04 Februari 2011

Selai Strawberry


Strawberry merupakan salah satu buah yang saya gemari, rasanya yang asam manis cukup menyegarkan dan lezat untuk dibuat jus atau smoothie strawberry dengan tambahan yoghurt. Selain lezat buah ini juga memiliki kandungan vitamin dan mineral yang tinggi. Salah satu kelemahan strawberry adalah buah ini cepat sekali membusuk meskipun telah kita simpan di dalam kulkas, hanya dalam dua hari buah yang saya beli dalam kondisi segar mulai ditumbuhi jamur pada permukaannya terutama pada bagian yang memar. Biasanya agar tahan lama maka saya menyimpannya di dalam freezer untuk dibekukan dan saya gunakan untuk jus buah atau smoothie. Sayangnya strawberry yang telah dibekukan tidak enak lagi jika dimakan begitu saja, ketika mencair maka strawberry menjadi sangat lembek dan taste-nya pun menjadi aneh. 


Berhubung strawberry segar dengan kondisi baik jarang ada dipasaran maka biasanya jika melimpah ruah di penjual buah maka saya membelinya dalam jumlah banyak dengan harga yang murah. Strawberry lokal dengan ukuran sebesar anggur red globe dengan rasa asam yang lebih dominan jika dibandingkan dengan versi impornya yang berat bagi kantung saya. 

Nah, ketika membuka-buka buku masakan yang baru saya beli saya melihat ada resep cake gulung dengan selai strawberry yang cukup menarik. Hmm, tampaknya strawberry saya tidak akan berakhir di freezer karena kali ini saya akan merubahnya menjadi selai strawberry. Membuatnya sangat mudah dan saya tidak menambahkan bahan pengawet apapun di dalamnya, jadi saya menyimpannya di dalam kulkas agar tetap oke hingga saya perlukan. Tentu saja selai ini juga bisa digunakan untuk menemani roti anda. 

Yuk kita buat.


Selai Strawberry
Resep hasil modifikasi sendiri

Bahan:
- 350 gram strawberry segar, cuci hingga bersih. Buang bagian pangkal dan daunnya, belah dua. 
- 250 gram gula pasir (tambahkan jika kurang manis)
- 100 ml air
- 1/4 sendok teh garam

Cara membuat:
Siapkan panci kecil yang cukup untuk menampung strawberry. 

Masukkan strawberry segar, gula, air dan garam. Masak strawberry sambil menekan-nekannya dengan ujung sodet atau sendok kayu hingga strawberry hancur. Tidak perlu sampai benar-benar menjadi bubur, biarkan potongan-potongan kecil agar selai anda memiliki tekstur. 


Masak hingga menjadi adonan yang kental dan pekat. Angkat dan dinginkan. 


Selai strawberry siap anda gunakan untuk olesan roti atau isian cake gulung. 




10 komentar:

  1. Sore Mbak Endang
    Resep Selai Strawberry nya sudah saya eksekusi. Penuh perjuangan untuk membuat selai ini, memasak dengan memodalkan lampu emergency krn di rumah mati lampu, di sergap nyamuk buas, dan terakhr jari melepuh ketika saya pindahkan ke dalam jar, eh da 1 potongan kecil strawberry yang baru di angkat dari kompor hingga ke jari saya. haha
    tapi saya harus berbangga diri dengan setiap resep mbak yang berakhr selalu sukses dan di sukai pastinya. Terima Kasih ya mbak atas semua resepnya.
    Salam sehat, ^.^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Eni, thanks sharingnya ya Mba. Waduh sepertinya perjuangan banget membuat selainya ya hahhaha. Saya ikutan senang hasilnya sukses hehhehe

      Hapus
  2. Mba endang makasih resepnyaa... tapi kenapa setelah dingin malah kayak dodol hiks... kelamaan kali yah masak nya? Tapii rasa sih enaaak^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Mba Diana, coba tambahkan air panas dan masak lagi sebentar, jangan sampai kering banget ya mba, nanti keras teksturnya dan susah di oles ke roti ^_^

      Hapus
  3. Mba klo selainya di tambahin sama jeruk nipis atau jeruk lemon,hasilnya gmn yahh nnt? hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mas Reza, boleh2 saja ya, tapi menurut saya stroberi sudah asam rasanya ya, tambah lemon apa nggak tambah asam ya?

      Hapus
  4. Tahan berapa lama kira2 ya mbak dikulkas?

    BalasHapus
  5. Mbak Endang, kalo diblender dlu strawberry nya apakah boleh? karena saya membayangkan harus di tekan tekan saat dimasak agar strawberry hancur agak memakan energi ya hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya tidak blender karena saya ingin selai dengan tekstur kasar dan masih ada gumpalan strawberrynya. jadi saya kembalikan ke selera ya mba

      Hapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...