09 July 2012

Lemon, Lemon, Lemon Cake! Yey, yummy!


Lama tidak membuat cake, tiba-tiba dua hari yang lalu, sepulang kantor saya ingin sekali menyantap sepotong cake yang lembut, legit dan moist. Sambil rebahan di atas spring bed yang cozy saya sibuk membuka-buka buku kumpulan resep yang selalu menumpuk dengan manis di atas meja kamar namun jarang saya praktekkan isinya. Membeli buku resep masakan memang menjadi kegemaran yang tak tertahankan namun ketika masuk dalam taraf mempraktekkannya maka browsing resep di internet menjadi alternatif paling cepat.^_^



Pilihan saya kali ini jatuh ke cake lemon dan ini semata karena saya mencari resep yang sesuai dengan isi kulkas. Lemon dan almond bubuk. Lemonnya sendiri sudah berusia sebulan di kulkas, selain kulitnya yang sedikit kisut dan berkerut secara keseluruhan kondisinya masih baik. Sementara almondnya sendiri saya bahkan telah lupa berapa usianya, namun karena tidak ada masa kedaluarsa di pembungkusnya, maka dengan pe-de saya tetap menggunakannya. Syukurlah, hingga saat ini saya masih sehat walafiat walau seloyang cake telah masuk ke perut. ^_^


Sesuai perkiraan saya, cake ini lezat! Moist, lembut, aroma lemonnya kuat terasa dengan sedikit rasa asam lemon segar yang beradu dengan manis gula yang pas di lidah. Lemon segar memang memberikan aroma yang lezat pada cake sehingga essence lemon yang diharuskan di resep pun saya skip. Mantap! Kalau melihat tampilannya, saya cenderung beranggapan ini jenis poundcake. Cake ini tidak terlalu mengembang, ketika dipanggang hanya sedikit naik, menjadikan teksturnya terlihat dan terasa padat namun remah. Proses membuatnya sangat mudah dan cepat. Adonan bahkan tidak perlu dimikser hingga mengembang hanya dikocok hingga tercampur rata saja.


Jika anda tidak memiliki almond bubuk, anda bisa menggunakan kacang almond utuh yang banyak di jual di toko bahan kue dan supermarket besar. Giling almond menggunakan blender hingga halus dan almond bubuk siap digunakan. Almond ini membuat tekstur kue menjadi legit dan pulen serta tentu saja cita rasa gurihnya membuat cake terasa lebih yummy! Yuk, kita buat saja.


Lemon Cake
Resep diadaptasikan dari web Saveur - The Best Damn Meyer Lemon Cake  

Untuk 1 loyang cake menggunakan loyang loaf ukuran 20 x 10 x 10 cm

Bahan:
- 125 gram mentega, suhu ruang
- 250 gram gula pasir
- 2 butir telur, suhu ruang
- 180 gram tepung terigu protein rendah atau serba guna
- 1 sendok teh baking powder, gunakan yang double acting, kondisi fresh
- 1/2 sendok teh garam
- 80 gram almond bubuk
- 125 ml susu cair
- parutan kulit jeruk lemon dari 2 butir jeruk
- perasan air jeruk lemon dari 2 butir jeruk
- 1 sendok teh lemon ekstrak (essence lemon), saya tidak pakai

Cara membuat:
Siapkan oven, set di suhu 170"C. Letakkan rak pemanggang di tengah. Olesi loyang dengan mentega dan alasi dengan kertas minyak pada pemukaanya. Sisakan kertas minyak sepanjang 4 cm di kiri dan kanan sisi loyang agar kita mudah mengeluarkan cake dari loyang dengan cara menarik kertas tersebut ketika cake matang.


Siapkan mangkuk, masukkan tepung terigu, almond bubuk, garam dan baking powder, parutan kulit jeruk lemon, aduk rata menggunakan spatula.

Siapkan mangkuk mikser, masukkan mentega dan gula pasir. Kocok dengan speed rendah hingga tercampur dengan baik. Tambahkan telur satu persatu, sambil terus dikocok.

Masukkan tepung dalam 3 tahapan berselang seling dengan susu cair hingga tepung dan susu habis. Kocok terus hingga tercampur rata. Tambahkan perasan air jeruk lemon dan lemon ekstrak. Terus kocok hingga adonan tercampur baik. Matikan mikser.

Note: mikser berfungsi hanya untuk mencampur adonan jadi gunakan speed yang rendah saja.


Tuangkan adonan ke loyang yang telah disiapkan, ratakan permukaan adonan. Panggang selama 45 menit atau hingga cake matang. Test dengan lidi jika tidak ada adonan yang menempel maka cake dianggap matang.

Keluarkan dari oven, biarkan uap panasnya hilang. Menggunakan pisau tajam, sisiri bagian tepi cake yang menempel di loyang, ketika cake telah lepas, tarik kertas minyak di sisi-sisi cake hingga cake terangkat dan lepas dari loyang.

Cake siap di potong dan disantap. Yummy!

Source:
Web Saveur - The Best Damn Meyer Lemon Cake 

4 comments:

  1. I was looking for recipes from other countries than Germany because im always curious and thanks God that Google translator could help me. That´s really the best recipe site what i found because i can feel the authors passion in each word. Thank´s for this Blog. I promise i will read all articles.

    Colin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Colin, haha thanks a lot! This is so surprised that you really left a comment on this simple blog. I am flattered! Well, you promise me you will read all articles on it and it contains almost 500 articles. Haha, feel free to ask me if there are some confusing recipes in there. Success for you! ^_^

      Delete
  2. Mbak, saya mau nanya nih. saya udah coba resep ini tapi cake saya gosong di luar tapi di dalam ga mateng. jadi bingung mba, apa yang menyebabkan cake saya ga mateng. padahal waktunya sdh sy sesuaikan. thanks.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Rimma, maaf telat balasnya. Hmm, masing-masing oven memang terkadang suhunya bisa berbeda2 walau diset dengan angka yang sama, kalau dirasa cake cepat gosong sementara bagian dalam masih belum matang, turunkan suhu oven dan tutup permukaan cake dengan alumunium foil. Ini untuk mencegah cake menjadi gosong dipermukaan. Semoga membantu.

      Delete

Heloooo! Terima kasih telah berkunjung di Just Try & Taste dan meluangkan waktu anda untuk menulis sepatah dua patah kata. Walau terkadang saya tidak selalu bisa membalas setiap komentar yang datang, namun saya senang sekali bisa menerima dan membacanya.

Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen anda dalam mencoba resep-resep yang saya tampilan. Semua komentar baik di posting lama maupun baru sangat saya nantikan. ^_^

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan di artikel karena saya menggunakan setting moderasi, namun jangan khawatir, begitu saya kembali ke laptop maka hal utama yang saya lakukan adalah mengecek dan mempublish komentar anda.

Saya berusaha memberikan yang terbaik untuk membalas komentar, pertanyaan maupun sharing yang anda berikan. Walaupun saya sama sekali bukan ahli dibidang ini namun saya akan berusaha untuk mencari alternatif solusi berdasarkan pengalaman pribadi maupun dari sumber lainnya untuk menjawab pertanyaan yang masuk. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya jika ternyata saran atau solusi yang saya berikan justru membuat eksperimen anda menjadi gagal.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try & Taste. Untuk mengajukan pertanyaan dan komentar, anda juga bisa langsung email ke saya di justtryandtaste@gmail.com

Saya tunggu komentar, feedback, email dan sharing anda ya. Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Salam sukses!!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...