30 Januari 2017

Resep Ayam Goreng Mentega


Resep Ayam Goreng Mentega

Weekend yang super hectic. Dimulai pada hari Jumat ketika saya harus menandatangani buku keempat dan kelima JTT, yaitu 'Homemade Baking' dan 'Homemade Cooking'. Menghabiskan tinta dua buah pulpen, akhirnya 1100 buku tersebut kelar di hari Sabtu dan langsung saya kirim menggunakan Grab Car ke percetakan.  Untuk kedua buku ini, saya dan Mba Lidya (Editor Kawan Pustaka), berencana untuk mengadakan promo: pembelian paket berisi dua judul buku akan mendapatkan hadiah kalender dan tandatangan penulis. Masing-masing buku untuk promo ini hanya tersedia sebanyak 550 buah saja, selebihnya tentu saja buku akan didistribusikan ke toku buku. Jadi bagi mereka yang tidak mendapatkan kesempatan membeli saat promo, tetap bisa memperolehnya di toko buku di kota masing-masing.

Lega buku telah terkirim saya lantas menyempatkan diri pergi ke Lotte Mart untuk berbelanja beberapa bahan makanan. Terus terang supermarket adalah tempat yang mati-matian saya hindari karena kebiasaan jelek saya: berencana hendak membeli dua buah barang berakhir dengan sekantung besar belanjaan! Artinya, budget belanja bisa membengkak diluar planning. Sejak menjalankan gaya hidup frugal maka saya berencana hanya menyisihkan maksimal tujuh ratus ribu rupiah saja untuk berbelanja bahan makanan dalam satu bulan. Sejujurnya rencana ini tidak terlalu susah jika saja mampu mengerem diri saat di supermarket, sayangnya iman saya kurang kuat untuk urusan mengerem nafsu belanja ini. ^_^

Resep Ayam Goreng Mentega

Karena saya berencana hendak membuat spaghetti aglio e olio di hari Minggu, maka seikat daun peterseli dan sebungkus spaghetti masuk ke keranjang belanja. Hal yang mengesalkan kala membeli daun peterseli, daun mint atau daun dill di supermarket adalah ikatannya yang besar. Hanya memerlukan beberapa tangkai saja untuk resep, dan berakhir dengan segepok daun peterseli yang seringkali membusuk di chiller. Mungkin kali ini saya harus memasukkannya ke dalam smoothie di pagi hari agar kehadirannya tidak tersia-sia. Momen Imlek membuat jeruk kino promo dengan harga yang murah, begitu juga tomat dan buah naga. Santaplah buah dan sayur yang sedang musim sebanyak mungkin, karena pada saat itu harganya murah! Saya memegang kuat prinsip tersebut. Saat keluar Lotte, kantung belanja penuh dengan sayur dan buah, dua bahan makanan yang saya utamakan karena freezer masih full dengan ikan beku.

Hujan deras yang membasahi bumi sejak Sabtu dan berlanjut di hari Minggu memang paling sedap dipakai untuk berleha-leha di kasur. Rencana memasak yang tadinya menggebu-gebu saat berada di supermarket, mendadak menguap kala di rumah. Suhu yang sejuk membuat tubuh ini terasa super nyaman untuk diajak mendekam dibalik bed cover sambil menonton aneka video seru di YouTube. Satu channel YouTube favorit saya akhir-akhir ini adalah 'Do It On a Dime', saya menemukan vlog-nya beberapa bulan yang lalu dan sejak itu langsung secara estafet menonton semua videonya

Resep Ayam Goreng Mentega

'Do It On a Dime' pada umumnya berisikan mengenai tips dan informasi cara mengorganisir rumah sehingga semua barang dan perabotan tertata dengan teratur. Vlog tersebut juga berisi mengenai DIY, cooking, berkebun, interior, dekorasi dan tips berbelanja dengan budget minimal.  Terus terang saya sangat kagum dengan Kathryn, pemilik vlog, yang mampu me-manage rumah tetap rapi bersih dan teratur, menjalankan vlog dengan jumlah subscriber ratusan ribu, dan mengasuh dua putranya yang masih balita. Jika anda tertarik dengan pengaturan dan dekorasi rumah maka vlog ini sangat saya rekomendasikan untuk dikunjungi

Memang menyenangkan melihat orang lain mengatur dan membersihkan rumah mereka hingga rapi dan 'kinclong', betapa inginnya saya bisa memiliki semangat seperti itu. Namun biasanya yang terjadi adalah satu video berlanjut dengan video selanjutnya, dan waktu terus bergulir, dan akhirnya semua video tentang mengatur rumah itu habis  ditonton.  Ilmu mengorganisir rumah terekam di kepala, bahkan sampai 'ngelotok' (istilah orang Jawa untuk ingatan akan sesuatu yang sangat kuat), namun tubuh saya tetap tak bergerak untuk segera mulai mengambil sapu dan pel. Mulut ini bahkan berteriak kesal, "Ayo pemalas, bangun dan gerakkan tubuh gendutmu dan mulai membersihkan rumah!" Teriakan itu hanya bergaung di antara dinding, efek yang terjadi selanjutnya nihil. Lantai rumah tetap kotor, debu di permukaan furnitur tetap tebal, permukaan kompor tetap penuh bercak minyak, dan kamar mandi perlu disikat total, dan yang saya lakukan adalah membayangkan andai memiliki peri rumah, Dobby,  selayaknya di cerita Harry Potter. Tobat! 

Resep Ayam Goreng Mentega

Tentu saja itu cerita di minggu-minggu lalu, karena di Minggu kemarin saya benar-benar bekerja esktra keras.  Target saya weekend ini rumah harus bersih mulai dari halaman depan hingga dapur. Pekerjaan pun dimulai dengan membongkar mesin vacuum cleaner yang saya beli online dua minggu lalu. Saya membeli mesin ini karena kesal harus menyapu rumah yang penuh dengan rambut rontok, jika anda pernah menyapu rambut di lantai tentu tahu betapa berat perjuangan mengumpulkan helaian ringan ini di pengki. Helaian rambut ini bukan hanya di satu kamar tapi tersebar di setiap kamar dan sudut rumah yang pernah saya kunjungi. 

Saat mesin telah keluar dari kardusnya, saya justru kehilangan akal setelah melihat bagian-bagiannya. Pencerahan tak kunjung tiba walau sudah bolak-balik membaca buku manual berisi intruksi pemakaian, hingga terpaksa mencari videonya  di YouTube. Membutuhkan waktu tiga puluh menit untuk membuat mesin vakum tersebut akhirnya berfungsi dan mendengung ke sekeliling rumah. Untungnya hanya memerlukan waktu singkat untuk membuat lantai bersih, membuat saya menyesal mengapa tidak sejak dulu membeli mesin ini. Pekerjaan kemudian dilanjutkan dengan mengelap semua furnitur, mengganti sprei semua kamar, melipat cucian kering, mencuci pakaian dan sprei segambreng secara manual (karena mesin cuci yang rusak!), membersihkan dapur, menyikat dua kamar mandi, membuang sampah, dan diakhiri dengan mengepel lantai.  Jam telah menunjukkan pukul setengah delapan malam ketika akhirnya saya bisa bernafas lega dan melakukan balas dendam dengan menyantap sepiring besar spaghetti aglio e olio. Gubrak!

Resep Ayam Goreng Mentega

Sekarang menuju ke resep ayam goreng mentega, resep ini juga terdapat dibuku ketiga JTT, '90 Menu Masakan Untuk 1 Bulan' yang terbit di tahun lalu.  Nah jika kita berbicara tentang ayam goreng mentega, maka menu ini pasti bukanlah masakan yang asing bagi anda penggemar masakan Chinese, bahkan warung tenda di pinggiran jalan selalu menyediakannya karena banyak penggemarnya. Membuatnya super duper mudah dan hampir tidak ada tips spesifik yang perlu saya berikan. Kunci untuk menghasilkan masakan ayam goreng mentega yang menggiurkan adalah jangan menumis bawang bombay terlalu lama hingga menjadi sangat layu dan hancur, jika bisa memasaknya setengah matang itu lebih baik. Terus terang bawang bombay di masakan ayam goreng mentega yang saya sharing kali ini terlalu lama dimasak, hingga sedikit tidak berbentuk. Pernah menyantap ayam yakiniku di Hokben? Nah seperti itulah seharusnya tampilan bawang bombay untuk masakan ini.

Karena ayam telah digoreng sebelumnya hingga matang maka hanya memerlukan waktu singkat untuk menumisnya bersama bumbu. Ayam goreng mentega biasanya hadir 'nyemek-nyemek', atau dalam kuah yang kental, dan walau bernama mentega namun dalam prakteknya mentega seringkali digantikan dengan margarine seperti resep yang saya hadirkan kali ini. 

Berikut resep dan prosesnya ya. 
 
Resep Ayam Goreng Mentega

Ayam Goreng Mentega
Resep hasil modifikasi sendiri

Untuk 4 porsi 

Tertarik dengan resep masakan ayam lainnya? Silahkan cek link dibawah ini:
30 Menit Ayam Saus Jeruk
Ayam Kuluyuk a la Just Try & Taste
Ayam Wijen Saus Oriental

Bahan dan bumbu ayam: 
- ½ ekor ayam, potong menjadi 6 s/d 8 bagian 
- 2 siung bawang putih, haluskan
- 2 sendok teh tepung maizena 
- 1 sendok makan kecap asin (soy sauce) 
- ½ sendok teh merica putih bubuk 
- ½ sendok makan minyak wijen 
- 1 sendok teh gula palem 
- 1/2 sendok teh garam 

Bahan dan bumbu saus: 
- 3 sendok makan mentega atau margarine
- 1 buah bawang bombay ukuran sedang, belah menjadi dua bagian dan rajang melintang tipis
- 3 siung bawang putih, cincang halus 
- 1 1/2 cm jahe, kupas dan cincang halus 
- 1 sendok makan Worcestershire sauce atau kecap Inggris (optional)
- 1 sendok makan saus tiram (oyster sauce) 
- 2 sendok makan kecap manis 
- 2 sendok makan kecap asin (soy sauce) 
- ½ sendok teh merica putih bubuk 
- 200 ml air kaldu ayam (atau air biasa) 
- 2 sendok teh cuka apel atau 1 sendok teh cuka masak biasa 
- 1 sendok teh tepung maizena, encerkan dengan 2 sendok makan air 
- garam jika kurang asin 

Note: 
aneka saus seperti saus tiram, kecap asin dan Worcestershire sauce sudah mengandung garam, jadi hati-hatilah saat menambahkan porsi garam di masakan. 

Cara membuat: 

Resep Ayam Goreng Mentega

Siapkan mangkuk, masukkan ayam dan bahan bumbunya, aduk rata dan diamkan minimal 1 jam. Siapkan penggorengan, panaskan minyak agak banyak untuk menggoreng ayam. Goreng ayam hingga permukaannya kuning kecoklatan. Angkat dan tiriskan. 

Siapkan mangkuk, aduk jadi satu hingga rata: Worcestershire sauce (kecap Inggris), saus tiram, kecap manis, kecap asin, merica bubuk, kaldu ayam dan cuka apel. Sisihkan.

Resep Ayam Goreng Mentega

Siapkan wajan, masukkan mentega, panaskan hingga mencair dan panas. Tumis bawang bombay hingga warnanya berubah menjadi sedikit transparan dan harum. Masukkan bawang putih dan jahe, tumis hingga harum. 

Masukkan bahan saus yang diaduk menjadi satu, aduk dan masak hingga kuah mendidih. Tuangkan tepung maizena, aduk rata dan masak hingga kuah sedikit kental. 

Masukkan ayam goreng, aduk dan masak selama 2 hingga 3 menit. Cicipi rasanya, tambahkan garam jika kurang asin. Angkat dan sajikan dengan nasi panas. Super yummy!
 



29 komentar:

  1. Mba endang,700rb/Bulan sungguhkah? Bgmn caranya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haaa, saya cuman seorang diri mba hehhehe, 700 rb saya bagi jadi 4 (4 minggu), dan belanja sesuai jatah dalam seminggu itu.

      Hapus
    2. bisa dapat 3 kg ikan yg ga mahal2 amat mbak + sayur cabe dsb

      Hapus
  2. Balasan
    1. harganya masing2 125 rb ya mba, penerbit kawan pustaka promo paket untuk 2 buku 225 rb dan hadiah kalender ya

      Hapus
  3. mba Endang, balas dendamnya kebangetan hehe...ongkos kirim ke palangkaraya kalteng berapa ya mba untuk bukunya ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha, iya, habis makan merasa berdosa. Saya tidak jual bukunya ya Mb Indri, bs dipesan melalui penerbit kawan pustaka ya, nanti akan saya umumkan

      Hapus
  4. Resepnya keliatannya enak-enak, tapi sejujurnya saya lebih tertarik ke pembagian waktunya mba belanja bahan, masak, foto-ngedit, menulis, bekerja dan urus rumah. Bisa maksimalin waktu ngelakuin ini itu, inspiratif banget

    BalasHapus
    Balasan
    1. thanks Mba Dian, sejujurnya saya ini pemalas kelas berat hiiks, bisa lebih maksimal kalau mau lebih rajin. Cuman kok ya susah jadi orang yang rajin yaaa

      Hapus
  5. Mba Endang yg baik dan inspiratif, sdh lama sy memantau blog mba dan mencoba berbagai resep, terutama baking yg buat saya sbgi pemula amat sangat membantu dan membuat saya menjadi PD untuk mencoba resep yg ada dgn gambar2 yg sangat membantu. Saya sangat bersyukur mba terus memberikan ilmu semoga mba terus sehat selalu. Terimakasih ya mba.Untuk bukunya apa bisa diperoleh di Gramedia ga mba?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Mba Fanny, thanks sharingnya ya, senang resep2 JTT disuka. Amiin atas doanya. Sukses dan sehat selalu juga ya!

      Buku bs dibeli di Gramed ya mba, mungkin di minggu kedua Februari ya.

      Hapus
  6. Mba mw dong buku nyA...bgm carax ya biar jgn kehabisan lagi?terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Nur, saya sudah umumkan mengenai pemesanannya yaa, tdk lewat saya tapi langsung ke Kawan Pustaka ya. thanks ya

      Hapus
  7. Vlog DoItInADime itu juga favorit saya Mba. Tahun lalu saya rajin bingit nonton tapi tak ada realisasi sampai kenyang disindir-sindir suami. JTT selalu jadi referensi pertama kalau saya mau masak makanan baru. Terima kasih ya Mba.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha, samaaaa, suka mantenginnya tapi badannya gak gerak2 juga ya. Susah memotivasi buat bersih2 memang.

      thanks sharingnya Mba Dina! Sukses dan sehat selalu yaa

      Hapus
  8. rajinnya mba endang.. boleh lah mba skalian dirumahku loh bersih2nya.. wkkwkwk
    nanti baju2 sm spreinya pake mesin cuciku mba, pas toh.. huahahaha
    klo lg rajin ya rajin ya mba.. klo lg kumat malesnya bner2 males kebangetan.
    aq jg suka liat2 diy cara organisir gitu mba, cuma apa daya, hapalin dlu smpe hatam, nunggu rajinnya nongol dlu wkwkwkkw
    ah slalu senang baca intermezzonya jtt..
    smoga rajinnya bertahan mba.. :D

    Bella

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wakkaka, rajin saya kumatnya cuman sebulan sekali mba, jika mata ini sudah gak tahan lihat rumah kotornya ampuuun, sampai air pel coklat gelap kaya air comberan hahhahah

      Hapus
  9. Hai Mbak endang. Pagi ini saya eksekusi si ayam mentega ini hihi.. Belum matang jadi belum komentar lebih banyak ��
    Oh ya, foto di atas itu ayam mentega disandingkan dengan apa ya? Saya liatnya seperti semacan tahu? Hihihi ada resepnyaa?
    Thank you mbak endang, sukses selalu ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Mba, thanks sharingnya yaa, semoga ayam menteganya endess rasanya yaa. Yep, ini buat foto buku jadi saat itu sedang masak 'mapo tofu'resepnya ada juga di JTT ya mba.

      Hapus
    2. Alhamdulillah sukses dan endes poll. Bisa buat resep andalan nih ayam menteganya. Tapi mbak, kalo buat cepetan nggak perlu dimarinade sampai sejam nggak papa kah? Hihi jaga2 kalo kepepet ��
      Saya jodohin sama kangkung belacannya mbak endang dulu hari ini. Mantaaapp plus kerupuk.

      Ina

      Hapus
    3. Hai Mba Ina, waaak mantap! saya setiap kali lihat ini juga langsung ngiler heheheh. Hmm, pakai kangkung belacan mantap Mba! thanks sharingnya yaa

      Hapus
  10. Mba Endang yg cantik..maaf OOT. Kalo boleh tau merk dan type vacumnya apa ya.Sy jg lagi dalam pencarian vacuum yg ok.

    Tks/Erika

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Erika, saya pakai Bosch tipe Gas 11 - 21 ya, beli online hehehhe

      Hapus
  11. Mbak Endang, cuka boleh diganti air jeruk nipis nggak? Saya jarang stok cuka, hehehe aneh ya ��

    BalasHapus
  12. Mbak, sy mohon pencerahan. Selama ini saya nda berhasil buat bumbu meresap dengan baik pada ayam negeri. Sy sudah ikuti petunjuk "masak dengan api kecil hingga kering" atau diamkan semalaman di kulkas atau tusuk2 dengan garpu. Kebanyakan setelah dimasak lalu dipotong, daging bagian dalam masih tawar/tdk terasa bumbunya. Sedangkan ayam sudah empuk malah sudah lepas2 dari tulangnya. Apa ada tips buat bumbu dapat meresap hingga ke tulang2 pada ayam negeri, mbak?
    Sy ingin coba jualan ayam panggang tapi nda berani karna rasa ayam nda nendang (karna persoalan nda meresap itu). Klo pake slowcooker kayaknya nda cocok ya klo buat jualan ayam.
    Ada solusi/tips buat hal ini, mbak? Makasih sebelumnya.

    Salam - Ira

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Ira, pengalaman saya ayam kudu diungkep dengan api kecil, ayam kudu terendam dalam air berbumbu dan dimasak sampai benar2 empuk. pengalaman sih bumbu meresap, saya jarang merendam ayam, saya lebh suka ungkep lama dengan api kecil.

      Hapus
  13. Maaf mbak, saya bertanya lagi..
    Biasanya brapa lama buat ungkep ayam yg beratnya skitar 1-1.5kg? Klo cm terdiri dari dada/paha utuh dengan berat yg sama, apa waktu ungkepnya juga sama atau lebih lama?
    Air ungkepnya kira2 sebrapa banyak buat ayam 1-1.5kg? Apa dimasukkan langsung semua atau sedikit2??
    Biasanya tiap brapa lama bolak balik ayam, apa tiap 15 mnt gitu, mbak?
    Apa ayam negeri dengan berat lebih dari 1.8kg bisa meresap bumbunya sampai ke tulang2 bila diungkep? (dadanya kan cukup tebal, biasanya bumbu nda nembus sampai ke tulang, mbak.. pengalamanku...) gmn biar bs maknyuss sampai ke dalam juga?
    Ayam segede gitu, diungkep sampai brapa lama biasanya, mbak?
    Makasih banyak buat penjelasannya, mbak..
    Salam - Ira

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Ira, saya gak pakai ukuran waktu mb, pakai perasaan saja hehheheh. Susah kalau pakai waktu. Biasanya air merendam ayam dan ungkep sampai air habis, kalau air habis ayam belum matang atau belum meresap ya tambah lagi air sedikit2 sampai ayam benar2 empuk dan matang.

      Hapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...