25 February 2011

Roti Kismis Oatmeal (Oatmeal Raisin Bread)


Karena stok tepung gandum utuh (whole wheat) yang saya miliki semakin tiris, maka sayapun mencoba membuat versi yang terbuat dari oatmeal sebagai campurannya. Pikir saya, selain memanfaatkan Quaker Oat yang tak kunjung habis, tepung gandum utuh dan oatmeal toh sama-sama kaya akan serat sehingga cukup menunjang program diet yo-yo yang sering saya lakukan (Yo-Yo: Yo naik,  Yo turun).  Jika mood berdiet sedang on maka melahap gorengan sepotong serasa dosa besar, tetapi disaat off maka sepiring gorengan pun disikat tanpa beban. Hmmpff! Jika sudah begini dan timbangan badan tak kunjung bergerak turun maka lagu D-Masiv menjadi andalan: Syukuri apa yang ada, hidup adalah anugerah....:)

Oatmeal Raisin Bread ini, jika anda bertanya-tanya mengapa tampilannya tidak cantik dan warnanya juga terlihat kehitaman, itu karena: Saya menaburkan oat terlalu banyak di permukaannya; Saya ketiduran saat roti masih dipanggang dan baru teringat keesokan harinya jika roti belum saya keluarkan dari dalam oven. Akibatnya roti  terpanggang dengan sukses hingga oven mendingin. Walaupun timer oven telah saya set dan oven mati sesuai waktunya, tetap saja kondisi oven yang panas menambah panjang masa bakar roti. Untungnya hanya bagian-bagian kulitnya saja yang gosong sementara bagian dalamnya masih layak untuk dimakan. 

Walaupun begitu, roti ini rasanya cukup lezat dengan campuran rasa kismis yang manis asam, sehingga enak disantap begitu saja tanpa perlu mengoleskan selai lagi. Walaupun toh dalam kenyataannya saya tetap mengucurkan madu di atasnya. Susah memang menghilangkan kecanduan akan makanan yang manis-manis.

Oke, berikut ini resep dan cara pembuatannya ya jika anda berminat.




Roti Kismis Oatmeal
Resep diadaptasikan dari website The Fresh Loaf - Cinnamon Raisin Oatmeal Bread

Untuk 1 buah loyang loaf

Bahan:
- 190 gram tepung terigu
- 60 gram tepung gandum utuh (whole wheat)
- 45 gram rolled oat (oat utuh), saya menggunakan instant oatmeal merk Quaker
- 100 - 150 ml air
- 3 sendok makan susu bubuk
- 2 sendok makan madu
- 3 sendok makan minyak zaitun, bisa diganti minyak goreng biasa
- 1/2 sendok teh garam
- 1/2 sendok teh ragi instant
- 1/2 sendok teh kayu manis bubuk
- 85 gram kismis, rendam air hangat hingga agak lunak

Cara membuat:
1 jam sebelum membuat adonan, rendam kismis dengan air hangat hingga lunak. Tujuannya ketika kismis kita campur dengan adonan maka kismis bisa melekat dengan baik pada adonan, lebih lunak dan lembut serta menghindari kismis yang berada pada permukaan adonan tidak mudah gosong saat dipanggang.


Jika anda menggunakan rolled oat (oat utuh) maka rendam oat dengan air selama 20 - 30 menit agar oat lunak. Karena saya menggunakan oat instan maka saya tidak merendamnya.

Siapkan mangkuk besar, masukkan tepung terigu, tepung gandum utuh, ragi instant, kayu manis bubuk, susu bubuk, oatmeal, aduk menggunakan spatula atau pengaduk kayu hingga rata. Tambahkan garam dan aduk kembali. Masukkan air, minyak, madu, biarkan sejenak hingga air diserap tepung, kemudian aduk menggunakan spatula hingga tercampur. 


Uleni adonan menggunakan tangan selama + 5 menit, jika adonan terlalu kering ditandai dengan tepung yang masih tercerai-berai tambahkan air dengan mencipratkannya menggunakan ujung-ujung jari. Uleni hingga kalis. Masukkan kismis ke dalam adonan dan uleni kembali sambil mencampur kismis hingga tersebar merata di seluruh adonan.  


Bulatkan adonan, letakkan adonan ke dalam mangkuk yang telah diolesi dengan minyak pada permukaannya. Tutup adonan dengan kain bersih dan istirahatkan hingga mengembang minimal 2 kali lipat + 1 jam.


Kempiskan adonan kemudian letakkan adonan pada permukaan meja datar atau talenan. Lakukan teknik melipat berikut ini. Lebarkan adonan dengan cara menipiskannya dengan telapak tangan, kemudian lipat adonan dari sisi kiri ke tengah dan sisi kanan ke tengah, sehingga adonan menjadi 3 lipatan. Kemudian lipat sisi atas ke tengah dan sisi bawah ke tengah, padatkan dengan cara menekannya. 
 
Letakkan adonan ke dalam mangkuk taburi dengan sedikit tepung dan istirahatkan adonan kembali hingga mengembang minimal 2 kali lipat. 


Siapkan loyang loaf, jika menggunakan loyang alumunium biasa maka olesi mentega dan taburi tepung pada permukaannya. Bentuk adonan agak memanjang agar sesuai ukurannya dengan loyang yang akan kita gunakan. Masukkan adonan ke dalam loyang, olesi permukaannya dengan air dan taburi dengan oatmeal mentah sebagai hiasan. Tutup loyang dengan kain bersih dan istirahatkan kembali hingga adonan mengembang ke permukaan loyang. 


Selama menunggu adonan mengembang di dalam loyang, panaskan oven di  suhu 200'C.  Masukkan adonan yang telah mengembang ke dalam oven yang telah panas, letakkan loyang di tengah rak. Panggang selama 5 menit kemudian kurangi suhu menjadi 185'C. Panggang roti selama 20 menit kemudian putar loyang 180' dan lanjutkan memanggang selama 15 - 25 menit. Jika permukaan roti telah kecoklatan dan bagian bawah roti terdengar suara kosong ketika diketuk maka roti dianggap telah matang. Keluarkan dari oven dan lepaskan dari loyang. Biarkan roti dingin sempurna di rak kawat. 


Roti siap disajikan. Enjoy!

Source:
Website The Fresh Loaf - Cinnamon Raisin Oatmeal Bread


0 komentar:

Post a Comment

Heloooo! Terima kasih telah berkunjung di Just Try & Taste dan meluangkan waktu anda untuk menulis sepatah dua patah kata. Walau terkadang saya tidak selalu bisa membalas setiap komentar yang datang, namun saya senang sekali bisa menerima dan membacanya.

Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen anda dalam mencoba resep-resep yang saya tampilan. Semua komentar baik di posting lama maupun baru sangat saya nantikan. ^_^

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan di artikel karena saya menggunakan setting moderasi, namun jangan khawatir, begitu saya kembali ke laptop maka hal utama yang saya lakukan adalah mengecek dan mempublish komentar anda.

Saya berusaha memberikan yang terbaik untuk membalas komentar, pertanyaan maupun sharing yang anda berikan. Walaupun saya sama sekali bukan ahli dibidang ini namun saya akan berusaha untuk mencari alternatif solusi berdasarkan pengalaman pribadi maupun dari sumber lainnya untuk menjawab pertanyaan yang masuk. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya jika ternyata saran atau solusi yang saya berikan justru membuat eksperimen anda menjadi gagal.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try & Taste. Untuk mengajukan pertanyaan dan komentar, anda juga bisa langsung email ke saya di justtryandtaste@gmail.com

Saya tunggu komentar, feedback, email dan sharing anda ya. Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Salam sukses!!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...