18 Februari 2013

Chocolate Fudge Cake: Coklat cake yang bikin nagih!



Cake coklat memang tidak ada matinya, kapan pun, dimana pun, cake ini tetap lezat disantap. Tidak perlu menunggu momen penting atau acara spesial, walaupun hanya duduk-duduk manis di rumah seperti saya week-end kemarin, tidak ada salahnya sambil mengudap cake coklat super legit sambil memandang hujan deras turun membasahi bumi. Terdengar mengenaskan? Tapi, hey tidak ada yang mengenaskan selama ditemani si manis yang membuat ketagihan ini. Cake ini sangat moist dengan tekstur yang lembut. Haa, tidak heran, berton-ton coklat dan mentega terkandung di dalamnya. Memang bukan untuk yang sedang berdiet karena kalorinya yang pasti selangit. Tapi bagi penggemar coklat umumnya dan cake coklat khususnya, cake ini bisa menjadi pilihan. Sesekali.... hmm yah, sesekali saja. ^_^


Okeh, jika anda bertanya ke saya lantas mengapa kali ini saya begitu bersemangatnya menghias cake padahal tidak ada acara spesial yang penting. Ini gara-garanya, saat hari Valentine minggu lalu, saya dan Sintya pukul sembilan malam nekat mampir ke sebuah cafe yang juga merangkap bakery di Plaza Senayan. Misi kami adalah mencicipi red velvet cake si cafe yang lumayan kondang. Ketika kami tiba disana, suasana cafe luar biasa ramai dan semua kursi nyaris penuh terisi, sialnya red velvet idaman pun telah habis, ludes terjual. Luar biasa juga, pikir saya. Sepotong cake yang sangat mahal - untuk ukuran kantong saya tentunya - begitu mudahnya terjual. Hmm, pasti rasanya memang laziz. Untuk mengobati rasa kecewa maka kami pun lantas membeli cake lainnya. Sepotong cake peanut butter berlapis selai aprikot dan sepotong cake coklat pun masuk ke kantong kertas yang disediakan. Untuk dua potong cake ini kami harus merogoh kocek sebesar seratus tiga puluh ribu rupiah. Saya tidak mau terlalu memikirkan besarnya rupiah yang harus kami bayar, karena hanya dengan seratus ribu kami berdua sebenarnya bisa mati kekenyangan di Burger King. Namun ada satu hal yang melegakan, karena walaupun mahal namun ukurannya lumayan jumbo. Sepotong cake bisa disantap paling tidak untuk tiga orang yang 'tidak terlalu kelaparan' tentunya . 

Karena semua kursi di cafe telah terisi penuh, kami pun lantas pergi ke food court plaza untuk menikmatinya. Yah, setidaknya kami bisa membeli minuman yang murah meriah sambil menyantap si cake. Saat di meja-meja lain penuh dengan pasangan yang merayakan hari Valentine, kami - dua makhluk penggila cake - sibuk menyendok potong demi potong cake sambil saling berkomentar mengenai rasanya. Menurut saya, kedua potong cake yang kami beli tidak terlalu fantastis rasanya, namun penampilannya memang super manis. Tentu saja, sesuai dengan harganya, kreatifitas memang mahal.


Jadi, sudah bisa ditebak jalan akhir ceritanya. Saya pun menjadi sedikit termotivasi untuk membuat cake coklat dengan rasa yang 'harus' lebih sedap. Bersusah payah mengandalkan kreatifitas menghias cake yang sangat minim sekali, dan membuat dapur rumah Pete menjadi acak-acakan, setiap perabot pun menjadi belepotan coklat untuk hasil yang hanya saya sendiri yang menikmatinya. Memang dari segi penampilan sangat jauh, jauh sekali dari tampilan cake di cafe di Plaza Senayan, namun untuk rasa saya berani mengatakan cake ini jauh lebih sedap. 

Tertarik untuk membuatnya? Silahkan scroll ke bawah untuk melihat resep dan cara pembuatannya ya. ^_^ 


Chocolate Fugde Cake
Resep diadaptasikan dari web Titli's Busy Kitchen - Chocolate Fudge Cake 

Untuk 1 loyang cake bulat dengan diameter 23 cm

Bahan untuk chocolate cake:
- 175 gram tepung terigu protein rendah (saya pakai Kunci Biru)
- 2 sendok teh baking powder double acting
- 40 gr coklat bubuk
- 175 gram mentega
- 150 gr gula pasir 
- 3 butir telur
- 40 gr kacang mete halus (saya menghaluskan kacang dengan coffee grinder, bisa menggunakan blender untuk biji-bijan)
- 250 - 300 ml susu cair
- 1 sendok teh vanilla ekstrak

Untuk fudge:
- 150 gram mentega, saya sarankan menggunakan mentega bukan margarine agar rasa fudge lezat dan tidak greasy (berminyak)
- 250 gram coklat blok (dark cooking chocolate)
- 40 gram gula palem
- 4 sendok makan krim kental (bisa diganti susu cair)
- 1/2 sendok teh vanila ekstrak

Cara membuat:
Membuat chocolate fudge


Siapkan mangkuk tahan panas, letakkan mangkuk diatas panci kecil berisi air panas. Masukkan mentega ke dalam mangkuk dan hidupkan kompor. Kita akan melelehkan mentega dengan teknik tim (double boiler). 


Panaskan hingga mentega meleleh sambil diaduk-aduk. Masukkan potongan coklat blok. Aduk-aduk selama coklat dimasak hingga semua coklat leleh dan smooth. Tambahkan gula palem, aduk rata hingga gula larut.

Angkat mangkuk dari kompor, masukkan krim kental dan vanila ekstrak, aduk hingga tercampur baik. Tutup permukaan mangkuk dengan plastic wrap. Simpan di kulkas hingga dibutuhkan nantinya.

Membuat cake:
Siapkan oven, set disuhu 165'C. Letakkan rak pemanggang di tengah oven. Olesi permukaan loyang dengan mentega dan taburi dengan tepung. Alasi bagian bawah loyang dengan kertas baking. Sisihkan.
 

Siapkan mangkuk, masukkan bahan kering sambil diayak (tepung terigu, baking powder, bubuk coklat). Sisihkan. 


Siapkan mangkuk mikser, masukkan mentega/margarine dan gula pasir. Kocok dengan kecepatan sedang hingga mentega putih dan mengembang. Tambahkan telur, sambil terus dikocok. Pastikan telur tercampur dengan baik sebelum menambahkan telur berikutnya. 


Kurangi kecepatan mikser menjadi paling rendah, masukkan campuran tepung bergantian dengan susu cair sambil dikocok hingga adonan menjadi tercampur baik. Tambahkan kacang mete yang dihaluskan dan vanila ekstrak. Kocok hingga rata, matikan mikser. Jangan terlalu lama mengocok (over mixing), cake akan menjadi terlalu kering.

Note: Takaran susu cair bisa anda sesuaikan dengan kelembaban tepung, jika adonan terlalu pekat tambahkan susu cair. Jika kurang cairan  maka cake akan kering, pecah di permukaannya, dan terlalu remah. 

Cake yang saya buat sedikit kurang cairan dan suhu terlalu tinggi sehingga permukaannya pecah dan cake agak remah saat dipotong. 

Tuangkan adonan ke dalam loyang, ratakan permukaan cake dengan spatula hingga smooth. Panggang cake selama 30 - 40 menit atau test kematangan cake dengan menusukkan tusuk gigi ke tengah cake.  Pada tahap ini, cake terasa lentur dan kenyal kala ditekan

Diamkan cake selama 5 menit di dalam loyang, balikkan cake ke rak kawat dan biarkan hingga benar-benar dingin.

Note: Anda bisa juga memanggang cake dengan membagi adonan menjadi 2 bagian di 2 buah loyang dengan ukuran yang sama. Cara ini membuat anda tidak perlu mengiris cake menjadi dua bagian seperti yang saya lakukan.


Jika cake benar-benar telah dingin, bagi cake menjadi dua bagian dengan mengirisnya dengan pisau atau gunakan benang untuk permukaan yang halus. 

Tips agar cake mudah dipotong dan tidak hancur dan remah adalah dengan memasukkan cake ke dalam freezer, dalam kondisi setengah beku dan agak keras membuat kita mudah mengiris cake tanpa membuatnya remah dan hancur. 

Keluarkan coklat fudge dari kulkas, aduk dengan spatula hingga fudge menjadi smooth, fudge harus padat tapi mudah untuk dioleskan, mirip seperti mentega di suhu ruang. Jika fudge terlalu keras, tim kembali sebentar hingga agak lembek, jika terlalu lembek masukkan sebentar ke dalam kulkas hingga mengeras. 

Olesi salah satu permukaan cake dengan coklat fudge hingga rata. Tumpukkan bagian cake lainnya ke atas coklat fudge dan tekan hingga rapat.


Olesi permukaan cake dengan sisa fudge hingga seluruh permukaan cake tertutup. Jika masih ada sisa fudge, anda bisa gunakan untuk menghias cake dengan memasukkannya ke dalam plastik segitiga yang ujungnya telah diberi spuit kembang yang besar. Semprotkan fudge mengelilingi cake. 

Anda bisa menghias cake dengan cherry merah seperti yang saya lakukan, atau taburan meses,  semua kembali ke kreatifitas anda masing-masing. 

Simpan cake di kulkas hingga coklat fudge mengeras,baru cake bisa dipotong. Yummy!

Source:
Web Titli's Busy Kitchen - Chocolate Fudge Cake 



103 komentar:

  1. ayo mbak endang...buat cake dekorasi yg lain dong..(kyk pake fondant gt) biar kita contek....qiqiqi...
    soalnya resep2 cake yg udh saya coba selama ini rasanya top maarkotop, dan anti gagal...
    Ditunggu ya mbak.....:)
    thx ==dina==

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Dina, hiiks maunya juga begitu, cuman cake dekorasi ini memakan biaya dan saya juga gak suka rasanya terlalu berat kalorinya hehehhe. Kemarin saja habis difoto2, saya ambil lagi coklat toppingnya, cake dimakan tanpa topping hehehhe

      Hapus
  2. Inna penasaran ama nama cafenya itu mbak Endang. :D,
    130k untuk 2 slice cake...duh, mahalnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Union Cafe Mba Ina, di Plaza Senayan lantai dasar hehhehehe

      Hapus
  3. mbak ini kacang mentenya yg sdh matang ato bisa yg blm digoreng

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sayua pakai yang masih mentah Mba Ratu, dan aromanya kurang gurih. Saran saya pakai saja yang sudah disangrai atau goreng, aromanya lebih mantep.

      Hapus
  4. Heeemm enaak nh kayaknya.. Tapi gak bisa bikiinnya.. Gak ada alatnya... T_T

    BalasHapus
  5. Salam kenal Mba,, Saya Regina.., pengen cobain ini resep,, kayaknya sedep neh, hehee :) Mbak boleh request gak, postingin doong resep kue apem yang kenyal, mekar, tapi gak kuat banget aroma ragi/ tape nya (saya tidak terlalu suka dengan tape). Dari tadi nanya oom google koq gak nemu2. makasi sebelumnya!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Regina, silahkan dicoba ya. Yep, saya juga lagi mimpi pengen bikin apem gula merah yang sedep banget, saya suka beli di mall sebelah kantor, mantep rasanya. ntar saya trial dulu ya hahahha

      Hapus
  6. Kayaknya enak ya mbak.Cuma serem bayangin kalorinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yepp, setuju, kemarin sisa 3 iris saya kasih tetangga, ngeri kalau saya sikat sendiri hehehe

      Hapus
  7. Mau nanya mbak. Kalo gula palem untuk fudge diganti gula pasir biasa nggak bisa ya? Atau mungkin ada bahan pengganti lainnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa Mba, seharusnya pakai brown sugar, cuman di Indonesia kan susah gula ini ditemukan.

      Hapus
  8. Kayaknya yummy nih mbak. Mbak cake yang ini gak ada yang versi kukusnya? Pengen cepet2 coba bikin tapi gak ada oven. T.T (Dini)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hmm, belum coba versi kukusnya, tapi sepertinya bisa dikukus. pakai api kecil saja dan jika sudah matang jangan langsung dikeluarkan dari loyang, tapi dinginkan dulu. Dimasukkan ke kulkas lebh baik agar cake padat dan tidak hancur saat keluar loyang. Cake dengan banyak mentega sebaiknya didinginkan dulu sebelum keluar loyang.

      Hapus
  9. terima kasih resepnya mbak... sudah saya coba dan hasilnya cocok sekali dengan lidahku...:D
    keren :)

    BalasHapus
  10. mb kalo kacang medenya di ganti kacang tanah enak g yah?n mentega yg buat cakenya bisa pake margarin aja kah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebenaranya resep aslinya menggunakan kacang almond, saya ganti dengan mete karena almond mahal. Kalau kacang tanah rasanya mungkin agak beda karena taste kacang tanah yang unik, dan teksturnya keras ya, tapi tetap bisa kok. Bisa pakai margarine kok.

      Hapus
  11. halo mba kl boleh tau itu spuit kembangnya pake merk apa yg no.brp ya? tengkiu

    nisa

    BalasHapus
    Balasan
    1. waduh saya paling gak pernah hapal untuk alat2 baking wakakka, kayanya yang paling besar deh, merknya saya gak tahu hehehhe

      Hapus
  12. wow, ini dcc nya 250gr mb? ga bs dikurangi ya? untuk cake ini manisnya pas atau kemanisan? cocok gak ya utk kue ultah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kurangi saja Mba, emang terlalu banyak menurut saya, dan menteganya juga dikurangi supaya gak terlalu berlemak. Tappi kalau untuk frosting coklat saya lebih suka resep yang ini dari Joy of Baking: http://www.justtryandtaste.com/2011/09/cake-coklat-pisang-chocolate-banana.html

      Hapus
    2. Untuk rasa manisnya, sedikit kemanisan ya, kurangi gulanya dikit. Buat kue ultah oke kok Mba ^_^

      Hapus
  13. Mbaa aku mau coba reseppnya.. Looks so yummy! Thanks yaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. yep, cake coklaynya nendang banget, kalau menurut saya enak gak usah pakai topping. pakai topping jadi berat banget hehehhe

      Hapus
  14. mbak mau tanya,,gula palemnya bisa diganti sama gula halus gak? hehehe

    BalasHapus
  15. Mba Endang,
    Punya resep cream utk cake ultah?
    Rencananya sy mau buat kue ini tapi topping nya diganti jadi cream ga coklat :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba, kalau mau cream yang buttercream (bahan dasar mentega/margarine) pakai resep ini bisa: http://www.justtryandtaste.com/2011/03/kari-ayam-dan-nanas.html

      kalau mau dr cream cheese, pakai resep ini saja: http://www.justtryandtaste.com/2013/03/red-velvet-cake-versi-kukus-yang-ini.html

      saya lebih suka yang creamcheese hehehheh

      Hapus
    2. Mba, utk yg buttercream nya sy cek di link yg dikasih koch ga ada ttg buttercream ya?
      Resepnya ttg kari ayam bukan cake :)

      Kalau pakai cream cheese cocok ya kue ini?

      Hapus
    3. Haiyaaa, wakakakak, maaf saya mau jawab pertanyaan yang lain malah saya copy kesini linknya, kacau banget hahahha.

      ini resep buttercream http://www.justtryandtaste.com/2011/10/brownies-lezat-legit-ala-chanti.html

      saya rasa cream cheese enak kok buat toping kue apapun hehehe.

      Hapus
    4. He...he.. :D Kali ini link nya sdh benar
      Terima kasih utk resepnya. Sy pilih cream cheese dech soalnya sy suka coklat n cheese :p
      Mudah2an bln dpn berhasil bikin kue ini utk birthday cake anak sy ^.^

      Hapus
    5. Mba Endang,
      Laporan.....cakenya sukses :)
      Byk yg suka n bil enak kuenya. Pada kagum sy bikin kue ultah sendiri :D
      Kmrn juga pas party nya sy bikin siomay resep mba Endang. Tmn2 dari Indonesia pd suka, mengobati kerinduan makanan kampung halaman :) tmn2 yg org sini juga seneng baru pertama kali mkn mknan Indonesia :)
      Makaci ya....

      Hapus
    6. Halo Mba, waah senangnya. sip, thanks sharingnya ya, kalau sering2 disuruh cicip masakan indo lama2 mereka tahu juga makanan kita enak2 hehehheh

      Hapus
  16. Mbak mw tanya, seandainya baking powdernya pakai yg biasa aja boleh gak mbak?
    Pengen banget nyoba bikin resepnya tapi baking powdernya gak punya yg double acting.hehehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai Mba, banyak yang pakai BP biasa dan oke2 saja, mungkin kualitas BPnya bagus ya. saya selama ini selalu gagal karena itu saya pasti pakai BP double acting. Saya rasa resep diatas bisa ya, karena adonan dikocok hingga kembang jadi membantu BP juga untuk bekerja.

      Hapus
  17. hai mbak, saya sudah praktek bikin resepnya dan hasilnya wow..... very very moist, legit banget, saya hias pakai butter cream beli di toko roti dan jadilah kue ultah buat putri tercinta. makasih resepnya mbak ......

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba, mantep banget, keknya ultahnya sukses tuh hehheh. thanks sharingnya yaa.

      Hapus
  18. aduuh enak banget yaa mba saya jadi mau coba di rumahh

    BalasHapus
    Balasan
    1. silahkan mba, yep ini cake memang enak hehehh

      Hapus
  19. Itu cake-nya pakai dcc atau coklat bubuk ya mba?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai, sori resepnya bikin bingung ya, sudah saya koreksi. Utuk cake pakai coklat bubuk, untuk topping pakai DCC ya. Thanks atas pertanyaannya.

      Hapus
  20. hai mau nannya nih mba endang aku punya buku resep dan resepnya pakek plain coklat yag katanya minimal mengandung cocoa 53 % itu sama aja kaya dark choco?

    BalasHapus
  21. mba.. kalo pake oven listrik pake api atas-bawah kah? terimakasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. yep, saya selalu menggunakan api atas bawah untuk semua kue/cake/cookies yang saya buat

      Hapus
  22. Halo mbak Endang, salam kenal. :) kmrn nyoba resep ini, frostingnya agak asin (mungkin krn pke salted butter) trus gula palemnya msh berasa butirannyaa :( aapa emang haruss ngaduk lama y sampe butiran gula nyatu?

    BalasHapus
  23. Hai salam kenal, kalau pakai salted butter skip garam (jika diresep pakai garam), gunakan gula palm yang butirannya super halus, dan aduk agak lama.

    BalasHapus
  24. haii mbak, wahh keliatannya enak banget, it kalo semisal ak ovennya pake oven kompor bisa kah ? harus brp lama ngovennya ? skalian mau tnya, mentega yg dipake unsalted kah ? terimakasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pakai oven kompor bisa kok, lama mengoven bisa beda2 ya, tergantung ovennya juga, kalau saya biasanya saya cek saja dan test pakai lidi, jadi gak terpatok waktu.

      pakai mentega yang usalted ya.

      Hapus
  25. Salam kenal mbak, mau nanya nie krim kental bentuknya gimana ya? Fungsinya buat apa mbak? Thx

    BalasHapus
    Balasan
    1. krim kental itu kepala susu ya Mba, mirip seperti susu cair tapi sangat kental, rasanya tawar dan gurih. fungsinya macam2, untuk membuat makanan lebih sedap, atau untuk dikocok hingga kaku buat hiasan cake. ada di supermarket besar di bagian dairy food. namanya biasanya cooking cream atau whipping cream

      Hapus
  26. Halo mba Endang, mau tanya itu pakai loyang ukuran brp cm ya? Takut kegedean loyang ntar jadi pendek kuenya :) hehe -Sondang-

    BalasHapus
    Balasan
    1. kayanya kalau mau pakai loyang kotak yang ukuran 20x20 cm saja Mba biar kuenya agak tinggi, kalau yang 23 cm terlalu lebar ya

      Hapus
  27. mbak, mau lapor, cake'nya sukses, manisnya pas, kmrn bikin ini buat kue ultah ibuk, ibuk suka sekali :3 makasii yaa mb buat resepnya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba, sipp, thanks sharingnya ya, senang sekali Ibunya suka ya. salam

      Hapus
  28. Hai mbak salam kenal.aku lenny.ibu 2 org anak yg males umeg didapur.hehe.but i must do it.ada anak n suami gitu loh.haha.ga sengaja nemu blog mbak endang,wkt ngetik moist chocolate cake.ijin contek ya mbak.penampakannya kayak cake nya bang gordon ramsay.diet stop dulu dah.hihi.thanks dah share ya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Lenny, salam kenal ya Mba. Silahkan dicontek resepya Mba, moga suka dan sukses dicoba. Thanks sudah bersedia mampir di JTT ya, sukses selalu ^_^

      Hapus
  29. mba ngolesi loyangnya pake apa?aku pake mentega aja kok susa keluar ya hiks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau pakai loyang alumunium harus pakai mentega dan taburi tepung ya Mba, seperti instruksi saya diatas. kalau pakai teflon baru pakai mentega saja gpp.

      Hapus
    2. mba aku kmrn resep cupcake jadiin kue loyangan 18cm, itu ga bs kluar salah resep nya ato gmn ya mba?wkakka jadinya patah gitu pas dkluarin

      Hapus
    3. loyangnya mungkin gak diolesi dengan mentega dan tepung dengan baik ya? jadinya lengket kali hehehhe

      Hapus
    4. aku ga kasi tpung mba soalny kalo kasi tpung bknnya tar jadi putih2 kue nya ya? :(

      Hapus
    5. kalau gak mau ditaburi tepung alasi dengan kertas baking Mba bagian dasar loyang, hehehe

      Hapus
  30. Mba mo tanya, aq dh bkin tfi hasilnya koq bantat ya? Waktu mikser mentega waktu itu menteganya msh dingin, bru dkluarin dri kulkas, afa itu Fenyebabnya? Tfi tetaf enak koq..

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo mba, mentega kalau untuk dimikser sebaiknya jangan keluar kulkas tapi mentega suhu ruang, kondisi lembek sehingga akan mengembang maksimal saat di kocok. selain itu mungkin baking powder yang digunakan juga mempengaruhi, pakai yang double acting ya.

      ini link yang bsa dibaca mengenai baking powder;
      http://www.justtryandtaste.com/2011/06/mengenal-baking-powder-baking-soda.html

      Hapus
  31. Halo mbak, kalo cake nya dimasukin ke kulkas fudge nya keras gk ya ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Fudgenya akan memadat, kalau keras seperti coklat blok ya nggak ya.

      Hapus
  32. halo mbak Endang, saya riska lg. sebelumnya thank's ya udh dijwb prtanyaan saya di postingan mbak yg di nastar ala ny. liem.

    saya mau tanya lg ya mbak, klu untuk cake yg ini pd CAKE nya mba pake mentega merk apa?...
    trus untuk FUGDE nya jg mbak endang pake mentega merk apa?...
    saya tertarik sm cake ini untuk base cake ultah anak saya nanti. sepertinya cocok ya kan mbak cake ini base cake ultah anak2?...atau barangkali mbak endang ada saran cake yg lain yg lebih cocok utk dasar cake ultah di resep2 cake mbak yg lainnya?...

    saya ingin bikin cake sendiri untuk ultah anak saya nanti, cake yg simple,yg tidak terlalu ribet,tidak trlalu mahal & tdk susah bahan2nya tp rasanya tetap uenak hehe... (emak2 medit hehehe...)

    maaf ya mbak Endang saya repotkan dgn pertanyaan2 saya yang sangat pemula ini.

    terima kasih banyak - Riska

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo mba Riska, cake diatas bisa dipakai untuk cake ultah ya. untuk mentega saya biasa pakai merk orchid atau wysman. Wysman aromanya lebih nendang dan harum. Cake diatas nggak ribet kok buatnya dan rasanya juga mantep. Silahkan dicoba Mba.

      Hapus
    2. Hai mbak endang. sayangnya orchid dan wysman belum ada di tempat saya ini mbak, ada pernah saya liat merk elle & vire kemasan kotak gitu, itu pun saya hanya liat di satu super market aja, dan mahal ya ternyata bagi kocek saya. mentega kiloan nya jg yg ada hanya merk Mitra, belum ada merk Margarita.

      untuk Fudge nya bs ga ya mba pakai mentega kiloan aja?... apa akan pengaruh banget dirasa ya?...

      Riska.

      Hapus
  33. Hai mbak endang. sayangnya orchid dan wysman belum ada di tempat saya ini mbak, ada pernah saya liat merk elle & vire kemasan kotak gitu, itu pun saya hanya liat di satu super market aja, dan mahal ya ternyata bagi kocek saya. mentega kiloan nya jg yg ada hanya merk Mitra, belum ada merk Margarita.

    untuk Fudge nya bisa ga ya mba pakai mentega kiloan aja atau mentega putih utk buat butter cream gitu?... apa akan pengaruh banget dirasa ya?...

    treima kasih - Riska.








    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Riska, bisa pakai elle n vire itu jenis butter juga ya, dan rasanya lebih oke dibandingkan margarine walau kalau dibandigkan wysman memang kurang nendang.

      pakai mentega kiloan oke juga kok atau margarine gpp Mba, memang margarine gak seoke mentega rasanya tapi tetap bs. dicoba saja dulu pakai 1/2 resep mba, dan lihat hasilnya,

      Hapus
  34. salam kenal mbak endang, saya ema di denpasar.. untuk tepungnya bisa pake segitiga biru-kah? trs apa tetep bisa bagus n enak hasilnya? saya pengen buat utk ultah anak saya tgl 13 maret bsk ini tp yg versi kukus, gak punya oven mbak :( pengennya sih nyoba dulu apa bisa dikukus, tp kayaknya udh gak keburu waktunya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Ema, bisa pakai tepug segitiga biru ya, gak masalah kok, hasilnya akan tetap bagus. Dikukus juga oke kok Mba ^_^, moga sukses ultahnya ya!

      Hapus
  35. Mba endang yg baik, tu blender kacant medenya smpi benar2 halus menjadi tepung gitu kah mba?... bukan smpi jd kayak kita mau buat selai gitu kan?...

    Terima kasih
    Suci.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Suci, sampai halus seperti tepung, bukan sampai menggumpal seperti selai yaa, ntar susah diaduk dengan adonan. asal sudah halus tapi masih buyar kacangnya oke yaaa

      Hapus
  36. mbaa endang makasiiih ya resep dan trik nya. aku berhasil loh! enak beneran, bikin nagih. ini cake pertama ku dan jadi cake ulang tahun. senneeeeng banget. makasiiiih sekali lagi mbaaaa hehehee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Mina, thanks sharingnya ya, senang sekali cake nya sukses dicoba ya!

      Hapus
  37. hi mba endang salam kenal sebelumnya ak juga fans mba lo ini resep ketiga yg mau sy buat sebelumnya resep puding dgn brownies ny liem dgn 2 telur saja.ak mau tanya mba beda mentega dg margarin apa ya mba sekalian tlg dikasitau nama produk mentega dgn margarin ya mba.selama ini yg aku tau margarin sama aja dgn mentega yaitu blueband biasa or yg blueband cookie.ini ak mau pake blueband cookie yg ready dirumah mba.hasilnya bgm ya mba klo ak pake blue band cookie?resep ini bt hut anak saya yg ke 2 mba tp klo toping or hiasannya ak mau pake selain diatas ada alternatif lain ndk ya mba??menunggu saran dr mba endang.maaf byk nanya ya mba.trimakasih sebelumnya salam sukses dari vida bontang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Vida, margarine terbuat dari lemak tumbuhan sedangkan mentega terbuat dari susu hewan ternak ya. Mentega memiliki rasa dan aroma lebih sedap dibandingkan margarine. Merk mentega banyak, misal Anchor, Elle n Vire, Wysman. Blue band itu merk margarine ya mba. So far pakai blue band oke juga buat cookies atau cake, tapi sebaiknya di mix saja, margarine dan mentega 1 :1.

      topping bisa pakai coklat, cream cheese, krim kental dikocok, atau buttercream, resepnya banyak di JTT ya mba,

      Hapus
  38. mba endang thx bt ilmunya ya..sukses selalu mba jgn bosen2 kasi resep yg oke and balas coment2 fans mba ya.sekarang semenjak tau blog mba sy ndk lirik ketempat yg lain cos haslnya byk yg tdk sesuai selera klo blog mba ini hasilnya top deh apalagi tiap resep disertai dgn penjelasan foto and tips2nya yg itu jarang ada mba.saya and suami sebelumnya sampe beli kitab masakan mba yg tebelnya seperti kamus tapi tidak sy sentuh hehehehe.mba ada resep red velvet kah?boleh di share mba.trimakasih byk ya mba gbu vida bontang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Vida, thanks sharingnya ya. Senang sekali JTT disuka dan resepnya bermanfaat.

      ini link red velvet cake ya:
      http://www.justtryandtaste.com/2013/03/red-velvet-cake-versi-kukus-yang-ini.html

      Hapus
  39. Mba endang,.kalau resep ini mau dibikin cupcake bisa kn mba?semua nya sama kan mba bahan&cara nya? -Tya-

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba tya, yep bisa ya, sama ya bahan dan prosesnya

      Hapus
  40. mba kalau boleh tau resep cake coklat andalan mba yg mana? :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. waah saya bingung juga, banyak yang enak ya dan mirip2 sih rasanya. Tapi mungkin cake coklat ini yang saya lebih cocok, karena mudah dibuat juga dan enak:
      http://www.justtryandtaste.com/2011/06/cake-coklat-kukus-lapis-selai.html

      Hapus
    2. mba kalo resep green tea cake ada ga?suka bgd sama green tea tp ga nemu resep yg pas hehe barangkali mba punya? :D

      Hapus
    3. halo mba, sayangnya saya belum pernah coba green tea cake, kalau sudah pasti akan saya share ya.

      Hapus
  41. mba, kalo susu cair bisa diganti susu bubuk?takarannya jd berapa?tq

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa mba, mencairkan susu bubuk lihat kemasan saja mba, ada tertera disana ya, kalau mau enak buat yang agak kental

      Hapus
  42. mbak endang, mau tanya ya soalnya saya masih pemula... kalau permukaan loyang sudah diolesi mentega dan ditaburi tepung, knp msh hrs dialasi dengan kertas baking ya ?

    Salam, emily

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba emily, sebenarnya kalau pakai kertas baking loyang gak diolesi margarine gak papa ya, tapi saya suka oles supaya kertas mau lengket ke loyang, sehingga tidak bergelombang dan adonan gak masuk ke bwh kertas, dan kadang kertas juga saya olesi karena ada jenis yang kualitasnya gak oke sehingga tetap lengket di kue ya

      Hapus
  43. Halo Mba Endang.. saya sudah coba kuenya hari ini. Enak sekali. Fudge saya buat 1/2 resep saja, soalnya serem liat kalorinya hehe...
    Mau tanya, fudge nya mengeras sehingga sulit dipotong kalau kue baru dikeluarkan dari kulkas. Harus didiamkan dulu kira2 15 menit supaya lebih lembut. Apa memang begitu ya Mba ?

    Salam,
    Emily

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Emily, yep fudge mengandung mentega dan DCC jadi akan mengeras ketika masuk kulkas ya, jadi harus didiamkan di suhu ruang supaya lunak kembali

      Hapus
  44. Mbaaakk.. Saya sudah eksekusi cake ini untuk ulang tahun anak saya. Rasanya mantab banget. Anak saya suka, suami juga bilang enak, puas deh pokoknya. Terima kasih ya mbak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo mba martha, thanks sharingnya ya, senang sekali resepnya disuka ya mba ^_^

      Hapus
  45. Enaak mba, saya bikin edisi lebaran tanpa topping tapi tetap wueenak...
    Makasii yaa mbaa resepnya. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba Risa, thanks sharingnya yaaa, yep skip saja toppingnya, saya sediri lebih suka tanpa topping yaaa, cuman kan kudu difoto buat blog jadiii ya tetrpaksa pakai topping wakakak

      Hapus

Heloooo! Terima kasih telah berkunjung di Just Try andTaste. Walau terkadang saya tidak selalu bisa membalas setiap komentar yang datang, namun saya senang sekali bisa menerima dan membacanya.

Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen anda dalam mencoba resep-resep yang saya tampilan. Semua komentar baik di posting lama maupun baru sangat saya nantikan. ^_^

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan di artikel karena saya menggunakan setting moderasi, namun jangan khawatir, begitu saya kembali ke laptop maka hal utama yang saya lakukan adalah mengecek dan mempublish komentar anda.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste. Untuk mengajukan pertanyaan dan komentar, anda juga bisa langsung email ke saya di endangindriani@justtryandtaste.com

Saya tunggu komentar, feedback, email dan sharing anda ya. Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...