28 October 2011

Sandwich Telur Dadar


Bermula dari surfing mengenai alat pemanggang panini di internet (panini berasal dari bahasa Italia, panino, yang merupakan makanan sejenis sandwich berisi aneka olahan daging, sayuran dan keju yang kemudian dipanaskan dengan cara dipanggang), tidak menemukan yang saya inginkan, air liur saya justru menetes-netes melihat aneka sandwich lezat yang ditampilkan di web. Tapi apalah daya, di kulkas saya tidak ada aneka jenis olahan daging seperti daging asap, tuna atau suwiran dada ayam, jadi sandwich sayapun berakhir dengan lembaran keju, acar mentimun dan telur dadar yang kemudian saya tangkup menjadi satu dan dipanaskan di dalam oven. Hmm, ternyata sandwich serabutan ini rasanya tetap lezat, apalagi dalam kondisi lapar berat di pagi hari ^_^.  


27 October 2011

Sup Tuna Asam Pedas dengan Nanas


Bagi saya, bulan Oktober ini memang benar-benar bulan yang penuh dengan kesibukan, bahkan di hari Sabtu-Minggu pun yang notabene merupakan hari merdeka dan bersantai ria ternyata tak lepas dari kegiatan kantor yang mati-matian saya lupakan jika sedang liburan. Kesibukan ini semakin diperparah dengan jalanan di sepanjang Sudirman menuju Blok M yang macet berat karena pemerintah DKI sedang mengerjakan proyek pembuatan saluran air yang menghabiskan separuh space di jalur lambat. Pagi hari saat berangkat dan sore hari kala pulang menjadi sedikit bencana karena jalur cepat pun terkena imbas mobil-mobil yang sedang berderet antri hendak menuju ke jalur lambat. Ditambah hujan yang mengguyur lebat, sempurnalah hari-hari warga Jakarta. Yah, beginilah nasib menjadi kuli di Jakarta. Eits, saya tidak mengeluh, sama sekali tidak berniat untuk itu, saya hanya ingin berbagi secuil curhat dan segentong uneg-uneg yang seakan tidak pernah ada habisnya ^_^


21 October 2011

Nasi Panggang Isi Tuna, Kacang Polong, Jamur, dan Keju


Mungkin makanan ini mengingatkan anda dengan schotel atau casserole atau entah apa pun itu namanya, namun yang jelas makanan ini benar-benar hasil modifikasi desperate yang saya lakukan pekan lalu di dapur. Ahh, terkadang saya memang terlalu kurang kerjaan (saya tidak pede menyebutnya dengan kreatif), ketika orang lain mengambil jalan praktis untuk memberdayakan suatu bahan maka saya justru akan mencari jalan yang menyusahkan hanya karena tiba-tiba sekerlip ide muncul di salah satu sisi otak saya dan semangat sayapun menyala untuk mewujudkannya. Walaupun badan letih, walaupun pikiran stress, walaupun bau keringat dan belum mandi karena baru pulang dari kantor, dan mungkin... walaupun tiba-tiba ada bom meletus di depan rumah Pete, ide tersebut tetap harus terwujud. Terkadang saya senang dengan semangat ngoyo ini namun seringkali saya sebal sendiri, karena so exhausting!


19 October 2011

Yuk Membuat Ketoprak!


Bagi anda yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya, makanan bernama ketoprak memang bukan barang asing lagi. Hampir di setiap sudut jalan di Jakarta menawarkannya. Meskipun seandainya tidak ada tulisan ketoprak dengan huruf yang besar di gerobaknya, mayoritas penghuni Jakarta tahu gerobak mana yang menyajikan makanan ini. Biasanya, ciri utamanya adalah bentuk gerobaknya yang panjang, bercat warna-warni mencolok dan umumnya dilengkapi dengan wajan untuk menggoreng tahu. Walaupun tentu saja deskripsi minim yang saya berikan ini tidak bisa menjadi patokan karena pastinya ada seribu satu macam modifikasi gerobak ketoprak yang tersebar di Jakarta, tergantung dari kemampuan dan kreatifitas penjualnya. 

Penyajian ketoprak sendiri terbilang cukup unik, bumbu-bumbu ketoprak seperti cabai, bawang putih, gula merah dan garam di letakkan di atas piring dan langsung di haluskan di sana menggunakan cobek kayu. Ketika bumbu telah halus baru kemudian ditambahkan kacang tanah tumbuk dan air hingga terbentuk saus kacang yang kental. Tauge, potongan tahu goreng, dan bihun menyusul untuk dimasukkan ke piring dan diaduk bersama saus kacang. Selanjutnya ketoprak disajikan bersama dengan potongan ketupat atau nasi putih dengan ditaburi kerupuk sagu diatasnya. Yummy!


18 October 2011

Iga Bawal Jepang Siram Sambal Tumis


Gara-gara satu minggu terakhir ini saya sering kali makan fast n junk food di luar kantor,  dan pulang kantor dalam kondisi 3 L: Lemah, Letih, Lesu sehingga tidak bernafsu memasak, membuat menu makan saya benar-benar minus ikan. Bagi saya, seminggu tidak makan ikan benar-benar penderitaan, setiap kali membayangkan daging ikan yang lembut dan gurih membuat air liur menetes-netes. Stok ikan beku di kulkaspun menipis, karena telah lama saya tidak berkunjung ke pasar Blok A untuk berbelanja ikan segar di penjual ikan langganan. Didorong rasa ingin makan ikan yang membumbung tinggi, maka hari Minggu kemarin, saya pun membongkar-bongkar freezer karena teringat masih punya satu pak iga bawal Jepang yang saya beli di Carefour. Saya menemukan iga bawal Jepang ini di counter makanan beku, dan karena harganya cukup terjangkau serta saya masih terbayang-bayang dengan kelezatan bawal bintang di resto Beluga akhirnya si iga bawal Jepang inipun masuk ke dalam keranjang belanja.  

17 October 2011

Chocolate Satin Puding


Puding merupakan makanan yang jarang sekali saya buat di rumah, selain karena bukan makanan favorit saya, juga karena puding sulit untuk disimpan di freezer dan daya simpannya juga tidak terlalu lama. Apalagi di supermarket tersedia puding instan dalam cup-cup kecil dengan aneka rasa yang lezat. Jadi kalau memang saya benar-benar ingin mengudap makanan ini, saya cukup puas hanya dengan membeli satu cup kecil dengan rasa yang disukai. Dan itupun sangat, sangat jarang saya lakukan. Hanya saja kemarin, teman saya Tri - yang sepertinya penggemar berat puding - meminta saya untuk menampilkan salah satu resep puding di JTT. Hmm, saya baru terpikir, ternyata selama ini saya belum pernah menampilkan sepotong pun resep puding disini. Jadi mungkin tidak ada salahnya jika kali ini saya coba. Puding rasa coklat menjadi incaran utama, karena saya yakin penggemar coklat tidak pernah ada matinya, dan memang di benak saya telah terbayang-bayang puding coklat idaman: lembut dan halus, manis dan lumer dimulut dengan rasa coklat yang nendang. Tapi, ada tapinya, resepnya tidak boleh rumit dan terlalu banyak bahan. Yup!

12 October 2011

Obsesi Roti 12: Roti Gulung Kismis


Ketika anda telah mampu membuat roti sendiri dengan hasil yang cukup baik (cukup baik = lembut, nyaman di kunyah, tidak membuat gigi retak dan tulang rahang bergeser, mampu ditelan tanpa harus digelontor seember air, dan tetap segar hingga keesokan harinya) maka dosa besar rasanya jika harus membelinya di bakery atau toko roti yang luar biasa banyaknya bertebaran di Jakarta, apalagi di Mall Ambasador yang bersebelahan dengan kantor saya. Berbagai tawaran toko roti untuk menarik pelanggan mulai dari buy 1 get 1, buy 3 get 1 free, gebyar diskon 25%, atau alternatif cash back dari provider kartu kredit, berkibar-kibar di depan mata. Bukan berarti saya tidak tertarik namun sayang rasanya jika saya harus mengeluarkan kocek untuk sepotong roti kismis, coklat atau keju dengan harga tujuh ribu sekian rupiah, karena jika membuatnya sendiri saya bisa mendapatkan berpotong-potong roti dengan biaya yang murah. 

Seperti siang ini ketika saya mengantar Meta ke sebuah bakery yang menawarkan diskon anniversary 25%, saya tidak berminat sedikitpun untuk ikut-ikutan mengambil nampan dan menumpuk roti setinggi-tingginya seperti pelanggan lainnya. Tapi dalam hati saya berjanji, sepulang kantor saya akan membuat roti sendiri dengan rasa yang tak kalah sedapnya dan bisa saya santap sepuas-puasnya.


11 October 2011

Tongseng Daging Sapi


Sebenarnya, weekend kemarin saya bermaksud untuk membuat soto mie, beragam pernak-perniknya telah saya keluarkan dari kulkas, bahkan kulit lumpia siap pakai telah siap di meja. Tetapi di tengah perjalanan saya menunggu daging sapi beku yang baru keluar dari freezer mencair, saya tiba-tiba ingin masakan daging yang berkuah pedas, sedikit kental, kaya rempah dan menggunakan sayuran di dalamnya. Membuka-buka berbagai buku resep masakan, tidak ada masakan yang menarik perhatian dan selera saya, jikalau ada resepnya ribet minta ampun. Akhirnya saya justru membuka-buka kumpulan resep blog sendiri dan menatap tongseng ayam. Hmm, mengapa tidak membuat tongseng daging sapi saja? Masakan ini sangat mudah di buat dan bahan-bahan soto mie seperti kol, daun bawang dan tomat bisa saya masukkan ke dalamnya. Jadi saya tidak perlu mencari bahan yang tidak tersedia di kulkas. Percayalah, modifikasi resep dan memberdayakan bahan yang ada merupakan kegiatan favorit saya ^_^


10 October 2011

Tahu Telur Saus Kacang & Kecap


Setiap kali saya membaca atau mendengar mengenai makanan bernama tahu telur, maka ingatan saya pasti  melayang ke Ngawi belasan tahun yang lalu saat saya mencicipi makanan ini pertama kalinya. Saya masih ingat, pada sebuah rumah makan yang cukup terkenal berlokasi di dekat pasar Ngawi yaitu RM. Duta. Rumah makan ini menyediakan masakan-masakan lokal dengan harga yang termasuk mahal bagi kantong orang tua saya pada saat itu. Tiap kali saya melewatinya kala pulang sekolah (kebetulan SMP saya dekat dengan pasar Ngawi), saya selalu bertanya dalam hati: kapan saya bisa duduk di dalam restoran, menyantap seporsi makanan, entah apapun itu, sambil memandangi orang yang berlalu lalang di depan resto. Nah, angan-angan saya tersebut ternyata terkabul juga ketika pada suatu hari Lebaran, Om saya datang dari Jakarta dan mengajak kami sekeluarga bersantap disana. Dan di bawah tatapan heran anggota keluarga lainnya, saya menunjuk tahu telur hanya karena rasa penasaran akan bentuk dan rasa makanan tersebut. Maklum saja, yang lain lebih memilih ayam goreng, sate atau bakso yang sebenarnya juga jarang sekali kami nikmati ^_^


09 October 2011

Resep Pembaca JTT: Brownies Lezat & Legit ala Chanti


Sejak membuat blog ini, saya yang selama ini kesulitan menemukan teman yang sama-sama hobi memasak tiba-tiba seperti mendapatkan durian runtuh. Ternyata, di luar sana banyak yang sama antusiasnya dengan saya untuk mencoba aneka resep kue dan masakan lainnya. Salah satunya adalah teman koresponden saya di Aceh, Chanti. Tidak pernah bertemu muka, hanya memandang foto masing-masing di FB, beberapa hari sekali kami berbagi berita dan cerita. Tidak melulu hanya mengenai resep dan mencoba resep baru, tetapi juga curhat mengenai kesibukan masing-masing - saya dengan kesibukan pekerjaan dan keruwetan hidup di Jakarta dan Chanti dengan cerita manisnya mengurus keluarga dan memasak aneka makanan lezat untuk suami dan dua buah hatinya yang lucu.  Ahh, sayang sekali kami dipisahkan oleh jarak yang amboi jauhnya, karena mungkin membutuhkan waktu 1 minggu lamanya untuk kami puas bercerita... andai dipertemukan.  ^_^


05 October 2011

Renyah, Garing & Gurihnya Pie Mangga


Lapar mata. Apakah anda sering mengalami lapar mata seperti saya? Ketika datang ke satu supermarket atau toko dan melihat diskon besar yang diberikan, serasa ingin semuanya diborong. Padahal belum tentu barang yang dibeli gila-gilaan tersebut terpakai. Nah, itu yang terjadi pada saya minggu lalu, ketika mampir sebentar di toko buah All Fresh hanya untuk mencari buah jeruk dan mata saya melotot melihat mangga arum manis masak pohon yang diobral habis. Belum juga otak saya memproses untung rugi dan tujuan awal saya datang ke toko buah ini, kaki saya telah melangkah menuju plastik roll terdekat dan lima menit kemudian sekantung besar mangga telah masuk ke keranjang belanja saya. Hingga dua minggu kemudian saya baru teringat jika si mangga masih terbungkus plastik di kulkas dan belum tersentuh sedikitpun. 


04 October 2011

Crepe Pisang Isi Coklat & Keju


Sudah bosan dengan pisang? Belum? Okeh, kalau begitu saya tambahkan satu lagi resep pisang yang sedap ini sebagai alternatif camilan di rumah, cocok untuk menghadapi musim hujan yang sebentar lagi akan tiba. Karena crepe pisang isi coklat keju ini memang mantap disantap hangat-hangat sambil memandangi rintik hujan gerimis di luar jendela, tentunya dengan teman ngobrol yang seru juga ^_^ atau sebagai alternatif sarapan di rumah. Sebenarnya makanan ini tidak bisa dikatakan benar-benar crepe, karena adonannya yang agak pekat dan tidak encer selayaknya crepe umumnya, bahkan bisa dikatakan lebih mirip lempeng pisang yang  pernah saya posting sebelumnya. Anda bisa klik disini untuk mendapatkan resepnya. Namun tampilannya yang tipis dan isinya yang beraneka ragam membuat saya teringat dengan crepe. 


03 October 2011

Obsesi Roti 11: Pizza Telur, Daging Asap, Tomat Cherry & Keju


Resep pizza ini sebenarnya sudah lama menjadi incaran saya, karena anda tidak akan menemukannya di resto pizza manapun di Jakarta. Pizza dengan aneka macam topping seperti sosis, daging sapi cincang, pepperoni, daging asap, ayam, tuna, atau seafood lainnya, sudah sering kita jumpai. Tapi bagaimana jika pizza dengan topping telur yang dipecahkan di atasnya kemudian dipanggang? Hmm, pasti membuat rasa penasaran anda tergelitik karena ingin tahu seperti apa rasanya. Terus terang rasa penasaran saya sudah bukan tergelitik dan terkikik lagi melainkan sudah dalam taraf terkakak, namun baru tadi malam saya berani mencobanya. Itu pun setelah membaca kesana kemari berbagai artikel mengenai pizza dengan topping telur seperti ini. 

Kekhawatiran yang paling dasar adalah apakah adonan pizza bisa matang sempurna? Apakah telurnya bisa matang juga? Apakah rasa amis telur akan terasa? Apakah enak rasanya? Apakah ini dan apakah itu yang ujung-ujungnya tidak ada langkah berarti hanya sebatas meng-copy artikel dari mana-mana hingga memenuhi hard-disk notebook, dan tetap saja tidak ada secuil pizza pun yang tercipta. Jadi saya kembali ke moto awal: guru terbaik adalah pengalaman, practice makes perfect, just do it, not only talk but action, bla bla bla. Dan dengan berbekal ilmu meringankan tubuh saya pun melayang ke dapur, mengeluarkan segala jurus, dan senjata rahasia. Ciatt... jadilah pizza telur yang ternyata yummy!



02 October 2011

Membuat Es Kacang Merah Nan Legit


Kacang merah (Phaseolus vulgaris) sebagaimana jenis kacang lainnya kaya akan pati, protein dan serat makanan, selain itu juga merupakan sumber zat besi, potassium, selenium, molybdenum, thiamine, vit B6, dan asam folat yang sempurna. Umumnya kacang merah disimpan dalam kondisi kering, namun semakin lama penyimpanannya maka kadar nutrisinya pun akan semakin berkurang. Selain itu kondisi kacang yang kering akan memperlama proses memasak walaupun telah di rendam dalam air selama semalam. Penambahan gula, garam dan bahan yang berasa asam seperti tomat akan memperlama proses pengempukan kacang merah. Karena itu saat mengolahnya sebaiknya rebus kacang dalam air mendidih tanpa tambahan bahan apapun hingga kacang benar-benar empuk sebelum kemudian digunakan ke dalam aneka masakan. 

Sup Senerek: Sup Kacang Merah dengan Daging Sapi & Wortel ala Magelang


Jika anda memiliki kacang merah di rumah apa yang pertama kali terpikir untuk diolah dari bahan makanan yang sehat tersebut? Yup! Anda sama dengan saya dan mungkin dengan ribuan orang lainnya, semua pasti setuju jika saya katakan sup dan es kacang merah. Dua makanan ini memiliki banyak penggemar karena rasanya yang lezat dengan kandungan gizi kacang merah yang tinggi. Seperti kata pepatah sekali dayung dua tiga pulau terlampaui maka begitu pula ketika saya memasak kacang merah ini. Karena saya menggunakan kacang merah kering dan membutuhkan waktu lama untuk merebusnya hingga empuk maka saya pun tidak mau menyia-nyiakan kesempatan, saya langsung mengkreasikan si kacang merah rebus menjadi sup senerek dan es kacang merah yang lezat. Hmm, Sabtu ini menjadi Hari Kacang Merah bagi saya ^_^.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...