12 Mei 2017

Resep Puding Roti Tawar Marmer dengan Vla Vanila


Resep Puding Roti Tawar Marmer dengan Vla Vanila

Setelah sekian lama berkeinginan mengeksekusi puding roti tawar ini, akhirnya minggu lalu saya berhasil mencobanya. Sebenarnya prosesnya sangat mudah, hanya membutuhkan blender untuk menghaluskan semua bahan dan memasaknya sebentar selayaknya membuat puding umumnya. Tapi jika malas mendera, jangankan membuat puding, merebus telur untuk sarapan saja beratnya luar biasa. 

Kebetulan di minggu lalu keinginan tersebut juga didukung oleh diskon roti tawar di Lotte Mart. Buy 1 get 1 free roti  tawar dan aneka produk bakery lainnya memang sering dilakukan oleh supermarket tersebut. Sayangnya freezer saya sudah tidak mampu lagi menampung dua bungkus roti, dan terlalu lama di chiller akan membuat roti menjadi kering dan kurang sedap lagi rasanya. Beberapa resep dari roti tawar sudah masuk ke dalam list, tapi puding dan crouton (roti tawar yang dipotong kecil-kecil dan dipanggang di oven hingga garing) menjadi pilihan saya karena super mudah. Crouton yang asin dan gurih, sedap menjadi camilan atau  taburan di salad dan sup. Resepnya akan saya berikan menyusul ya. 


Beberapa bulan yang lalu rekan-rekan di kantor saya heboh dengan puding roti tawarmenurut mereka caranya sangat mudah diikuti, dan  hasil serta rasanya mantap. Apalagi dengan diskon roti tawar yang hampir setiap hari selalu ada di supermarket membuat puding ini menjadi camilan sedap yang murah meriah. Resep puding ini pun sudah lama bersliweran di internet dengan berbagai versi, seorang pembaca JTT bahkan pernah menulis di kolom komentar meminta saya untuk mencobanya, namun entah mengapa saya tetap tidak tertarik untuk membuatnya. Kini ketika booming-nya telah berlalu dan teman-teman di kantor sudah bosan membuatnya, saya baru mengeksekusinya dan menghadirkannya di JTT. Saat mencicipi sepotong puding dingin yang baru saja keluar dari kulkas bersama kucuran vla vanilla, rasanya yang lezat langsung membuat saya menyesal. Mengapa tidak sejak dulu saya coba ya? Tobat dah.^_^


Ada berbagai macam versi puding roti, yang umum tentu saja jenis puding roti panggang atau kukus yang resepnya pernah saya hadirkan disini dan disini. Biasanya roti yang sudah kurang fresh dan sedikit kering, sering dipermak menjadi puding. Prosesnya juga sangat mudah, roti tawar cukup dipotong menjadi ukuran kecil, ditata di loyang dan disiram susu cair yang telah diberi gula, telur dan aneka rasa. Puding kemudian dikukus atau dipanggang hingga mengeras. Teksturnya lembut campuran antara custard yang smooth dan irisan roti utuh. 

Untuk puding roti tawar yang saya hadirkan resepnya kali ini, roti tidak dibiarkan utuh melainkan di blender bersama susu dan bahan lainnya hingga smooth. Baru kemudian adonan ini dimasak sebagaimana adonan agar-agar umumnya. Saya menggunakan bubuk agar-agar jelly merk Nutrijell rasa coklat untuk puding coklatnya, dan bubuk agar-agar biasa (plain) merk Swallow untuk warna putih. Kedua jenis bubuk agar-agar ini tidak memiliki perbedaan rasa dan tekstur di puding, jadi bisa saling menggantikan.


Sekarang ke prosesnya. Agar rasa dan teksturnya lembut, tidak terlalu padat dan terasa creamy, maka gunakan roti tawar putih atau jenis roti-roti manis yang putih (bukan whole wheat). Saya menggunakan seluruh roti termasuk bagian tepinya yang berwarna coklat. Sekitar 4 atau 5 lembar roti ukuran standar dengan berat sekitar 250 gram cukup untuk 1 bungkus bubuk agar-agar atau jelly dengan cairan sebanyak 900 ml. Saya menggunakan susu cair kotak, tapi dengan santan atau susu kental manis yang dicairkan rasanya juga akan tetap lezat. Susu cair, bubuk agar-agar, gula dan roti perlu diproses dengan blender untuk menghasilkan adonan dengan tekstur yang smooth. Jika menginginkan rasa coklat maka tambahkan beberapa sendok coklat bubuk atau pasta coklat. Jenis rasa lainnya bisa menggunakan pasta pandan, moka atau plain saja. 

Sebenarnya susu cair sudah cukup memberikan rasa gurih di puding, namun saya menambahkan sedikit mentega agar lebih nendang dan harum butter. Skip saja mentega jika memang tidak ada


Resep puding ini menggunakan dua warna yaitu coklat dan putih, jadi kedua adonan perlu dimasak bersamaan di dua panci berbeda. Karena tekstur adonan sangat kental dan berat maka masaklah dengan api kecil untuk menghindari gosong. Selalu aduk adonan agar tidak menggumpal didasar panci dan jangan masak hingga meletup-letup. Agar-agar memang perlu diaktifkan pada suhu panas tertentu agar mengeras ketika didinginkan, namun sebenarnya tidak perlu hingga mendidih dan bergolak. Jadi ketika adonan terasa mulai panas, kental dan mulai muncul letupan kecil di permukaannya segera hentikan memasaknya.   

Membuat motif marmernya sangat mudah, cukup masukkan dua adonan tersebut berselang-seling di dalam loyang hingga habis. Jika kurang yakin adonan mampu membentuk motif marmer maka tusukkan sebatang lidi dan putarkan perlahan beberapa kali. Puding sebenarnya cepat dingin dan mengeras, namun untuk memastikannya tidak hancur ketika diiris maka masukkan ke dalam chiller beberapa jam hingga benar-benar dingin dan padat.

Untuk vlanya, sebenarnya bisa langsung dengan cara memanaskan susu dan tepung maizena, kemudian  gula dan mentega dimasukkan hingga larut. Vla kemudian dimasak hingga kental dan mendidih. Kali ini saya menggunakan cara yang sedikit lebih ribet, berharap rasa dan hasilnya menjadi lebih sedap, namun ternyata tidak jauh berbeda dengan versi simple-nya. Jika difoto vla terlihat sangat kental, ini sebenarnya hanya untuk menunjang sesi pemotretan karena vla  yang encer cenderung enggan menempel di puding sehingga kurang cantik ketika dijepret dengan kamera. Sesungguhnya saya lebih suka dengan vla yang lebih encer, jadi tambahkan porsi susu cair jika dirasa vla pada resep dibawah terlalu pekat ya.

Berikut ini resep dan prosesnya.


Puding Roti Tawar Marmer dengan Vla Vanilla
Resep hasil modifikasi sendiri

Untuk 1 buah loyang bundt diameter 23 cm

Tertarik dengan resep puding lainnya? Silahkan klik pada link dibawah ini:
Puding Coklat Super Nyoklat
Puding Sutera Coklat dan Pandan Ekonomis
Puding Kaca

Bahan puding putih/vanilla:
- 1 bungkus agar-agar plain/tanpa rasa (saya pakai merk Swallow)
- 150 gram gula pasir
- 1/4 sendok teh garam
- 900 ml susu cair (atau 500 ml susu cair + 400 ml air matang biasa)
- 5 lembar roti tawar, sekitar 250 gram (potong-potong)
- 50 gram mentega
- 1 sendok teh vanilla extract

Bahan puding coklat:
- 1 bungkus agar-agar jelly coklat (saya pakai merk Nutrijell)
- 2 sendok makan coklat bubuk
- 1/4 sendok teh garam
- 150 gram gula pasir
- 900 ml susu cair coklat(atau 500 ml susu cair coklat + 400 ml air matang biasa)
- 5 lembar roti tawar, sekitar 250 gram (potong-potong)
- 50 gram mentega

Bahan vla:
- 50 gram mentega
- 2 1/2 sendok makan tepung maizena
- 800 ml susu cair
- 200 gram gula pasir
- 1 sendok teh vanilla extract atau 1 sendok teh rum essence

Cara membuat:

Resep Puding Roti Tawar Marmer dengan Vla Vanila

Membuat puding:

Untuk rasa vanilla:
Siapkan gelas blender, masukkan susu cair, bubuk agar, garam, gula pasir, dan roti tawar, proses hingga halus. Masukkan bubuk agar-agar, proses hingga tercampur baik. Tuangkan ke dalam panci, sisihkan.

Untuk rasa coklat:
Siapkan gelas blender, masukkan susu cair, bubuk agar, coklat  bubuk, garam, gula pasir, dan roti tawar, proses hingga halus. Masukkan bubuk agar-agar, proses hingga tercampur baik. Tuangkan ke dalam panci, sisihkan.

Resep Puding Roti Tawar Marmer dengan Vla Vanila

Masak kedua adonan agar-agar secara bersamaan, gunakan api kecil saja saat memasak dan selalu aduk dengan spatula agar tidak mengendap dan gosong. Ketika puding mulai panas, masukkan mentega, aduk hingga mentega lumer dan rata.

Masak hingga puding terlihat mengepulkan uap tanda telah benar-benar panas, teksturnya menjadi lebih kental, dan mulai muncul letupan-letupan kecil dipermukaannya, segera angkat. 

Untuk rasa vanilla, setelah puding diangkat tuangkan vanilla extract dan aduk rata. 

Note: karena adonan puding sangat pekat dan berat tidak perlu memasaknya hingga mendidih dan bergolak, selalu aduk dan gunakan api kecil saat memasak.

Siapkan loyang diameter 23 cm yang telah dibasahi dengan air permukaannya. Masukkan satu sendok sayur adonan puding coklat, dilanjutkan dengan adonan puding vanila. Lakukan berselang-seling hingga adonan puding habis. Diamkan hingga uap panasnya hilang.  Tutup permukaannya dengan plastic wrap dan masukkan ke chiller kulkas minimal 4 jam, hingga puding keras dan dingin.

Membuat vla:

Resep Puding Roti Tawar Marmer dengan Vla Vanila

Siapkan panci, masukkan mentega dan panaskan hingga lumer. Masukkan tepung maizena, aduk dan masak dengan api kecil hingga menggumpal. Masukkan sedikit demi sedikit susu cair sambil diaduk kuat hingga adonan larut dan tidak bergerindil. Tuangkan sisa susu dan gula, masak hingga adonan menjadi kental dan mendidih. Angkat, masukkan vanilla extract, aduk hingga rata. 

Note: jika vla terlalu kental, tambahkan air matang. Jika terlalu encer tambahkan maizena yang diencerkan dengan air. 

Saring vla agar benar-benar smooth bebas butiran.  

Resep Puding Roti Tawar Marmer dengan Vla Vanila

Keluarkan dari puding kulkas, balikkan disebuah piring datar. Siram dengan vlanya dan sajikan dingin. Super sedap!

Note: puding tahan hingga 1 minggu lamanya di kulkas. 



21 komentar:

  1. Assalamualaikum mbak endang...sy mau tanya mbak di cara memasak pudingnya bubuk agar2nya di masukkan 2 kali.apakah bubuk agar2nya di masukkan sedkit2 atau secara sekaligus sekali blender?mbak endang sy sdh punya lho bukunya,senangnya bisa punya buku mbak endang walaupun kemarin belinya rebutan sama ibu2 di toko gramedia.bukunya bagus gampang di ikuti.step by stepnya jelas walaupun ada resep yg sdh sy tulis di buku dan sudah pernah sy coba.makasih ya mbak atas resep,ilmu dan ceritanya.sukses terus n salam cinta selalu dari makassar...

    BalasHapus
    Balasan
    1. walaikumsalam mba dewi, saya masukkan sekaligus di blender, ketika diproses akan tercampur baik.

      thanks ya sudah membeli buku saya, semoga bukunya bermanfaat ya Mba.

      Hapus
  2. Hwaaa... kaya yg suka mama saya bikin ini, mba Endang. Kadang2 roti tawar nya cuma dirobek kasar aja. Sayang nya, setiap ditanya resep si mama cuma bilang semua secukup nya. Kalo liat mama bikin emang takaran bahan2nya ga ditimbang sih. Jadi bingung mo bikin buat anak2. Btw, sekarang muncul di JTT, wajib eksekusi & kirim ke rumah mama nih.... Trims Mba Endang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Emilia, thanks sharingnya. yep kadang pakai roti tawar dipotong2 sjaa, tapi saya biasanya pakai custard bukan agar2. moga suka dengan resepnya ya.

      Hapus
  3. Mbak Endang terima kasih atas resep2nya yang lezat dan mudah dibuat.resep2 di jtt selalu menjadi andalan untuk memasak di rumah.Di resep ada mentega,tapi di cara membuatnya kok tidak ada keterangan kapan memasukkannya.menteganya apakah harus dicairkan dulu?terima kasih,semoga mbak endang sehat selalu.IIN-Malang

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo Mba Iin, thanks ya, senang resep JTT disuka. Yep, sudah saya koreksi resepnya mba. Mentega masuk ketika adonan agar2 mulai panas ya.

      Hapus
  4. itu harus pake roti tawar? kalau misalnya pakai roti untuk burger apa tetap enak?

    BalasHapus
  5. salam mb End, mo nanya mb, bubuk agar2 nya emang 2 kali di masukin utk di blend ato cuman ke double an instruksinya mb, trus menteganya kapan di masukin ya, mo nanya juga mb, idealnya 1 sdm susu bubuk utk brp ml air agar kentalnya setara dgn susu cair kemasan mb End ya, makasi byk sebelumnya, sehat terus ya, pls keep posting, salam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai mba, ada 2 bungkus agar2. 1 untuk coklat dan 1 untuk putih. Agar2 masuk ke masing2 warna dan diblender. Mentega masuk ketika adonan sudah panas. Untuk susu bubuk, coba cek kemasannya mba, biasanya ada istruksi untuk mengencerkannya

      Hapus
    2. Mbak mau nimbrung, sepertinya mbak endang memang sedikit keliru waktu menuliskan intruksi nya karena memang mbak endang tulis 2x masukan agar agar di masing2 rasa puding mbak, bukan untuk menjelaskan di rasa yg berbeda.

      Kutipan:
      Untuk rasa vanilla:
      Siapkan gelas blender, masukkan susu cair, bubuk agar, garam, gula pasir, dan roti tawar, proses hingga halus. Masukkan bubuk agar-agar, proses hingga tercampur baik. Tuangkan ke dalam panci, sisihkan.

      Hapus
  6. Wah sip banget mbak resepnya buat memanfaatkan roti tawar yg suka nyisa... tapi bukan sisa jg gapapa banget sih, heheee..
    btw ibuku dulu sukanya bikin puding roti pake kelapa muda. ya mirip2 klapertaart gitu. tapi jujur dulu (waktu kecil) aku gak doyan. trus baru2 ini aku coba bikin kan puding roti klapa muda, ternyata uenak banget mba, dimakan dingin dingin. susah stop makannya. mbak Endang sudah pernah coba buatkah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haloow mba Rissa, mungkin yang dimaksud sejenis carang gesing ya, tapi carang gesing pakai pisang, kelapa muda dan santan. Dulu suka dibungkus daun, sekarang pakai loyang lebih praktis. Thnaks sharingnya yaa

      Hapus
  7. Halo mbak endang, akhirnya saya bisa kirim komentar juga disini. Dari kemarin gabisa, kenapa ya mbak apa lagi maintenance blognya?
    Ditunggu banget resep croutons nya yah mbak 😝
    Btw saya mau lapor, td berhasil eksekusi resep ikan kembung bakar jtt tapi sambalnya bukan pake yang gandaria melainkan pake sambal matah jtt yang di resel selar goreng garing.
    Mantap banget mbak baik kembung maupun sambalnya, sampe nambah 2 piring saya
    Saya juga update fotonya di insta story dan mention ke instagram @justtryandtaste sebagai sumber resepnya.
    Makasih banyak mbak endang, sorry komentarnya ukan mengenai puding rotinya nih 😊😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Bella, banyak yang komplain tapi saya kurang tahu kenapa gak bs, blog baik2 saja.

      Croutonnya belum sempat difoto final sudah habis saya jadikan snack huaaaa, terpaksa weekend bikin lagi hahahah

      thanks sharingnya mba, senang resepnya disuka, sukses yaa

      Hapus
  8. Assalamu'alaikum, mba endang mau nanya itu mentega nya gapapa kalau ga ditambahin? soalnya cuma punya margarin dan rasa margarin kan cukup tajam mba?

    BalasHapus
    Balasan
    1. walaikumsalam mba, skip saja kalau gak ada, jangan ganti margarine, kurang ok rasanya

      Hapus
  9. Assalaamualaykum mba endang.. salam kenal

    Alhamdulillaah malam ini aku coba resepnya sukses hihi^^ adik-adik ku pada suka. Tp jumlah takarannya aku ga ngikutin mba endang aku ngepasin aja sendiri hehe untuk fla nya aku beli yg instan aja biar cepet. Sukses selalu ya mba. Baarakallaah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Walaikumsalam Mba Tyas, salam kenal ya. Thanks sharingnya ya, senang resepnya disuka, sukses yaa

      Hapus
  10. Hai mba endang...resep ini tanpa mentega gpp kan ya mba ? Aku sudah mencoba kmrn dan kebetulan pakai margarine blue band. Alhasil pudding kurang manis dan asin nya margarine terasa di pudding. Hehe...tp teksturnya lembut banget mba...keep posting yaaa mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba, tanpa mentega tdk papa ya, memang saya tdk sarankan diganti margarine karena rasanya beda sama mentega ya. Jadi skip saja ya.

      Hapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...