19 Oktober 2016

Resep Ayam Panggang Cabai Bawang (Revisi Buku 90 Resep Masakan Rumahan Untuk 1 Bulan)


Resep Ayam Panggang Cabai Bawang

Acapkali kala melihat suatu gambar masakan di majalah atau internet dengan tampilan yang terlihat menggiurkan maka tangan ini terasa gatal untuk mencoba membuatnya di rumah. Mulut ini mungkin belum pernah mencicipi rasanya namun 'nekatisme' terkadang berperan besar disini, ujung-ujungnya hanya perasaan yang menjadi pegangan. Resep yang saya hadirkan kali ini juga mengikuti prinsip diatas. Gara-gara melihat satu menu di resto Chinese food di US yang direkomendasikan oleh salah satu pengunjungnya, saya pun menjadi penasaran dengan rasanya. 

Saya sendiri telah lupa dimana melihat gambarnya di sebuah web, namun yang saya ingat adalah makanan ini mengandung kata Szechuan di dalamnya. Artinya, memiliki rasa spicy dan biasanya menggunakan merica Szechuan. Rasa penasaran membuat saya terdampar dari satu resep ke resep lain dan dari satu teknik memasak ke teknik memasak lainnya hingga akhirnya saya mengkombinasikan semua literatur tersebut. Hasilnya? Saya tidak terlalu yakin apakah masakan ini memiliki rasa yang sama dengan gambar inspiratif di internet, namun secara keseluruhan mantap! ^_^

Resep Ayam Panggang Cabai Bawang
Merica Szechuan (Szechuan peppercorn)

Resep ini saya masukkan ke dalam buku ketiga  JTT berjudul '90 Resep Masakan Rumahan untuk 1 Bulan' Mbak Puput, seorang pembaca JTT yang telah berbaik hati bersedia membeli buku tersebut menanyakan resep dan instruksi yang kurang jelas di buku. Saya akui ada beberapa kekurangan di cara pembuatan dan beberapa daftar bahan yang tidak masuk kedalam proses. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan jika anda kebetulan membeli buku yang sama. Walau proses mengedit dan meneliti setiap kata dan bahan telah dilakukan berulangkali namun selalu, dan selalu ada kekurangan yang membuat saya menggaruk-garuk kepala sendiri. Ini tentu saja menjadi pelajaran bagi saya untuk next time lebih seksama dan teliti dalam proses editing.  Untuk mengobati kekecewaan yang anda rasakan maka postingan ini saya hadirkan sekaligus sebagai revisi bukuTerima kasih untuk Mbak Puput atas koreksinya ya. ^_^

Resep Ayam Panggang Cabai Bawang
Resep Ayam Panggang Cabai Bawang

Kembali ke resep, masakan ini super mudah dibuat. Bahan-bahannya mungkin terlihat ribet karena kehadiran merica Szechuan, walau rempah ini memberikan rasa dan aroma yang unik kepada masakan namun saran saya skip saja jika anda tidak memilikinya di rumah. Tapi jika anda berkesempatan untuk berkunjung ke toko bahan makanan yang menjual aneka rempah khas masakan China maka tidak ada salahnya untuk membeli sedikit rempah ini. Tidak perlu banyak-banyak karena merica Szechuan memiliki rasa unik yang tidak selalu 'klop' ketika disandingkan dengan masakan umum.

Walau bernama merica namun aromanya sama sekali berbeda dengan merica atau lada yang biasa kita gunakan. Jika anda pernah menggunakan rempah khas masakan Batak bernama andaliman maka merica Szechuan sedikit mirip baik bentuk maupun aromanya, ini karena kedua bumbu tersebut memang masih memiliki keluarga yang sama. Saya sendiri membeli merica Szechuan di sebuah pasar di daerah Pluit dan sekantung kecil merica kini masih nangkring di kulkas menunggu eksperimen a la Szechuan lainnya, yang entah kapan akan dilakukan. ^_^


Resep Ayam Panggang Cabai Bawang
Resep Ayam Panggang Cabai Bawang

Prinsipnya untuk membuat masakan ini ada tiga hal yang perlu diperhatikan, pertama potongan ayam digoreng setengah matang, kedua bumbu ditumis terlebih dahulu, ketiga baru keduanya digabungkan di dalam loyang dan dipanggang hingga matang. Hasilnya adalah potongan ayam yang lebih menyerap bumbu dan berbalut saus kental, pekat seperti karamel. Jika tidak suka dengan rasanya yang pedas, kurangi saja takaran cabai yang digunakan. Hasil akhir rasa masakan adalah manis, sedikit asam dan pedas. 

Berikut resep dan prosesnya ya. 

Resep Ayam Panggang Cabai Bawang

Ayam Panggang Cabai Bawang 
Resep hasil modifikasi sendiri

Untuk 4 – 5 porsi 

Tertarik dengan resep ayam panggang lainnya? Silahkan klik link di bawah ini:
Ayam Panggang Utuh dengan Gravy
Ayam Panggang Kecap Nan Spicy
Ayam Panggang Kemiri  

Bahan: 
- ½ ekor ayam, potong menjadi 6-8 bagian 
- ½ sendok teh merica putih bubuk 
- 1/2  sendok teh garam 
- 1 sendok makan air jeruk nipis 

 Bumbu: 
- 1 sendok makan minyak untuk menumis 
- 1/2 buah bawang bombay, cincang halus 
- 3 siung bawang putih, cincang halus
- 2 buah cabai merah keriting, rajang halus
- 1 buah cabai hijau besar, buang bijinya dan cincang halus
- 5 buah cabai rawit, rajang halus 
- 2 sendok teh cabai kering yang dihancurkan (optional) 
- 1 cm jahe, cincang halus 
- 2 batang daun bawang, iris serong tipis 
- 1 sendok teh merica Szechuan, haluskan (optional) 
- 1/2 sendok makan gula palem bubuk (bisa diganti dengan gula pasir)
- 1/2 sendok teh garam 
- 1/2 sendok makan saus tiram
- 1/2 sendok teh merica bubuk 
- 1 sendok teh cuka atau 1 sendok makan air jeruk nipis 
- 100 ml air panas

Cara membuat:

Resep Ayam Panggang Cabai Bawang

Siapkan mangkuk, masukkan potongan ayam. Tambahkan merica, garam dan air jeruk nipis. Remas-remas ayam dan aduk hingga rata. Diamkan ayam selama 15 menit. Siapkan penggorengan anti lengket, olesi penggorengan dengan sedikit minyak saja. 

Panaskan penggorengan dan tata potongan ayam di dalamnya. Masak hingga satu sisi ayam sedikit kecoklatan dan ayam setengah matang saja. Jangan menggoreng ayam hingga matang sempurna dan kering, karena itu gunakan sedikit minyak saja untuk melapisi permukaan wajan agar ayam tidak lengket. Angkat ayam, sisihkan. 

Resep Ayam Panggang Cabai Bawang

Siapkan wajan bekas menggoreng ayam. Jika masih ada minyak di wajan sisa menggoreng ayam maka kurangi jumlah minyak dan sisakan kira-kira satu sendok makan minyak saja di wajan. Panaskan minyak hingga benar-benar panas. Tumis bawang bombay hingga harum dan permukaannya menjadi karamel. Tambahkan bawang putih, semua cabai dan jahe. Aduk dan tumis hingga harum dan bawang putih matang.

Masukkan ½ porsi irisan daun bawang, merica Szechuan, gula garam, saus tiram, merica, air jeruk nipis, dan air panas, aduk rata. Masak hingga mendidih, kuah mengental dan pekat Cicipi rasanya, seusaikan gula dan garam. Masakan terasa manis, sedikit asin dan asam. Matikan kompor. 

Resep Ayam Panggang Cabai Bawang

Tata ayam di sebuah loyang, siram dengan bumbu tumisannya. Panggang di dalam oven dengan suhu 170’C selama 20 menit hingga ayam benar-benar matang. Keluarkan dari oven dan taburi permukaannya dengan ½ porsi daun bawang. Sajikan panas-panas. Super yummy!




16 komentar:

  1. Baru sarapan baca kaya ginian, teteup aja lapar lagi.
    Mesti siapin bahan untuk weekend besok nih mbak, semoga gak hanya wacana :D (Devi J)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks mba Devi sharingnya ya, moga suka resepnya yaa

      Hapus
  2. Oh mbak Endang, cuman baca trus bayangin foto2nya endesss surendessss deh slurpppp..resepnya selalu TeOpeBegete deh, Im the silent reader and execution (halahhh opo toh iki)hehehe..

    thanks banget resepnya dan meskipun membaca saja bisa membuat menelan ludah dalam2 xixixiii

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Irwine, thanks ya sharingnya ya, senang resepnya disuka. Yang ini memang menghabiskan nasi sebakul, hiikssss

      Hapus
  3. ya ampuuun kenapa harus baca ini di jam menjelang makan siaaaaang? pdhl baru aja sls masak bebalung asam pedasnya mba end jg, skrg udah pengen ganti yang ini...wkwkwkwk... oya, beli mrica Szechuannya dmn ya mba btw? trimakasih byk sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Dhia, saya beli di pasar pluit mba waktu itu pas lagi berkeliaran di sana wkakkakak. Skip saja mericanya klau gak ada ya, tetap enak kok. Thanks sharingnya yaaa

      Hapus
  4. OOT Mbak. Mbak, terkait resep cake pisang 5 bahan kalau ditambah coklat bubuk berapa gram ya, perlu ditambah coklat tidak? takut pait karna coklat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai mba, 1 sendok makan mungkin ya, saya sendiri belum pernah modif pakai coklat

      Hapus
  5. Mbaa.. aq sudah jadi penggemar blogmu sejak jaman aq masih gadis sampai sekarang udah nikah, buatin makanan buat suami kebanyakan dari resep d blogmu mba..
    Aq inget banget, yg bikin aq semangat belajar baking pertamakali itu karena nemu blogmu, mba...
    Aq selalu bersyukur bisa dipertemukan dgn mba endang melalui resep2 jtt ini.
    Semoga Allah melimpahkan berkah,nikmat sehat rejeki dan jalan yg baik untukmu mba. Karena selalu semangat berbagi. Sepanjang usiaku smpai sekarang ini aq punya bbrp orang idola yg selalu menginspirasiku. Dan itu termasuk mba endang. Teruslah berkarya ya mba.. Insya Allah, the more you give,the more u get ��
    Lah.. kok malah jadi panjang gini komennya hahaha... love u, mba!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Farrisah, salam kenal dan thanks shringnya ya, senang resep2 JTT disuka. Amiiin atas doanya ya, sukses juga buat MBa dan keluarga ya ^_^

      Hapus
  6. Mba...makasih ya
    Saya udh lama pngen nyobain ayam panggang dengan proses seperti ini
    Wlopun ga full bahan yg saya pake tp tetap enak sukses terus y mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thnaks Mba sharingnya ya, senang resepnya disuka, sukses yaa

      Hapus
  7. Malem malem di bagi ayam sama temen 2 ekor...bosen dengan menu ayam ungkep terus, eh ada resep endes nya mba endang. Ini pertama kali aku bikin ayam panggang mba, test kematangannya pakai tusuk garpu atau ada ciri khusus ya? Hehe...and kalau loyangnya pakai loyang biasa gpp kah? Belum punya pinggan kayak mba endang ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Dea, ayam ini sebenarnya sudah 1/2 matang ketika digoreng sebentar, jadi pemanggangan tdk perlu sampai kering. kalau saya sih comot satu ayam dan sikat buat ngetesnya hahahha. Bs pakai loyang jenis apapun ya

      Hapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...