08 Februari 2011

Resep Bolu Pisang (Banana Bread)


Resep Bolu Pisang (Banana Bread) JTT

Pisang memang fleksibel untuk diolah menjadi aneka penganan, di blog ini saja saya telah memposting sekitar 5 resep pisang, mulai dari kue hingga minuman. Betapa bersyukurnya kita karena Bumi dikaruniai buah yang lezat, bergizi dan selalu tersedia sepanjang musim oleh Sang Khalik ini. 

Pisang merupakan buah yang masuk dalam genus Musa, keluarga Musaceae. Jenis pisang yang umum dikebunkan di belahan bumi yang tropis adalah species Musa paradisiaca. Buah kuno ini mulai di kultivasikan oleh manusia sejak 5000 BC atau bahkan mungkin 8000 BC, hal ini berdasarkan penemuan arkeologi dan bukti keanekaragaman hayati di Kuk Swamp, Papua New Guinea. Tidak heran dengan umur setua itu, pisang sangat dikenal luas di masyarakat dan aneka olahannya begitu variatif di setiap negara. 

Resep Bolu Pisang (Banana Bread) JTT

Buah pisang mempunyai kandungan gizi sangat baik, antara lain menyediakan energi cukup tinggi dibandingkan dengan buah-buahan lain. Buah ini juga kaya akan mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, besi, dan kalsium. Vitamin yang dikandungnya antara lain yaitu C, B kompleks, B6, dan serotonin yang aktif sebagai neurotransmitter dalam kelancaran fungsi otak. Nilai energi pisang sekitar 136 kalori untuk setiap 100 gram, yang secara keseluruhan berasal dari karbohidrat. Nilai energi pisang dua kali lipat lebih tinggi daripada apel. Apel dengan berat sama (100 gram) hanya mengandung 54 kalori.

Segudang manfaat pisang yang saya cuplik dari Wikipedia diatas belum ditambah dengan harganya yang murah di pasar tradisional. Saya hanya perlu merogoh kocek sebanyak delapan ribu rupiah untuk satu sisir pisang raja kuning dengan isi sekitar 15 butir pisang. Sementara daun pisang yang sering saya pergunakan untuk membungkus aneka makanan dijual dipasar dengan harga satu ribu rupiah segulung. Kalau ingat ini saya bersyukur tinggal di negara tropis seperti Indonesia :)

Berikut ini satu lagi resep pisang yang sangat mudah dibuat dan rasanya juga lezat. Gunakan pisang yang matang sempurna sehingga kue yang anda hasilkan memiliki cita rasa yang mantap. Roti atau bisa dibilang cake ini tidak memerlukan mixer dalam pengolahannya, semua bahannya tinggal anda masukkan ke dalam mangkuk, aduk sebentar dan panggang. Taste dan tekstur pisangnya sangat terasa dengan manis yang pas, kue juga cukup lembut dengan bagian luar cake yang chewy. Anda tidak mudah bosan menyantapnya.  Yuk kita langsung saja menilik resep dan cara pembuatannya. 

Resep Bolu Pisang (Banana Bread) JTT

Cake Pisang/Banana Bread
Resep diadaptasikan dari website The Fresh Loaf - Better Banana Bread

Untuk 1 loyang loaf besar 

Bahan:
- 3 - 4 buah pisang raja, berat sekitar 300 gram
- 170 gram plain yoghurt
- 150 gram gula pasir
- 56 gram mentega, suhu ruang
- 2 butir telur ayam
- 250 gram tepung terigu serba guna, misalnya Segitiga Biru
- 3/4 sendok teh baking powder
- 1/4 sendok teh garam

Cara membuat:
Panaskan oven, set disuhu 180'C. Olesi loyang loaf dengan mentega dan taburi dengan tepung terigu.

Ayak tepung terigu, baking powder dan garam. Sisihkan. 

Dalam mangkuk terpisah ukuran sedang, masukkan pisang dan lumatkan dengan meremas-remasnya dengan jari tangan hingga menjadi lembut. Jangan menggunakan blender karena kita akan biarkan potongan-potongan kecil pisang ukuran di bawah 1 cm. 

Resep Bolu Pisang (Banana Bread) JTT
Resep Bolu Pisang (Banana Bread) JTT

Tambahkan mentega, yoghurt, telur ayam dan gula pasir, aduk-aduk hingga tercampur rata. Masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga menjadi adonan kental. Jangan terlalu lama mengaduk, hanya agar tercampur dan menjadi adonan basah.  

Resep Bolu Pisang (Banana Bread) JTT
Resep Bolu Pisang (Banana Bread) JTT

Tuangkan ke dalam loyang yang telah disiapkan sebelumnya. Masukkan oven dan panggang selama 1 jam atau hingga lidi kita masukkan ke dalam cake tidak ada adonan yang menempel.

Resep Bolu Pisang (Banana Bread) JTT
Resep Bolu Pisang (Banana Bread) JTT

Keluarkan cake dan dinginkan di rak kawat dan potong-potong cake jika telah dingin. 

Resep Bolu Pisang (Banana Bread) JTT
Resep Bolu Pisang (Banana Bread) JTT


Cake siap disantap. Enjoy! 

Source:
Website The Fresh Loaf - Better Banana Bread
Wikipedia - Banana
Wikipedia - Pisang



37 komentar:

  1. mba mau ty apa resep ini bisa di kukus? soalny belum punya oven mba.makasi jawaban nya>


    warm regards.dini

    BalasHapus
  2. Halo Mba Dini, saya belum pernah coba tapi saya rasa bisa kok kalau mau dikukus. Pastikan baking powdernya fresh dan yang double acting ya. Dan ikuti instruksi mengukus cake dengan benar. Thanks atas komennya ya. ^_^

    BalasHapus
  3. hai mba Endang, Dianti lagi nih:)
    semalam aku nyoba resep yang ini...dari prosesnya sbnrnya mirip muffin ya? (adonan cair+adonan kering dicampur tanpa menggunakan mixer)
    alhamdulillah hasilnya enak & manisnya pas, aku modif tepung terigu diganti whole wheat (mungkin tekstur hasilnya jd lebih padat drpd penggunaan tepung terigu?) trus diakhir adonan kutambah mesis (supaya lebih eye catching utk anak2:D)
    TFS ya mba:)


    -dianti-

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Dianti, wahhh saya suka banana bread ini karena mudah, yummy dan pisanggggg hehehe saya penggemar berat banana. Actually, memang teksturnya agak padat karena memang mirip muffin, dan mungkin akan lebih padat jika menggunakan whole wheat hehehe namun tentunya menjadi lebih sehat. Thanks untuk comment dan sharingya ya Mba. ^_^

      Hapus
  4. Hallo Mbak Endang
    Senang sekali bisa belajar masak dari website ini, saya juga penggemar pisang. untuk resep ini bisa tidak pakai pisang lain, misalnya pisang hijau atau pisang kepok?
    Suami dan anak saya yang tidak suka makan cake jadi suka sama cake yang terbuat dari pisang.
    salam, Anastasia

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Ana, maaf lambat balasnya. Bisa pakai pisang apa saja ya, saya suka beli pisang yang udah matang banget dan diobral di pasar dengan harga murah. hehehe

      Hapus
  5. mbak, kalau ga pake yogurt gmn?gantinya apa ya...
    tq b4

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo, skip saja yogurtnya, buat pisangnya menjadi 5 buah dan tambah susu bubuk 3 sendok makan. Sukses.

      Hapus
  6. Pagi, mbak Endang. Kemarin saya coba resep yg ini, krn ada pisang kepok yg sdh matang sekali. Hasilnya persis spt foto, mletek tengahnya. Rasanya enak, tekstur ya agak padat. Saya beli yoghurt kemasan 100ml. Spy tdk tersisa, saya sesuaikan proporsi bhn2 lain, jadi 0.58% resep. Pake kalkulator ngitungnya, he..he... Btw, boleh tahu fungsi yoghurt untuk apa ya? Kok ada komen boleh di-skip?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Non, yep cake pisang memang pecah tengah seperti muffin dan pound cake ya. Yogurt fungsinya untuk membuat tekstur cake lebih lembut, karena cake ini kan hanya diaduk2 saja dengan jumlah telur yang terbatas, jadi teksturnya agak kasar kalau tidak pakai yogurt atau cream lainnya. Hanya saja kalau mau skip yogurtnya juga gpp kok. Senang mendengar cakenya sukses hehehhe.

      Hapus
  7. O begitu. Inspiratif dan informatif! Thanks.

    BalasHapus
  8. Halo mbak, saya sudah coba resep ini. hasilnya memang mletek di tengah, tapi kok dalamnya jadi padat sekali ya. trus tekstrunya lebih ke lengket daripada cake yg berserat. trus itu warna pisang yang dilumatkan kok bisa keabu2an, saya bener2 kuning cerah gitu mbak. rasanya enak sih, tp ketika dimakan agak alot dan berat rasanya. apa gara2 saya ngaduknya terlalu lama? abisnya menteganya ga mau larut. masih butiran2 gitu. hehe. makasih sebelumnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo Mba, kalau tekstur terlalu padat mungkin adonan kurang kembang ya, coba cek BP nya apakah pakai double acting atau nggak. Mentega kalau susah larut dicairkan saja Mba, baru dimasukkan ke adonan. Ngaduknya memang tidak boleh terlalu lama. Pisangnya kalau masih berwarna kuning cerah malah lebih bagus ya, hehehe, saya malahan pengen yang seperiti itu ^_^. Thanks sharingnya ya.

      Hapus
  9. lapor mbak.. brusan bikin nih. ada pisang kepok mateng jd nyoba resep ini. knp sy bikin malah gak mletek?? lalu adonanx kuning gt, gak abu2 dan hasilx gak gosong gt mbak.. wrnax cantik. sy kr blm matang, sy oven 70menit.tp overall enaaaakkk.. manisx pas dan mengenyangkan hihihi.. thx mbak endang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Shinta, waaak lah punya Mba malah keren huaaa, kamsudnya eh maksudnya ya cake ini kuning bukan abu2, keknya pisang saya gak oke makanya jadi abu2 hiiks. Gak melethek gak papa Mba hehehhe. Thanks Mba Shinta, jangan kuatir cakenya sukses koookk

      Hapus
  10. Mba saya bikin Banana Bread kok pas dipotong berantakan ya hehehe?

    BalasHapus
    Balasan
    1. potong saat cake sudah benar2 dingin, cake ini setahu saya padat dan gak remah sama sekali

      Hapus
  11. Mbak e,..punyaku kok ndak bisa mletek yak?
    Heheheehehehehe,tapi enyak enyak
    Semangat terus mba endang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huahahha, biasanya kalau pakai loyang loaf suka meletek. mungkin suhunya kurang tinggi ya.

      Hapus
  12. Mbak endaang... aku ud jajal resep ini lagi... ini resep ke 7 kayakny yg ud aq coba.. dan kayakny dr semua itu berhasil semua hehehe... termasuk resep ini... mudah banget dibuatnya... dg waktu singkat dan bahan yg simple jadilah banana bread yg enak... kata suami aja enak bangetttt....
    Oh ya mba endang mau tanya loyang loaf bedany apa ama loyang biasa?
    Krn aq ga punya loyang uk kaya mba endang punya aq jadi pake loyang kotak.. uk 20x20... kue yg dihasilkan jd ga tinggi... dan waktu manggang jg jd lbh singkat..-/+ 45menit ..
    Dan aq jg mau tanya mentega saya susah larutnya.. jd adonanny masi spt ada gumpalan kecil mentega gitu mba... cara ngakalinny gmn ya? Dan apakah ini berpengaruh ke tekstur kue?
    kue ny enak sesuai kata mba endang.. luarny chewy tp dlmnya lembutttt... td aq pakai yoghurt yummy tapi cm 125ml per cup...tp hasilny tetap enaaak...
    Kayakny kue ini akan aq masukkan ke daftar kue favorit... krn bikinny mudah banget hehe

    Oh ya mba endang ada artikel ttg mentega, margarine dan butter ga ya? Saya browsing di google agak bingung bacanya... masih agak bingung dgn butter itu sendiri... klo mba endang biasa pakai butter,mentega dan margarin merk apa?

    Tks

    Juna

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Juna, thanks sharingnya ya. Berikut jawaban saya:
      1. Loyang loaf itu biasanya dipakai untuk memanggang roti, bentuknya peregi panjang dengan panjang 23 cm, lebar sekitar 12 cm dan tinggi 10 cm, Jadi loyangnya cukup dalam ya. Untuk banana bread atau butter cake biasanya pakai loyang jenis ini.
      2. next time menteganya dilelehkan saja dulu bentar ya mba, soalnya kalau kondisi keras begini susah tercampur.
      3. mentega/butter terbuat dari lemak (susu) hewan. aroma lebih harum, lebih mudah meleleh disuhu ruang, rasa lebih enak dan lebih mahal. merk seperti Anchor, Orchid, Elle n Vire, President, Wysman, buanyaakk
      Margarine terbuat dari lemak tumbuhan. Baunya gak seharum mentega, lebih tahan panas jadi gak gampang lumer di suhu ruang. rasa lebih berminyak dan lebih murah. Merk: blue band, simas, dll.

      Hapus
  13. Punyaku kok bantat ya, mbak ? Apanya yang salah ya ?!

    BalasHapus
    Balasan
    1. waduh, pastinya banyak faktor yaa. pakai BP double acting dan ikuti semua resep dan instruksi dengan seksama pasti berhasil

      Hapus
  14. Waktu itu gak bantet ternyata, mbak Endang ! Mungkin karena loyang yang aku punya terlalu lebar, jadinya terlalu tipis, jadi kesannya bantet, hehehe. Gak pernah gagal emang, kalo ikut resepnya mbak Endang !

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halooo, banana bread umumnya menggunakan loyang loaf yang tebal jadi kesannya memang seperti roti betulan kala diiris hehhehe thanks ya, sukses!

      Hapus
  15. Hai Mbak, saya barusnya nyoba resep ini. Teksturnya kok agak padat, cenderung basah dan tidak berongga seperti kue bolu ya? Kata mama saya lebih mirip kue prol tape. Apa memang seperti itu? Tapi mengembangnya bagus mbak, jadi saya pikir bukan karena baking powdernya. Mengaduknya pun nggak lama, asal tercampur. Atau memang tekstur akhirnya seperti itu?
    Oiya, setelah dingin kuenya jadi mimpes, hehe. apa memang seperti itu? Maaf banyak nanya mbak, baru bikin banana bread pertama kali :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba, memang teksturnya seperti itu ya, ini bukan cake murni tapi semi bread. Kalau mba putri mau yang benar2 cake pisang, harus coba yang ini ya:
      http://www.justtryandtaste.com/2014/05/5-bahan-saja-untuk-cake-pisang-yang.html

      Hapus
  16. Halooo mba...Salam Kenal .... MBA klo 170gr yogurt ITU sama dengan brp ml yah....and klo mis mau ditambahkan susu bubuk lg bisa ya MBA? APA UK tepungnya harus dikurangi sesuai dgn UK susu nya ITU ? Trimaksii mbak cantikkk.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. waaah saya bingung itu berapa ml ya, karena ini yogurt padat ya bukan yang cair. silahkan ditambahkan susu bubuk, jangan kurangi tepung walau susu ditambah ya.

      Hapus
  17. hai mbak mau tanya kalo masaknya pake microwave kira2 berapa menit yah mbak?

    makasih....ega

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba elga, cake dengan micro yang saya buat hanya mug cake dan itu hanya menggunakan mug dengan jumlah kecil. saya belum pernah membuat cake dengan micro dalam ukuran besar seperti ini, jadi saya tidak bs memberikan saran

      Hapus
  18. Salam mbak Endang, mau tanya nih boleh gak ya BPnya diganti sprite?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai Mba Risma, saya belum pernah coba ya, dan cake ini hanya diaduk tanpa mikser jadi saya gak yakin sprite akan membuat adonan naik

      Hapus
  19. Mba Endang, margarine nya Bisa di ganti minyak goreng ga sih? Kalo buat roti, mentega/margarinnya suka saya ganti minyak goreng ga masalah.. Trims

    BalasHapus
  20. Mbak ini klo pake ovalet jg bgus nggak kira2 ???

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut saya tdk perlu mba, resep ini cuman diaduk2 bukan mikser ya

      Hapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...