14 February 2013

Red Velvet Cupcakes dengan Cream Cheese Frosting & Happy Valentine's Day 2013 ^_^


Seperti apa sih red velvet cake yang lezat? Adik saya, Wiwin, pernah bercerita ke saya mengenai sepotong cake merah marun ini yang dibelinya di sebuah bakery di Plaza Senayan. Wiwin menggambarkannya sebagai cake super duper dan paling enak yang pernah disantapnya. Tidak heran harganya pun fantastis, sepotong kecil cake dibandrol lebih dari lima puluh ribu rupiah. Tentu saja packaging yang manis berperan mendongkrak harga cake menjadi berlipat-lipat. Walau air liur menetes-netes saat kami membahasnya, tetap saja saya enggan untuk mencoba turut membelinya. Tidak masuk akal sekali rasanya sepotong kecil cake dihargai hingga semahal itu. Kepala saya justru mulai bertanya-tanya, bahan apakah gerangan yang digunakan untuk membuat si red velvet hingga konon katanya rasanya luar biasa laziz. ^_^



Red velvet merupakan cake dengan warna merah gelap, merah cerah atau merah kecoklatan. Versi tradisionalnya cake ini dibuat sebagai cake lapis (layer cake) dan di beri topping cream cheese atau roux icing. Warnanya yang kemerahan dihasilkan dari perwarna makanan yang ditambahkan ke adonan. Bahan yang umum digunakan untuk membuat red velvet adalah buttermilk, mentega, tepung, coklat bubuk, akar bit dan pewarna makanan berwarna merah. 

James Beard dalam American Cookery tahun 1972, menjelaskan tiga jenis red velvet cake yang masing-masing berbeda dari sisi komposisi lemak dan mentega, serta minyak sayur yang digunakan. Ketiga jenis cake tersebut semuanya menggunakan pewarna makanan merah, namun reaksi yang terjadi dari vinegar yang asam dan buttermilk sepertinya membuat warna merah anthocyanin yang terdapat di dalam coklat bubuk menjadi lebih menonjol, selain itu juga menjaga cake agar tetap moist, mengembang dan ringan. Sebelum bubuk coklat jenis 'Dutch Processed' diperkenalkan secara luas maka warna merah lebih umum ditampilkan. Penambahan bubuk coklat menciptakan warna merah gelap yang alami yang mungkin menjadi sebab mengapa cake ini menyandang nama 'red velvet' sebagaimana kue bernama 'Devil's Food' dan kue-kue sejenis lainnya.


Kembali ke cupcakes yang saya posting ini. Untuk membuat cupcakes ini sangat mudah. Seperti biasa bahan kering dan basah dipisahkan terlebih dahulu dan dicampur secara terpisah, baru kemudian setelah semua bahan basah dikocok maka bahan kering seperti tepung terigu dan teman-temannya dimasukkan. Anda bisa menggunakan mentega yang dikocok terlebih dahulu dengan gula pasir hingga kembang, atau gunakan versi simple dengan mencairkan mentega (bisa diganti dengan margarine dan minyak sayur) dan mencampurnya langsung dengan telur dan bahan lainnya dengan menggunakan mikser. Seperti yang telah dijelaskan di paragraph di atas, cake ini menggunakan white vinegar yang jika bereaksi dengan buttermilk akan membuat warna coklat bubuk menjadi gelap dan kemerahan. Selain itu juga membuat cake menjadi lebih lembut, ringan dan moist. Untuk buttermilk, karena sulit mencarinya di Indonesia, maka anda bisa membuat buttermilk sendiri dengan mencampurkan 250 ml susu cair dengan 1 sendok makan white vinegar (bisa diganti dengan air jeruk lemon/jeruk nipis). Saya mengganti susu cair dengan krim kental agar rasa cake lebih nendang.


Satu hal lagi jika anda berminat untuk membuat cake ini, isi kertas cupcake 3/4 tinggi kertas agar cake membulat cantik dan jangan memanggangnya hingga permukaan cake terlalu kering, memanggang terlalu lama akan membuatnya kurang moist, teksturnya menjadi kering dan terlalu remah. Gunakan pewarna makanan yang berkualitas baik, karena cake ini membutuhkan dosis pewarna yang cukup banyak untuk membuat warna merahnya keluar dengan cantik. Anda bisa menggunakan pewarna merah alami seperti bit merah jika enggan berurusan dengan pewarna sintetis.

Untuk teksturnya, cake ini moist, lembut dan ringan namun menurut saya rasanya sendiri tidak terlalu istimewa. Tidak seperti bayangan saya semula. Walau moist dan lembut namun kurang creamy untuk lidah saya. Next time jika saya akan membuatnya lagi, saya akan mencoba memasukkan porsi cream cheese ke dalamnya, mungkin mampu mendongkrak rasanya. Jika anda berminat, berikut resep dan proses pembuatannya ya.


Red Velvet Cupcakes dengan Cream Cheese Frosting
Resep diadaptasikan dari Annie's Eats - Red Velvet Cupcakes

Untuk 20 - 24 buah cupcakes 

Bahan:
- 345 gr tepung terigu protein rendah
- 1/2 sendok teh baking soda
- 1 sendok teh baking powder, saya pakai double acting BP
- 1 1/2  sendok makan bubuk coklat
- 1 sendok teh garam
- 2 butir telur ukuran besar
- 375 ml mentega/margarine, dicairkan (bisa diganti dengan minyak sayur)
- 300 gr gula pasir
- 250 ml krim kental + 1 sendok makan white vinegar, diamkan 10 menit (resep asli menggunakan buttermilk)
- 2 sendok makan pewarna merah makanan cair
- 1 sendok teh vanila ekstrak
- 1 sendok teh distilled white vinegar, bisa diganti dengan air jeruk nipis/lemon

Topping: Cream cheese frosting
- 140 gram cream cheese
- 3 sendok makan mentega
- 185 gram gula bubuk
- 2 sendok teh vanila ekstrak   

Cara membuat:
Siapkan oven, panaskan disuhu 165'C. Letakkan rak pemanggang di tengah oven. Siapkan loyang cupcake/muffin, alasi dengan kertas cupcake. Sisihkan.


Siapkan mangkuk besar, ayak tepung terigu, coklat bubuk, baking soda, dan baking powder. Sisihkan.

Siapkan mangkuk mikser, masukkan mentega dan gula pasir, kocok dengan speed sedang hingga tercampur baik. Tambahkan telur, krim kental, pewarna merah, vanila ekstrak, garam dan vinegar, kocok dengan speed sedang hingga rata dan kental. 


Kurangi kecepatan mikser menjadi paling rendah. Masukkan tepung terigu secara bertahap sambil terus dikocok hingga tercampur baik. Matikan mikser.  Jangan terlalu lama mengocok jika tepung telah masuk ke adonan karena akan membuat cake menjadi keras.

Masukkan adonan ke dalam mangkuk cupcake, isi adonan hingga setinggi 3/4 tinggi mangkuk. Panggang di dalam oven selama 20 - 25 menit, putar-putar loyang selama dipanggang agar kue matang merata. 


Jika permukaan kue terlihat mulai mengeras namun bagian tengahnya masih moist keluarkan dari oven, test dengan tusuk gigi, jika bagian dalam masih basah panggang kembali sebentar. 

Note: jangan terlalu lama memanggang hingga permukaan cake kecoklatan, cake menjadi kering dan tidak moist.

Keluarkan cake dari loyang dan dinginkan di rak kawat hingga benar-benar dingin, sebelum frosting disemprotkan.

Membuat frosting
Siapkan mangkuk mikser, masukkan cream cheese dan mentega, kocok dengan mikser kecepatan sedang hingga putih, mengembang dan ringan. Kira-kira 2-3 menit. Kurangi kecepatan mikser menjadi sangat rendah, masukkan gula bubuk dan kocok dengan kecepatan rendah hingga tercampur baik. 

Naikkan kecepatan mikser menjadi sedang, kocok kembali selama 2-3 menit. Masukkan vanilla ekstrak dan kocok hingga tercampur rata. Matikan miser, masukkan cream cheese ke dalam plastik segitiga dengan spuit motif kembang diujung plastik.

Semprotkan frosting di permukaan cupcakes. Siap disantap. Not so yummy but okay. ^_^

Sources:
Annie's Eats - Red Velvet Cupcakes
Wikpedia - Red velvet cake

36 comments:

  1. mbak bisa ajarin resep mille feuille ga??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, hmm bentar ya saya lihat2 dulu resepnya hehehhe

      Delete
  2. mbak, ini kalo ga pake mikser bisa ga?hehehe *males

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa, kocok pakai whisk saja, tapi pastikan BPnya double acting ya. ^_^

      Delete
  3. Beneran msi penasaran sama red velvet ini. Cumaaa lidahku kok kurang bisa menerima kalo pake bit :(
    Makanya pengen nyoba pake pewarna aja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Ita, saya malah penasaran kalau pakai bit kaya gimana hasilnya hehehhe

      Delete
  4. mbak maap ni bukan mw comen red velvet, tp mw nanya...sy rencana mw ganti oven, mbak ada rekomendasi g? mbak sendiri pake oven merek apa y mbak? hehe maaf yo mbak nanyanya g nyambung..terimakasih sebelumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, saya di rumah pakai oven listri SICO mba, wattnya gedhe tapi stabil sih. Cuman harganya mahal, sekitar 4 - 5 juta, ini juga dikasih adik, kalau nggak saya gak sanggup beli wakakkak. Banyak yang bilang oxone, oven listrik bagus, tapi kalau serius baking sebaiknya pakai oven gas, nah merknya saya kurang tahu, harga sekitar 1,5 juta.

      Delete
  5. mba,kl resep ini dikukus bisa ga ya? sy blm punya oven ^_^
    kira2 berapa lama ngukusnya?
    nur

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Nur, yep bisa dikukus kok, kalau pakai cup sekitar 30 mneit, kalau pakai loyang sekitar 45 - 1 jam.

      Delete
  6. 250 ml krim kental + 1
    sendok makan white vinegar,
    diamkan 10 menit (resep asli
    menggunakan buttermilk)

    misalnya bahan tsbt di skip bs tdk mbk?

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai Mba Lutfi, ganti dengan susu cair + air jeruk nipis saja sebgai pengganti buttermilk, buttermilk gak bisa diskip ya jadi harus diganti.

      Delete
  7. hai mba endang, salam kenal..
    saya mau tanya, untuk teknik memanggang cupcakes biasanya perlu api bawah saja atau api atas bawah ya mba?kemarin saya coba resep red velvet cupcakes ini hasil cupcakes saya ga mengembang/ga naik padahal bahan2 sesuai resep dan tidak ada penambahan bahan lain..mohon bimbingannya mba :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Icha, pengalaman selama ini sya pakai oven listrik di rumah selalu pakai api atas bawah, gak pernah salah satunya saja. Itu saya lakukan untuk membuat semua cake, cookies atau brownies. Hasilnya oke2 saja, pernah saya bikin brownies pakai api bawah doang, malah bantat hiks.

      Tapi di rumah adik saya, oven gasnya cuman api bawah, selama ini bikin cake juga oke2 saja tuh.

      jadi mungkin ada hal2 yang perlu dilihat kenapa cupcakenya gagal ya.

      Delete
  8. malam mba.. mau tanya double acting BP tuh gimana ya? thx..

    ReplyDelete
    Replies
    1. moga silahkan baca link ini ya Mba, moga tercerahkan ^_^: http://www.justtryandtaste.com/2011/06/mengenal-baking-powder-baking-soda.html

      Delete
    2. makasih banget ya mba atas resepnya .. akhirnya saya bisa buat red velvet cupcakes nya berhasil plus dengan cream cheese nya .. hehhe .. sukses selalu dan ditunggu selalu resep2 yg menyenangkan untuk dibuat ya mba ..

      Delete
    3. Hai Mba Priska, thanks sharingnya ya Mba. Senang bisa membantu, sukses selalu ya ^_^

      Delete
  9. hai, mau nanya kalo krim kental itu apa ya? terus kalo white vinegar diganti pake apple cider atau lemon ngaruh ke rasa ngga ya? makasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Kiki, krim kental bisa dicari di supermarket besar bagian dairy food ya, cari yang bisa untuk dikocok (whipping cream), bentuknya seperti susu kental manis, tapi ini murni krim tanpa gula biasanya. White vinegar bisa diganti apple cider atau lemon ya.

      Delete
  10. Hai mba ak nyoba bikin cheese cream frostingnya kok rasanya kurang 'ngeju' yaaa.. Apa krn pas nge-mixer cream cheesenya msh agak keras ya krn keluar dr kulkas? Trus vanilla nya klo ak ganti pake vanilla pod langsung bs ga mba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau cream cheese kurang ngeju mungkin merk cream cheesenya ya Mba yang harus dilihat. Cream cheese untuk dikocok sebaiknya memang suhu ruang, kondisi lembut tidak keras sehingga hasil frosting bisa lembut dan fluffy.

      Pakai vanilla pod ok kok.

      Delete
  11. Aku pake philadelphia cream cheese nya.. Ada merk lain mba? Makasi masukannya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah menurut saya Philadelphia udah oke yaaaa heheheh

      Delete
  12. bisa dibikin di loyang besar jadi cake lapis3 gitu kan ya mba?

    ReplyDelete
  13. Hallo mba endang, mo tanya.. klo cetakannya pake cetakan bolu kukus (yg terpisah) bisa ga ya mbak? Ga papa dimasukin ke oven? Makasih mbak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba, bisa pakai cetakan apa saja kok dan asalkan terbuat dari alumunium atau bahan tahan panas oven saya rasa bisa dipakai ya

      Delete
  14. Mbak maaf sblmnya sdh ada yg tanya tp sy blm nyambung, krim kental mksdnya whipped cream kah mbak? Yg merk elle n vire itu? Lalu vinegar nya apa? Apa cuka yg biasa di abang bakso itu bs? Thanks btw mbak -eycha

    ReplyDelete
    Replies
    1. whipped cream merupkaan salah satu varian krim kental. Krim kental itu banyak macemnya teragantung dari kandungan lemak, ada yang bs di kocok sampai kaku (whipped cream) ada yang hanya untuk melezatkan masakan (cooking cream). Vinegar sejenis cuka tapi biasanya tetrbuat dari fermentasi buah anggur/apel, singkong atau bahan organik lainya. sedangkan cuka diabang2 itu biasanya terbuat dari asam asetat, bahan kimia. Vinegar aromanya lebih lembut dan tidak seasam cuka, Jangan pakai cuka yang di abang bakso, aromanya tidak oke buat kue/cake. Kalau tidak ada vinegar pakai air jeruk nipis saja.

      Delete
  15. Mba Endang, maaf saya bener2 pemula.. Hehe itu merk terigu protein rendah apa ya mba kalo dipasaran? Dan merk creamcheesenya apa ya mba? Mohon infonya mba.., terima kasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. tepung terigu yang beredar dipasaran sebenarnya bermacam2 tergantung dari kadar proteinnya.
      Protein tnggi untuk roti karena membantu gluten terbentuk lebih banyak, misal cakra kembar.
      kalau protein sedang atau serba guna, biasanya untuk aneka makanan, gorengan, kadang saya pakai untuk roti juga. misal segitiga biru
      protein rendah, biasanya untuk cake atau kue kering karena tidak memerlukan banyak gluten dalam prosesnya. gluten membuat kue keras dan kenyal. misal kunci biru.

      cream cheese saya tidak ada patokan merk mba, saya gunakan merk apapun yang terjangkau harganya ya,

      Delete
  16. Mbak Endang, frostingnya ini jadinya ada krenyes-krenyes tekstur gula halusnya gitu ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba, harusnya ngga ya, gulanya larut dengan bahan. Kalau krenyes2 berarti sepertinya gula kurang halus dan larut ya

      Delete
  17. mbak, itu pewarnanya pake pewarna merk apa yaa???

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya pakai pasta pewarna merk wilton khusus untuk red velvet

      Delete

Heloooo! Terima kasih telah berkunjung di Just Try & Taste dan meluangkan waktu anda untuk menulis sepatah dua patah kata. Walau terkadang saya tidak selalu bisa membalas setiap komentar yang datang, namun saya senang sekali bisa menerima dan membacanya.

Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen anda dalam mencoba resep-resep yang saya tampilan. Semua komentar baik di posting lama maupun baru sangat saya nantikan. ^_^

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan di artikel karena saya menggunakan setting moderasi, namun jangan khawatir, begitu saya kembali ke laptop maka hal utama yang saya lakukan adalah mengecek dan mempublish komentar anda.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan. Jika anda ingin mendapatkan back link maka anda harus menggunakan OpenId atau Name + Url.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try & Taste. Untuk mengajukan pertanyaan dan komentar, anda juga bisa langsung email ke saya di endangindriani@justtryandtaste.com

Saya tunggu komentar, feedback, email dan sharing anda ya. Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Let's we try and taste! ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...