10 April 2018

Resep Cake Pop


Resep Cake Pop

Ibu saya hari Jumat kemarin kembali ke Jakarta, setelah sempat 1 bulan di Paron mengurus renovasi rumah untuk persiapan penjualan. Selama di Jakarta, Ibu selalu tinggal di rumah adik saya, Wiwin, di Mampang. Rumah Wiwin yang lega, plus adanya asisten rumah tangga membuat beliau lebih betah dan tidak terlalu kesepian ketika semua penghuninya sibuk bekerja dan sekolah. Jika Ibu mulai bosan di Jakarta, beliau akan terbang ke rumah kakak saya, Wulan, di Batam, atau berkunjung ke saudara-saudara di Tanjung Pinang. Di usia lanjut seperti ini, kami membiarkan beliau melakukan hal apapun yang disuka, karena yang terpenting adalah Ibu bahagia, sehat dan merasa produktif. 

Sabtu atau Minggu saya biasanya akan datang ke Mampang, menemani beliau ngobrol atau sekedar jalan-jalan keluar. Seperti hari Sabtu kemarin, kami berdua ngerumpi ngalor ngidul tak tentu arah dan kali ini saya memulai percakapan dengan tema 'malas membersihkan rumah'. "Mengapa kok aku malas banget ya Ma membersihkan rumah. Rumah udah kaya kandang kebo, ampun dah. Rambut rontok berceceran dimana-mana, udah beli vacuum cleaner tetap juga malas ngerjainnya. Baru ngebayangin ambil pel, sapu dan ngelap perabotan langsung semangatku drop," saya mulai berkeluh-kesah. Saya menduga Ibu akan memberi nasehat panjang lebar sebagaimana orang tua umumnya, tapi ternyata bukan itu kata-kata yang diberikan. 😄

Resep Cake Pop
Resep Cake Pop


"Sama kaya Mama,  nurun dari Mama itu malas membersihkan rumah. Dari jaman gadis sampai sekarang pekerjaan itu yang Mama paling tidak suka. Ngepel, nyapu, ngelap-ngelap perabotan, aduh kok pekerjaan yang membosankan sekali. Mama lebih mending disuruh nyuci baju yang banyak atau nyuci piring dibandingkan beres-beres rumah." Saya mengerang keras mendengarnya, ternyata Ibu saya justru yang curhat, dan selalu sifat-sifat jelek dari kedua orang tua jatuh ke saya. Ketika semua anggota keluarga jago pelajaran matematika, hanya Ibu dan saya yang parah dengan kegiatan berhitung. Saya sebut parah, itu benar-benar super parah, bahkan ketika berbelanja di pasar saya suka jengkel ketika si penjual menyuruh saya yang menghitung belanjaan, terpaksa kalkulator di handphone beraksi. Ketika adik saya, Wiwin, dan Tedy diberikan rasa sabar tingkat dewa ala Ibu saya, maka saya seperti alm. Bapak yang terburu-buru dan mudah emosi. Ketika kakak saya, Mbak Wulan, diberi otak brilian seperti alm. Bapak maka saya diberi isi kepala pas-pasan, pas yang lain naik kelas saya pun ikutan naik, nilai rapot tidak pernah istimewa dan cemerlang. Saya menghelas nafas berat menerima semua kekurangan dan kekurangan diri. 😄

Resep Cake Pop

"Tapi temenku ada lho yang hobinya beberes rumah. Rumah dipel pagi sore, semua perabotan dilap sampai kinclong. Kok bisa ya punya semangat kaya gitu," lanjut saya kembali. "Iya, Mama suka bingung juga kok bisa rajin begitu ya. Udah Nduk, di sapu saja lantainya, nggak usah dipel. Kalau terasa kaki mulai lengket-lengket baru dipel," saran Ibu kembali dengan simple-nya. "Aku udah nggak ngepel lantai sebulan, paling di vakum saja, trus dirumah pakai sandal jepit. Beres kan?" jawab saya. "Iya sudah, betul itu," saya ngakak mendengar jawabannya.

Percakapan sepele ini sering membuat saya kangen dengan Ibu, beliau selalu memandang segala sesuatu dengan simple, tidak pernah dibuat rumit. Ketika adik saya, Wiwin, mengomel-ngomel di WA karena pohon cabai yang sudah berbuah didepan rumah buahnya selalu hilang, Ibu saya hanya berkomentar, "Udah, beli saja. Kalau ada yang ambil berarti orangnya butuh, jadi dianggap sedekah saja," dan kami semua terdiam, anti klimaks. Saya harus banyak belajar bersabar dan menahan diri ala Ibu, mungkin jika sukses saya bisa menahan lajunya lima, enam garis kerutan diwajah yang mulai muncul. Ibu saya sudah berusia lebih dari 65 tahun, namun mukanya begitu bersih dan mulus padahal tidak pernah menggunakan aneka krim dan kosmetik. Kunci cantiknya hanya sabar, keep it simple, dan serahkan semuanya pada Yang Kuasa. Hm....

Resep Cake Pop

Wokeh menuju ke cake pop yang saya share kali ini. Sudah lama saya ingin membuat cake jenis ini, gara-gara sering melihat aneka cake pop yang bersliweran di Instagram. Walau saya tahu membuat cake pop memerlukan waktu dan perjuangan yang lebih dari sekedar simple, tapi karena saya memiliki tiga botol meses dari Marchy, maka saat weekend dua minggu yang lalu saya pun berkutat mengeksekusinya. Cake pop sebenarnya terbuat dari cake biasa yang dihancurkan, dikepalkan, dibentuk bola mulus dan dicelupkan ke frosting yang terbuat dari lelehan coklat. Bola-bola cake ini kemudian dihiasi dengan aneka meses atau confetti. Saya menggunakan resep cake coklat kukus sebagai base cake pop karena resepnya mudah, cukup diaduk-aduk saja dan porsinya pun tidak terlalu banyak. Bisa juga menggunakan cake instan kemasan box atau cake yang sudah jadi. Karena dikukus maka cake cukup moist dan mudah menggumpal ketika dibentuk. Jika tekstur cake terlalu kering maka tambahkan beberapa sendok makan buttercream coklat atau pada resep dibawah saya menambahkan selai kacang agar cake lebih kompak dan bertahan bentuknya. 


Resep Cake Pop

Tips membuat cake pop menurut saya hanya sabar, karena cake perlu beberapa kali dimasukkan ke dalam freezer. Pertama untuk membuat cake mengeras dan mampu menempel dengan baik ketika lidi ditancapkan, kedua ketika cake pop telah dicelupkan ke lelehan coklat agar coklat segera mengeras dan melapisi permukaan cake dengan sempurna. Kunci lainnya adalah saat proses mencelupkan bola cake ke lapisan coklat, permukaan cake harus tercelup sempurna agar coklat mampu melapisinya dengan mulus. Sebaiknya menggunakan wadah coklat yang dalam (bukan lebar) agar cake mampu tenggelam di dalam coklat dengan baik. Meniriskan cake dari lelehan coklat sebelum meses ditempelkan juga step penting lainnya yang perlu diperhatikan, jika kurang ditiriskan maka permukaan coklat akan berbeda ketebalannya sehingga cake menjadi tidak bulat sempurna. 

Jika tidak ingin menggunakan stick, maka bulatan cake juga bisa disajikan dengan meletakkannya ke dalam kertas cup. Kelemahan cake dengan stick adalah ketika kondisi ruangan hangat maka coklat cenderung lumer dan kurang mampu menahan lidi dengan baik akibatnya cake bisa menggelinding sukses.

Berikut resep dan prosesnya ya.

Resep Cake Pop

Cake Pop
Resep hasil modifikasi sendiri

Untuk 18 buah cake pop

Tertarik dengan jenis cake lainnya? Silahkan klik link dibawah ini:
Bolu Cempedak
Carrot Cake dengan Cream Cheese Frosting
Upside Down Banana Bread

Bahan cake:
- 170 gram mentega/margarin
- 150 gram gula bubuk/gula pasir biasa
- 200 ml susu cair
- 1/2 sendok teh garam
- 2 butir telur, kocok lepas dengan garpu
- 110 gram tepung terigu serba guna/protein sedang atau rendah
- 50 gram coklat bubuk
- 1 sendok teh baking powder double acting
- 1 sendok teh vanilla extract
- 3 sendok makan selai kacang (atau buttercream coklat atau mentega)

Bahan topping:
- 250 gram coklat compund putih
- meses warna warni
- lidi atau stick lolipop

Cara membuat:

Resep Cake Pop

Siapkan mangkuk, masukkan mentega, gula pasir, garam dan susu cair. Masak dengan cara ditim diatas panci berisi air mendidih. Aduk-aduk selama proses pemasakan hingga gula larut. Angkat dan biarkan mendingin.

Siapkan mangkuk, masukkan tepung, coklat bubuk, baking powder, aduk rata. Sisihkan.

Jika larutan mentega telah dingin, masukkan telur kocok, aduk hingga rata. Jangan tambahkan telur ketika mentega masih panas (telur akan matang).

Tuangkan larutan mentega-telur ke mangkuk berisi tepung, aduk dengan spatula hingga tercampur baik. Jangan over-mixing. Biarkan jika masih ada sedikit gumpalan tepung. Tuangka adonan ke loyang yang telah diolesi margarin dan tepung. Kukus atau panggang suhu 170'C selama 30 menit, atau hingga cake matang (tes dengan lidi). Keluarkan cake dari kukusan/oven.

Lepaskan cake dari loyangnya dan tuangkan ke mangkuk, biarkan dingin. Hancurkan cake dengan garpu atau remas dengan jemari tangan hingga menjadi remahan/butiram kecil. Masukkan selai kacang/butter cream, aduk hingga rata. 

Resep Cake Pop

Ambil dua sendok makan adonan, bulatkan sebesar bola pingpong. Letakkan bulatan cake di loyang datar, bentuk hingga semua adonan habis.

Lumerkan coklat putih dimangkuk tahan panas dengan cara ditim. Celupkan ujung lidi atau lolipop stick ke coklat putih dan tusukkan ke bulatan cake. Tata di loyang beralas silpat. Lakukan pada semua bola-bola cake. masukkan loyang berisi bola cake ke freezer dan bekukan cake pop selama 30 menit hingga keras.

Lumerkan kembali sisa coklat (saya pakai campuram coklat putih dan straberry) dengan cara ditim (letakkkan mangkuk berisi coklat diatas panci berisi air dan masak dengan api kecil). Jaga jangan sampai dasar mangkuk berisi coklat menyentuh air mendidih. Coklat juga bisa dilumerkan di microwave, tapi pengalaman saya permukaan coklat menjadi gosong terbakar sementara dasar coklat belum lumer. 

Aduk-aduk selama proses pemasakan agar coklat meleleh dengan smooth. Angkat mangkuk coklat, letakkan di meja dapur. Keluarkan bola cake dari freezer, celupkan bola ke coklat leleh. Pastikan semua permukaannya terlumuri coklat dengan baik agar permukaan cake mulus. Angkat dan guncangkan untuk membuang kelebihan coklat yang meleleh, tunggu hingga tidak ada coklat yang menetes.

Resep Cake Pop

Segera guyur permukaan coklat yang masih basah dengan meses menggunakan sendok, lakukan dengan cepat saat coklat masih basah agar meses menempel dengan baik. Tancapkan stick cake ke styrofoam, lakukan pada semua bola cake. Masukkan bola cake ke freezer selama 30 menit, atau masukkan ke kulkas selama minimal 1 jam agar coklat mengeras sebelum disajikan.

Note: cake lebih baik segera disantap, ketika suhu ruang terlalu hangat maka coklat akan meleleh dam cake sulit menempel di stick. Atau bola cake tidak perlu ditancapkan ke stick, cukup diletakkan di kertas cupcake dan langsung disajikan. 



14 komentar:

  1. Nek wongtuaku ning nggone anak2e ora krasan, mbak. Pengine ning ndesa wae, isa makani pitik hehe.
    Btw, cake-nya lucuuu, insyaallah aku bakal coba ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. wakakka memang di desa lebih tentram yaa, bs angon pitik sama nandur2

      Hapus
  2. Mba Endang, terima kasih sudah upload resep cake pop ini. Cake pop ini lucu dan unik. Kayaknya resep cake pop ini cocok banget buat acara ultah keponakan saya yang ke 2 th bulan depan. Insya Allah saya akan coba resep ini.
    Pasti unik dan lucu banget, karena di tempat saya rasanya belum pernah ada yang buat cake pop untuk acara ultah anak2.
    Oh iya Mba, saya mau tanya kalau cake pop ini cepat lumer atau tidak ya? Niatnya sih nanti cake pop ini akan jadi tambahan snack untuk anak2 yang jadi tamu undangan.
    Trs selain selai kacang / atau butter cream apakah bisa pakai yang lain ?
    Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba, kalau dipasangin stick memang kurang kuat lama, memgingat terbuat dari cake yang dihancurkan. Tapi kalau diletakkan di cup (tanpa menggunakan stick), baik-baik saja seharian ya.

      selai kacang dan buttercream bs diskip kalau cake cukup moist dan mudah menggumpal ketika dibulatkan. kecuali cake kering banget, bs tambah mentega saja mba

      Hapus
  3. Mba Endang jg punya banyak kelebihan kok, bikin orang sedunia tertawa/sedih dgn cerita2, mudah berbagi ya resep/makanan, gak pelit berbagi ilmu. Kan berkah itu mba.. (pdhal sama kita mba, pemalas n bodoh itung2an jg hehehe)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waakakkak, menghibur juga dalam suka dan duka ya, hadoooh. Thanks Mba Herlina ^_^

      Hapus
  4. step2nya lumayan panjang ya mba... mau buat tp takut gagal hehehe

    BalasHapus
  5. Kelebihan mba endang yang ketahuan membuat resep makanan Anti gagal, terutama rasa. Mau berbagi resep masakan dengan ikhlas, juga menjawab komen dengan jelas, semoga ilmunya berkah y mba....btw saya mau tanya caranya bikin coklat compound blok meleleh baik itu gimana ya? Saya udah pernah ngetim tapi g berhasil, padahal udah diaduk dan pake api kecil,dan coklatnya udah dipotong kecil2. Apa karena merk coklatnya,atau saat ngetim diberi bahan tambahan apa,atau karena coklat compound saya keluar dari kulkas trus dipotong 2 habis itu langsung ditim jadi gagal bikin coklatnya lumer sempurna, makasih banget mba endang jawabannya,...saya pengen banget bisa lumerin coklat compound buat aneka toping 😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks Mba Amallia

      kayanya jenis coklat mba, saya pakai merk colatta baik2 saja, baik warna coklat/putih/strawberry, mudah lumer kok

      Hapus
    2. Sy pernah bc coklat compound lbh baik jgn dimasukin ke kulkas mbAmallia.
      Karena baca itu,saya selalu menjaga di suhu ruang,alhamdulillah aman sehat sentosa bisa dilumerkan dgn baik :)

      Hapus
  6. Toss mba males bersih2 rumah. Padahal ukuran cuma kotak sabun hahaha. Kadang jalan singkat manggil go clean 😀 mending disuruh baking aku daripada bersih2 hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wakakaka, saya pengen panggil go clean tapi rumah gede bener, ntar kena charge mahal, sayaaang, pelit dot com

      Hapus
  7. Sabar mbk endanggggg.... Sama kayak.aku.rumahku kecil tapi kalok gk ada bibik yg nyapu ya tetep gk ada yang nyapu ngepel.baru kalo suami marah ngudemel baru ambil sapu.itupun setengah hati.. malas tingkat dewa.aku senang baca intermezzonya mbak..ketawa sendiri.malah aku banyak baca kata pengantarnya timbang resep... heheheh

    BalasHapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...