Walaupun tidak dikenal dengan nama semur karena ini hanya istilah yang saya gunakan untuk mendeskripsikan masakan ini, namun makanan ala Korea yang bernama bulgogi ini memang memiliki penampilan dan cita rasa yang 'hampir' mirip dengan semur. Bedanya bulgogi tidak semanis semur dan ciri khas utamanya adalah pada taburan wijen panggang yang menyelimuti permukaan daging sapi berbumbu yang tidak kita temukan pada semur. Selain itu bumbu bulgogi sangat sederhana dan menggunakan kecap asin dan minyak wijen yang jarang digunakan di masakan Indonesia. Bagi anda yang tidak terbiasa dengan rasa minyak wijen yang sedikit unik mungkin akan mengernyitkan kening saat potongan daging pertama memasuki mulut dan berkomentar, "Hmm, ada rasa-rasa yang aneh nih di bumbunya". Yep! Itu komentar yang pertama kali dilontarkan Tedy, adik saya, begitu menyantap bulgogi kali pertama, namun setelahnya yang terdengar hanya kata "Sedap"! ^_^
Bulgogi merupakan masakan khas Korea yang biasanya terbuat dari daging sapi panggang yang direndam lama dalam aneka bumbu (marinated beef), walaupun daging ayam juga umum digunakan. Makanan ini berdasarkan polling pembaca masuk di nomor 23 dari 50 Makanan Terlezat di Dunia versi CNN Go tahun 2011. Bulgogi sendiri berarti 'daging bakar' karena mengacu pada teknik memasaknya yang langsung dipanggang di atas api terbuka dengan menggunakan alas berupa panci besi panas. Irisan tipis daging sirloin atau daging sapi dengan kualitas yang baik dibumbui dengan kecap asin, minyak wijen, bawang putih, gula, merica dan bahan-bahan lainnya seperti daun bawang dan jamur. Daging dalam rendaman bumbu ini dibiarkan minimal dua jam untuk menghasilkan rasa yang lebih meresap dan nendang.
Bulgogi umumnya dimasak dengan cara dipanggang namun penggorengan datar juga umum digunakan untuk membuatnya. Sebenarnya makanan ini mirip dengan yakiniku dari Jepang, bedanya bumbu pada bulgogi terasa lebih manis. Air pada bumbu bulgogi juga cukup banyak karena itu masakan ini tidak dimasak diatas lempengan plat besi tipis atau teppan namun di panci besi yang panas. Karena daging diiris sedemikian tipisnya kemudian di marinated selama minimal dua jam, membuatnya mudah empuk kala dipanggang, walaupun tentu saja kualitas daging juga sangat berpengaruh di sini. Jadi agar bulgogi yang anda buat bisa maksimal lezatnya dan tidak membuat anda harus melakukan aksi tarik ulur kala menyantapnya maka gunakan daging dengan kualitas yang baik dengan sedikit urat dan lemak. Agar kita mudah mengiris daging tipis-tipis maka masukkan daging di freezer hingga setengah beku lantas dengan menggunakan pisau tajam iris daging setipis mungkin. Cara ini mempermudah pekerjaan anda.
Lauk ini sangat mudah dibuat, praktis dan cepat serta pas dan mantap sekali untuk menemani nasi putih hangat anda. Hmm! Berikut resepnya ya.
Bumbu perendam:
- 1/2 sendok teh kaldu bubuk (opitional)
Cara membuat:
Siapkan mangkuk, masukkan semua bumbu perendam, aduk hingga rata dan larut. Masukkan daging sapi yang telah diiris tipis. Aduk rata. Tutup permukaan mangkuk dengan plastic wrap atau penutup lainnya. Rendam daging dalam bumbu selama minimal dua jam di dalam kulkas.
Siapkan wajan besi/hot plate atau bisa menggunakan penggorengan datar anti lengket yang ada. Panaskan hingga benar-benar panas. Tuangkan daging dan semua bumbu rendaman ke wajan. Masak daging di wajan atau panggangan hingga matang, sambil dibalik-balik. Jika anda menggunakan hot plate maka proses ini tidak memakan waktu lama.
Saat daging telah matang dan empuk, bumbu perendam telah habis, matikan api. Taburi wijen panggang dan daun bawang, aduk rata. Sajikan bulgogi panas-panas langsung dari hot plate ditemani dengan nasi putih hangat. Yummy!
Web Maangchi - Bulgogi and Kimchi Fried Rice
Wikipedia - Bulgogi
Wikpedia Indonesia - Bulgogi









mba makasih banyak ya, kemaren masak ini nyontek resep dari just try and taste dipuji habis habisan sama suami :). ini website yg oke banget, ada step stepnya. keep posting ya mba! tria
ReplyDeleteSalam kenal Mba Tria. Wow, thanks atas komentarnya ya dan senang sekali blog ini bisa membantu. Semoga suami makin sayang ya ^_^
Deletesedaaaappppp..............
ReplyDeleteMbak, kalau bulgoginya dibuat sedikit spicy bisa ga mbak ??
ReplyDeleteBisa Non, pakai bubuk paprika/bubuk cabai saja ya.
DeleteBulgogi tuh manis bgt ya ternyata.
ReplyDeleteKalau masak bulgogi, saya suka pakai bumbu instan yg di supermarket Mba. Lebih simpel. Itu loh, As**n H**e Gour**t =P
Nah, saya juga suka tuh pakai yang instan dan praktis, saya kudu cek tuh bumbu instannya di supermarket hehehe. Makasih ya ^_^
DeleteBumbu tsb wajib dicoba apalagi oleh penggemar masakan asia. Selain bumbu bulgogi, sebenernya banyak juga macamnya kayak singapore black pepper stir fry, nasi hainan, tom yum, kimchi soup, miso soup, etc.
Deletelengkap deh.bumbu masakan asia-nya. Kemasannya juga menarik :)
Namanya juga Asian Home G***met hehe
By the way, coba bikin sundae bokkeum juga Mba, bahan2nya cukup simpel. Kalo saya, sundae-nya pake beef (umumnya di korea pake pork). hehe
Hahahha, sepertinya pakar bumbu instan Korea, wah saya kudu sering-sering datang ke supermarket Korea dan coba2 nih. Bumbu nasi Hainan saya sempat beli, sampai sekarang masih dalam botol belum dibuka, gak sempat masaknya hahahah.
DeleteUdah lihat2 resep Sundae bokkeum, hihihi terus terang baru dengar makanan ini. Thanks ya atas inspirasi dan sharenya, sangat bermanfaat ^_^
kalau daging sapi di ganti potongan daging dada ayam, masih oke ga ya?? secara aku lg menghindari daging merah nih :)
ReplyDeleteHmm, sata rasa rasanya nggak akan sesedap daging sapi, tapi masih tetap bisa kok, gak masalah ^_^
Deletemantap mba resep-resepnya..takarannya sll pas dan lekerr enak...dan saya yang ga jago masak bisa juga meniru step step mba dengan mudah, jadi ketagihan deh..oya mba..kapan-kapan sharing resep mie ramen donk...siapa tau bisa lebih mudah buat saya memasak
ReplyDeleteHai Mba Dewi, thanks ya sharingnya. Mie ramen sedang diushakan wakakak, saya sedang cari yang oke untuk lidah indo nih
Delete