18 March 2012

Cake Kacang Hijau dengan Chocolate Chips


Sejak sebulan ini saya memiliki kacang hijau beku di freezer dalam jumlah yang melimpah. Waktu itu karena saya berencana hendak membuat bubur dan sup daging kacang hijau maka kacang-kacang tersebut dengan semangat saya rebus hingga lunak.  Seperti biasa, rencana tinggallah rencana, bubur dan sup tidak terlaksana sementara sepanci kacang hijau lunak berteriak di dapur meminta perhatian. Freezer pun selalu menjadi penyelamat kala kondisi genting seperti ini. Sang kacang lantas saya tuangkan ke dalam sebuah wadah tupperware besar dan saya masukkan ke freezer untuk dilupakan sejenak hingga semangat untuk bereksperimen muncul kembali.  ^_^


Nah, semangat tersebut akhirnya muncul setelah beberapa hari tidak membuat cake. Membuat tangan saya mulai gatal dan hati gelisah. Bingung dengan bahan apa yang akan saya rombak menjadi sesuatu yang lezat akhirnya ingatan saya kembali ke tupperware berisi kacang hijau di freezer. Yep, daripada saya harus merogoh kocek lagi untuk membeli bahan-bahan lain ada baiknya apa yang ada di dapur di berdayakan dengan maksimal. Akhirnya saya cairkan juga balok es kacang hijau di freezer. Sebenarnya agak sedikit berat hati melakukannya karena jumlahnya yang sangat banyak dan sekali dicairkan maka saya harus memasaknya semua. Sebagian si kacang bersama dengan dua sendok makan susu kalsium menjadi bubur pengganti oatmeal kala sarapan. Sebagian lagi saya haluskan menggunakan food processor dan olah menjadi cake kacang hijau dengan taburan chocolate chips di dalamnya.  Yummy!


Walaupun membuat cake kacang hijau ini terbilang sangat mudah namun jika penyakit 'ogah melakukan apa-apa' muncul maka hasilnya sama dengan zero. Jadi kali ini berbekal dengan teriakan teman-teman kantor yang telah lama tidak mencicipi hasil prakarya saya di dapur maka tadi malam sepulang kantor saya pun terjun ke sana meracik bahan. Sebentar saja bau cake kacang hijau yang dipanggang menguar harum  di rumah Pete yang sunyi senyap. Walau awalnya sedikit shock melihat permukaannya yang merekah dan pecah seakan kota Hiroshima yang baru saja di bom namun ketika saya balikkan ke piring maka masalah saya pun teratasi. Cake terlihat smooth dan cantik seperti pelangi. ^_^


Awalnya di keesokan paginya, saya tergoda hendak mengguyurkan icing sugar di atas si cake, beberapa cake yang menggunakan bahan dari labu kuning atau ubi jalar biasanya pada permukaannya disiram dengan gula icing yang dicairkan dengan sedikit mentega dan air. Terlihat cantik dan lebih mewah. Namun karena jam telah menunjukkan pukul setengah tujuh dan saya bermaksud hendak membawa cake ini ke kantor akhirnya saya hanya menaburkan gula bubuk di atas permukaan cake agar terlihat manis saat di foto.  

Anyway busway, cake ini sangat lezat, padat dan sepotong telah cukup membuat perut kenyang. Bumbu spekuk yang saya masukkan ke dalam adonan pas sekali dengan rasa kacang hijau yang banyak saya gunakan di resep ini. Seperti biasa ketika sampai di kantor maka cake ini dalam sekejap ludes tak bersisa dengan pujian: Enak!


Bagi anda yang berminat untuk membuatnya maka berikut ini resep dan cara pembuatannya ya. 


Cake Kacang Hijau dengan Chocolate Chips
Resep hasil modifikasi sendiri 

Untuk 1 buah loyang cake tulban (lubang tengah) diameter 23 cm tinggi 15 cm, untuk sekitar 25 potong cake

Bahan:
- 220 gram tepung terigu serba guna/protein rendah (misal Segitiga Biru & Kunci Biru)
- 2 sendok teh baking powder (gunakan sendok takar yang benar, gunakan baking powder double acting, pastikan baking powder fresh dan cek tanggal kedaluarsanya)
- 2 sendok teh bubuk spekuk
- 1 sendok teh garam
- 700 gram kacang hijau rebus hingga empuk, tiriskan airnya dan blender hingga halus beserta kulitnya
- 4 butir telur ayam ukuran besar, kocok lepas
- 200 gram gula pasir
- 200 ml minyak goreng
- 100 gram cchocolate chips

Topping:  1 sendok makan gula bubuk

Cara membuat:
Panaskan oven, set di suhu 180'C. Letakkan loyang pemanggang di tengah oven. Siapkan loyang bulat diameter 23 cm, ketinggian 15 cm, oleasi dengan mentega dan taburi tepung pada permukaannya. Sisihkan. 


Siapkan mangkuk, masukkan bahan kering (tepung terigu, garam, baking powder, dan bubuk spekuk), aduk rata menggunakan spatula. Sisihkan. 


Siapkan mangkuk besar, masukkan bubur kacang hijau, telur kocok, minyak goreng dan gula pasir. Aduk rata. Masukkan tepung terigu dalam dua tahapan, aduk perlahan dengan spatula. Jangan berlebihan mengaduk, jika telah tercampur baik hentikan adukan dengan segera. Masukkan choco chips dan aduk rata.

Tuangkan adonan di loyang yang telah dipersiapkan. Panggang selama 45 -50 menit atau ketika di test dengan lidi maka tidak ada adonan yang menempel di lidi. 

Keluarkan loyang dari oven, hilangkan uap panasnya dan balikkan cake ke rak kawat dan dinginkan sempurna. 


Taburi permukaan cake dengan gula bubuk menggunakan saringan yang memiliki lubang-lubang halus. Potong-potong cake sesuai selera dan siap disajikan dengan teh hangat. Yummy!

12 comments:

  1. waaaa....mbak endang hebat bisa menyulap bubur kacang hijau jadi kue enak. Saya selama ini kok nggak kepikiran bikin kue dari bubur kacang hijau. Sip deh mbak buat idenya itu. Mau saya contek nih resepnya. Makasih ya mbak....

    salam
    Rina Audie

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuhuuu Mba Rina, apa kabarnya? Udah praktek bikin apa saja nihh?? Hehehe, iya Mba, bubur kacang ijo enak juga buat cake, next saya coba pakai bubur ketan hitam hahahhaa. Thanks ya.

      Delete
  2. Wah......kayaknya lezat, bergizi pula.... salam kenal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo salam kenal ya dan thanks atas komentarnya. Yep, cake ini enak dan padat. Ayo dicoba ^_^

      Delete
  3. kalo blognya mbak endang ini saya udah coba beberapa resep. Tapi yang jadi favorit saya sampai sekarang Cake Coklat Kukus. Kalo saya bikin kue itu di rumah cepat ludes !!
    Cake dari bubur ketan hitam ? Wokey deh saya tunggu resepnya. Saya seneng kalo mbak endang bikin kue dari bahan yang aneh2 gini. Saya tunggu yah.....

    salam manis
    Rina Audie

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wokay Mba Rina, saya juga suka membuat kue dari bahan yang aneh-aneh hahaha. Thanks ya.

      Delete
  4. mbak, 700 gram kacang hijau setelah direbus atau 700 gram sebelum direbus?
    terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. halo Non, setelah rebus ya, jadi dalam kondisi sudah ditiriskan airnya dan diblender.

      Delete
  5. waduuh mbaa ngiler saya lihatnyaaa...rasanya pingin semua saya praktekin..maklum..bawaan hamil..nyidamnya,,nyidam masak sama bikin makanan..abis nemu blog mba..jd tambah menjadi-jadi saya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Selfi, wah nyidamnya seru nih, baby nya lahir bisa expert di dapur hahahha. Moga kelahirannya lancar ya dan thanks atas sharingnya disini. ^_^

      Delete
  6. Mbak, kalw sudah direbus menjadi 700 gr, berapa gr awalnya (yg masih keringan)?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah ini pertanyaan susah, karena saat itu saya membuat kacang hijau untuk tujuan dibuat bubur, bubur gak jadi saya ganti menjadi cake wakakakak. Coba bikin 250 gram dulu mba, buat 1/2 resep saja kalau kacangya kurang ^_^

      Delete

Heloooo! Terima kasih telah berkunjung di Just Try & Taste dan meluangkan waktu anda untuk menulis sepatah dua patah kata. Walau terkadang saya tidak selalu bisa membalas setiap komentar yang datang, namun saya senang sekali bisa menerima dan membacanya.

Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen anda dalam mencoba resep-resep yang saya tampilan. Semua komentar baik di posting lama maupun baru sangat saya nantikan. ^_^

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan di artikel karena saya menggunakan setting moderasi, namun jangan khawatir, begitu saya kembali ke laptop maka hal utama yang saya lakukan adalah mengecek dan mempublish komentar anda.

Saya berusaha memberikan yang terbaik untuk membalas komentar, pertanyaan maupun sharing yang anda berikan. Walaupun saya sama sekali bukan ahli dibidang ini namun saya akan berusaha untuk mencari alternatif solusi berdasarkan pengalaman pribadi maupun dari sumber lainnya untuk menjawab pertanyaan yang masuk. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya jika ternyata saran atau solusi yang saya berikan justru membuat eksperimen anda menjadi gagal.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try & Taste. Untuk mengajukan pertanyaan dan komentar, anda juga bisa langsung email ke saya di justtryandtaste@gmail.com

Saya tunggu komentar, feedback, email dan sharing anda ya. Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Salam sukses!!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...