03 Maret 2020

Resep Roti Gambang Jadul


Resep Roti Gambang JTT

Saya berkenalan dengan roti gambang jadul ini ketika awal kerja di Jakarta, puluhan tahun nan lampau. Di kampung halaman di Paron, Ngawi, atau pun ketika kuliah di Jogya, atau didaerah lain di Indonesia yang pernah saya kunjungi saat itu, saya belum pernah melihat roti ini dijual. Di Jakarta Selatan, bakery jadul bernama Lauw, yang pabriknya berada di Cipete, jalan Fatmawati, menjualnya berkeliling didalam gerobak-gerobak tukang roti yang mereka miliki. Jika anda tinggal di kawasan ini, maka pasti tahu gerobak roti dengan tulisan Lauw yang sering nangkring ditepian jalan, terutama saat pagi hari, ketika banyak anak sekolah atau pegawai kantoran memerlukan makanan praktis untuk mengganjal perut dipagi hari.

Resep Roti Gambang JTT
Resep Roti Gambang JTT

Teman saya, alamarhum,  bernama Pak Imo, yang meminta saya mencobanya. "Roti gambang tuh Ndang, roti jaman dulu, gak pakai mentega, gulanya gula jawa, lebih sehat," kata beliau waktu itu. Pak Imo, pernah terkena stroke, dan setelah sembuh memilih makanannya dengan hati-hati.  Penasaran, saya kemudian pergi ke salah satu gerobak Lauw yang nangkring di dekat kantor, kantor saya waktu itu ada di daerah Panglima Polim, tidak jauh dengan rumah Pete yang sekarang saya tempati. Roti gambang, ada yang menyebutnya roti rel kereta api karena bentuknya pipih panjang seperti rel, memiliki warna coklat gelap dengan tekstur bantat keras. Rasanya khas, campuran antara baking soda, gula jawa dan bumbu speku. Sebenarnya saya suka dengan rasanya yang kaya rempah, tapi teksturnya yang keras membuatnya bukan jenis roti favorit.

Resep Roti Gambang JTT
Resep Roti Gambang JTT

Walau bukan roti kesukaan, terkadang timbul rasa kangen juga dengan makanan ini. Apalagi ukurannya relatif besar dan harganya murah. Sangat cocok buat pegawai bergaji kecil seperti saya kala itu. Selain Lauw, maka toko roti lainnya yaitu Tan Ek Tjoan di Jakarta Pusat juga menjual roti gambang. Sayangnya, berbeda dengan Lauw yang hingga kini tetap berkibar ditengah aneka bakery modern, maka Tan Ek Tjoan sepertinya berhenti beroperasi. Seiring waktu, roti gambang menjadi lebih mudah ditemukan di beberapa bakery modern atau toko kue umumnya. Bentuknya bukan lagi panjang pipih seperti rel kereta api, melainkan bulat pipih seperti koin atau lonjong kecil. Tekstur roti gambang modern juga tidak sekeras versi jadulnya, lebih lembut, gurih dan tentu saja lebih enak. 

Resep Roti Gambang JTT

Nah membuat roti gambang sendiri dirumah super mudah, semua bahannya cukup diaduk -aduk sekedarnya saja. Agar teksturnya lebih empuk dan lembut maka mentega (bisa diganti dengan margarin) dan telur digunakan. Bahan pengembangnya saya campur antara baking powder double acting dan baking soda. Saya tak ingin hanya menggunakan baking soda saja, agar rasa roti tidak getir khas baking soda. Hasilnya sama sekali tidak mengecewakan, rasanya mirip dengan roti gambang yang dijual, hanya versi ini lebih lembut. 

Jika ingin bentuk yang lebih cantik dan rapi, maka adonan bisa digilas ketebalan 3-4 cm, kemudian dipotong-potong persegi panjang seperti rel kereta. Saya hanya menggelindingkan adonan di telapak tangan dan menceburkannya kedalam  loyang pound cake mini, hasilnya tak beraturan. 

Berikut resep dan prosesnya ya.

Resep Roti Gambang JTT

Roti Gambang Jadul
Resep modifikasi sendiri

Untuk 18 buah roti

Tertarik dengan resep kue jadul lainnya? Silahkan klik link dibawah ini:
Bolu Kukus Gula Merah Tape Ketan Hitam
Kue Bawang Renyah
Bolu Rampah Makasar

Bahan A:
- 150 gram gula palem bubuk, saya pakai merk Ricoman Sugar
- 150 ml air

Bahan B:
- 360 - 400 gram tepung terigu serba guna
- 1 sendok makan coklat bubuk
- 1 sendok teh bubuk spekuk
- 1/2 sendok teh bubuk kayu manis
- 1 1/2 sendok teh baking powder double acting
- 1/2 sendok teh baking soda
- 1/4 sendok teh garam
- 3 sendok makan susu bubuk
- 3 sendok makan mentega dicairkan
- 1 butir kuning telur
- 1 butir telur

Garnish:
- 1 butir putih telur
- biji wijen putih

Cara membuat:

Resep Roti Gambang JTT

Masukkan semua bahan A ke panci, masak hingga mendidih.  Angkat, biarkan dingin. 

Masukkan tepung terigu, coklat bubuk, bubuk spekuk, bubuk kayu manis, baking powder, baking soda, garam dan susu bubuk ke dalam mangkuk, aduk jadi satu dan ayak, sisihkan.

Buat sumur di tengah tepung, tuangkan larutan gula, mentega cair dan telur. Aduk dengan spatula hingga menjadi adonan yang tercampur rata. Jangan over mixing agar roti tidak keras. 

Resep Roti Gambang JTT

Adonan lembek dan agak lengket, jika terlalu lengket tambahkan tepung terigu sedikit demi sedikit.  Tutup mangkuk adonan dengan kain bersih, diamkan minimal 30 menit.

Panaskan oven, set disuhu 180’C. Siapkan loyang datar, alasi kertas baking / silpat. Atau loyang cetakan, oles margarin permukaannya.

Bagi adonan dengan berat sesuai selera. Bentuk lonjong dan tata di permukaan loyang. Olesi permukaan adonan dengan putih telur / air menggunakan kuas dan taburi wijen. Masukkan ke oven dan panggang roti hingga matang sekitar 25 menit. Keluarkan dari oven, diamkan di rak kawat hingga dingin. Sajikan.




5 komentar:

  1. Siang mbak Endang.. semoga tambah sehat ya ...Makasih banget resep roti gambang nya..resep yang di tunggu2 ini mbak ^-^.. mau tanya mbak kalo pengganti susu bubuk pakai apa ya.. bisa pakai susu cair tidak? atau di hilangkan bisa tidak mbak? Makasih ya Mbak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. siang Mba Ema, skip saja susu bubuknya Mba, gak masalah

      Hapus
  2. Assalamu'alaykum mb endang.slm kenal dari sy...sy sngat sk dgn resep 2 mb endang dan alhamdulillah klok sy cb resep'y sll berhasil...dan resep ini sy sngat nantikan ...sedikit sy mw tanya mb..klok cetakan'y pke loyang kue kering biasa kira2 bs g mb...
    Sy tunggu jwb'y ya mb...makasih seblm'y..

    BalasHapus
  3. Rumah kami di jalan kalipasir, dekat kantor pos cikini. Dari ktr pos cikini, sekitar 10 ruko ada showcase dan pabrik Tan Ek Tjoan. Jadii tempo hari ada gosip ada yg almarhum di situ Mba Endang, ga lama toko yg besar dan ada tempat duduk2nya jd tinggal separuh, trus 2019 kmrn hanya etalase kecil aja. Dan sejak awal tahun ini, kami tak pernah lihat toko tsb buka. Nahh selang beberapa ruko disamping Tan Ek Tjoan, ada Lauw, yg kalo pagi ada gerobak sepeda yg antri ambil dagangan. Selang bbrp ruko, ada holland bakery yg selalu always wangiii.. hehe :). Makasih resepnya btw, akan segera sy eksekusi kalau mood nya dateng. Love you mba endang mmuach

    BalasHapus
  4. 😍😍😍
    selamat siang mba endang
    wah ini klo ibuku bikin namanya ganjerel.... kuih jaman old

    BalasHapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...