29 Maret 2019

Resep Shiny Fudgy Brownies (Dijamin Sukses)


Resep Shiny Fudgy Brownies JTT

Membuat brownies menurut saya gampang-gampang susah. Tepatnya membuat brownies dengan permukaan yang mengkilat, sedikit retak dan teksturnya padat, moist, sekaligus lembut gampang-gampang susah. Begitu banyak resep brownies yang pernah saya share di blog, permukaan shiny-nya kadang muncul kadang 'ngumpet' entah dimana hingga saya sering frustasi sendiri. Selama ini saya mengira kandungan coklat compound dan gula yang banyak akan membuatnya shiny, namun walau sudah ditambahkan berton-ton coklat compound mungkin hanya 1 atau dua saja yang menunjukkan hasil lebih baik. 

Membaca berbagai literatur terutama website King Arthur Flour, saya jadi tahu bahwa gula yang mencair dan naik ke permukaan saat brownies dipanggang akan memberikan hasil mengkilap, sementara coklat compound akan memberikan tekstur yang padat dan fudgy. Lantas bagaimana caranya untuk membuat gula bersedia mencair dan naik ke permukaan brownies? Resep seperti apa yang memang benar-benar terbukti pasti bisa menghasilkan brownies dengan permukaan shiny dan cracky dengan tekstur fudgy dan moist? Itu yang masih menjadi tanda tanya besar.

Resep Shiny Fudgy Brownies JTT
Resep Shiny Fudgy Brownies JTT

Di tengah pencarian akan resep brownies tokcer yang jika dibuat pasti akan menghasilkan tampilan seperti yang dinginkan, bulan lalu saya mencoba membuat brownies cookies. Kue kering coklat dengan tekstur padat dan moist seperti brownies ini sudah lama masuk dalam list untuk dicoba. Prosesnya sangat mudah, sama seperti proses membuat brownies umumnya, bedanya kali ini telur dan gula dikocok hingga ribbon stage. Step yang biasanya memang dilakukan kala kita hendak membuat kue kering. Adonan yang terbentuk harusnya  padat, bisa disendokkan dan diletakkan di permukaan loyang tapi kenyataannya adonan bertekstur encer. Tidak seperti adonan kue kering umumnya yang bisa dibentuk. Akhirnya adonan saya tuangkan disebuah loyang dan panggang sebagaimana brownies umumnya. Ketika matang hasilnya membuat saya ber uh dan ah sendiri, permukaannya terlihat mengkilap sedikit retak, sama seperti brownies yang saya impikan selama ini. Well, walaupun  brownies cookies yang diinginkan akhirnya gagal namun saya merasa tidak terlalu kecewa.

Resep Shiny Fudgy Brownies JTT
Resep Shiny Fudgy Brownies JTT

Gula dan telur yang dikocok hingga ribbon stage ternyata membuat gula lebih mencair sekaligus membantu adonan brownies mengembang kala dipanggang. Saat mengembang inilah gula yang mencair kemudian naik ke permukaan kue dan menghasilkan permukaan yang mengkilap. Tekstur brownies ini padat, fudgy dan moist namun karena kandungan gulanya yang agak tinggi maka rasanya menjadi terlalu manis. Ketika saya bawa ke kantor, Mba Mirah yang mencicipinya langsung berkomentar, "Manis banget Ndang, ini harus dimakan sambil minum teh atau kopi pahit buat netralisir rasanya." Well, umumnya brownies dengan tampilan yang merekah dan shiny memang memiliki rasa yang lebih manis, untuk membuat rasa manis itu tidak terlalu dominan bisa dengan menggunakan coklat compound yang memiliki kandungan coklat lebih tinggi (dark cooking chocolate) sehingga rasanya agak pahit atau menambahkan kopi bubuk seperti brownies a la Starbucks yang pernah saya share sebelumnya disini.

Berikut resep dan prosesnya ya.

Resep Shiny Fudgy Brownies JTT

Shiny Fudgy Brownies
Resep hasil modifikasi sendiri

Untuk 1 buah brownies ukuran loyang 20 x 20 cm

Tertarik dengan resep brownies lainnya? Silahkan klik link dibawah ini:
Brownies Lezat & Legit ala Chanti
Pumpkin Swirl Brownies
Starbucks Double Chocolate Brownies

Bahan:
- 85 gram tepung terigu serba guna
- 1 sendok makan tepung maizena
- 2 sendok makan coklat bubuk
- 1/2 sendok teh baking powder
- 1/4 sendok teh garam
- 225 gram coklat compound (DCC), potong dadu
- 115 gram mentega
- 2 butir telur besar
- 200 gram gula pasir
- 1 sendok teh vanilla extract
- 100 gram choco chips atau coklat compound potong dadu

Cara membuat:

Resep Shiny Fudgy Brownies JTT

Siapkan oven, panaskan disuhu 175'C, letakkan rak pemanggang ditengah oven. Siapkan loyang persegi ukuran 20 x 20 cm, alasi permukannya dengan kertas baking. Sisakan kertas menjulur keluar loyang untuk memudahkan mengeluarkan kue ketika telah matang. Sisihkan.

Siapkan mangkuk, masukkan tepung terigu, tepung maizena, coklat bubuk, baking powder, ayak jadi satu. Sisihkan.

Siapkan mangkuk tahan panas. Masukkan coklat compound, garam dan mentega, letakkan di atas panci berisi air. Jaga jangan sampai air menyentuh dasar mangkuk berisi coklat. Masak dengan api sedang sambil diaduk sesekali hingga coklat meleleh. Jika sekitar 70 persen coklat telah meleleh angkat dari kompor. Aduk-aduk coklat diluar kompor hingga semua bagian coklat mencair. Cara ini menghindari coklat dipanaskan terlalu lama yang akan menyebabkan coklat terpisah antara bahan padat dan minyaknya. 

Resep Shiny Fudgy Brownies JTT

Siapkan mangkuk agak besar untuk mengocok dan mencampur adonan. Masukkan telur, gula dan vanilla extract. Kocok dengan mikser speed rendah hingga tercampur baik, naikkan kecepatan menjadi sedang dan kocok hingga adonan mengembang, kental dan berjejak (ribbon stage). Ketika alat pengocok diangkat maka adonan yang jatuh akan membentuk jejak selama beberapa detik di permukaan adonan, tidak langsung menghilang.

Masukkan coklat leleh, kocok dengan mikser speed paling rendah hingga tercampur baik. Masukkan tepung dalam 2 tahapan. Kocok dengan mikser speed paling rendah atau aduk dengan spatula hingga tercampur (jangan over mixing).

Resep Shiny Fudgy Brownies JTT

Masukkan potongan coklat / choco chips, aduk rata. Tuangkan ke loyang, ratakan permukaannya. Panggang di oven suhu 175'C selama 35 - 40 menit, atau cek dengan lidi. Sebaiknya masih ada remah lembab yang menempel di lidi bukan lidi keluar dalam kondisi bersih. Jangan over baked karena brownies akan menjadi kering teksturnya (tidak moist). 

Keluarkan dari oven, biarkan kue hingga benar-benar dingin. Angkat kertas baking yang menjulur diluar loyang, kemudian letakkan kue di meja. Jangan balikkan kue karena permukaan brownies yang shiny harus diatas.

Potong dan sajikan.




20 komentar:

  1. Kalo dikurangi gula nya biar ga terlalu manis, kira2 jd brp gram ya mb Endang? Krn sy kurang begitu suka manis, tp pengen nyoba resep brownies nya, makasih.
    Yusi, Yogya

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo Mba Yusi, mungkin sekitar 150 gr masih oke Mba.

      Hapus
  2. Mbak, apakah brownies ini bisa dimasak di teflon ? (Tidak dioven)

    BalasHapus
  3. Hallo...
    Dirumah tuh ada sisa bahan jadi aku mau xoba resep ini, tapi cokelat yang ada tinggal cadburry. Kalo cokelatnya diganti dengan cadburry dairy milk, gulanya berapa banyak yach?

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa ganti milk Chocolate, gula kurangi dikit, nah takaranya kembali ke selera saja ya

      Hapus
    2. Thanks...
      Ingin melaporkan...��
      Udah coba dan berhasil walaupun ada sedikit kecerobohan, saya pakai oven gas dan gasnya habis dan tertunda pembakarannya sekitar 10-15 menit...�� tapi syukur jadi��
      Dan lagi saya cuma pakai 150gr gula (120gr gula pasir ama 30gr gula merah bubuk) Lagi obsesi ama gula merah��
      Menteganya saya pakai blue band cake & cookie...
      Rasanya top banget waktu masih hangat(suam" kuku) tapi setelah dingin kok aftertastenya berasa blue bandnya untuk saya tapi untuk ipar & kakak saya sudah enak cuman kakak saya complain rasa gula merahnya karena dia nggak suka sama gula merah walaupun saya nggak rasa gula merahnya malahan...��
      Makasi��

      Hapus
    3. blue band memang strong rasanya, saran saya pakai butter/mentega dan bukan margarine mba. thanks sharingnya

      Hapus
  4. Mbk akhirnya aku Nemu resep.ini yg bikin brownies ku retak..to knp retaknya udah banget kok yg tengah masih agak basah waktu kupotong ya setelah keluar 30 menit dr oven..haruskah dioven lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. waktu panggang bs beda2 mba tiap oven, terutama oven listrik. Oven listrik watt rendah beda suhunya dengan watt tinggi. jadi cek saja kuenya dengan lidi kalau masih basah ya lanjut panggang

      Hapus
  5. Barusan bikin mbak, wangiiiii serumah... Tapi belum bisa dicicipi, masih puasa soale 😂
    Tampilannya juga cantik mengkilat...
    Suwun nggih mbak atas ilmunya..
    Aku sering nyontek resep2nya mbak endang...

    BalasHapus
  6. Hi mba ,thanks resepnya aku udah nyoba browniesnya .. shiny nya dapet ,fudgy nya jg dapet.. aku pakai loyang 10*28 jadinya tinggi. Wkwkw. Trus bagian tengahnya amblas apa krn pakai loyang kekecilan kah mba? Waktu manggang jadi 60menit. Enak bgt browniesnya,tapi menurut aku kemanisan. . next mau 150gr aja gulanya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. loyangnya mungkin kekecilan Mba, jadi bagian tengahnya agak lama matang dan masih basah sehingga kue collaps.

      Hapus
  7. Hi mbak. Salam kenal ya. Sy udah cob resepnya tp sy pakai coklat couverture bukan compound. Kendalanya kok kadang shiny crust nya dpt kadang ngga ya? Padahal sdh sy kocok pakai hand mixer sampai ribbon stage. Apa yg salah ya sampai bingung jg. Kira2 berapa menit di kocoknya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal Mba, setahu saya couverture itu harus ditemper dulu deh kalau mau keluar shinynya, tempering berarti memanaskan coklat dalam suhu tertentu sehingga ketika dingin tetap shiny.

      Hapus
  8. mba En, kalau gula dikurangin ap tetap bisa jadi shiny? misal pakai 120 gr aja gulanya

    BalasHapus
  9. hallo mbk Endang....mbk endang suka yg ini apa yg resep dulu yg ala starbuck?

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama saja Mba, rasanya mirip2, hanya ini permukaannya shiny saja

      Hapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...