kertas baking yang hanya bisa dipergunakan beberapa kali saja. Beberapa toko online yang menjual peralatan dapur menyediakannya dan jika anda penasaran dengan bentuknya maka link dari Amazon.com berikut ini mungkin bisa sedikit mencerahkan hari anda. ^_^


Karena bentuknya yang super tipis maka waktu memanggang pun menjadi tantangan tersendiri, terlalu lama dipanggang kue akan menjadi kecoklatan dan tentu saja tidak cantik dipandang mata. Namun jika waktunya kurang maka kue akan menjadi tidak renyah. Jadi saran saya (jika anda hendak mencobanya), jangan berpatokan pada waktu memanggang yang saya sertakan di bawah namun pergunakan insting anda untuk mengira-ngira apakah kue telah cukup matang karena beda oven terkadang beda pula suhunya yang pada akhirnya beda juga waktu untuk memanggang

Setelah percobaan pertama yang gagal, akhirnya saya pun teringat dengan cetakan muffin yang terbuat dari silicone. Cetakan ini menjadi andalan saya untuk membuat muffin dan cupcake tanpa perlu repot-repot mengoles margarine dan menabur tepung. Selain itu bentuknya yang bulat dan diameternya yang 6 cm sangat pas untuk mecetak si almond cookies. Jadi saya pun mengoleskan tipis-tipis adonan ke dalamnya. Hasilnya tidak bisa dibilang sukses karena ketipisannya tidak sesuai dengan yang saya harapkan. Almond cookies yang saya peroleh dari Selvie sangat tipis dan renyah (yang sebenarnya kondisi itu bisa tercapai jika saya langsung memanggangnya langsung di atas loyang kue kering dan bukan loyang muffin), jadi jika next time saya telah memiliki silicone baking mat atau kertas baking yang berkualitas baik mungkin saya akan mencoba kue ini sekali lagi.

Almond cookies ini sangat mudah menyerap kelembaban di sekitarnya, jadi pastikan setelah kue dingin segera masukkan ke dalam wadah rapat agar tetap renyah dan garing. 

Berikut resep dan prosesnya ya.


Crispy Almond Cookies
Resep diadaptasikan dari web Eddy Van Damme - Almond Tuiles

Untuk  sekitar 50 buah cookies

Tertarik dengan kue kering lainnya? Silahkan klik link di bawah ini:
Kue Kering Kismis dengan Choco Chips
Mexican Wedding Cookies  
Cookies Coklat Kupu-Kupu dengan Almond - Bebas Gluten, Casein & Telur!

Bahan:
- 2 butir putih telur, pilih telur dengan ukuran besar
- 60 gram gula pasir 
- seujung kuku garam
- 25 gram tepung terigu protein rendah atau serba guna 15 gram tepung maizena (ayak jadi satu)
- 1/2 sendok teh vanilla ekstrak  
- 1/2 sendok teh parutan kulit jeruk orange
- 30 gram mentega, lelehkan hingga cair
- irisan kacang almond untuk hiasan secukupnya
- keju cheddar parut (optional)

Cara membuat:
Siapkan oven, set di suhu 180'C. Letakkan rak pemanggang di tengah oven. Saya menggunakan api bawah saja. Siapkan sehelai loyang datar untuk memanggang kue kering, alasi loyang dengan kertas baking, olesi kertas dengan margarine menggunakan kuas dan taburi tepung tipis-tipis. Sisihkan.

Note: Baca ulasan saya mengenai kertas baking dan silicone mat di cerita pengantar di atas. 


Siapkan kacang almond yang telah diiris tipis, anda bisa memperolehnya di toko bahan kue atau supermarket besar. Tuangkan irisan kacang almond secukupnya di sebuah loyang tipis. Panggang di oven dengan suhu 170'C hingga permukaan kacang sedikit kecoklatan. Keluarkan dari oven dan dinginkan. 

Note: Kacang sangat mudah menjadi matang ketika dipanggang karena itu hati-hati saat memanggang dan segera keluarkan jika permukaan kacang mulai berubah warna. 


Siapkan mangkuk, masukkan putih telur. Cara termudah untuk memisahkan putih telur dengan kuningnya adalah dengan memasukkan telur ke kulkas (chiller) hingga dingin. Kondisi dingin membuat telur mengental sehingga kuning telur tidak mudah pecah. 

Masukkan gula pasir dan garam ke dalam putih telur, kocok dengan spatula balon hingga tercampur baik dan gula larut. Masukkan campuran tepung terigu dan maizena dengan cara diayak langsung di atas adonan. Aduk rata dengan spatula balon hingga tercampur baik. 


Tambahkan mentega cair, vanilla ekstrak dan parutan kulit jeruk orange, aduk rata. Istirahatkan adonan selama 30 menit di suhu ruang.


Tuangkan 1 sendok teh adonan di permukaan kertas. Menggunakan punggung sendok makan lebarkan adonan hingga menjadi tipis, bulat dan lebar dengan diameter sekitar 6 cm. Adonan sangat lengket sehingga untuk mencegah kertas bergeser saat anda mencetak kue, pegang erat-erat kertas dengan tangan kiri sementara tangan kanan anda membentuk adonan kue. 

Semakin tipis kue yang anda buat maka teksturnya akan menjadi semakin renyah. Anda juga bisa menggunakan cetakan tuile berbentuk lingkaran yang terbuat dari alumunium untuk memastikan kue membulat cantik.

Penuhi permukaan kertas baking dengan adonan.  


Tata irisan almond panggang di permukaan kue, taburi keju cheddar parut menggunakan garpu kecil jika anda ingin menggunakan keju di atasnya. 

Panggang kue selama 3 - 5 menit atau hingga permukaannya tampak mulai sedikit kecoklatan. Jangan terlalu over memanggang karena kue mudah sekali menjadi gosong. Saat masih panas kue akan lunak dan menjadi keras ketika dingin. Jangan juga kurang waktu memanggang sehingga kue menjadi tidak renyah.

Note: Lama waktu memanggang yang saya berikan di atas bisa berbeda-beda di setiap oven, karena itu gunakan mata dan insting anda untuk menilai apakah kue telah cukup dipanggang. 


Anda juga bisa memanggang dengan menggunakan cetakan muffin silicone seperti yang saya lakukan di atas. Oleskan adonan di permukaan masing-masing cetakan tipis-tipis, taburi almond dan panggang hingga matang. 

Keluarkan dari oven, diamkan sebentar di loyang. Lepaskan dan biarkan hingga benar-benar dingin agar kue keras. Simpan kue di wadah rapat (di kulkas lebih oke) agar kue tetap renyah.  Yummy! 

Sources:
Wikipedia - Tuile
Wikia Recipes - Tuile
Web Eddy Van Damme - Almond Tuiles 



50 komentar:

  1. Mbak endangg.....apa kabarnya? Udah lama gak nengok JTT nih sayah.
    Wah 2 mggu yl saya baru makan cemilan inih...emang superrr maknyus. Kalo gak inget harga satu box bisa habis sekali embat.wekkeekekkekeeke..
    Makasih mbak resepnya...semoga bisa segera saya eksekusi. Maklum sekarang lagi ngumpulin mood-nya dulu...kikikkkiikiiki

    Widi
    Depok

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Widi, kabar saya baik2 saja Mba. Iya nih, ini camilan bener2 bikin ketagihan yaaa, syaa sendiri baru nyobain kemarin dan langsung penasaran bikin wakakka. Thanks ya!

      Hapus
  2. Sy bukan ahli bikin kue. Utamanya krn tdk punya oven dan mikser. (alesan.com) hehe.. Pernah suatu ketika berkunjung ke keponakan, salah satunya intoleran dg terigu. Berhubung kala itu liburan dan mereka ingin bermain sesuatu di dapur ibunya. Jadi deh sy iseng membuat cookies dg tepung maizena hasil penelurusan di Paman Google. Untung kakak ada mikser dan spatula balon.
    Hasilnya kue melebar tak karuan tapi tipis garing. Mirip dg penampakan crispy almond diatas. Pastinya teksture cookies dg tp.maizena berbedalah dg tp.terigu.

    tapi jgn ditanya ya mb, apa resepnya. Wong hanya coba2, sekali bikin. hahahaha....

    Dian-Solo

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Dian, thanks sharingnya Mba. Saya juga ada cookies dari maizena, resep aslinya bulat2 cantik, tapi saya trial malah jadi meleber gak keruan wakakkak.

      Hapus
  3. Loh mbak Endang, sy sdh lama mengidam2kan snack khas Surabaya yg satu ini, sampai2 sy mencoba resep lekker & crepes yg sy masak di teflon dulu br dipangggang, sungguh tdk praktis banget, walau rasanya sdh mendekati. Tdk menyangka kalau akhirnya muncul di JTT, karena sy pikir tdk semua org tahu snack ini. Apalagi yg dipakai hanya putih telurnya sj. Mengingat stok putih telur sisa membuat lapsur yg sdh jd penghuni kulkas sy selama entah brp bulan. Duh seneng banget. Sy mau deh cari silicon mat nya, atau nekat pake kertas roti biasa dioles mentega + tepung hehee....

    Kenalan sy dulu ada yg jualan snack ini di Jkt, & dikreasikan dg macam2 isian, seperti coklat, oatmeal, dll sy lupa apa sj. Makasih banyak ya mbak sdh mau sharing. Nanti jika berhasil sy akan share kan. Oya mbak, kapan hari sy imel lho, sy mau share resep; masuk tdk? Semoga berguna ya mbak :) Salam cooking n baking ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Pris, waaaak perjuangannya luar biasa yaa, hehhehe. Saya baru sekali coba dan memang kurang maksimal hasilnya karena gak setipis yang saya inginkan. Moga2 next coba bisa lebih wokeh hehehhe. Email masih banyak banget yag belum saya jawab, wakakka, tapi pasti nanti akan saya balas satu persatu walau sangat, sangat telat hehehheh. Thanks ya Mba atas sharingnya

      Hapus
  4. Jadi ingat dulu saya pernah coba coba buat macaroon(betul ga mba tulisannya?) Saya pake kertas minyak.kuenya jadi nempel hihi..makasih sdh berbagi mba lain kali bisa di coba ni cara yg mba share..

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba hana, saya udah 5 kali buat macaroon, dan gagal semua, dan salah satu kegagalan adalah kue stuck di kertas wakakkak

      Hapus
  5. Mbak. mungkin bisa pakai loyang kue lidah kucing...kan udah ada cekungan' nya...kayaknya ketipisannya pas tuh...tapi yaaa jadinya oval bukan bulet..Saya juga bete berat dgn cookies yg nempel di kertas baking, itu loh resep kuekering yg cuma pakai maizena/dari blog ini...pdhal itu cookies perdana saya,sampai ngambek berbulan" males nyoba bikin cookies yg lain :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba, keknya lidah kuncing kurang tipis ya dan tebal tengah sedangkan kue ini ketebalannya sama antara tengah dan pinggirnya, thanks ya! ^_^

      Hapus
  6. hallo mbak endang..
    mau share pengalaman sy bikin kue ini boleh ya..sebelum mbak endang share resep ini sy sudah cb pakai resep lain yg yahh kira2 hampir sama mbak..bedanya ga pakai maizena..gunanya spy apa ya mbak?
    nahh sy jg pakai kertas baking..spertinya sih kualitas bagus krn agak mahal harganya dan tidak nempel dgn kuenya..tapii mbak..sedih saya lihat kuenya tidak setipis yg sy bayangkan..ditambah kertas yg klo dipanggang skali saja jd agak keriting..membuat panggangan kedua tidak cantik..akhirnya sy nekat tidak pakai kertas..hanya loyangnya sy oles margarin agak banyak..hasilnya lebih bagus dan tipis mbak..hehehehe..tp jd harus lbh rajin nengok kue krn gampang sekali coklat..
    satu lg tips saya..benar kta mbak endang..kocok putih telurnya pakai spatula balon saja krn klo pakai mixer jd kaku sekali dan adonan akhirnya terlalu kental..sehingga saat diratakan dengan sendok di loyang agak susah..lengket sekali..
    anyway..sy ga akan nyerah bikin kue ini mbak..suami dan sy suka sekali..secara di sby belinya pun hrs antri dan mahal..hehehehe..terimakasih resepnya ya mbak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Keylaa, waah makasih sharingnya ya. Sangat2 berguna jika saya mau coba lagi next time. Terus terang percobaan pertama ini kurang maksimal hasilnya. Cuman memang susah bener bikin yang benar2 tipis yaa.

      Hapus
  7. mba endang, mau sharing niih.. hehe.
    kmrn saya coba bkin lidah kucing putih telur dari sajian sedap. ternyata saya melewatkan kalimat "mengoleskan mentega harus sangat tebal". lengket lah semua adonan di cetakan lidah kucing. akhirnya saya improvisasi mengoleskan tipis2 berbentuk bulat dan ditabur almond di atas kertas baking. lmyn sukses jadi almond cookies. cuma rasanya lebih manis daripada yang biasa dijual.

    maya-surabaya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Maya, heheheh keknya memamg kue ini mirip ama lidah kucing ya, cuman beda ketebalan saja. Lain kali mungkin saya pakai resep lidah kucing ya hehehhe. Thanks sharingnya yaaa

      Hapus
  8. kalau saya lihat di tempat yang jual, adonannya tidak cair mbak, tapi bisa dipulung trus ditekan-tekan sampai tipis gitu...

    BalasHapus
  9. Mba En...
    Saya pernah browsing resep crispy ini juga dulu.... Pas pertama buming...http://thebellainsider.blogspot.com/2011/06/almond-cookie-crisps.html?m=1
    Buka blog saya... Di sana ada link ke resep aslinya... Yg saya rasa lumayan mirip. Cm pgn mba En ngereview aja sih....
    Tp mmg mreka pake silpat :)

    Lina- sby
    Silent reader jtt

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Lina, wah makasih linknya ya, moga saya ada waktu buat coba buat hahah. dan moga sukses juga kali ini. Saya dah beli kertas baking yang oke, moga berhsil kali ini hehhehe

      Hapus
    2. *bukan blog saya
      Salah ketik itu saya.... Malah tertulis, buka blog saya hahahahaha *malu*
      Iya mba En. .. Good luck ya.... Ditunggu sukses n cerita nya

      Hapus
    3. Mbak En, tnyata bisa ga pk silpat, ga pk aluminium foil. Cm pake lengser biasa, oles bluben tipis. Nti diseroki pk spatula serok kecil.... Jadi koq mba..... :)
      Baru coba sore ini, mama saya yg kasik advice
      Tp ga worth it mba. ... Mbuat nya sama makannya cpt an makannya..... Hehehe

      Lina-sby

      Hapus
    4. Wakakka, saya belum punya silpat nih Mba, jadi thanks infonya yaa, kalau ada semangat lagi pasti akan saya coba. Memang gak worth it yaaa, makannya sebentar buangettt hehhehe

      Hapus
  10. salam kenal mbak endang,sudah coba resepnya hasilnya ok, tapi binggung nih kuning telurnya buat apaan, binggung.. maklum masih newbie... hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal mba, kuning telurnya buat campuran telur dadar saja hhehehe

      Hapus
  11. Mbak Endang, mupeng bikin almong crispy ini. Kebetulan lagi punya lumayan banyak stok putih telur di kulkas. Udah di bikin ini itu tapi kok ya gak abis2, malah nambah lagi, nambah lagi. Mo tanya donk, mbak, 2 butir putih telur tuch kira2 berapa ml yaaa ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba, 1 butir putih telur sekitar 50 ml ya. Silahkan dicoba moga sukses yaaa

      Hapus
  12. Halo Mba Endang, tempo hari saya juga dapet oleh-oleh Almond Crispy dari Surabaya, eh dapet resepnya dari mba, saya coba buat, hasilnya kue sama sekali gak lengket, saya cuma pake baking paper aja, cuma ada yang hasilnya crispy trus ada juga yang kurang crispy (seperti kata mba mungkin kurang lama bakingnya hehehe....) maklum masih newbie...anehnya, anakku malah suka yang gak crispy, makasih ya mba...

    BalasHapus
    Balasan
    1. wakakka, itu yang dari sby memang enak banget ya, masih penasaran pengen buat yang kek gitu. kayanya kurang crispy karena kurang tipis mba wakkaka

      Hapus
  13. Halo mbak Endang apa kabar? Mbak kalau pake kertas baking yg warnanya putih bisa gak ya? Kata mbak nya yg di Tbk katanya itu kertas baking yg import dan bisa dipakai beberapa kali, nah yg sy bingung bisa dipakai beberapa kali itu gmn ya mbak apa dicuci dl apa gmn sy mau Nanya sama mbak nya yg di Tbk keburu males duluan soalnya jutek amat...tp kalau sy pake manggang roti sih emang benar gak lengket sama sekali. Ditunggu jawabannya ya mbak dan makasih sebelumnya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai Mba Ayu, kertas baking ada yang gak oke juga, yang warnanya terlalu putih itu membuat adonan nempel. yang kualitasnya bagus warnanya agak transparan, gak terlalu puth dan tebal,permukaannya glossy seperti berminyak, nah yang ini baru bs buat cookies ini mba.

      yep bs pakai beberapa kali, saya biasaya kalau buat cookies setelah matang, saya lap kertasnya pakai tissue dan pakai lagi sampai kertas coklat dan jeleeek banget wakkakak. bagian belakangnya juga bisa dipakai, jadi bisa bolak balik ya

      Hapus
  14. Mbak Endang sy udah coba cookiesnya ini enak bgt mbak tp kok adonan sy encer bgt ya mbak sampai sy panggang sekitar 25 menit baru mulai mengeras. Trus setelah dicetak diloyang bleber sana sini jd satu sama yg lain gak mau bulat2 cantik mbak...Sy pakai putih telurnya 100 ml mbak sesuai dengan obrolan teman2 diatas kalau 1 btr putih telur sekitar 50 ml jd sy pakai 100 ml untuk 2 btr putih telur diresep, apa kebanyakan ya mbak? Makasih ya mbak dan maaf kalau sy banyak nanya hehehe....

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai Mba Ayu, adonan memang encer ya mba, karena itu bs dioleskan ke loyang hingga super tipis, memang susah membuatnya bulat ya, saya sendiri pakai cetakan muffin silicone, tapi hasilnya gak tipis. kue ini butuh kesabaraan dan saya sendiri terus terang belum sukses hehehe

      Hapus
  15. Salam kenal mbak, makasih resepnya ya mbak..... Saya sudah coba dan sukses hasilnya.... Bagus dan enak. Makasih ya mbak....

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo mba ivna, salam kenal juga ya mba, thanks sharingnya yaa, wah saya ikutan senang resepnya sukses dicoba.

      Hapus
  16. Hi Mbak Endang,

    Salam kenal, saya dengan mona, ijin sharing ya.

    Saya pernah kursus khusus Almond Crispy dengan berbagai rasa, hanya saja bedanya diresep tersebut menggunakan Crispy Powder (cuma satu tbk yang jual tidak juga dicantumkan merknya, tyu cake namanya, cukup familiar juga dikalangan komunitas bakuler kue rumahan), penggunaan telur yang utuh (bukan putih telur saja) dan tidak menggunakan mentega.

    Kesulitannya adalah Crispy Powder yang tidak selalu tersedia dan cuma dijual di tbk ini.

    Nah, di tbk ini juga menjual cetakan Almond Crispy custom khusus dengan dua ukuran, besar dan kecil, harganya 100rb/pc. Lumayan cukup membantu juga sih. Bisa liat2 di tyucake.com.

    Karena sangat ingin mempraktekan Almond Crispy ini, akhirnya saya googling dan untunglah di JTT Mbak Endang menulis resep ini, jadi ada option lain yang lebih mudah.

    Nah pertanyaannya, karena diresep ini menggunakan vanila ekstrak 1/2 sdt (ini cair kan mbak?), kalau menggunakan bubuk ukurannya jadi berapa? sama atau beda? Yang saya ingin gunakan adalah Vanila Milk Powder merk L'arome, suka banget dengan aromanya.

    Terima kasih ya sebelumnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Mona, salam kenal juga ya mba, dan thanks banget atas sharingya yang sangat bermanfaat sekali. wah saya belum pernah dengar tentang crispy powder, wakakkak, gak mengikuti info baking sama sekali huaaa.

      wah ternyata ada cetakannya ya, pantes saja ukurannya jadi seragam heheheh. thanks infonya ya.

      yep bs pakai vanila bubuk, saya pakai cair, kalau bubuk pakai 1/4 sendok teh saja, saya khwatir kalau bubuk ini akan terasa pahit kalau kebanyakan ya.

      sukses selalu ya mba

      Hapus
  17. mbaaakkk....punya q kq cepet mlempem yaaa???sedihnya saya :'(

    BalasHapus
    Balasan
    1. memang kue ini cepat melempem ya, kalau mau garing kudu tambah perenyah kue kering, namanya emplex.

      Hapus
  18. mba,ini kl dipanggang gak melebar ya?aku bikin,melebar kmana mana,udah kyk peta indonesia..haha..apa kurang tepung ya?..

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba mega, yep melebar mba, karena itu saya pakai cetakan muffin, setahu saya memang yang dijual itu pakai cetakan klu nggak bentuknya memang jadi gak keruan hehheheh

      Hapus
  19. saya cari2 resepnya ternyta disini... hehe saya baru pertama kali baca blognya mba.. trima kasih sharenya ya. saya dr bali pertama nyoba kue ini dikasih istri saya.. trus langsung penasaran... mmg benar.. nyetaknya yg susah .. punya saya nyatu smua.. mungkin harus sedikit dalam 1 loyang ya mbak.. btw trima kasih sudah share

    BalasHapus
    Balasan
    1. terus terang saya agak kurang sukses ketika bikin ini mas, kurang tipis jadi gak serenyah almond cookies yang beken itu heheheh. Harus pakai kertas baking atau silicone pad yang oke untuk hasil super tipis dan renyah. thanks sharingnya yaa

      Hapus
  20. Waa saya pake resep dari kokitv, kurang lebih sama persis kayak punya mba endang, dan krn ga telaten akhirnya saya kocok pake mixer. Wah lengket betul adonannya. Tapi emg kental jd kayak krim yg bs dimasukkan ke plastik segitiga itu trs dicrotin sepucuk aja. Lalu dibuletin pake punggung sendok sayur. Susahnya bukan main krn adonan sy terlalu kental. Sy sampe pake jari2 jg buat mbuletin di permukaan (kertas roti). Jadinya tipiiis bgt malah ketipisen pol wkwk. Tp renyah enak mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks mba Lady untuk sharingnya ya, saya gak berhasil bikin ini gara2 waktu itu kertas bakingnya gak bagus kualitasnya, lengket di kertas heheheh. mau coba lagi belum pede

      Hapus
  21. Makasih resepnya mba, saya akan coba.kebetulan teman saya ada yg jual loyang almond dan juga cetakan dari bahan rubber.. Doakan semoga saya sukses bikinnya ya.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. moga bs tipis dan crispy ya, kendala utama saya susah tipis

      Hapus
  22. Mbak Endang salam kenal,saya belum pernah coba buat resep almond crispy ini,tapi menurut perkiraan saya sepertinya agak mirip dengan kue lidah kucing ya mbak? yang membedakan antra lidah kucing dan almond crispy bentuk dan ketebalannya..?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Keyna, menurut saya sedikit berbeda ya, almond crispy sangat renyah sekali dan tdk serapuh lidah kucing.

      Hapus
  23. niat awal bikin kuker ini udah pede dong bakal berhasil.Setelah baca resep sana sini dan tau banyak yg gagal krn lengket, tetep pede. Pas dicoba bener ong lengket di kertas. Jadinya makan kue bonus kertas hahahaha..Belum menyerah coba lagi pake loyang oles mentega. Tambah lengket. Coba lagi loyangnya tabur tepung. Tetep lengket hahahaha..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yep, kudu pakai silpat kalau bikin kue ini hiksss. saya juga lengket kalau pakai kertas baking, pastikan kertas yang bagus kualitasnya dan ada lapisan wax diatasnya

      Hapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...