02 November 2015

Resep Cake Tape Ketan Hijau, Pandan dan Keju Kukus


Resep Cake Tape Pandan Keju Kukus JTT

Saya bukanlah pecandu kopi, namun jika dalam dua atau tiga hari secangkir kopi rutin saya minum setiap pagi maka alamat setiap pagi pada bulan-bulan berikutnya kopi akan susah dihentikan hadirnya dari hidup saya. Sebenarnya kalau mau jujur, susu dan gula yang terkandung di dalam kopi lah yang membuat saya craving dan susah sadar diri. Saya penggemar susu tingkat tinggi, dan kopi (walaupun saya membutuhkan kafeinnya) seakan hanyalah sebagai essence saja di dalam mug yang berisi berton-ton krim dan gula. Mba Mirah, rekan kantor saya,  bahkan pernah mendelik dengan tampang horor kala melihat saya memasukkan satu bungkus kopi instan 3 in 1 ditambah dengan bersendok-sendok creamer ke dalam gelas, "Kamu mau ngopi atau mau 'nyusu' Ndang"?!

Tapi hidup memang terasa lebih indah, hidup saya tentunya, ketika pagi di kantor dimulai dengan menyeruput secangkir kopi susu yang legit di lidah. Sambil menyortir email yang masuk di laptop, atau membuat laporan harian, secangkir kopi susu seakan membuat pagi menjadi lebih hidup. Kebiasaan ini tentu saja memiliki efek samping, apalagi kalau bukan lingkar pinggang yang semakin melebar. Jadi beberapa waktu lalu saya putuskan untuk mulai menghentikannya dan menggantinya dengan jus buah-buahan. Efeknya sangat nyata, seharian kepala saya terasa keruh, susah diajak berpikir dan kreatifitas pun berhenti total. Tak sanggup berlama-lama hidup bersama otak yang 'lemot', akhirnya sekarang saya mengganti kopi 3 in 1 dengan kopi hitam espresso, minus creamer dan gula. Toh sebenarnya yang saya butuhkan hanyalah kafeinnya bukan? ^_^

Resep Cake Tape Pandan Keju Kukus JTT
Resep Cake Tape Pandan Keju Kukus JTT

Secangkir kopi di pagi hari sebenarnya bukan hanya sekedar sebagai energy booster. Makin banyak penelitian yang menyarankan bahwa mungkin ada beberapa manfaat kesehatan yang berhubungan dengan mengkonsumsi kopi hitam, mulai dari mencegah diabetes hingga menurunkan resiko penyakit hati. Penelitian yang dilakukan oleh para ahli di UCLA dan Harvard menunjukkan bahwa mengkonsumsi kopi mungkin mampu mengurangi resiko diabetes tipe-2. Para peneliti menemukan bahwa peserta percobaan yang meningkatkan konsumsi kopi mereka lebih dari satu gelas perhari (secara rata-rata, meningkat menjadi 1.69 gelas per hari) selama periode 4 tahun memiliki 11% lebih rendah resikonya terhadap diabetes tipe-2 untuk 4 tahun berikutnya, dibandingkan dengan mereka yang tidak merubah asupan kopinya. 

Para peneliti di Amerika Serikat juga melakukan studi yang menilai hubungan antara konsumsi kopi dan resiko penyakit Parkinson. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa 'asupan kopi dan kafein yang lebih tinggi dikaitkan dengan rendahnya penyakit Parkinson secara signifikan'.  Selain itu, menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Research Institute of the McGill University Health Centre (RI MUHC) yang diterbitkan dalam jurnal Neurology, menyatakan bahwa kafein di dalam kopi mampu membantu mengontrol gerakan pada mereka yang menderita penyakit Parkinson. Selain kedua manfaat tersebut, asupan kopi juga diyakini mampu menurunkan resiko penyakit kanker hati sebesar 40%. Beberapa penelitian menyarankan jika kita mengkonsumsi kopi sebanyak tiga gelas per hari, maka resiko penyakit kanker hati bisa dikurangi hingga 50%. Masih banyak sebenarnya manfaat kopi dan kafein lainnya yang tertuang di web MNT (Medical News Today), artikel selengkapnya bisa anda klik pada link yang saya cantumkan di akhir artikel resep ini.

Resep Cake Tape Pandan Keju Kukus JTT

Sekarang kembali ke cake tape pandan kukus yang sebenarnya sudah sangat lama saya buat.  Nah beberapa minggu yang lalu teman-teman kantor saya mengadakan acara jalan-jalan ke Cirebon selama dua hari. Kegiatan seperti ini sudah sering kami lakukan dan salah satunya bahkan pernah saya posting di JTT dengan judul Sorbet Strawberry & Cerita Tentang Anyer, anda bisa membaca ceritanya pada link disini. Walaupun sebagian dananya disponsori oleh kantor namun acaranya sendiri termasuk bebas, sehingga kegiatan yang diadakan pun tidak terikat dengan schedule yang kaku. Sayangnya untuk  acara jalan kali ini saya tidak turut serta, padahal kuliner Cirebon yang lezat seperti empal gentong dan nasi jamblang telah terbayang di depan mata, apalagi salah satu tujuan wisata yang didatangi adalah Kuningan yang setahu saya merupakan penghasil tape ketan paling mantap. 

Untuk mengobati kekecewaan sayapun lantas memesan satu ember tape ketan ke Mba Ade. Jangan terkaget-kaget dengan kata-kata satu ember karena tape ketan di Kuningan memang dijual dalam wadah berupa ember berwarna hitam.  Satu ember biasanya berisi 100 buah tape ketan berwarna hijau yang dibungkus dengan menggunakan daun jambu. Tape ketan adalah salah satu makanan favorit saya, bahkan saking penasarannya maka saya pernah membuatnya sendiri di rumah, resepnya bisa anda klik pada link disini. Terus-terang walau manis, namun tidaklah semantap tape ketan Kuningan yang terasa semanis madu.  

Resep Cake Tape Pandan Keju Kukus JTT

Sebagian besar tape saya santap begitu saja, tape sejuk yang baru saja keluar dari kulkas seakan menjadi camilan menyegarkan ketika pulang dari kantor. Semangkuk tape sengaja saya biarkan selama dua minggu lamanya di chiller, menunggu saat yang tepat agar bisa diolah menjadi cake tape pandan. Semakin lama tekstur tape memang menjadi semakin lembut dan manis sehingga sangat tepat jika dipermak menjadi cake. Saya pernah membuat cake tape ketan hijau sebelumnya, anda bisa klik linknya disini.  Walau berhasil dengan baik namun rasa tape di dalamnya kurang terlalu 'nendang', mungkin karena tape ketan yang lembut dan memiliki aroma mild ini memang kurang strong kala telah bercampur dengan bahan-bahan lainnya di cake. 

Nah cake tape ketan kukus kali ini pun sebenarnya memiliki rasa yang tak jauh berbeda dengan sebelumnya, artinya rasa tape ketannya kurang begitu kuat terasa, atau memang seperti inilah seharusnya. Entahlah, namun menurut beberapa teman yang mencicipi, rasa ketannya sudah cukup kuat dan teksturnya pun lembut. Bagi saya sendiri, cake tape ketan hijau kurang begitu sensasional rasanya. Mungkin jika ditambah parutan kelapa muda akan lebih sedap dan gurih. Hm, mungkin.  

Resep Cake Tape Pandan Keju Kukus JTT

Untuk membuat cake ini sangatlah mudah, karena termasuk jenis butter cake dimana kandungan lemak (margarine/mentega) cukup tinggi, maka bahan ini perlu dikocok bersama gula hingga mengembang, lembut dan sangat fluffy. Jika anda menggunakan mentega (butter) maka warnanya akan berubah menjadi putih pucat, namun jika menggunakan margarine maka warna kocokan yang dihasilkan masih tampak kekuningan. Tape kemudian dimasukkan  dan mikser dijalankan, adonan dikocok hingga tape tercampur baik dengan mentega/margarine.

Bagian paling krusial di adonan butter cake adalah saat telur dimasukkan. Umumnya yang terjadi adalah adonan mentega menjadi pecah dan berair, kemudian terpisah antara bahan padat dan cairan telurnya. Ini biasanya terjadi jika telur dimasukkan terlalu banyak, atau ketika satu telur belum tercampur dengan baik dengan adonan namun telah dimasukkan porsi telur berikutnya. Jika sudah terjadi seperti ini umumnya susah diperbaiki, artinya walau dikocok terus menerus dalam waktu yang lama maka adonan tidak akan menyatu. Namun ketika dipanggang sebenarnya cake tetap akan mengembang dengan baik. Ketika awal-awal saya melakukan trial baking, kejadian ini sering saya alami dan cake tetap berhasil mengembang dengan baik, walau mungkin kurang maksimal jika dibandingkan  kita mengocoknya dengan tepat.

Resep Cake Tape Pandan Keju Kukus JTT

Supaya rasanya tidak melulu hanya tape dan agar warnanya lebih hijau cantik (warna hijaunya kurang keluar jika hanya menggunakan tape ketan hijau saja), maka saya menggunakan beberapa tetes pasta  pandan dan sedikit parutan keju cheddar. Rasa pandannya kurang terasa, mungkin kualitas pasta yang saya gunakan bukan jenis yang baik atau mungkin porsinya kurang banyak. Adonan cake kemudian saya kukus, namun jika hendak memanggangnya maka gunakan suhu 170'C, api atas dan bawah. Hasilnya adalah cake dengan tekstur yang lembut dan moist, dan selayaknya cake dengan kandungan butter tinggi umumnya, maka cenderung sedikit padat, berbeda dengan sponge cake yang lebih berpori. Jadi jika anda menginginkan cake dengan tekstur lebih mengembang, berpori-pori banyak maka mungkin bukan resep ini yang seharusnya anda gunakan. 

Secara over all membuat cake tape pandan kukus ini sangat mudah dan mungkin bisa menjadi alternatif mengolah tape ketan  hijau (bisa menggunakan ketan hitam juga tapi skip pasta pandan dari resep), yang kebetulan sudah lama nangkring di chiller kulkas. 

Berikut resep dan prosesnya ya. 

Resep Cake Tape Pandan Keju Kukus JTT

Resep Cake Tape Ketan Hijau, Pandan & Keju Kukus
Resep hasil modifikasi sendiri

Untuk 1 loyang bundt cake diameter 23 cm

Tertarik dengan resep cake tape lainnya? Silahkan klik pada link di bawah ini:
Cake Kukus Tape Ketan Hitam
Cake Tape Singkong dengan Chocolate Chips Kukus
Cake  Tape Spesial  

Bahan I:
- 200 gram tepung terigu
- 50 gram tepung maizena
- 1 1/2  sendok teh baking powder double acting *)
- 50 gram susu bubuk full cream
- 1/4 sendok teh garam

Bahan II:
- 250 gram margarine/mentega 
- 250 gram gula pasir
- 2 sendok teh vanilla extract, atau 1/2 sendok teh vanili bubuk/esens
- 300 gram tape ketan hijau (tiriskan dari airnya jika ada)
- 5 butir telur suhu ruang
- 2 - 3 sendok teh pasta pandan

Bahan III:  
- 100 gram keju cheddar parut (optional)

*) Baca mengenai baking powder double acting artikel Mengenal Baking Powder disini

Cara membuat:
Siapkan sebuah loyang bundt (lubang di tengah), olesi permukaanya dengan margarine dan taburi tepung secara merata. Balikkan loyang dan ketukkan beberapa kali untuk membuang kelebihan tepung. Sisihkan. 

Resep Cake Tape Pandan Keju Kukus JTT

Siapkan tape ketan hijau (atau hitam), jika mengandung air yang cukup banyak maka tiriskan terlebih dahulu ketan dari airnya. Jangan menggunakan air ketan. Sisihkan. 

Siapkan mangkuk, masukkan bahan I, aduk rata. Sisihkan. 

Siapkan mangkuk mikser, masukkan margarine atau mentega dan gula pasir. Kocok dengan speed rendah hingga tercampur baik, kemudian naikkan speed menjadi tinggi dan kocok hingga adonan mentega menjadi lembut, mengembang, berwarna pucat. Jika anda menggunakan mentega maka warnanya akan berubah menjadi putih, namun jika menggunakan margarine maka adonan akan berubah menjadi kuning pucat.

Kocok hingga teksturnya mengembang dua kali lipat dan sangat fluffy. Jika menggunakan mikser tangan mungkin sekitar 10 - 15 menit, tetapi ingat waktu yang saya berikan hanya sebagai guidance saja, karena beda tipe mikser maka akan beda kecepatan dan waktu mengocok. Jadi perhatikan dengan baik tekstur adonan yang terbentuk. 

Masukkan vanilla ekstrak, kocok sebentar hingga tercampur baik. 

Resep Cake Tape Pandan Keju Kukus JTT

Masukkan tape ketan, kocok dengan speed sedang hingga tape dan adonan mentega tercampur dan menyatu dengan baik. Masukkan pasta pandan, kocok hingga rata.

Resep Cake Tape Pandan Keju Kukus JTT

Masukkan telur, pastikan telur terkocok dengan baik dan tercampur dengan adonan sebelum menambahkan telur berikutnya. Jangan menambahkan telur jika adonan masih terlihat basah dan terpisah antara cairan dan mentega. Kocok hingga teksturnya fluffy dan homogen baru tambahkan telur berikutnya.

Menambahkan telur sekaligus banyak dan tidak memberikan kesempatan telur untuk tercampur merata akan membuat adonan terlihat pecah (terpisah antara cairan dan bahan padatnya), akibatnya adonan kurang mampu mengembang maksimal. 

Matikan mikser, masukkan bahan I dengan cara diayak langsung diatas adonan.

Resep Cake Tape Pandan Keju Kukus JTT

Aduk perlahan dengan teknik aduk balik hingga tepung dan adonan tercampur merata. Jangan berlebihan mengaduk agar gelembung udara tidak kempes dan membuat adonan turun. 

Masukkan parutan keju cheddar, aduk perlahan hingga rata. Tuangkan adonan ke loyang yang sudah disiapkan. Kukus di dandang kukusan yang sudah dipanaskan sebelumnya hingga mendidih. Gunakan api kecil saja saat mengukus, bungkus tutup dandang dengan kain serbet yang mampu menyerap air. Kukus selama kurang lebih 50 menit. 

Tips. Gunakan dandang yang cukup besar agar air di dandang tidak berloncatan ke permukaan cake ketika proses pengukusan terjadi. Air yang meloncat membuat permukaan cake basah. Gunakan api kecil saja selama proses pengukusan agar permukaan cake tidak merekah. Jangan mengukus berlebihan karena akan membuat cake mengkerut dan menciut kala telah keluar dari kukusan. 

Resep Cake Tape Pandan Keju Kukus JTT

Keluarkan cake dari kukusan, diamkan 5 menit untuk menghilangkan uap panasnya. Balikkan cake di rak kawat dan biarkan hingga benar-benar dingin sebelum dipotong. Memotong cake saat kondisinya masih panas akan membuatnya hancur dan menjadi sangat remah. 

Potong-potong cake sesuai selera. Yummy!


Source:
Medical News Today - Coffee: Health Benefits, Nutritional Information



35 komentar:

  1. Bermanfaat sekali untuk saya...update terus ya.thx

    BalasHapus
    Balasan
    1. thanks ya mba, senang resep JTT disuka, sukses selalu ^_^

      Hapus
  2. Duh mbak Endang, itu kuenya menal menul bikin ngiler siang2 gini ^_^ saya sampai beli dandang yang lebih besar karena pengen nyoba aneka kue kukus..sekarang kalau ke supermarket atau pasar bisa berlama2 di depan aneka kitchen utensils memandang bentuk dan fungsi masing2 wkwkwk..sama bahagianya dengan kl lg pergi ke toko buku beli buku resep sama komik Detective Conan..hehehe..untuk cake ini kalau dipanggang juga bisa khan ya mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahahha, memang kalau mau bikin cake kukus kudu beli dandang yang agk gedean supaya gampang masuk loyangnya mba. Hobinya sama kaya saya, suka jelalatan kalau lihat kitchen tools wakkakak

      Hapus
    2. Saya udah bikin semalam mbak Endang..pulang kantor udah nenteng2 tape ketan hijau ^_^..saya bawa setengah loyang ke kantor..Alhamdulillah langsung habis..enak dan cukup empuk katanya..matur nuwun resepnya..

      Hapus
    3. wah thanks sharingnya mba Shanty, senang sekali membcanya. sukses selalu yaaa

      Hapus
  3. Halo mba endang salam kenal yaa..udh 6 bln sy ketemu dngn blognya mba endang dah alhamdulillah skr sy bs masak jg bikin kue...udh bnyk resep yg udh sy cobain dan hasilnya enak pisaaan. Oia sy jg orng kuningan dan sy psti cobain resep cake tape ketan pandan kejunya mba. Mksh bnyk ya mba endang...sukses buat mba endang...

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo mba Keisya, salam kenal juga ya. thanks ya sudah menyukai JTT, senang resep2nya disuka. Hahaha, waaah enak yaa tinggal di Kuningan, saya maniak bnget sama tape nya, super yummy!

      Hapus
  4. Enk bgt kyaknya mb endanh,yummi...
    Maizena d ganti tapioka gpp y mb..?

    BalasHapus
    Balasan
    1. diganti tepung terigu saja mba Vina, jangan pakai tapioka ya

      Hapus
    2. Oww hasilnya beda to?? Kalo maizena fungsinya buat apa to mbk?? Soale kok sering ada di resep kuker.. tq..
      Iin

      Hapus
    3. beda mba, tapioka memberikan efek liat, jadi keras ntar kuenya. kalau maizena dia lembut dan membuat kuker renyah

      Hapus
  5. Salam kenal mbak endang.... Mau contek resepnya aah... Boleh kan?mumpung di kulkas,aq punya tape nasi(hasil memberdayakan nasi sisa,tp nggak basi loo..). Aq sll baca2 n udah praktekkin bbrp resep dr mbk endang. Yg terakhir bikin bread pake metode water roux. Hasilnya lembuuut... Tp anak n suami paling doyan yg roti goreng isi daging kari itu... Dan aq jd bisa mulai terima pesanan ni mbak... Gara2 roti gorengnya... Makasih banyak... Itu semua berkat mbak endang... Obsesi selanjutnya pingin bikin ayam kodok... Doakan sukses ya mbak... Hehehe... Soalnya kok kaya susah bikinnya ya... Salam.. Aria

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo Mba Aria, salam kenal ya dan thanks sharingnya ya, senang resep JTT disuka dan sukses dicoba. Ayam kodok tidak susah mba, hanya harus telaten dan pelan2 melepaskan kulit ayam, rendam dulu saja ayam bentar di air kemudian gerak2kkan kaki, sayapnya, seperti olah raga ya hehhehe, ini untuk membuat ruas2 nya lemas Sukses yaaa.

      Hapus
  6. Hihihi...ktawa ndiri tau kl mbak En addict sm kopi yg creamernya ngalahin kopinya. Sy pun addict sm kopi 3in1 tp tnpa tmbhn creamer ala mbak En :P Selain sbg energy booster jg brfungsi sbg mood booster smp dl tmn skantor apal kl muka jutek g jls & ngeluh kliyengan pasti blm ngopi. Well, koq jd ngelantur gini sih, sy sbnrnya mo request utk resep minuman kopi ala cafe gt, mbak...hehehe. Thank u ya, dah bikin ritual masak itu gampang dan mnyenangkan...smoochh ! - Na, Dps.

    BalasHapus
    Balasan
    1. thanks ya mba Na, sekarang saya sedang berusaha mengurangi creamer hehehe, tapi kopi tetep, susah soalnya meninggalkan kopi wakakka. Iya, ya sya belum pernah posting kopi a la cafe, frapucino keknya mantap tuh hahhaha, ntar kalau ada waktu ya hehehhe

      Hapus
  7. "must say that overall I am really impressed with this blog. It is easy to see that you are passionate about your writing. If only I had your writing ability I look forward to more updates and will be returning
    "

    BalasHapus
    Balasan
    1. thanks ya, senang JTT disuka, semoga resep2nya juga bisa dipraktekkan dengan sukses yaa

      Hapus
  8. Balasan
    1. salam kenal juga ya mba Nurfadillah, sukses selalu ya

      Hapus
  9. kangen nyicipin kue mba endang...:)

    BalasHapus
  10. Kopi, kopi dan kopi... ga bisa lepas dari hidupku mba Endang, tapi saya suka kopi yang rasanya cenderung pahit mba. Bangun tidur lngsung bikin dan nyruput kopi, di kantor bikin kopi lagi. Di rumah terkadang masih ngopi juga. Huadeuh... bener2 adict dehh, sudah tingkat tinggi ! Susah berhentinya mba.. apalagi kalau temennya 'cake tape ketan hijau', weisss bakal lupa segalanya..hahaha ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. waakakkak, saya juga susah banget mba, anehnya kalau sabtu minggu dirumah saya gak ngopi tapi molor diatas kasur hahhahah. Kalau di kantor gak ngopi bisa gliyengan gak bs melek dan mikir ^_^

      Hapus
  11. Mba, aku pernah bikin cake kukus. Hasilnya mengembang bagus, tp dipotong cakenya rapuh, mudah hancur. Knp ya mba?

    BalasHapus
    Balasan
    1. mungkin masih panas udah dipotong mba, kudu tunggu sampai benar2 dingin, cake kukus lebih fragile dibandingkan cake panggang

      Hapus
  12. Mbk aq penggemar berat resepnya mbk, aq udh nyoba bbrp resep dan slalu ludes

    BalasHapus
    Balasan

    1. Halo Mba, thanks ya sharingnya. Senang sekali resep JTT disuka, sukses selalu ya! ^_^

      Hapus
  13. klo d.panggang bisa gak mbak ??

    BalasHapus
    Balasan
    1. yep, panggang di suhu 170'C sekitr 50 menit atau lebih karena tebal ya.

      Hapus
  14. mba, aku sdh buat kue ini, sesuai resep. tapi ku oven bukan kukus, hasilnya kok remah banget yaa mba. mudah hancur. padahal maizena nya ku kurangi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. potong ketika sudah benar2 dingin mba, jangan ketika masih hangat

      Hapus
    2. saat dingin tekstur juga masih sama mba

      Hapus
  15. Sy lg nyoba bikin nich mba, kebetulan punya sisa tape ketan, sedang proses pengukusan, Smoga hasilnya memuaskan Aamiin, makasih resepnya

    BalasHapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...