03 Juli 2017

Resep Cake Kukus Ubi Jalar Ungu dengan Glazing Coklat Putih & Minal Aidin wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin ^_^


Resep Cake Kukus Ubi Jalar Ungu dengan Glazing Coklat Putih

Hari pertama kerja, dan hari pertama aktif kembali di blog setelah vakum seminggu lebih. Sebelum mengoceh tak tentu arah perkenankanlah saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H. Mohon maaf lahir dan batin jika ada perkataan, tulisan, dan perbuatan saya yang menyinggung perasaan. Sungguh, semua kesalahan tersebut sama sekali tidak direncanakan.  Hari ini adalah hari pertama memegang laptop setelah Lebaran, pekerjaan kantor menuntut saya untuk membukanya. Selama liburan panjang kemarin, saya sama sekali tidak menyentuh komputer sama sekali, tidak memposting artikel sebutirpun di blog, dan benar-benar menikmati liburan panjang bersama keluarga. 

Alasan lainnya adalah saya mengalami sedikit accident konyol di dapur, satu hari sebelum Lebaran. Kecelakaan tersebut memaksa saya harus pergi ke Unit Gawat Darurat dan mendapatkan lebih dari 20 jahitan di jemari dan telapak tangan kanan. Kecelakaan tersebut juga membuat saya tidak bisa mempergunakan tangan kanan untuk melakukan aktifitas seperti memasak dan mencuci piring, termasuk mengetikkan kata di laptop. Saat ini kondisinya sudah mulai lumayan, walau masih terasa sakit namun lukanya sudah mulai mengering. ^_^

Resep Cake Kukus Ubi Jalar Ungu dengan Glazing Coklat Putih
Resep Cake Kukus Ubi Jalar Ungu dengan Glazing Coklat Putih

Bagaimana dengan liburan panjang anda? Mudik dan bertemu keluarga tercinta? Tahun ini keluarga saya berkumpul semua di Jakarta. Tepatnya di rumah adik saya, Wiwin, di Mampang. Lima orang keponakan, dan 9 orang dewasa membuat rumah menjadi sangat ramai dan penuh dengan kehebohan. Beberapa minggu sebelumnya, Ibu saya yang sudah melepas gipsnya dan dalam taraf melatih tangan kirinya yang patah beberapa bulan yang lalu, telah datang dari Batam. Alhamdulilah, walau gerakan tangannya masih terbatas dan masih sering terasa pegal linu namun kondisinya sudah mulai membaik. 

Lebaran kali ini kami juga tidak menghidangkan masakan khas Idul Fitri seperti opor ayam dan sambal goreng hati. Kulkas Wiwin telah penuh dengan aneka makanan beku, dan kakak saya telah mengirimkan berkilo-kilo rendang dari Batam, jadi tugas saya hanya memasak sayur nangka, dan ketupat. Karena di pasar blok A ikan asin gabus dan cumi asin terlihat super fresh maka saya membuat balado ikan asin gabus dan tumis cumi asin tomat hijau yang tak disangka justru menjadi favorit keluarga. Kakak saya bahkan request dimasakkan balado ikan asin untuk dibawanya kembali ke Batam.  Keputusan untuk tidak memasak banyak makanan saat lebaran sangat tepat, di hari pertama setelah sholat Ied kami berkeliling ke rumah keluarga Bulik di Depok dan Cibubur. Disana kami menikmati masakan khas Lebaran yang sebenarnya, opor ayam, ketupat, sambal goreng kentang, rendang, gulai nangka, bakso sapi, siomay, dan es buah. Sedap, kenyang, dan ngirit. ^_^

Resep Cake Kukus Ubi Jalar Ungu dengan Glazing Coklat Putih

Lantas bagaimana kecelakaan yang saya alami bisa terjadi? Ah, saya sudah tak sabar hendak menceritakannya ke anda. ^_^ Satu hari sebelum Lebaran, kala masakan sudah siap dan menyisakan setumpukan cucian piring, saya pun sibuk membereskan semua kekacauan. Rak plastik untuk meniriskan piring basah yang terletak disebelah kitchen sink sebenarnya sudah penuh dengan gunungan perabotan makan, dan sebuah mangkuk pyrex besar dalam posisi menungging di tepian. Feeling saya sudah meneriakkan warning untuk segera menata barang pecah belah tersebut kembali ke laci-laci kabinet yang memenuhi dinding dapur, namun rasa enggan menghentikan aksi cuci piring yang sudah hampir selesai membuat feeling tersebut terabaikan. Insting manusia terhadap segala sesuatu yang mengandung bahaya seringkali benar, jika kita bersedia mendengarkannya. Namun kondisi disekitar dan aneka alasan lainnya yang berkecamuk di kepala acapkali mengaburkan isyarat dari alam bawah sadar tersebut. 

Mangkuk yang awalnya saya khawatirkan akan jatuh tiba-tiba terguling dari posisinya yang tidak secure. Bobotnya yang berat menghantam meja granit yang keras sebelum meluncur ke lantai. Reflek tangan saya meraihnya untuk menghentikannya jatuh ke lantai. Tak diduga mangkuk tersebut sebenarnya sudah dalam kondisi pecah terbelah dan tepian tajam belingnya mengiris dalam jari manis dan kelingking tangan kanan saya. Sayatannya sama sekali tidak terasa dan saya justru sibuk melihat pecahan beling yang berhamburan di seluruh dapur hingga melihat tetesan darah kental di lantai dapur yang putih bersih. Saat itu saya baru melihat sayatan besar dan panjang di telapak tangan dan menjerit-jerit sendiri histeris.  Sejak kecil saya selalu takut dengan luka, jarum suntik dan segala hal yang berbau rumah sakit dan dokter. Luka kecil tersayat pisau selalu saya bungkus dengan plester berhari-hari dan baru dibuka ketika yakin luka tersebut telah benar-benar sembuh. Dan kini melihat luka terbesar yang pernah saya alami dalam hidup memang cukup membuat shock.

Resep Cake Kukus Ubi Jalar Ungu dengan Glazing Coklat Putih

Semua anggota keluarga berhamburan dari setiap kamar dan lantai atas menuju ke dapur. Adik saya, Wiwin, segera meraih kain bersih dan membungkus luka besar tersebut, terus terang saya kagum dengan gayanya yang tenang. "Tenang, tenang, nggak apa-apa ini," katanya berusaha menghibur saya yang sangat panik.  "Ini perlu dijahit Win, lukanya besar banget. Panggil Mbak Wulan, minta dia jahitin," pinta saya setengah menangis, setengah stress menahan sakit. Kakak saya tidak perlu dipanggil karena berdua suaminya, Mas Moko, sudah turun berlarian dari tangga menuju ke dapur. "Buka tangannya Ndang, bisa digerakkan tidak jari-jarinya?" Tanyanya tenang. Saya mengikuti perintahnya, dan jemari saya yang berlumuran darah masih bergerak dengan leluasa. "Nggak apa-apa ini, perlu jahitan saja. Ke UGD saja secepatnya, kita tidak punya perlengkapan di rumah," kata Mas Moko setelah mengecek luka tersebut sekilas. Rasa beruntung memiliki kakak dan kakak ipar dengan profesi dokter bedah sangat saya rasakan kala itu. Gaya mereka yang kalem membuat panik saya berkurang.

Resep Cake Kukus Ubi Jalar Ungu dengan Glazing Coklat Putih

Azy, suami Wiwin, segera meraih kunci mobil dan kami bertiga bersama Mbak Wulan menuju ke rumah sakit yang terdekat dengan rumah. Untungnya UGD saat itu sangat sepi, tidak ada pasien seorang pun. Dokter jaga dan suster dengan sigap segera memberikan pertolongan. Luka dibersihkan, namun darah yang mengalir sangat deras dan tak kunjung berhenti membuat dokter susah untuk menjahitnya dengan cepat. Mbak Wulan yang telah memperkenalkan diri sebagai dokter bedah kemudian menawarkan diri untuk menjahit luka tersebut yang disambut dengan ramah oleh dokter. 

Beberapa suntikan pereda nyeri membuat saya mampu menjalani proses yang terasa lama dan tak kunjung usai. Namun saya selalu yakin dengan kakak saya dalam segala hal, dan pekerjaan kecil seperti ini baginya adalah hal yang super duper mudah. So, hari itu berakhir dengan lebih dari dua puluh jahitan di tangan kanan, sebuah perban besar, rasa nyeri dan bengkak. Walau begitu saya masih mengucap syukur alhamdulillah karena lukanya tidak sampai memutuskan urat-urat penting. "Kamu perlu ke meja operasi kalau itu terjadi, karena kalau tidak dibetulkan jari-jari tanganmu tidak akan berfungsi," penjelasan Mbak Wulan membuat saya berulangkali mengucap syukur pada Ilahi.

Resep Cake Kukus Ubi Jalar Ungu dengan Glazing Coklat Putih

Jadi begitulah kecelakaaan di dapur yang terjadi kala Lebaran kemarin, saat ini tangan kanan saya masih diperban total, lukanya belum sembuh dan jahitan sepertinya masih lama dibuka. Tapi kondisi saat ini masih jauh lebih baik dibandingkan minggu lalu karena sudah bisa dipergunakan untuk mengetik dengan cukup lancar. Karena tidak boleh terkena air maka saya membungkusnya dengan plastik kiloan dan mengikatnya dengan karet gelang kala mencuci piring, dan mandi. Untuk menghindari keluar biaya klinik kembali, saat ini adik saya, Wiwin, bertugas mengganti perban kala telah mulai kotor, terus terang saya takut melihat luka jahitan yang mengingatkan pada sosok Frankenstein dan tangan kiri yang memang kurang maksimal gerakannya. Semoga dalam tiga minggu luka tersebut telah benar-benar pulih. Moral of the story? Percayalah pada insting dari alam bawah sadar, karena sebenarnya sinyal dari alam bawah sadar tersebut sudah dikalkulasi secara rasional di kepala. ^_^

Wokeh kembali ke resep cake ungu ubi jalar yang kali ini saya hadirkan. Cake ini sudah beberapa bulan lalu sebenarnya saya buat karena memang tidak ada masakan baru yang saya coba akhir-akhir ini. Memasak adalah kegiatan yang saya hindari hingga tangan benar-benar sembuh karena merepotkan dan menyisakan perabotan kotor segambreng.  Resep cake ini mirip dengan sponge cake ubi jalar kuning yang pernah saya posting disini. Cake ini saya buat kala itu untuk mengurangi tumpukan makanan beku di freezer, dan ubi jalar ungu tersebut sudah mendekam disana berbulan-bulan lamanya.

Resep Cake Kukus Ubi Jalar Ungu dengan Glazing Coklat Putih

Prosesnya sangat mudah, kita bisa menggunakan ubi jalar, labu kuning, tape singkong, sebagai bahan dasarnya, dan untuk membuat teksturnya lembut dan  empuk saya mengocok putih telur terpisah dengan kuningnya.  Saya sangat suka dengan teknik ini terutama untuk cake-cake yang menggunakan bahan berat seperti ubi dan tape singkong. Bedanya dengan cake ubi jalar kuning sebelumnya adalah pada proses pembuatan dan teknik mematangkannya, cake ubi jalar kuning sebelumnya dipanggang di oven sedangkan resep cake yang ini dikukus. Cake kukus cenderung lebih padat, lebih moist dan lembut, jika anda tidak begitu suka cake kukus maka memanggangnya di oven pada suhu 170'C bisa dilakukan. Karena warna ungu ubi jalar tidak begitu keluar maka saya menambahkan beberapa tetes pasta taro, tindakan yang sebenarnya tidak perlu dilakukan karena warna cake justru menjadi aneh. Jadi saya skip pasta taro tersebut dari resep. 

Sebagaimana jenis-jenis cake dengan telur yang dikocok terpisah antara putih dan kuningnya, maka kocok putih telur hingga soft peak saja. Ketika alat pengocok diangkat maka ujung putih telur masih terkulai disatu sisi. Kondisi ini memudahkan kita untuk mengaduk dan mencampurnya dengan adonan dasar ubi yang berat. Jika putih telur terlalu kaku maka akan menyulitkannya tercampur homogen bersama adonan lain, bergumpal-gumpal dan memaksa kita untuk mengaduk berlebihan. Akibatnya gelembung udara banyak yang pecah dan cake susah untuk mengembang dengan optimal. 

Glazingnya optional, cake sebenarnya sudah cukup manis dan menambahkan glazing akan membuatnya manis kuadrat, jadi glazing bersifat sebagai hiasan tambahan saja. Cake kukus seperti ini tahan hingga 3 hari di suhu ruang, dan 1 minggu di dalam kulkas dalam wadah rapat untuk mempertahankan kelembabannya. Cake juga bisa dibekukan, cukup bungkus cake dengan kertas baking dan lapisi dengan plastic wrap, jaga jangan sampai cake terkena udara kulkas secara langsung. Cake bisa dibekukan hingga 3 bulan, ketika akan disantap cukup letakkan di suhu ruang hingga moist kembali atau masukkan ke microwave selama beberapa menit saja. 

Berikut resep dan prosesnya ya.

Resep Cake Kukus Ubi Jalar Ungu dengan Glazing Coklat Putih

Cake Ubi Jalar Kukus dengan Glazing Coklat Putih
Resep hasil modifikasi sendiri 

Untuk 1 buah cake loyang bundt diameter 23 cm 

Tertarik dengan resep berbahan ubi lainnya? Silahkan klik link resep dibawah ini:
Si Lembut Bolu Ubi Jalar Kuning dengan Coklat Glaze
Sponge Cake Tape Marmer
Bolu Gulung Ubi Jalar dengan Selai Kacang & Keju Cheddar Parut 


Bahan A: 
- 250 gram tepung terigu protein sedang
- 2 sendok teh baking powder double acting
- 1/4 sendok teh baking soda (optional)
- 1/2 sendok teh garam

Bahan B:
- 250 gram ubi jalar ungu, kukus hingga lunak
- 100 ml susu cair 
- 150 gram mentega/margarine
- 70 ml minyak sayur
- 200 gram gula pasir
- 2 sendok teh vanilla extract
- 5 kuning telur 

Bahan C:
- 100 sd 150 ml susu cair full cream

Bahan D:
- 5 putih telur
- 30 gram gula pasir

Bahan chocolate glazing:
- 150 gram coklat blok putih
- 2 sendok makan mentega
- 1 sendok makan sirup vanilla
- 1/2 sendok teh vanilla extract 

Persiapan: 
Siapkan loyang bundt, diameter 23 cm. Olesi permukaannya dengan margarine dan taburi dengan tepung terigu secara merata di permukaannya. Balikkan loyang dan ketukkan beberapa kali untuk membuang kelebihan tepung. Sisihkan.

Siapkan mangkuk, masukkan bahan A, aduk rata. Sisihkan.

Siapkan ubi jalar yang telah dikukus hingga lunak. Kupas kulitnya. Hancurkan ubi dengan garpu hingga lumat dan tidak ada gumpalan yang masih utuh. Tambahkan susu cair, aduk rata. Sisihkan.

Siapkan telur, pisahkan putih dengan kuningnya. Lakukan ketika kondisi telur masih dingin, baru keluar dari chiller. Saat kondisi seperti itu selaput kuning telur lebih kenyal dan tidak mudah robek, serta putih telur lebih kental. Diamkan putih telur minimal 10 menit agar kembali ke suhu ruang, supaya konsistensinya lebih encer dan lebih maksimal ketika dikocok.

Note: putih telur tidak boleh terkena tetesan minyak, lemak atau sedikitpun tetesan kuning telur. Lemak dan kuning telur akan membuatnya tidak akan bisa mengembang ketika dikocok.


Note:
Bolu juga bisa dipanggang dioven suhu 170'C selama 50 - 60 menit, api atas dan bawah.


Cara membuat: 

Resep Cake Kukus Ubi Jalar Ungu dengan Glazing Coklat Putih

Siapkan mangkuk mikser, masukkan mentega dan gula pasir. Kocok dengan kecepatan rendah hingga tercampur, kemudian naikkan kecepatan mikser menjadi tinggi dan kocok hingga adonan lembut, mengembang dan pucat. Hentikan mikser sesekali dan bersihkan dinding mangkuk mikser dengan spatula agar semua mentega dan gula benar-benar terkocok dengan baik. 

Masukkan kuning telur satu persatu, dan kocok hingga tercampur baik. Jangan menambahkan kuning telur jika kuning telur sebelumnya belum tercampur baik, karena cairan berlebihan di mentega akan  membuatnya pecah dan berbutir-butir. 

Masukkan ubi jalar ungu yang telah dilumatkan, kocok dengan kecepatan tinggi hingga smooth dan tercampur baik. Hentikan mengocok.

Resep Cake Kukus Ubi Jalar Ungu dengan Glazing Coklat Putih

Masukkan tepung (bahan A) dengan cara diayak langsung ke adonan dalam 2 tahapan berselang-seling dengan bahan C (susu cair), aduk perlahan adonan dengan spatula hingga tercampur baik.  Susu cair sekitar 100 - 150 ml tergantung kepadatan adonan, jika masih terlalu berat gunakan semua susu cair di resep.  Lakukan proses mengaduk dengan gerakan ringan tapi cepat dan jangan over mixing, jika adonan sudah tercampur segera hentikan mengaduk. Sisihkan. 

Siapkan mangkuk mikser, masukkan putih telur (bahan D), kocok dengan speed sedang hingga berbusa besar, hentikan  mengocok, masukkan gula pasir dan kocok dengan speed tinggi hingga tercapai soft peak. Putih telur mengembang, berkilat namun tidak terlalu kaku, ketika alat pengocok diangkat ujung putih telur masih terkulai disatu sisi bukan lancip tegak lurus. 

Ambil satu sendok besar adonan, masukkan ke adonan ubi jalar, aduk cepat dengan spatula hingga adonan agak lembek. Masukkan sisa putih telur dalam beberapa tahapan, aduk dengan teknik aduk balik hingga adonan tercampur baik.

Resep Cake Kukus Ubi Jalar Ungu dengan Glazing Coklat Putih

Jangan berlebihan mengaduk (over mixing) agar tidak banyak putih telur yang kempes dan membuat adonan menjadi turun. Jika adonan sudah tercampur segera hentikan dan tuangkan adonan ke loyang, ratakan permukaannya. 

Masukkan loyang berisi adonan ke kukusan yang sudah dipanaskan sebelumnya hingga air mendidih. Bungkus penutup kukusan dengan kain bersih yang mampu menyerap air, pastikan air dalam kukusan cukup untuk mematangkan cake. Kukus dengan api sedang menjurus kecil, dan kukus selama 55 menit hingga cake matang. Cek dengan tusuk lidi untuk memastikan cake matang, jika lidi keluar bersih (tidak ada adonan yang menempel) maka cake telah matang. 

Keluarkan cake dari kukusan, biarkan selama 20 menit didalam loyang agar berkurang panasnya. Balikkan cake di rak kawat dan diamkan hingga benar-benar dingin sebelum dikucurkan glaze. 

Membuat glaze:
Siapkan mangkuk tahan panas, masukkan semua bahan glazing. Tim coklat dengan api kecil sambil diaduk-hingga coklat meleleh dan tercampur baik. Angkat dari kompor. 

Glazing juga bisa dibuat dengan memasukkan bahan ke dalam microwave selama beberapa menit.


Letakkan cake di piring saji, siram permukaannya dengan glazing. Potong-potong cake dan sajikan. Super yummy!



32 komentar:

  1. Hi mbak Endang... sebelumnya Selamat Hari Raya Idul Fitri ya.. Minal Aidin Walfaidzin. Maaf lahir bathin.

    Prihatin jg dgn kecelakaan yg mbak Endang alami krn sy pernah merasakan walaupun tdk smp 20 jahitan. Insting sdh warning tp diabaikan akibatnya blender kaca jatuh, pecah & memberi luka ����.

    Anyway cepat sembuh ya mbak... & salam buat semua keluarga juga buat ibu cepat sembuh.
    (Imel)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf lahir batin juga ya Mba Imel, thanks yaa. Yep, kita memang seringkali meremehkan insting seperti itu yaa, ketika sudah kejadian baru mikir hiiks.

      Hapus
  2. Wah sampe 20 jahitan, mba?? Saya juga parno sama rumah sakit, alat-alatnya, ruangannya, kalo sakit selalu berusaha cepat sembuh jgn sampe tambah parah saking parnonya. Semoga mba endang cepat sembuh ya.
    Bener kata mba endang, alarm alam bawah sadar itu penting, pernah saya nyuci piring, gelas kesayangan saya taruh deket rak piring plastik, saya udah feeling sama talenan yg lg saya cuci ntar bakal kepleset ke arah gelas, tp ga saya gubris, eh beneran kejadian gelasnya jatuh trus pecah. Jd sekarang kalo udah ada feeling ga enak pas ngerjain sesuatu atau ada bayangan kaya bakal kejadian ini itu, saya hindari secepat mungkin.
    Oiya, mba, soal cake ubi ungu, 5 tahun lalu saya pernah buat cake begini adonan butter type dengan cara dipanggang, putih telurnya saya pisah trus masukin belakangan kaya mba gini tp warna adoannya yg ungu cantik berubah jadi biru keabu-abuan, butek. Besoknya saya coba bikin lg, masukin telur setelah ubi ungu tercampur rata dengan adonan mentega, sama aja, mba, apa emang begitu ya, mba?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Putri, kita sama mba, saking takutnya sama jarum suntik pernah saya kabur dari kantor waktu ada vaksin flu burung masal.

      memang ubi ungu warnanya gak bs cantik ketika dibuat kue, makanya saya tambah pasta taro supaya warnanya lebih ungu, tapi hasilnya tetap kurang oke malah jadi item hiks.

      Hapus
  3. Cepat sembuh mba Endang.. cepat berkarya lagi dengan resep2 yummy nya... Selamat hari raya Idul Fitri 1438 H Mohon maaf lahir dan batin...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf lahir dan batin mba Gita, thanks yaaa, sukses selalu!

      Hapus
  4. Turut prihatin ya mbak atas musibah tangan kanannya. Semoga lekas sembuh dan beraktifitas normal kembali. Salut masih bisa menulis cantik hehe..
    Maaf lahir batin ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks Mba Amy, mohon maaf lahir batin juga yaaa. sukses selalu

      Hapus
  5. Ya Allah mbak Endang, semoga lekas sembuh ya luka-lukanya... semoga tidak terulang lagi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks Mba Nina, musibah di hari lebaran huaaa

      Hapus
  6. Minal Aidzin walfaidzin mba Endang.....Yaa ampun mba,cepet sembuh sehat seperti sediakala ya mba,semangat kembali beraktifitas & berkarya,titip salam buat keluarga mba Endang ya:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf lahir batin juga Mba Heti, thanks yaa. Sukses dan sehat selalu ya Mba.

      Hapus
  7. Mbak Endang cepat sembuh ya, puasa makan seafood dan kacang2an dulu biar jahitannya cepat kering. Makasih resepnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks ya Mba. akan dijalankan sarannya hehehhe. sukses yaaa

      Hapus
  8. Mbak endang smoga cepat sembuh.
    Mbak minal aidzin walfa idzin ya.
    Mbak kalau tanpa di guyur chocholat itu ndk apa-apa tetep enak kan ya? Hahaha coklat putihnya ndk pnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf lahir batin ya Mba, thanks yaa. skip saja coklat putihnya mba, tetap enak. Actually, resep saya juga coklat putihnya gak berhasil mulus hehehheh.

      Hapus
  9. Mba endang mohon maaf lahir batin yaa.. kemaren saya jg mengalami hal krg lebih sama mba.. pas lg mandi ternyta saya dikunciin dr depan sama anak saya yg usianya 3 thn. Akhirnya saya terkunci. Mau ngga mau saya pecahkan kaca pintu toiletnya n tangan terkena baretan kaca.. alhamdulillah ga sampe ada korban mba.. mba endang lekas sembuh ya. Bersyukur ya mba pnya keluarga dokter. Saya termasuk yg mengalami beratnya biaya dokter utk dokter sub spesialis krn anak saya down syndrome.. tp alhamdulillah rejeki mengikuti anak saya mba. Dimudahkan utk berobat n sekolahnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf lahir batin juga Mba Lina. Bersyukur lukanya tdk terlalu berbahaya Mba. Saya selalu yakin jika Tuhan memberikan cobaan pasti juga diberikan kemudahan dan jalan lainnya. Sukses dan sehat selalu ya Mba Lina.

      Hapus
  10. minal aidzin wal faidzin mb Endang
    Alhamdulillah Allah msih mnyelamatkan jari2 cantiknya agar bisa trs berkarya & berbagi ilmu yg brmanfaat
    masih menunggu ilmu2 ttg keuangan lainnya 😊
    yg mnjdi pertnyaan d benak sy saat in bgaimna mb endang msh bs mmasak & mnyuguhkan sayur nangka,balado ikan asin & tumis cumi asin dgn kondisi tangan yg sperti itu ya?!
    semoga lekas pulih jari2ny mb Endang 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf lahir batin juga Mba Suci. Thanks sharingnya yaa. Haaa, saya sudah masak balado dan tumis cuminya mba, sayur sudah disiapkan semua bahan dan bumbu jadi tinggal cemplung2 saja, ketupat sudah diisi tinggal rebus. Akhirnya adik saya yang meneruskan semuanyaaa, saya cukup merana tdk bs membantu cuci piring selama lebaran karena cucian kotor kan selalu banyaak.

      sukses selalu ya Mba.

      Hapus
  11. Semoga lekas sembuh mbak...
    Semoga bisa kembali berkarya..

    BalasHapus
  12. Mbak Endang, Minal Aidin Wal Faidzin mohon maaf lahir dan batin, semoga cepat sembuh jg ya mbak utk luka di tangannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf lahir batin Mba Idri, thanks yaa. Sukses dan sehat selalu yaaa

      Hapus
  13. Happy belated Lebaran, ya mbak Endang. Mohon maaf lahir batin. Saya juga pernah mengalami kecelakaan kecil di dapur menjelang lebaran. Mudik ke rumah Bapak saya mau mbantuin menggoreng kacang mede. Karena buru-buru mau cepat selesai, saya mengabaikan insting beban "serok" terlalu berat. Akhirnya serok penuh mede ambrol jatuh ke wajan yang penuh minyak panas. Lengan saya kena percikan minyak panas jadi ada luka melepuh di beberapa bagian. Semoga lekas pulih, ya tangan mbak Endang. Salam, Heni

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halow Mba Heni, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin juga ya. Memang dapur itu sebenarnya gudangnya bahaya, hiks, dan kita selalu jarang mendengar insting yaaa. thanks sharingnya ya Mba, sukses selalu

      Hapus
  14. Minal Aidin wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin Mba Endang, sy turut prihatin semoga lekas sembuh ya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf lahir dan batin juga ya Mba, thanks ya. sudah lumayan lukanya walau masih diperban. sukses yaa

      Hapus
  15. Mba Endang...Selamat Idul Fitri 1438 H, semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT.
    Turut prihatin dengan musibah yang menimpa mba Endang, semoga lekas sembuh sehingga dapat beraktivitas kembali seperti semula...aamiin

    Salam, Sri Han

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selamat Idul Fitri 1438H, mohon maaf lahir dan batin juga ya Mba Sri Han. Amin atas doanya ya. Sukses dan sehat selalu!

      Hapus
  16. Taqabbalallahu minna wa minkum.. Selamat hari raya idul fitri 1438 H.. Mba Endang, turut prihatin ya mba. Semoga lukanya segera sembuh
    - Rizi -

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf lahir batin Mba Rizi, thanks yaa. Lukanya sudah lumayan membaik walau masih diperban. Sukses dan sehat selalu yaaa

      Hapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...