26 November 2012

Churros: Snack lezat dari Spanyol


Churros, seringkali di sebut dengan donat a la Spanyol, merupakan makanan ringan/snack sejenis pastry yang digoreng, terbuat dari adonan dasar choux. Choux sendiri merupakan adonan pastry ringan yang umum digunakan untuk membuat kue sus a la Indonesia, profiteroles, eclairs, beignets, atau crullers. Churros sangat terkenal di Spanyol, Perancis, Filipina, Portugis, Amerika Latin dan U.S. Ada dua macam tipe churros di Spanyol, jenis yang pertama umumnya tipis (terkadang dengan bentuk simpul) sedangkan yang lain berbentuk panjang, dan tebal. Churros biasanya disantap saat sarapan pagi dengan dicelupkan pada minuman coklat panas yang kental. Sebagaimana adonan choux yang saya sebutkan di atas maka adonan churros hanya terbuat dari mentega, air, tepung terigu, dan telur. Adonan churros tidak mengandung bahan pengembang seperti baking powder atau baking soda, karena adonan yang basah akan membentuk uap air yang banyak dan menggelembungkan adonan kala digoreng dengan suhu yang tinggi. 


Umumnya churros dimasak dengan cara digoreng dengan minyak yang banyak hingga menjadi garing dan renyah, kadang-kadang dengan taburan gula bubuk pada permukaannya. Hal lain yang khas dari makanan ini adalah permukaannya yang bergerigi/berlekuk hasil dari adonan yang disemprotkan melalui alat bernama churrera, spuit kue yang memiliki ujung berbentuk bintang. Sebagaimana pretzels, maka churros umum diperdagangkan di pinggir jalan, dimana makanan ini dijual dalam kondisi masih panas. Di Spanyol dan Amerika Latin, churros biasanya selalu tersedia saat sarapan pagi di cafe-cafe, walaupun makanan ringan ini juga disantap di sepanjang hari. Karena disantap dengan lelehan coklat maka adonan churros biasanya tidak mengandung gula sebagaimana dengan kue sus yang umum kita jumpai di sini.



Okeh sekarang kita ke proses pembuatannya. Untuk membuat churros sangat mudah, sama seperti saat anda membuat kue sus, yang membedakan hanyalah adonan churros tidak dipanggang melainkan di goreng seperti ketika kita membuat donat. Sebenarnya saat adonan telah jadi dan siap kita cetak, adonan bisa langsung disemprotkan ke dalam minyak panas, namun cara ini membuat bentuk churros menjadi tidak beraturan. Karena itu ada satu cara untuk membuat tampilannya tetap menarik, adonan di semprotkan terlebih dahulu di loyang kemudian dibekukan. Setelah membeku adonan kita lepaskan dan langsung digoreng, kondisi yang beku membuat churros tetap mempertahankan bentuknya saat digoreng. Churros sedap disantap dengan taburan gula pasir dan kucuran coklat leleh, saya menggunakan susu kental manis coklat yang dikucurkan di permukaan churros. Praktis dan yummy!

Yuk langsung kita praktekkan saja ya.


Churros
Resep diadaptasikan dari web Cooking Panda - Churros and Chocolate 

Untuk sekitar 25 buah churros

Bahan:
- 250 ml air (bisa diganti susu cair)
- 113  gram mentega/margarine
- 180 gram tepung terigu protein tinggi, bisa menggunakan tepung terigu serba guna
- 1/2 sendok teh garam
- 4 butir telur

Topping:
- susu kental manis coklat
- gula bubuk

Cara membuat:
Siapkan loyang datar yang biasa anda gunakan untuk memanggang kue kering, atau bisa juga menggunakan nampan plastik/mika. Taburi permukaannya dengan sedikit tepung, ratakan. Sisihkan.

Siapkan plastik segitiga (pipping bag) dan spuit kue bentuk bintang dengan ukuran besar, masukkan spuit ke dalam plastik. Kita memerlukannya untuk mencetak adonan. Jika anda tidak memiliki plastik segitiga dan spuit, bisa menggunakan kantung plastik biasa. Sisihkan.

Ayak tepung terigu yang akan anda gunakan.


Siapkan panci, masukkan air, mentega dan garam, masak hingga mendidih kemudian kecilkan api hingga hanya muncul letupan dan gelembung kecil dan masak sambil diaduk hingga mentega larut. Matikan api kompor.



Masukkan tepung dan aduk dengan spatula dengan cepat hingga adonan menggumpal. Hidupkan kompor, set dengan api kecil, aduk terus adonan hingga terbentuk gumpalan yang smooth dan kalis, tandanya adonan tidak menempel di dasar panci.

Tuangkan adonan ke mangkuk mikser, kocok dengan kecepatan rendah untuk membuang semua uap air yang terperangkap di dalam adonan. Anda juga bisa melakukannya secara manual dengan menggunakan spatula, aduk dengan cepat hingga uap air hilang. 

Masukkan ujung jari anda ke adonan, jika adonan terasa nyaman di jari artinya tidak panas lagi, masukkan satu per satu telur ke dalam adonan. Jika adonan terlalu panas maka telur akan menggumpal dan matang. 

Pastikan telur dikocok hingga merata sebelum anda menambahkan telur berikutnya. Terus kocok dengan kecepatan rendah hingga adonan terlihat halus. Adonan yang terbentuk sangat lengket. 



Masukkan adonan ke dalam plastik segitiga yang telah kita siapkan, dorong adonan menggunakan spatula atau punggung pisau hingga adonan masuk. Jika anda menggunakan kantung plastik biasa, masukkan adonan ke kantung dan potong salah satu ujung kantung dengan lebar sesuai dengan ukuran kue yang anda inginkan.



Semprotkan adonan ke loyang yang telah ditaburi dengan tepung, bisa berbentuk panjang atau bulat lonjong, bentuknya disesuaikan dengan kratifitas anda. Tentu saja bentuk lurus  paling mudah dilakukan. Lakukan hingga adonan habis.

Masukkan loyang berisi adonan ke dalam freezer, bekukan adonan selama 2 jam. Sebenarnya adonan bisa langsung anda semprotkan ke wajan berisi minyak panas dan langsung digoreng, hanya saja biasanya bentuknya menjadi kurang cantik, dengan membekukannya sebentar di freezer membuat churros menjadi keras dan kala digoreng tetap mempertahankan bentuknya. 

Lepaskan churros dari loyang dengan cara mencongkel salah satu ujung/sisinya dengan pisau. 



Siapkan wajan anti lengket, isi dengan minyak agak banyak dan panaskan. Pastikan minyak benar-benar panas. Goreng churros dengan api sedang hingga coklat keemasan. Jangan memasukkan banyak-banyak adonan churros ke wajan karena saat digoreng churros akan mekar. Angkat dan tiriskan di wadah beralas tissue dapur.

Tata churros di piring, santap dengan taburan gula bubuk atau siraman coklat leleh diatasnya. Saya menggunakan susu coklat kental manis karena praktis dan mudah. Yummy!


Adonan churros yang sudah beku juga bisa anda simpan di freezer dalam plastik rapat dan goreng saat akan disantap. 


Sources:
Web Cooking Panda - Churros and Chocolate 
Wikipedia - Churro
Wikipedia - Choux pastry

54 comments:

  1. tumben hari Senin update blog, hehe...
    JTT dah mejeng di Dapur Manis. Kalo ada update terbaru bisa langsung meluncur ke sini nih. Makasih ya mba Endang...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Rina, sip, saya udah daftar jadi follower Dapur Manis juga hahah, resep2nya mantep2 Mba dan yang masak memang jagoan banget. Sukses ya Mba Rina, :)

      Delete
    2. Mba, td siang aku bikin churos ini, stlh digoreng kok jadinya lembeeekkkkk bgt, ga kyk difoto, ga mirip churos sama sekali. Tadi aku mau tanya dimana letak salahnya, eh pas aku baca lg, ternyata aku salah baca takaran terigunya, harusnya 180 aku cuma 110, hehehe, pantes lembek bgt. Kapan2 aku mau coba lg ah. Td aku jg bikin es krim mangga, tp kenapa ga halus y? Dimana salahnya mba? Makasih

      Delete
    3. es krim mangga harusnya halus karena pakai krim yang dikocok hingga kental dan kembang, kalau kurang halus mungkin krimnya kurang dikocok hingga kembang ya.

      Delete
  2. wahhh....ternyata terjawab sudah, better dibekukan yah mbak. pas liat gambar kok adonannya yg udah jadi bisa diangkat2 secara hasil ku waktu itu kayaknya lembek aja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Inna, betul Mba, dibekukan dulu saja, nggak perlu ditutup gak papa kok, kalau sudah keras baru di goreng. ^_^

      Delete
  3. ah emang yaa kalo nongkrong di JTT selalu bikin betah tapi...cleguks teruusss...:D
    salam kenal mbak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Pujie, salam kenal juga ya, thanks atas komentarnya. Saya yakin Mba Pujie lebih jago masak dibandingkan saya ^_^. Sukses ya.

      Delete
  4. churros emang paling yahud....
    aku ga bisa berhenti makan ini...
    resepku agak sedikit beda tipis dari py mbak. lupa dari mana itu sumbernya. ga inget jg aku... hahhahha
    http://getscrazyonafullmoon.blogspot.com/2012/09/lets-get-crazy-for-churros.html

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Irma, thanks sharingnya ya. Yep, churros memamng yummy. ^_^ dan iya, sama kok bentuk dan resep churros yang kita buat, jadi rasanya saya yakin nggak beda.

      Delete
  5. pagi, mba
    rencana nya baru mo coba resep ini, hehe...
    mo tanya, klo misalny saya bikin adonan churros ny malem, baru mo digoreng besok paginy, dan semalaman adonannya ditaro di freezer bisa ga yah? takut nya terlalu keras :D
    makasih mbaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. pagi Mba Icha, yep bisa kok. Adonan di bentuk dulu malamnya, masukkan ke freezer hingga keras, kemudian masukkan di wadah rapat (tupperware atau kantung plastik), simpan di freezer. Besoknya baru digoreng, waktu saya membuat churros ini masih ada sisa kue yang belum dogoreng, saya masukkan freezer juga. ketika terkena minyak panas, kue akan meleleh dan mengembang karena kandungan mentega tinggi.

      Delete
  6. Thx mba buat resep churrosny, mudah dan hasilnya enak. Oiya krn saya penggemar milo, jd churrosny setelah digoreng saya taburin pakai susu bubuk milo. Enaaaaak,,, :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Icha, sipp senang mendengarnya. Wah ditaburi milo sepertinya yummy, boleh juga tuh hehehe

      Delete
  7. Salam kenal mbak.. Thx yaa bwt resepnya. Aku cb bkin churros sabtu ini. Tp aku modif pk kentang jg slain terigu.. Trnyt makin yummy jg.. Renyah diluar & lembut didalam. :D Msh churros ga ya namanya klo pk kentang gn.. Hehehehe.. ;D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, modifikasinya oke juga tuh, enak keknya kalau pakai kentang ya? Bisa minta takaran modifikasinya Jeng? Hehehe, saya kalau pakai2 kentang suka penasaran wakkaka. Thanks sharingnya ya.

      Delete
  8. kemarin sempet nemu churros versi asin, adonannya dikasih daun ketumbar, sausnya dicampur sama udang. walau super duper enak, tetep versi manis lebih mantap.
    makasih resepnya mba!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Sari, yep menurut saya versi manis lebih pas untuk churros apalagi dicelup ke saus coklat. Yummy!

      Delete
  9. Dear Mbak Endang,

    Sukses juga ahirnya bikin churros pake resep mbak endang.....tengkyu mbak. btw, buka les masak dong mbak, aku ikutan hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai Mba Septi, wah senang mendengar churrosnya oke. hmm saya belum pede buka les masak wakakka. thanks sharingnya ya, sukses selalu! ^_^

      Delete
  10. mbak saya udah coba resep churros ini, praktis ya..sudah tiga kali saya buat dan selalu laris sama suami+anak, sekarang jadi favorit di rumah nih, bikinnya cepet dan rasanya enak :) thanks for sharing resepnya ya mb :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Sari, senang sekali membacanya, thanks sharingnya disini ya Mba, moga suka dengan resep lainnya ya ^_^

      Delete
  11. Mbak Endang.. ini dah dicobain di rumah, jadinya nyetok di kulkas kalo pengen tinggal goreng.. cemilan baru yang langsung jadi favorit dan keluarga yang nyobain jadi pada nanyain resepnya.. hihihihi.. pada kuforward ke sini sihh, biar bs nyobain resep2 yang lain.. makasih banyak ya Mbaak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul Mba Dini, saya juga waktu bikin churros kebanyakan digoreng semua akhirnya saya freezer saja hehehheh. thanks sharingya ya Mba, sukses selalu ^_^

      Delete
  12. Mba endang, saya uda nyoba churrosnya, tapi adonanya keenceran jadi pas di cetak turun meluber gitu huhu. itu kenapa ya mba, pdhl saya uda buat sesuai resep, apa telurnya yg kebanyakan (saya pakai 4 butir). makasi banyak sebelumnya ya mba, saya termasuk fans nya blog mba endang hihi ^^v

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Titien, masak adonan sampai kering dan kesat ya, dan kocok dengan mikser ketika telur masuk, mikser membuat uap air lenyap dari adonan dan membuat adonan tidak terlalu basah.

      Delete
    2. Kasusnya sama nih.. terus saya tambahin tepung biar agak bisa mbentuk.. kirain kebanyakan telur, ternyata kurang lama masak adonannya ya.. kudu coba lagi nih, yosh!

      Delete
    3. Yep Mba Novi, itu kunci membuat adonan choux pastry ya seperti churros dan kue sus.

      Delete
  13. halo Tante, kemarin saya sudah coba resep ini. sudah saya bekukan tapi tak kunjung mengeras. tapi tetap saya goreng dan langsung ludes habis. dan saya sangat senang. itu resep pertama yang saya coba dari resep tante lhoo. besok pengen bikin pem-pek tanpa ikan. wish me luck ya. sukses selalu tante. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Non Nimas, wah kok gak bisa beku? Kurang lama kali ya dikulkas. thanks sharingnya ya, moga sukses trial pempek dos-nya yaa heheheh

      Delete
  14. Halo mbak, salam kenal :) aku baru aja kemarin sore bikin churros pake resep mbak ini, tapi gak versi yg frozen dan jadinya suksesss, hehe seneng banget resepnya passs, thanks mbak!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Shanti, salam kenal juga ya, wah senang sekali churosnya oke dicoba. Thanks sharingnya yaaa

      Delete
  15. Mbak Endang, saya pingin nyoba resep ini tapi kok tumben bahan telurnya banyak, biasanya mbak Endang irit telur hehehe, oiya mbak mau cerita sedikit, gara-gara sering pajang foto hasil karya kue di facebook, jadinya ada aja teman yang pesan terutama Cake Pisang Chocochips, seneeeng banget deh mbak. Trims ya mbak resepnya. Sanny sby

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Sanny, adonan churros mirip sama adonan kue sus ya (choux pastry) dan memang banyak menggunakan telur. Kalau mau irit buat setengah resep saja hehehe, karena memang dari sananya sudah seperti ini, takutya kalau dimodif malah bantat.

      wah moga makin sukses pesanannya yaaa ^_^

      Delete
  16. Halo mba Endang,
    Mau nanya nih..kalo.churros ini dipanggang bisa enggak ya mba?
    Tengkiu sebelumnya...

    ~carla~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Carla, bisa dipanggang ya, karena sebemarnya mirip dengan kue sus ya.

      Delete
  17. mba endang aku udah buat churros seminggu yang lalu, tapi adonannya lengket banget jadi susah di bentuk jadi malah mirip stik keju karna gak bisa di bentuk yang cantik2 gitu tapi rasanya enak. lain kali aku mau masukin kulkas dulu supaya gam mpang di bentuk. menurut mba endang gimana ideku ini? balas yooo

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Nhoviie, memang adonan churros lengket banget, seperti adonan kue sus, dan gak bisa dibentuk begitu saja dengan tangan seperti stick keju yang umum. Adonan harus masuk kantung plastik dan disemprotkan ya. Kalau mau masuk kulkas, itu dalam kondisi adonan sudah dicetak dan di bekukan, tujuannya supaya mudah digoreng dan bentuknya tetap cantik.

      Delete
  18. Mba mau tanya adonan itu jika tdk di bekukan bisa tahan berapa lama ya ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. sepertinya 2 - 3 hari saja di chiller ya dalam wadah tertutup

      Delete
  19. Hey mba endang,salam kenal aku ibu muda bernama Tinna.Hari ini aku baru selesai buat adonan churosnya loh.aku modif pake kentang rebus 4 biji + air nya aku ganti dgn susu ultra full cream ukuran 250ml.wah rasanya krenyes-krenyes di tambah taburan gula halus+bubuk kayu manis terus dicelupin ke dalam coklat yg sudah aku cairin pakai susu ultra juga.Laris manis nih churros ini :9

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Tina, thanks sharingnya ya Mba. Wah mantap banget modifikasi churrosnya yaa, jadi ngiler hehehheh

      Delete
  20. Mba endang ijin share inti resep di facebook sama blog saya ya ;)
    makasih sebelumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sip , jangan lupa link back dan sumbernya yaaa ^_^

      Delete
  21. mba, kbetulan sy punya mentega putih byk, klo dipake ke adonan churros ini gmn ya mba? mggntikan mentega or mrgrine nya? :) trus klo bikin saus coklat, DCC di tim n dicampur mentega putih enak g y mba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai Mba Elsa, sama saja seperti menggunakan margarine/mentega biasa ya mba. bisa juga untuk campuran DCC, menurut saya mentega putih kurang enak rasa dan aromanya ya. Dan di churros kurang bisa memberikan warna kekuningan

      Delete
  22. kalo sdh digoreng teksturnya renyah garing atau kaya donat.. aku mau coba..

    ReplyDelete
    Replies
    1. nggak kaya donat yaa, beda. churros itu adonannya seperti kulit kue sus, nah kalau dogoreng kering permukaannya mirip kue sus kering, tapi dalamnya lebih lembut

      Delete
  23. bedanya apa mbak pake tepung terigu protein tinggi sm yang sedang/rendah? apa hasilnya lebih renyah atau bagaimana?? Terus saya jg udh pna buat, tapi gak pny cetakan, jd ukuran kayak cakwe besar2, cm gak renyah ya?? knp itu mbak??

    ReplyDelete
    Replies
    1. untuk kue atau cake saya biasanya pakai tepung terigu protein sedang dan rendah karena lebih renyah hasilnya. protein tinggi untuk roti dan mie, supaya adonan kenyal. ini masalah kandungan gluten saja di tepung ya.

      churros ukurannya kecil2 sebesar jari tangan, terlalu besar hasilnya gak mau kering mba

      Delete
  24. mbak endang, aqu penggemar berat JTT lohhhh
    makasih banyak ya resep churros'nya. bisa untuk jualan nihhhh
    terus berkarya ya mbak endang, sukses selalu (^_^)

    *vinna*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Vinna, thanks ya sudah menjadi penggemar berat JTT. Senang sekali resep2nya disuka. Sukses juga buat Mba dan jualannya ya ^_^

      Delete
  25. Hallo Mbak
    mau tanya nih soal menteganya. Dari website dan buku yg aku baca banyak yg pake unsalted butter. Kira2 ngaruh gak hasilnya antra unsalted butter sama margarine bysa?

    thanks
    Dhana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Dana, butter dan margarine jelas akan memberikan rasa berbeda. Butter/mentega tentunya lebih enak dibanding margarine. untuk tekstur churros sih sama saja hasilnya, hanya rasanya saja yang beda. Tapi kalau margarinenya oke, enak2 saja kok rasanya

      Delete

Heloooo! Terima kasih telah berkunjung di Just Try & Taste dan meluangkan waktu anda untuk menulis sepatah dua patah kata. Walau terkadang saya tidak selalu bisa membalas setiap komentar yang datang, namun saya senang sekali bisa menerima dan membacanya.

Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen anda dalam mencoba resep-resep yang saya tampilan. Semua komentar baik di posting lama maupun baru sangat saya nantikan. ^_^

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan di artikel karena saya menggunakan setting moderasi, namun jangan khawatir, begitu saya kembali ke laptop maka hal utama yang saya lakukan adalah mengecek dan mempublish komentar anda.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan. Jika anda ingin mendapatkan back link maka anda harus menggunakan OpenId atau Name + Url.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try & Taste. Untuk mengajukan pertanyaan dan komentar, anda juga bisa langsung email ke saya di endangindriani@justtryandtaste.com

Saya tunggu komentar, feedback, email dan sharing anda ya. Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Let's we try and taste! ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...