26 April 2013

Sup Ikan Tongkol


Bagi anda yang mengikuti perjalanan Just Try & Taste pasti akan mengerti betapa maniaknya saya dengan ikan dan segala macam olahan darinya. Tak terhitung banyaknya resep ikan yang saya tampilkan dan memang dari sekian banyaknya resep tersebut maka hidangan berkuah lebih banyak mendominasi, contohnya seperti sup ikan yang kali ini saya posting. Nah untuk resep kali ini saya menggunakan ikan tongkol sebagai bahan utamanya. Berbeda dengan jenis ikan laut lainnya dan bahkan tuna maka ikan tongkol memiliki daging yang lebih keras dan akan semakin keras jika diolah dengan cara digoreng. Karena itu resep favorit saya untuk mengolah hasil laut yang satu ini adalah dengan cara membuatnya menjadi abon seperti resep di sini, atau pampis, anda bisa klik resepnya di sini

Terus terang saya belum pernah tertarik untuk menceburkan potongan daging ikan tongkol ke dalam kuah yang asam dan pedas. Hingga beberapa minggu lalu, ketika keinginan untuk menyantap semangkuk sup ikan kumat sementara isi freezer menipis, maka ikan tongkol pun akhirnya menjadi sasaran. Namun ternyata keputusan saya tidak terlalu salah, sup ikan tongkol ini lezat rasanya. ^_^ 


Selama ini jika membuat sup ikan maka ikan tuna, kakap atau ekor kuning yang lebih banyak mendominasi, namun ternyata ikan tongkol sedap juga diolah dengan cara ini, apalagi daging ikan yang cenderung agak keras menjadi empuk namun tidak mudah hancur walau direbus dalam sepanci air. Sebelum diolah, sebaiknya olesi terlebih dahulu potongan ikan dengan garam dan air jeruk nipis untuk menghilangkan bau amis dan gatal-gatal pada ikan. Anda juga bisa menggunakan air asam Jawa sebagai pengganti air jeruk nipis. Diamkan ikan selama 20 menit kemudian cuci bersih dan ikan bisa anda gunakan sesuai kebutuhan. 

Salah satu bahan yang menurut saya mantap untuk membuat sup ikan menjadi lezat adalah belimbing wuluh, kebetulan  sebatang pohon belimbing wuluh di depan rumah selalu berbuah dengan lebat tak mengenal musim sehingga kapanpun saya butuhkan selalu ada. Jika anda sulit mendapatkannya, anda bisa menggantinya dengan tomat hijau atau tomat merah dan tambahkan perasan air jeruk nipis untuk membuat kuahnya menjadi lebih asam.


Selain belimbing wuluh, potongan daun jeruk dan kemangi juga membuat kuah sup menjadi harum dan memiliki cita rasa yang khas. Karena itu jangan sungkan-sungkan untuk memasukkan kedua daun rempah tersebut ke dalam masakan berkuah bening seperti ini. Sayangnya jenis makanan berkuah asam seperti ini menuntut gula dan garam yang banyak agar rasanya benar-benar mantap, jadi bagi anda yang sedang menghindar gula dan garam mungkin takaran yang saya berikan di bawah bisa anda sesuaikan dengan selera anda masing-masing.

Berikut resepnya ya.


Sup Ikan Tongkol
Resep hasil modifikasi sendiri

Untuk 4 porsi

Bahan:
- 1/2 kilogram ikan tongkol, siangi dan potong sesuai keinginan, cuci bersih, tambahkan 1 sendok makan garam + 1 sendok makan air jeruk nipis atau air asam Jawa. 
- 1 liter air  
- 6 buah belimbing wuluh, iris melintang atau 5 buah tomat hijau, rajang kasar
- 10 buah cabai rawit, rajang kasar
- 10 buah cabai rawit utuh
- 5 butir bawang merah, rajang halus
- 4 butir bawang putih, cincang halus
- 2 ruas jahe, memarkan
- 2 batang serai, ambil bagian putihnya dan memarkan
- 5 lembar daun jeruk purut
- 2 sendok makan gula pasir
- 1/2 sendok makan garam
- 1 sendok teh kaldu bubuk
- 1/4 sendok teh bubuk kunyit 
- 1/2 sendok teh merica bubuk
- 2 buah tomat merah, masing-masing belah menjadi 4 bagian
- 1 ikat kemangi, ambil daunnya saja
- 2 batang daun bawang, rajang kasar 
- 1 - 2 sendok makan air jeruk nipis

Cara membuat:



Siapkan ikan, potong-potong dengan ukuran sesuai keinginan, cuci bersih. Lumuri ikan dengan garam dan air jeruk nipis atau air asam Jawa. Remas-remas dan diamkan selama 20 menit. Cuci bersih dan sisihkan.

Siapkan panci, masukkan air dan rebus hingga air mendidih. Tambahkan semua bumbu iris kecuali daun bawang, tomat merah dan kemangi. Masak hingga mendidih.

Masukkan potongan ikan tongkol, masak hingga ikan matang. Masukkan merica bubuk, garam, gula, kaldu bubuk, aduk rata dan cicipi rasanya. Jika kurang asam masukkan perasan air jeruk nipis.

Tambahkan daun bawang, irisan tomat merah dan kemangi, aduk rata dan masak hingga agak layu. Matikan api kompor, dan tuangkan sup ke piring saji. Santap selagi panas. Yummy!


25 comments:

  1. waaaa mantapp aku juga suka masak ikan tongkol di kuah begini, tongkol salah satu makana favorit saya, disambal , dikuah, di sop, di suwir2 ternyata selera kita sama ya mbak heheheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yep, dan weekend kemarin baru saja buat pampis satu box tupperware besar, awet buat 1 minggu wakkakak.

      Delete
  2. waaaaah ngilerrrrr , nanti mau coba ah, kebetulan ada stok ikan tongkol , doakan sukses mba :)

    ReplyDelete
  3. waaa,,,pas banget niy resepnya...kebetulan suamiku doyan banget ama tongkol,,bisa dijadiin variasi niy...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba, monggo silahkan dicoba ya, moga suka.

      Delete
  4. Akhirnyaa nemu juga resep yg selama ini saya cari.. Waktu hamil pernah dibikinkan tante sup spt ini n pgn bgt nyoba bikin sendiri.
    Alhamdulillah berhasil ;) tp ikannya ancur, hihi. Saya pake ikan ekor kuning sih. Apa kelamaan masaknya ya mba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. halo Mba, ikan ekor kuning memang lezat dan dagingnya lembut cuman maslaahnya guampangg banget hancur hehehhe. Saran saya kalau masak, bumbu2 dimasukkan dulu dan dimasak, baru ikan nyemplung terakhir. Jangan diaduk2, masak sampai matang dan gak boleh kelamaan, ikan ekor kuning cepat matang. Atau di kukus saja dengan bumbu, seperti garang asem hmm sedappp hehhehe, ini linknya: http://www.justtryandtaste.com/2013/03/garang-asem-ikan-salmon.html

      Delete
  5. Salamu'alaikum mbak Endang,, barusan saya nyoba bikin, mumpung weekend,, hehe
    Bener seperti yg mbak bilang, utk ukuran saya yg baru pertama kali masak sup ini, saya berhasil,, Langsung dpt jempol dr suami,,
    Makasih banyak ya mbak, ditunggu resep2 lainnya,, ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo mba, sip senang membacanya. Thanks sharingnya dsini ya. Sup ini isinya bisa diganti macem2, pakai ikan apa saja oke, atau seafood. sukses ya! ^_^

      Delete
  6. Mbak Endah, makasih yaa takaran resepnya pas banget! Tadi aku pakai kakap merah dan bawang putihnya digoreng sebentar. Hasilnya tetep enaaak.. Suamiku sampai nambah2 hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai mba Prita, yep pakai kakkap merah lebih siip, thanks sharingnya ya ^_^

      Delete
  7. Halo Mbak Endang, sukaaaa sekali dengan blog ini. kalo kepala lagi ga bisa di ajak mikir buat menu selanjutnya, berselancar aja disini, pasti dapat ide. salah satu nya menu ini. enakkk.. resepnya ga pernah gagal. saya juga udah nyobain klappertart tanpa panggang. sukses jadi menu di halal bihalal nya nyokap.. thanks ya mbak atas sharing resep2nya. semoga mbak selalu sukses. welly

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Welly, sup ikan tongkol ini sebenarnya ide desperado yaa, wakkak. waktu itu adanya ikan tongkol di kulkas dan sup ikan makanan favorit saya, jadi dehhhh di kuplek2, kok ternyata banyak juga yang suka hehhehe. thanks sharingnya ya Mba ^_^

      Delete
  8. panas-panas,seger kayaknya bikin sup ikan.tapi di rumah adanya ikan tuna.hmm sedikit di modif sepertinya....semoga berhasil
    makasih ya mbak resepnya,,wulan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Wulan, pakai ikan apa saja enak kok, djamin segerrrr heheeh

      Delete
  9. Enak mbak, aku baru aja masak tinggal disikat habis. Imel

    ReplyDelete
  10. Halo mbak..
    Aku doyan bgt sup ikan.
    Kemaren bikin pake resep ini tapi ikanya diganti ikan cakalang..
    Rasanya...uuuwhh!! Enak bangeeet!!!
    seger2 asem sdkt pedes. Jempol deh ;-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Putri, thanks ya sharingnya, senang sekali resepnya disuka! ^_^

      Delete
  11. tiap hari nyontek resep d JTT jadi serasa jago masak,,ni sup ikannya seger banget mbak,,suami sukaaa,bener2 deh, d lahap semua buat makan siang doang (elus dada),,makasiiiih bgt ma resepnya,,
    tetep semangat ya mbak bagi2 resepnya, saya jg semangat nyonteknya,,hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Winda, thanks sharingnya yaa, senang sekali resep2 JTT disuka hehehhe ^_^

      Delete
  12. asik dapet juga resep sup ikan tongkolnya, hari ini saya dapet 4 ikan tongkol dari karangsong, saya coba ya mbak, thanks.. ^_^

    ReplyDelete
  13. Mb kalo g ad daun kemangi ama blimbing wuluh gimna ya? Pengaruh kerasa g?

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau belimbing wuluh bs diganti dengan tomat hijau dan rasanya tetap maknyus, kalau kemangi pakai lebih enak yaaa

      Delete

Heloooo! Terima kasih telah berkunjung di Just Try & Taste dan meluangkan waktu anda untuk menulis sepatah dua patah kata. Walau terkadang saya tidak selalu bisa membalas setiap komentar yang datang, namun saya senang sekali bisa menerima dan membacanya.

Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen anda dalam mencoba resep-resep yang saya tampilan. Semua komentar baik di posting lama maupun baru sangat saya nantikan. ^_^

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan di artikel karena saya menggunakan setting moderasi, namun jangan khawatir, begitu saya kembali ke laptop maka hal utama yang saya lakukan adalah mengecek dan mempublish komentar anda.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan. Jika anda ingin mendapatkan back link maka anda harus menggunakan OpenId atau Name + Url.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try & Taste. Untuk mengajukan pertanyaan dan komentar, anda juga bisa langsung email ke saya di endangindriani@justtryandtaste.com

Saya tunggu komentar, feedback, email dan sharing anda ya. Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Let's we try and taste! ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...