18 November 2012

Obsesi Roti 24: Cinnamon Bun a la Peter Reinhart



“It’s all about a balancing act between time, temperature and ingredients: That’s the art of baking.”
~Peter Reinhart~

"Bukunya sudah sampai nih, mau diambil nggak"? Wuih, saya langsung berteriak dengan senangnya ketika adik saya, Wiwin, menelpon di hari Kamis kemarin. Buku berjudul Bread Baker's Apprentice karya Peter Reinhart ini memang telah lama menjadi impian dan incaran saya, sayangnya buku keren ini belum masuk ke Indonesia. Ketika bulan lalu adik saya menawarkan untuk memesan ke temannya yang sedang bertugas di U.S., sayapun langsung mengiyakan dengan semangat. Peter Reinhart merupakan master breadmaker berkebangsaan Amerika, beliau juga merupakan penulis buku, guru dan theologian. Melalui pelajaran dan aneka buku yang telah ditulisnya, Peter menghubungkan antara ilmu pengetahuan (science) di proses pembuatan roti ke dalam pemahaman spiritual yang mendalam serta menghilangkan mitos lama bahwa roti sehat biasanya memiliki rasa yang tidak enak.


Salah satu alasan yang membuat saya tertarik dengan buku-buku karangan Peter Reinhart karena beliau selalu menjelaskan tujuan dan alasan di dalam setiap proses dan langkah di pembuatan roti secara masuk akal dilihat dari sisi science. Bagi beliau membuat roti bukan hanya sekedar mencampurkan tepung, ragi dan air, kemudian menguleninya dan memanggangnya hingga matang. Membuat roti merupakan proses yang kompleks dan melibatkan makhluk hidup bernama ragi. Melalui proses pemilihan bahan, ketepatan ukuran, teknik mencampur dan menguleninya, proses fermentasi yang sempurna, membentuk adonan, memanggang hingga mengemasnya, semuanya memberikan pengaruh pada rasa roti yang dihasilkan. Salah satu quote beliau yang terkenal lainnya adalah “I call it ‘the flavor rule’: Flavor rules!”. Rasa merupakan poin yang paling penting.


Sebelum mencoba resep cinnamon bun ini, saya juga pernah mencoba resep Peter Reinhart lainnya yaitu adonan pizza Napoletana, menurut saya resep adonan pizzanya merupakan adonan pizza terbaik dan terlezat, karena saya suka dengan teksturnya yang lembut namun garing di bagian luar. Anda bisa klik link resepnya disini. Sebagaimana dengan adonan pizza yang cenderung lembek maka begitu juga dengan adonan cinnamon bun ini, bagi yang tidak terbiasa dengan adonan roti dengan komposisi air yang banyak seperti ini maka proses menguleninya menjadi terbilang sedikit merepotkan. Saran saya, lumuri tangan anda dengan sedikit minyak atau tepung saat menguleninya. Untuk kali ini saya tidak menguleninya manual dengan tangan melainkan menggunakan mikser heavy duty milik adik saya yang memang mantap digunakan untuk membuat roti. Proses pembuatan cinnamon bun ini terbilang sangat mudah dan tidak memerlukan bahan yang rumit, jadi bisa dengan segera anda praktekkan di rumah.


Untuk rasanya, "Uuh, mantap!", garing di luar namun lembut di dalam dengan rasa gurih mentega bercampur karamel beraroma kayu manis, ini karena gula pasir yang dicampur dengan kayu manis bubuk meleleh saat terkena panas oven. Cinnamon bun terlezat yang pernah saya buat dan cicipi. Fatih, keponakan saya yang baru pulang dari les langsung menjadi tester pertama, komentarnya "Enaaakk!".  

Berikut resep dan proses pembuatannya ya. 


Cinnamon Bun
Resep didaptasikan dari buku Bread Baker's Apprentice by Peter Reinhart - Cinnamon Bun

Untuk 10 buah roti

Bahan:
- 5 sendok makan mentega/margarine
- 1 sendok teh garam
- 6 sendok makan gula pasir
- 1 butir telur, kocok lepas
- 1 sendok teh parutan kulit jeruk lemon, saya pakai jeruk mandarin
- 420 gram tepung terigu serba guna (saya pakai Segitiga Biru)
- 2 sendok teh ragi instan, pastikan fresh (saya pakai Fermipan)
- 3 sendok makan susu bubuk
- 250 ml air
- 5 sendok makan gula + 1 sendok makan kayu manis bubuk 

Glaze:
- 6 sendok makan gula bubuk, ayak
- 1 sendok makan jus jeruk
- 2 sendok makan susu cair 

Cara membuat:



Siapkan mangkuk, masukkan tepung dan ragi instan, aduk rata dengan spatula agar tercampur dengan baik, sisihkan. 

Siapkan mangkuk mikser, masukkan gula, mentega, susu bubuk dan garam, kocok dengan kecepatan sedang hingga menjadi adonan lembut dan tercampur rata, masukkan kulit jeruk lemon dan telur, kocok hingga smooth.



Jika anda menggunakan mikser untuk membuat roti maka masukkan tepung dan air secara bergantian ke dalam mikser sambil terus dikocok menggunakan kecepatan paling rendah hingga terbentuk bola adonan. Jika anda menguleninya dengan tangan, maka masukkan tepung dan air bergantian dalam kocokan mentega, aduk dengan spatula hingga tercampur dan menjadi bola adonan yang kasar.

Rubah kecepatan mikser menjadi sedang dan terus proses hingga adonan mengkilap, smooth dan elastis. Dengan heavy duty mikser memerlukan waktu sekitar 10 menit. Jika anda menguleninya dengan tangan maka uleni hingga adonan menjadi lembut, lentur dan terlihat mengkilap di permukaannya. Membutuhkan waktu sekitar 12 - 15 menit jika diuleni dengan tangan. Adonan akan terasa lembek tetapi tidak lengket, anda mungkin memerlukan untuk menambahkan sedikit tepung atau air jika adonan terasa terlalu lembek atau terlalu kering.



Keluarkan adonan, bentuk menjadi bola yang smooth, masukkan ke dalam mangkuk yang telah diolesi minyak, olesi juga permukaan adonan dengan minyak sehingga tidak lengket di mangkuk ketika adonan mengembang. Tutup mangkuk dengan kain atau plastic wrap.

Biarkan berfermentasi di suhu ruangan selama 1 jam atau hingga adonan menjadi mengembang dua kali lipat.



Olesi meja datar dengan minyak atau taburi dengan sedikit tepung, letakkan adonan ke atas meja. Taburi sedikit tepung di atas permukaan adonan, glas adonan dengan kayu penggilas dan bentuk menjadi persegi panjang dengan ketebalan minimal 1 1/2 cm, jangan terlalu tipis karena akan membuat cinnamon bun terlihat kurang menarik ketika telah dipanggang. 

Taburi dengan campuran gula dan kayu manis bubuk, merata di seluruh permukaan adonan, tekan-tekan dengan telapak tangan agar gula menempel, sisakan bagian tepinya. Gulung adonan dari sisi yang terpanjang hingga menjadi satu gulungan panjang, sambil ditekan. Potong-potong adonan dengan pisau tajam dengan ketebalan 2 cm. Tata adonan yang telah dipotong di atas loyang yang telah disemir dengan margarine. Tutup dengan kain bersih dan diamkan selama 1 jam atau hingga adonan mengembang.



Panaskan oven di suhu 170'C. Letakkan loyang pemanggang di tengah.

Panggang roti selama 35 - 40 menit atau hingga permukaannya menjadi coklat keemasan, keluarkan dari oven dan biarkan mendingin.

Glaze:



Aduk semua bahan menjadi satu, tambahkan gula atau susu hingga menjadi adonan kental yang bisa di siramkan ke atas roti.



Jika roti telah menghangat, tidak terlalu panas atau terlalu dingin, siramkan glaze ke atas permukaan roti menggunakan garpu, biarkan hingga glaze dingin. 

Roti siap disantap. Yummy!!

Sources:
Buku Bread Baker's Apprentice by Peter Reinhart - Cinnamon Bun
Web Ted, Ideas Worth Spreading - Peter Reinhart: Baker



98 komentar:

  1. mbak lagi dong mbak resep2 peter reinhart :D + apa yang diomongin mbak hhihihi :D ahh aku cinta mbak endang deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha, sabar Non, nanti pasti ada postingan lainnya kok dari resep si Peter. Soalnya memang keren2 dan kayanya yummy, udah gak sabar juga, masalahnya kadang2 kalau rasa malas kumat susehhh jadinya. Thanks ya ^_^

      Hapus
  2. saya udah bikin ini. enak banget nguleninya krn adonannya lembut banget. tapi isiannya bagi saya kurang, karena saya bikinnya lebar banget hehehe. trus glazenya bikin rotinya terlalu manis buat lidah saya. tapi saya suka dengan adonannya. sekarang saya selalu pake adonan ini untuk membuat roti isi. enak.
    thanks resepnya, mbak. lain kali coba yang lain lagi, boleh yaaa....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Heti, saya justru isiannya kebanyakan, mungkin karena adonan kurang lebar digilas. Yep, memang terlalu manis kalau pakai glaze ya, sebaiknya skip saja. Thanks atas sharingnya ya Mba.

      Hapus
  3. mbak, kalau saya pake oven biasa di panggangnya berapa lama y?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo, maaf replynya telat ya, panggang sampai permukaan kuning keemasan ya, saya tidak bisa kasih waktu karena beda oven beda suhu dan lama memanggang. jangan panggang terlalu lama, roti akan kering.

      Hapus
  4. Mbaaakk..makasih dah share resepnya, foto rotinya bikin ngiler.hehe..
    Enak n lembut lho, aq suka banget ^^
    oiya..maaf kemarin glazenya aq modif dikit. Supaya gak kemanisan, gulanya q skip, truz susu cairnya diganti 1/2 sachet SKM + 1 sdm air + 1 sdm air jeruk lemon.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Jeng Risha, wah saya seneng mendengarnya, memang lembut banget rotinya ya. Yep, tambahan glaze membuat roti menjadi terlalu manis, keponakan saya juga komplain itu hahahha. Thanks sharingnya ya Mba.

      Hapus
  5. Mbak., hari ini atau lusa mungkin saya akan coba bikin. Tapi mau tanya itu pakai loyangnya ygn ukuran berapa cm x cm ..? soalnya kok kelihatannya roti nya besar sekali di foto itu, apa kelihatannya aja
    Trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. Loyangnya cukup gedhe ya Mba, sekitar 23 x 23 cm, sebenarnya nggak ngaruh kok pakai loyang apa saja bisa, kalau ada loyang kecil, panggang dua kali saja.

      Hapus
    2. mbak, kalo panggangnnya ngantri gpp yah?? adonan yg antri apa ga tambah membengkak?

      Hapus
    3. Nggak papa mba, memang akan membengkak, but its okay hehhehe

      Hapus
  6. Mbak Endang, resep sdh saya praktekkan. Tapi tekstur rotinya agak kasar dan kering ya. Saya hanya pake 150ml air krn adonan sdh cukup lembek dan tdk lengket. Kalo saya tambah air, saya harus tambah tepung terigu cukup banyak.
    Pagi ini setelah baca resep lagi, alamak... ternyata tepung terigunya yg serba guna!
    Kemarin tuh rencana A resep roti isi pasta kacang merah yg pake protein tinggi, dan rencana B cinnamon bun. Krn kacang merah tdk tersedia, saya akhirnya coba cinnamon bun, dan salah pake tepung terigu. Ha..ha..
    Tekstur agak kasar dan kering gara2 salah pake tepung terigu ya, mbak? Terima kasih.
    Sisca - Surabaya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo mba Sisca, untuk bun ini teksturnya lembut, sama sekali tidak kasar. Jangan mengurangi takaran airnya Mba, memang adonannya lembek dan menguleninya agak susah. Kalau ada mikser, pakai mikser saja menguleninya. Tidak masalah dengan tepung, tapi air sangat berperan penting. Ssebaiknya tidak melakukan perubahan resep, karena hasilnya pasti berbeda. Jika terlalu lengket, jangan menambahkan terigu. Roti2 jenis hydrasi tinggi (air banyak) memang adonan lembek, lengket tapi hasil roti lembut sekali.

      Tips menguleni jenis adonan seperti ini:
      1. Selalu taburi permukaan meja dengan sedikit tepung dan lumuri permukaan tangan dengan tepung saat menyentuh adonan.
      2. Jangan menaburkan tepung diatas adonan
      3. JANGAN, menambahkan banyak2 tepung karena khawatir adonan terlalu banyak air. Air yang cukup membuat ragi bekerja dengan baik dan tekstur roti menjadi lembut
      4. diamnkan adonan sebentar 30 menit untuk membuat gluten rileks dan ragi bekerja, baru uleni kembali.

      Cin bun peter reinhart ini sangat yummy dan salah satu adonan roti terenak menurut saya ya.

      Hapus
    2. O.. begitu ya, info yg sangat berharga! Ok, saya coba lagi lain kali. Terima kasih.
      Sisca - Surabaya

      Hapus
  7. mba maaf kalo boleh tau mixernya pake merk apa? kbtulan lg nyari, lumayan capek nguleni manual soalnya, makasiihhh..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya di rumah pakai mikser duduk merk phillips Mba, kurang oke buat nguleni adonan roti. Bagusnya pakai mikser heavy duty Mba, kuat buat ngulen roti dan hasilnya juga lebih lembutttt. hehehhe

      Hapus
  8. Sy sudah bikin roti ini mbak..supeerr empuk bgt..tanpa glaze.meskipun lengen jd bkode nguleninx tp gak kapok sy krn hasilx luaaaar biasa..sy share k bbrp tmn mbak krn mreka ktagihan sm roti ini hehe

    x y mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Shinta, yep gak usah pakai glaze udah enak kok, empuk dan lembut. Saya biasanya juga nguleni pakai tangan, cuman kalau lagi di rumah adik saya manfaatin miksernya yang mantap hahhaha

      Hapus
  9. mb endang sya udah bikin ini, ak mau konsul ya :)
    1. waktu keluar dari oven rasanya soft empuk bgt, tp kalo udah lama di suhu ruang sekitar 3-4 jam kok jadi keras ya, kira2 apa yg salah ya?
    2. roti saya mengembang bgt kaya roti cinnamon bun mbak yg lain, roti ini (peter reoinhart) g terlalu mengembang ya as seen on photo?
    help me please bu dosen of culinary:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Nur, wah saya bingung juga kenapa bisa keras ya, karena cinnamon bun yang saya buat saat itu tetap empuk walau telah dingin. Mungkin sebaiknya dibungkus dengan kain atau masukkan wadah Mba supaya gak kena udara langsung. Saya pakai mikser waktu menguleninya dan tidak ada tambahan tepung lagi ya.

      yep, roti ini tidak terlalu mengembang ya.

      Hapus
  10. Mbak endang mau tanya kl parutan kulit jeruk dskip bs ga ya?trus kl isinya d ganti ayam or coklat kr2 cocok ga ya?sama m tanya kl ada sisa fermipan yang bungkusnya ud dbuka biar masih bs dpakai cara nyimpenny gmn?sayang kl dbuang Hέe:p•Hέe:p•Hέe:p.(Emak2 ngirit)..trimakasih..yani-jember

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Yani, skip saja parutan kulit jeruknya, gak ngaruh kok. Sebenarnya roti gulung ini basicnya ya cuman roti, cuman dikasih perasa kayu manis, kalau mau diisi dengan ayam atau coklat saya rasa enak2 saja kok.

      Fermipan harus disimpan dalam wadah rapat, gak boleh kena udara langsung. Kemudian taruh wadahnya di kulkas Mba supaya suhunya tetap dingin. Ragi akan mati suri dan awet disana.

      Hapus
  11. Mbak m tanya lg, saya kan bru bl bp merk hercules spt yg sering mbak endang sarankn d be2rp resep, lha itu kan pake wadah kaleng, apa nytimpenny jg d kulkas or bisa d lemari biasa?jgn bosan menjwb pertnyan saya ya mbak..trimakasih..yani-jember.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai Mba Yani, tidak perlu disimpan di kulkas Mba, di taruh di lemari atau meja dapur biasa saja. Asalkan ditutup rapat awet berbulan2 kok. Saya nggak bosan kok Mba hehehhe

      Hapus
  12. Hola mba endang...
    Mba...ni rencana proyek saya yg ke2 mau nyoba resep ini nih secara penampakanya mamamia lezatos hihihi...tapi kalo bubuk kayu manisnya diganti sama bubuk bumbu spekuk bisa ga mba?? secara bahan dirumah adanya bumbu spekuk hehe..males belanja.com, sebelumnya terimakasih atas pencerahanya mba..
    pipiet-banjarmasin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halloww Mba Pipiet. Sebenarnya bisa, tapi jangan pakai terlalu banyak. Bumbu spekuk selain kayu manis juga mengandung jenis rempah lainya seperti jahe, pala dll, jadi aromanya lebih kuat dibanding kayu manis saja ya. Jadi be careful pakenya ehehehehe

      Hapus
  13. Mba' Endang, lapoooorrrrr... Tepat stengah 2 dini hari cinnamon bun yg kubuat matang...
    dan hasilnya... Mmmm... Yummy...
    Sedikit cerita ya... Hehehehehe...
    aku manggangnya pake double pan karena belum punya oven alhasil bawahnya jadi rada2 gosong... Kriuk kriuk... Tapi enak kok... �� *mujidirisendiri...*
    terus airnya aku ganti susu uht cokelat, susu bubuk aku skip karena nda' ada yg jualan sachet... Jadi terigunya aku tambah 3 sdm... Aku kocoknya manual karena tegangan naik turun takut si mikser sakit... Hehehehehehe... Alhasil lengan langsung berotot karena harus kocok manual plus ngulenin adonan... Awalnya kukira akan gagal karena adonan lengket, ket, ket... Tapi setelah lama ngulenin akhirnya kalis juga... ��
    So far... My First Bread is yummy... Hihihihihihihi... Thanks a alot ya Mba' atas resepnya... Next mau coba resep roti yg lain deh... Biar sekalian olahraga... Ngulenin terus... Hehehehehehehehehe...
    salam...
    Aenun... ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Aenun, wah senang membacanya, akhirnya roti buatan sendiri bisa terwujud ya Mba. Diuleni pakai tangan hasilnya oke2 saja kok, selama ini saya selalu pakai tangan, jarang banget saya pakai mikser kalau buat roti.

      Saya belum pernah coba pakai double pan tapi keknya praktis dan irit bahan bakar ya, next time saya mau coba ah hehehhe.

      silahkan dicoba resep lainnya, biasanya makin sering dipraktekkan maka jadi tahu apa kekurangan dan kelebihannya. sukses ya dan thanks sharenya ya Mba ^_^

      Hapus
  14. mba nguleni adonan itu kalo pake mixer biasa yang tangan bisa gak si yah? he he

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berat ya, mesin akan ngos2an dan malah rusak, uleni manual pakai tangan saja, tdk pakai mikser.

      Hapus
  15. oke mba he he
    itu isian cinammonnya cuma cinamon bubuk+gula aja ya?jadi tar ditabur aja gitu ya ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. yep, hanya kayu manis plus gula saja ya Mba.

      Hapus
    2. kalo isiannya pake resep cinammon yg 1 lgi bisa ga ya?

      Hapus
    3. makasi byk ya..saya suka bgd blog ini, reply nya cepet da ga pelit, kdg sebel juga kalo uda nannya tapi ga dibalas2 tapi blognya tetep update terus, thx ya hehe

      Hapus
    4. Sip, moga suka dengan resep lainnya yaaa ^_^

      Hapus
  16. sudah dicoba dan berhasil :D makasi byk yaaa seneng bgd ini roti prtama aku hehehhe
    sisa fermipan masuk kulkas kayak biasa aja ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sip! Ikutan happy membacanya hehhehe. Sisa fermipan simpan di wadah rapat, jangan kena udara luar dan simpan di kulkas (chiller).

      Hapus
  17. Selamat Malam. Salam kenal dari Lampung! Saya mau tanya, apakah adonan dalam Resep 'Cinnamon Bun a la Peter Reinhart' ini bisa diaplikasikan untuk semua jenis roti isi dan roti manis? Apakah elastisitas adonan akan tetap sama dan adonan tersebut dapat memudahkan dalam modifikasi bentuk-bentuk roti? Terimakasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo Mba, salam kenal juga ya! Adonan roti ini bisa untuk semua jenis roti,hanya saja adonan ini lembek ya, jadi cukup sulit kalau dibentuk2 menjadi aneka bentuk seperti roti manis. pakai rseep roti lainnya saja seperti roti unyil tuh, adonannya lebih mudah dibentuk dan rasanya juga tidak kalah.

      ini linknya ya: http://www.justtryandtaste.com/2013/04/obsesi-roti-28-roti-unyil.html

      Hapus
  18. Oh ya...satu lagi pertanyaan tertinggal; dari sekian banyak resep roti yg Mbak posting disini, resep mana menurut Mbak paling baik, lembut, dan empuk hingga keesokan harinya? Saya baru akan memulai belajar membuat roti, jadi saya sedang mengevalusi semua pilihan resep yang ada untuk meminimalisir kegagalan karena saya tipikal orang yang mudah hopeless ketika langsung mengalami kegagalan pada percobaan pertama. Harap maklum! Sekali lagi, terimakasih banyak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya sudah jawab diatas ya. Hanya satu saran saya, membuat roti dan cake (terutama membuat roti) jika kita belajar sendiri alias otodidak memang butuh trial dan error, karena satu kali membuat belum tentu hasilnya memuaskan. Apalagi jika pemula yang sama sekali belum pernah membuat, mungkin membedakan adonan kalis dan belum kalis bukan hal yang mudah. Jadi ya jangaaaannnn langsung hopeless kalau gagal, dicoba lagi.

      Saya percaya dengan quote ini: practices make perfect!

      Semangat! ^_^

      Hapus
  19. Salam kenal mbak, aq desi. Kmaren bikin tp gagal Adonan Lembek buanget dan aq Klamaan ninggalin Adonan sampe 3 jam trus pas Dioven hasilnya kering bkn jd roti tp jd cookies.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai Mba Desi, salam kenal ya. adonan memang lembek karena itu roti hasilnya lembut. Uleni perlahan dan lumuri tangan dengan tepung. Jangan mendiamkan sampai lama di suhu ruang yaaa heheheh

      Hapus
  20. salam Kenal...mbak.... rotinya bener... uenakkkk....banget..... sy sdh coba.. buat sendiri... trimakasih... resepnya... sekeluarga suka....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal Mas Rusdi, wah thanks sharingnya ya, senang resepnya disuka. ^_^

      Hapus
  21. Halo mmba Endang, salam kenal. Sy pecinta blog mba Endang,tp baru 3 resep yg sempat dicoba hehe. Sy baru aja selesai bikin cinnamon bun ini,takaran sesuai resep mba, adonan mengembang sempurna. Hasilnya semua pd suka mba,, pd blg lebih enak dr cinnamon roll terkenal yg biasa dijual di mall, yeeaayy! Rotinya ampun mba lembut bgt dalemnya. Tp mba, sy kurang puas, krn berhubung oven listrik rusak sak, jdnya make oven biasa. Stlh 1,5 jam di oven, bagian atas msh putiih, pdhl bawahnya sdh coklat keemasan. Akhirnya sy balik rotinya,lanjut memanggang. Dan lumayan membantu,walopun msh berwrna coklat muda skali sy keluarin aja dr oven krn sdh 2 jam dipanggang. Setelah 1 jam sdh dingin, bagian luar roti keras mba, lumayan buat nimpuk org hahaha. Tp dalamnya msh tetap lembut bgt. Pertanyaan sy, apa krn klamaan dipanggang?lalu gmn caranya manggang yg benar dg oven biasa spy hasilnya rata wrnanya?. Lalu, wangi rotinya msh seperti roti tawar biasa, pdhl membuat donat dg adonan yg sama wangi blue band di donat lebih keluar. Sy jg memakai blue band di resep cinnamon bun ini mba. Trimakasih sblmnya atas jwbnnya. Blog ini amat sangat membantu sy, pokoknya, I lop yu pull mba Endang, hehehe. -CINDY, jkt

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haloow Mba Cindy, salam kenal juga yaaa. Untuk roti memang gak boleh dipangang lama karena akan keras ya, supaya kecoklatan maka harus menggunakan oven dengan api atas bawah, dengan oven seperti ini maka permukaan roti bisa coklat. Atau pakai oven gas yang apinya di dalam oven, kalau oven tangkring atau oven listrik dengan api bawah saja maka permukaan roti gak bisa coklat. Dipanggang lebih lama malah membuat roti menjadi keras hehehe. Kendalanya di oven ya Mba.

      thanks sharingnya loh ^_^

      Hapus
  22. Berkat resep mba endang percobaan pertama buat cinnamon rolls ini langsung sukses..enak wangi kayumanis..hmmm makasih ya mba..keep posting

    Ini foto cinnamon rolls sy mba
    http://Instagram.com/p/lesr7IiNB9/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Widhie, mantapp, ikutan senang cinnamon rollsnya sukses dicoba, thanks sharingnya yaa ^_^

      Hapus
  23. Mba Endang,aku udah coba bikin cinnamon bun inii, setengah resep, isinya taktambahi kismis. Mbikinnya gampang tapi aku kok ga bisa mbentuknya ya adonannya, pas diroll dia cenderung mingsret lagi balik ke bentuk semula trus pas dipotong ga cantik rollnya XD Tapi it turned out success mbaa, kata ibuku kayak roti beli di japanese bakery di kotaku :)) sedikit lengket di gigi. Gatau emang teksturnya gitu,atau gara2 measurementku yang memang kurang akurat,haha. Thanks mba Endang my reliable source of good and easy recipes! Ica- Surabaya

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba ica, thanks sharingnya ya mba. yep tekstur cinnamon bun peter reinhart memang sangat lembut banget dan rada susah untuk dibentuk ya. saya juga mengalami hal yang sama saat membuatnya.

      Hapus
  24. Hai mba endang, aku baru saja mencoba resep roti ini. Tapi kok teksturnya ga selembut resep roti mba endang yg lain. Apa memang spt itu?btw makasih ya mba buat resep2 mba endang yang simple dan ok bgt buat newbie ky aku..ok mba sukses terus ya, ditunggu resep2 selanjutnya. Isma

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba isma, menurut saya justru cin bun ini luar biasa empuk banget, karena itu agak susah handle adonanya yang lembek. jadi saya bingung kok jadi gak lembut hehheh

      Hapus
  25. Atau mungkin karena kurang fermentasi ya mba..soale buatnya lagi hujan udh fermentasi 2 jam baru ngembang dikit, anak2 udh pada protes..he.hehe..langsung dimasukin oven aja..teksturnya jadi agak lengket digigi..ok deh mba besok lain kali dicoba lagi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo mba, 2 jam fermentasi sepertinya cukup lama ya, saya biasanya hanya 1 jam saja. Mungkin raginya bermasalah ya mba, atau kebayakan menaburkan tepung? Banyak faktor, yang jelas kalau adonannya super lembek maka itu sudah benar

      Hapus
  26. Mbaaa ada instagram kaah? Aku penggemar berat banget Mbak Endang trus pengen nikmatin foto2 cakep mba Endang di instagram.. hampir 50% aku udah coba resep2nya and as always : Baca resep baik2, karna perlu terus dibaca sampe hafal. Yang belum kesampean yaitu belum beli buku kedua mbak Endang niii, belum sempet2 ke Gramedia. Hehe sukses terus Mbak, sehat terus juga supaya ga bosan terus memberi ilmu ke kita yang pengetahuan memasaknya masih minim. Hihi ♥♥♥

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo Mba Annisa, saya belum punya instagram, beberapa kali mau donlot aplikasinya sering lama banget di laptop, jadinya tertunda mulu hehhehe.

      thanks ya sudah menyukai JTT dan sudah juga mencoba resep2nya, waah itu 50% banyak loh hahahah. sukses selalu ya

      Hapus
  27. Halo mba..mau tanya, takaran sdm dan sdt nya menggunakan sendok biasa atau sendok takar? Makasih ya mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba anita, saya selalu pakai sendok takar ya mba

      Hapus
  28. Makasih mba resep2 mba membantu bgt terutama kyk saya yg amatiran.heheheheh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Dede, salam kenal ya dan thanks sharingnya ya, senang sekali resep2 JTT disuka ^_^

      Hapus
  29. hai mba endang, met lebaran ya, mohon maaf lahir dan batin mba, maaf mengganggu liburannya, mo tanya mba, 5sdm mentega itu kira kira berapa gram ya mba?-silvi-

    BalasHapus
    Balasan
    1. met lebaran juga ya mba, mohon maaf lahir dan batin. 1 sdm mentega setara dengan 15 gram ya, maaf telat jawabannya.

      Hapus
  30. mbak aku sudah buat ..cinnamon bun dengan resep ini enak sekali tapi untuk toppingnya aku buat dengan 2 jenis pake cream cheese seperti connamon bun pada umumnya dan lemon lime toping dengan tambahan bubuk lemon lime pada campuran gula bubuk +susu nya ... jadi rasanya enak dan tidak enek...saya aku gak bisa share gambarnya disini... walaupun bentuknya gak cantik tapi rasanya juara...pecahhhhh ...makasih mbak resepnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. thanks mba ratna sharingnya, senang resepnya disuka ya, sukses selalu ^_^

      Hapus
  31. Baru saja eksekusi resep ini tadi sore. Luar biasa, enak bangeeeet.
    Resep2 mbak Endang antigagal!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Endah, thanks sharingnya ya! Senang resep JTT disuka, sukses yaaa.

      Hapus
  32. Dear mba Endang, gara-gara mba Endang aku jadi berani belajar baking. Dan resep yg ini sudah beberapa kali aku buat dan sukses terus, tiap bikin semakin enak hehehe kata anak-anak sih. Makasih ya mba...
    Nah aku mau tanya kalau aku mau panggang cin bun ini pagi-pagi, bisakah aku buat adonannya malam hari terus masuk kulkas, atau bgmn caranya ya?

    -mitta-

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba Mitta, slam kenal dan thanks ya sudah menyukai resep JTT.

      yep bs ya mba, buat sja adonannya malam, tutup rapat jngn sampai terkena udara kulkas, adonan akan mengembang perlahan di dalam kulkas, besok bs dbentuk dan dipanggang

      Hapus
  33. Siang mba, sy mau nanya. Kalo tepung nya di ganti tepung cakra, bs gak ya?

    BalasHapus
  34. Halo mba pertama kali komen nih hehee.. mau tanya kalo pake oven tangkring kira2 bakalan sukses ga ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai Mba Manda, yep tetap bs pakai otang ya, hanya saja mungkin permukaan roti agak pucat ya. Jangan panggang kelamaan supaya roti gak keras ya

      Hapus
  35. Mba endang kalo terigunya dicampur antara cakra dan segitiga biru oke ga mba? Hasilnya apa akan beda kl memakai cakra saja? Makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba, tetap bisa ya, tidak terlalu ngaruh menurut saya ya

      Hapus
    2. Mba satu lagi yah adonanku kok kaya lembek dan lengket banget kena tangan jd susah nguleninnya apa emang gitu? Ngakalinnya gimana yah?

      Hapus
    3. Oh yah mba kalo saya mau bikin buat pagi2 apa bisa bikin adonannya dr malem? Jd pagi2 tinggal masuk oven? Udah masuk loyang dari semalem

      Hapus
    4. Hai Mba Kania, adonan roti ini memang lembek ya, itu yang menyebabkan rotinya nanti akan empuk dan lembut. Kalau susah tambah tepung dikit2 saja, sampai nyaman ditangan, tapi jangan banyak2, adonan ini basicnya memang lembek dan sticky.

      bs dibuat malam, taruh di chiller dalam wadah rapat (jangan kena udra kulkas) dan panggang besok paginya. Hanya boleh semalam saja di chiller, klau mau lebih lama sebaiknya di bekukan saja.

      Hapus
  36. Mba aku buat ini enak rotiny. Tp pas matang gulany kan jatuh je loyang yg bawah. Nah jadi bkin kerak shingga roti nempel. Itu gmn y mb? Hehee btw kalo pakai protein tinggi smua nanti jd keras y?

    BalasHapus
    Balasan
    1. alasi loyangnya pakai kertas baking supaya gak nempel mba, sebaiknya pakai protein sedag ya

      Hapus
  37. Hai mbak, kalau pake tepung komachi campur sama segitiga apa akan jadi lebih empuk? Masih banyak sisa tepung komachi nih karena gagal bikin roti, tapi ngeliat blog nya mba pengen nyoba bikin roti lagi. Hahaha

    Thanks.

    Lulu

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba Lulu, mungkin bs lebih empuk, sya sendiri blm pernah coba tepung komachi ya.

      Hapus
  38. Hallo Mba, adonan nya baru selesai saya roll tapi begitu potong dan karena adonan nya lembek jadi susah banget ya pertahanin bentuknya. Gimana tipsnya biar potongan roll nya tetep rapih cantik? Makasih banyak mba Endang :)


    Cheers

    Lulu

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba Lulu, memang adonan lembek, karena itu tekstur roti menjadi lembut. Potong pakai benang mba, seperti cara memotong telur rebus. Lingkarkan benang di sekeliling gulungan adonan dan tarik hingga adonan putus

      Hapus
  39. Mba endang.. Makasih resepnya.. Aku baru coba bikin.. Lembutt banget rotinya.. Enakk.. Untuk resep yg aku rubah cm air nya aku ganti dengan susu cair campur air dikit,dan untuk isiannya gula putih aku ganti brown sugar, isi nutella dan isi keju slice plus mozorella... So yummmmm... Makasih banyak yahh

    BalasHapus
    Balasan
    1. thanks mba Heni shringnya, senang reseppnya disuka, sukses yaa

      Hapus
  40. mbak, saya 2x buat roti ini. tadi waktu coba buat yg ke2 eh pas ngulenin liat ada telur di meja dapur. ternyata lupa dimasukin hahahaha..tapi hasilnya tetep empuk ya. bingung saya

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba Dina, roti tetap lembut walau gak pakai telur asalkan cairan di dalam adonan cukup, roti ini lembek karena itu teksturny lembut ya

      Hapus
  41. Hai mbaaa..ngilerrr bgt sama cinbun nya. Pasti seenak resep pizza napolatena yaaa...share lg dong resep si peter, jatuh cinta soalnya kmrn pertama kali bikin pizza nya sukses, enyakkkk...empuk d dlm tp luarnya garing, smp2 suami mnt bikinin lg..hihihi.
    Mau nanya satu aja mba, klo adonan cinbun ini diulen manual apakah sama caranya dengan adonan pizza si peter?
    Mohon pencerahannya, makasih ya mba ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai mba Tanti, thanks sharingnya ya, senang resepnya disuka.

      Yep, bs diuleni manual ya mba, carnya seperti adonan pizza atau roti umumnya ya. sukses ya

      Hapus
  42. tengah malem baru mateng nih mba rotinya.
    abis kebayang2 mulu wanginya cinnamon bun ini.. gak sia2, mantab bgt rotinya super lembut.
    begitu mateng lsg makan, plong sudah acara nyeces2an roti cinnamon.
    awalnya susah nguleninnya, super lengket, pake acara anak nangis minta nyusu hahaha
    aq tinggal nyusuin dlu, abs itu lanjut ngulenin, lumayan gak trlalu lengket.
    sepadan sm hasilnya yg bkin nagiihhh.
    thanks ya mba endang yg selalu maknyus resepnya.
    jujur loh mba aq gak brani bkin ini itu klo blm ada di jtt ^^
    moga sehat selalu dan makin sukses mba endang *hug*

    Bella

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Bella, yep, kalau adonan lengket didiamkan dulu saja, sekitar 30 menitan membuata adonan luwes dan gak terlalu lengket lagi. Tapi kunci roti empuk memang takaran air yang agak banyak, masalahnya kalau uleni manual mmg repot wakkakakk. Ada berkahnya nyusui anak dulu yaa, adonan jadi mudah dihandle hehheheh

      thanks sharingnya yaa, sukses selalu

      Hapus
  43. Assalamu'alaikum mba Endang, saya ingin berterimakasih buanyak atas resep cinnamonroll peter reinhart ini. Sungguh saya memang lagu nyari resep cinnamonroll yg paten utk jualan. Dari teknik pembuatan memang sangat berbeda dimana doughnya super sticky. Saya putuskan pakai phillips mixer biasa saya yg sampe panas mesinnya😅 (secara ngebayangin ngadon sticky dough..udh pernah sekali n makan waktu 1 jam an) jadi pakai mixer lumayan sampai adonan nggak lengket fi mangkok mixer. Alhamdulillah adonan jg mengembang cantik mba, cuma pas bagian ngeroll yg susah banget sampai dibeberapa bagian robek, akhirnya saya tekan tekan aja pakai tangan yg sebelumnya sdh saya beri minyak..
    Saya bikin dough semalam dan simpan di kulkas utk panggang pagi..hasilnya masya Allah..makasih ya mba endang😘 saya jd ngga perlu cari resep lain.
    Btw takaran guka yg 6 sdm saya kurangi jd 5 sdm dan hasilnya sesuai dgn rasa saya n keluarga (ngga terlaku manis). Topping saya pakai selai tiramisu jd manisnya pas. Sekali lagi trimakasih ya mba Endang wish u the best life for sharing good things.😘👍👍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba,thanks sharingnya ya, yep ini resepnya tokcer banget. sampai skrg saya juga suka bikin dengan resep ini, agak susah dibentuk karena lunak banget adonannya, tapi rasanya mantap.

      Hapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...