28 February 2011

Schotel Talas


Sabtu dan Minggu kemarin saya lalui dengan mengikuti outing di Puncak bersama rekan-rekan sekantor. Acara tahunan ini memang telah menjadi rutinitas di kantor tempat saya bekerja untuk me-recharge dan memotivasi karyawannya, harapannya agar di tahun-tahun mendatang menjadi lebih baik.  Satu setengah hari diisi dengan acara yang full, pulangnya kami dihadang dengan kemacetan yang parah. Selama hampir dua jam, bis yang kami tumpangi berhenti total sementara di luar hujan yang cukup deras membuat suasana semakin bertambah muram.


Untungnya pemandangan sepanjang jalan Puncak - Jakarta tidak terlalu membosankan, selain pepohonan hijau dan bunga aneka warna, deretan penjual aneka buah-buahan khas daerah tersebut seperti pisang dan alpukat berjejer rapi. Sayapun melewatkan waktu sambil mengagumi pisang yang mulus dan talas Bogor yang gemuk-gemuk, sama sekali tidak ada niat untuk turun membeli di tengah hujan yang menguyur. Seorang rekan tiba-tiba turun dari bis dan menghampiri salah satu penjual, tak berapa lama tangannya menenteng ubi cilembu bakar dan pisang ambon yang menggiurkan. Wah, sayapun jadi tertarik melihatnya, talas Bogor yang seksi menjadi incaran saya. Tanpa 'ba bi bu' sayapun ikut turun dan mulai menawar. Tiga buah talas dan satu sisir pisang menjadi buah tangan saya dari Puncak.


Siapa bilang talas hanya di goreng atau direbus saja? Kali ini si talas saya kresikan menjadi schotel. Biasanya jika schotel menggunakan kentang atau pasta seperti fettucine schotel yang pernah saya posting sebelumnya, maka kali ini saya ganti bahan-bahan tersebut dengan talas yang saya parut menggunakan parutan rujak serut. Rasanya yummy! 


Berikut resepnya.


25 February 2011

Roti Kismis Oatmeal (Oatmeal Raisin Bread)


Karena stok tepung gandum utuh (whole wheat) yang saya miliki semakin tiris, maka sayapun mencoba membuat versi yang terbuat dari oatmeal sebagai campurannya. Pikir saya, selain memanfaatkan Quaker Oat yang tak kunjung habis, tepung gandum utuh dan oatmeal toh sama-sama kaya akan serat sehingga cukup menunjang program diet yo-yo yang sering saya lakukan (Yo-Yo: Yo naik,  Yo turun).  Jika mood berdiet sedang on maka melahap gorengan sepotong serasa dosa besar, tetapi disaat off maka sepiring gorengan pun disikat tanpa beban. Hmmpff! Jika sudah begini dan timbangan badan tak kunjung bergerak turun maka lagu D-Masiv menjadi andalan: Syukuri apa yang ada, hidup adalah anugerah....:)

Oatmeal Raisin Bread ini, jika anda bertanya-tanya mengapa tampilannya tidak cantik dan warnanya juga terlihat kehitaman, itu karena: Saya menaburkan oat terlalu banyak di permukaannya; Saya ketiduran saat roti masih dipanggang dan baru teringat keesokan harinya jika roti belum saya keluarkan dari dalam oven. Akibatnya roti  terpanggang dengan sukses hingga oven mendingin. Walaupun timer oven telah saya set dan oven mati sesuai waktunya, tetap saja kondisi oven yang panas menambah panjang masa bakar roti. Untungnya hanya bagian-bagian kulitnya saja yang gosong sementara bagian dalamnya masih layak untuk dimakan. 

Walaupun begitu, roti ini rasanya cukup lezat dengan campuran rasa kismis yang manis asam, sehingga enak disantap begitu saja tanpa perlu mengoleskan selai lagi. Walaupun toh dalam kenyataannya saya tetap mengucurkan madu di atasnya. Susah memang menghilangkan kecanduan akan makanan yang manis-manis.

Oke, berikut ini resep dan cara pembuatannya ya jika anda berminat.


24 February 2011

Nasi Abon Bungkus Nori


Pagi hari memang menjadi saat yang paling hectic, saat harus bergegas mempersiapkan diri ke kantor bagi kuli seperti saya. Bagi yang memiliki putra-putri yang masih bersekolah tentu saja bebannya menjadi berlipat, karena ditambah harus mempersiapkan makan pagi dan bekal makan siang buat keluarga. Menu mudah, cepat dan mengenyangkan sudah pasti menjadi pilihan utama. Bahkan menu satu minggu mungkin telah dipersiapkan sejak awal sehingga tidak perlu pusing memikirkan apa yang harus dimasak setiap hari. Kalau perlu, menu ditempel pada papan/dart dan setiap pagi untuk menentukan menu, anda lempar anak panah kecil kearah papan sambil membayangkan diri menjadi Robin Hood. Okay, mungkin itu terlalu desperate, tapi ide itu pernah singgah di kepala saya.


Nah, postingan resep kali ini barangkali bisa sedikit memecahkan persoalan diatas: Nasi Abon Bungkus Nori. Menu ini mungkin bisa menjadi salah satu daftar yang anda tempel di dart, karena bergizi, praktis, mudah, lezat dan unik. Nori adalah nama dalam bahasa Jepang untuk bahan makanan berupa lembaran rumput laut yang dikeringkan. Nori biasanya dipergunakan sebagai hiasan, penyedap berbagai masakan Jepang, lauk untuk dimakan bersama nasi atau sebagai bahan makanan ringan seperti senbei. Makanan yang paling terkenal yang menggunakan nori adalah sushi dan onigiri (nasi kepal). Nah, nori yang umum dipakai untuk membungkus nasi atau sushi adalah nori yang plain alias tidak dibumbui, ukurannya biasanya lebih lebar. Sedangkan nori berbumbu, berbentuk lembaran kecil-kecil yang dibungkus plastik, rasanya gurih dan renyah.

Makisu & Nori
Bahan baku nori adalah spesies ganggang merah Porphyra, yang termasuk di dalamnya adalah P. yezoenis dan P. tenera. Kandungan gizi utamanya adalah 1/3 protein dan 1/3 serat makanan. Selain itu nori  juga memiliki kandungan yang tinggi akan iodine, carotene, Vit. A, B, C1 dan sejumlah kalsium dan zat besi. Dengan gizi seperti ini sangat disayangkan jika anda melewatkan untuk mencoba menggunakannya sebagai salah satu bahan makanan untuk keluarga. Apalagi rasa nasi yang dibungkus dengan nori memiliki taste yang unik dan lezat.  

Untuk memperolehnya, anda bisa membelinya di supermarket  di bagian yang menyediakan bahan makanan Jepang atau Korea dengan harga yang tidak mahal, biasanya 1 paket plastik berisi + 10 lembar nori. Untuk menggulung nori berisi nasi anda bisa menggunakan anyaman bambu (makisu) seperti yang saya pergunakan yang memang khusus untuk menggulung sushi, atau jika tidak memilikinya anda bisa menggunakan sehelai serbet kain yang bersih. Anda bisa klik di link disini untuk melihat step by step menggulung nasi tanpa menggunakan anyaman bambu dari blog Just Hungry.


Berikut resepnya.


23 February 2011

Cake Kukus Pisang Coklat Keju


Pisang, sepertinya jika diolah menjadi roti atau kue maka seakan tidak lepas dari coklat dan keju. Tidak heran, karena perpaduan ketiga bahan ini memang menghasilan rasa yang pas dan lezat sehingga penggemarnya pun melimpah. Tengok saja roti bakar pisang coklat keju atau roti manis isi pisang coklat atau pisang keju atau pisang coklat keju. Nah, begitupun cake kukus yang ini. Resep aslinya sebenarnya hanya cake pisang dengan tambahan coklat meses saja, tetapi supaya lebih dari biasa dan rasanya lebih mantap maka saya menggunakan keju parut sebagai tambahannya. Untuk coklat mesesnya saya ganti dengan pasta coklat, anda bisa juga menggantinya dengan coklat bubuk. Hasilnya adalah cake yang lezat dan gurih dengan rasa keju dan coklat yang mantap.

Untuk cake kukus ini pilih pisang yang lembut dan manis, misalnya pisang ambon, barangan, cavendish, raja kuning atau pisang emas. Haluskan menggunakan garpu, tidak perlu diblender. Karena daging pisang yang lunak dan lembut tidak merusak tekstur kue sama sekali. Saya membagi adonan menjadi dua, satu bagian saya campur dengan pasta coklat dan bagian lainnya saya beri keju parut. Untuk penataannya di loyang, semakin anda kreatif maka kue yang dihasilkan akan semakin cantik. Mungkin anda bisa mencoba membuat motif layer atau motif marmer atau jika kreatifitas anda nol dan no have idea seperti saya, maka motif acak adul ini bisa menjadi pilihan :)

Sebagaimana pernah saya tulis sebelumnya di  cake kukus postingan yang lalu, beberapa poin penting untuk membuat cake kukus yang sukses antara lain:
  • Pastikan baking powder anda fresh dan berkualitas (tidak perlu memaksakan diri untuk menggunakan baking powder yang anda sendiri tidak pasti masa kedaluarsanya). Percayalah, baking powder ini menentukan peran yang sangat penting agar kue anda mengembang dengan baik. Jadi jangan menyepelekannya.
  • Suhu telur yang digunakan adalah suhu kamar/ruang, jika telur ayam yang akan  anda gunakan baru saja keluar dari kulkas maka biarkan dulu agar suhunya normal. Atau jika mau cara cepat seperti saya, biasanya saya rendam telur dengan air hangat sebentar. Suhu telur yang dingin (baru saja keluar dari kulkas) akan membuat telur tidak maksimal mengembang ketika dikocok.
  • Kocok gula dan telur hingga mengembang dan berwarna putih, tahapan ini biasa disebut ribbon stage. Pada kondisi ini adonan telur terlihat kental dan ketika spatula kita gerakkan membentuk angka delapan pada permukaan kocokan telur maka angka tersebut akan terbentuk sejenak untuk kemudian menghilang.
  • Masukkan tepung dan adonan pisang secara bertahap sedikit demi sedikit, biasanya saya akan bagi menjadi tiga tahapan, dan memastikan setiap tahapan tercampur rata sebelum ditambahkan tahapan berikutnya. Kemudian adonan saya aduk seperlunya saja, tidak berlebihan, karena ketika tepung telah tercampur dengan cairan maka akan membentuk gluten, semakin banyak mengaduk maka gluten akan semakin mengeras. Cake menjadi bantat.
  • Panaskan dandang sebelum cake dikukus, ini agar suhu dandang stabil. Gunakan api sedang. Tutup permukaan dandang dengan kain lap bersih yang mampu menyerap uap air. Jangan membuka penutup dandang selama cake dikukus dalam waktu 45 - 50 menit. Karena proses yang cukup lama ini maka pastikan air dalam kukusan mencukupi.

Yuk, kita langsung buat saja.

22 February 2011

Risoles Isi Bihun, Sayuran & Sosis


Jika anda penggemar soto mie Jakarta pasti sering menemukan potongan risoles yang berisi bihun di dalamnya. Yup, risoles isi bihun memang merupakan salah satu bahan pelengkap soto mie. Tapi bagaimana jika kita membuat risoles isi bihun untuk kudapan atau snack?  Tentu saja isinya harus dimodifikasi supaya tidak plain, lebih lezat dan padat. Hmm, Risoles isi bihun, bercampur sayuran dan sosis ini lumayan lezat kok. 

Untuk kulitnya saya membeli kulit lumpia/risoles siap pakai yang banyak di jual di pasar tradisional atau supermarket. Kulit lumpia ini sangat tipis sekali dan mudah berlubang sehingga harus ekstra hati-hati ketika menanganinya. Untuk menutupi lubang atau sobekan di kulitnya, saya mengoleskan tepung terigu yang diencerkan dengan air. Cukup efektif.  Bagi yang suka risoles dengan kulit renyah sehingga berbunyi kriuk kriuk ketika dikunyah, kulit risoles siap pakai ini bisa menjadi pilihan. Serap minyak yang berlebihan dengan tissue dapur. 

Salah satu kelebihan risoles atau lumpia adalah fleksible untuk diisi dengan adonan isi apapun, sehingga menjadi lebih variatif. Rasanya yang gurih mudah diterima siapa saja sehingga bisa menjadi salah satu alternatif makanan ringan ketika anda harus menyelenggarakan acara di rumah. Untuk rasa yang lebih mantap anda bisa tambahkan ayam atau daging sapi cincang pada tumisan. Bagi yang vegetarian bisa disiapkan risoles isi sayuran saja. Mudah bukan?

Supaya isi bihun dan sayurnya tidak tercerai berai ketika dimakan maka saya menambahkan sedikit tepung terigu dan telur di campuran adonan isi. Ini membuat isi risoles menjadi lebih firm dan lengket sehingga tidak merepotkan ketika dimakan. 

Berikut resepnya.

21 February 2011

Ahh, Gurihnya Cake Kukus Kelapa Pandan

 

Menurut saya cake kukus memang lebih legit dan lembut dibandingkan cake yang dipanggang, selain legit cake kukus juga lembab/moist. Uap air saat proses pengukusan memang membuat tekstur kue menjadi lembab. Tidak terkecuali cake kukus kelapa pandan yang saya posting kali ini. Kue ini moist, lembut dan gurih sekali. Kelapa yang menjadi komposisi utamanya menjadi penyebabnya, saya menggunakan kelapa muda parut, santan kelapa kental dan daging kelapa muda yang dikerok. Hmm, so yummy!


Tentu saja resep cake ini mengalami modifikasi dari resep aslinya. Cake kelapa ini sebenarnya dipanggang dan menggunakan kelapa parut kering, tetapi berhubung tagihan listrik membengkak gara-gara saya kebanyakan menggunakan oven listrik maka saya mencoba teknik kukus saja. Hasilnya tidak mengecewakan kok, cake kukus kelapa pandan ini tetap mantap rasanya.


Tipsnya: 
  1. Untuk kelapa parutnya, gunakan kelapa yang muda sehingga cake lebih lembut. Kupas terlebih dahulu kulit ari kelapa sebelum di parut.
  2. Santannya saya menggunakan santan instan yang saya encerkan dengan air. Anda tentu saja bisa menggunakan santan kelapa yang masih segar. Santan ini bisa anda ganti dengan susu cair jika anda berusaha menghindari konsumsi lemak yang berlebih.
  3. Untuk daging kelapa mudanya, cari yang benar-benar masih muda sehingga dagingnya lembut.
  4. Gunakan baking powder yang benar-benar fresh sehingga cake kukus anda mengembang dengan baik, cek terlebih dahulu tanggal kedaluarsa baking powder yang akan anda gunakan. Jika telah lewat masa expired atau mulai berbentuk gumpalan sebaiknya jangan digunakan.
  5. Kelapa parut yang masih muda biasanya suka bergumpal dan sulit tercampur merata di dalam adonan, agar tercampur baik saya mixer sebentar dengan kecepatan tinggi sekitar 10 - 15 detik. Jangan terlalu lama mengocoknya ya. 
  6. Pastikan dandang kukusan diisi dengan air yang cukup banyak karena cake akan kita kukus minimal 45 menit. 
  7. Panaskan dandang terlebih dahulu hingga air dalam dandang mendidih baru masukkan loyang berisi adonan ke dalamnya.
  8. Beri selembar kain lap bersih di permukaan dandang untuk menyerap uap air yang timbul saat proses pengukusan dan jangan buka-buka penutup dandang hingga cake matang. Membukanya saat cake baru setengah naik akan membuatnya menjadi bantat.
  9. Pastikan kue benar-benar dingin saat akan dipotong dan gunakan pisau yang tajam, tujuannya agar cake tidak hancur.
Berikut resepnya ya. 

19 February 2011

No Knead Whole Wheat Bread: Membuat Roti Gandum Praktis Tanpa 'Diuleni' (100% tepung gandum utuh)


Anda ingin menikmati roti tawar hangat made in dapur sendiri tapi 'ogah' berlelah-lelah dengan proses menguleninya? Resep ini mungkin bisa menjadi solusi bagi anda yang sedikit malas dengan proses membuat roti yang panjang dan seakan never ending story. Terus terang saya sebenarnya termasuk orang yang sangat menikmati prosesnya, ada kepuasan tersendiri ketika adonan yang tadinya kasar berubah menjadi begitu lembut dan elastis  di jari-jari tangan.  Saya menganggap, menguleni roti menjadi aktifitas untuk me-refresh kepala dan hati yang suntuk sepulang kantor, ketika masalah pekerjaan datang dan pergi tak kunjung usai dan  seringkali menguras emosi dan akal sehat. Saat seluruh pikiran dan hati, saya curahkan sepenuhnya pada seonggok adonan tepung yang pasrah di tangan, terlupalah semua beban. Lebay dot com :). 


Saran saya, sesekali anda mungkin harus mencobanya. Tidak perlu 'dugem', tidak perlu kongkow di luaran hanya untuk alasan menyegarkan pikiran. Go to your kitchen and make a bread. Dijamin, anda pasti akan menjadi yang terfavorit di antara keluarga. Asalkan tentu saja, semua hasil karya tidak masuk ke perut sendiri. Karena kalau itu yang terjadi, dijamin pasti anda  justru menjadi yang tergendut di keluarga.  Roti praktis ini saya buat ketika saya tidak memiliki waktu dan tenaga untuk membuat roti sendiri sementara yang saya perlukan adalah sarapan yang praktis dan cepat. Sejak sukses membuat roti gandum, saya tidak pernah lagi membeli roti gandum di luar. Untuk roti ini semua bahan cukup anda masukkan jadi satu ke dalam mangkuk besar, aduk-aduk hingga tercampur rata dan panggang. Tentu saja roti dengan adonan batter berbeda hasilnya dengan roti yang kita uleni hingga menjadi adonan yang kenyal, elastis yang disebut dough. Teksturnya sedikit kasar. Tetapi dengan selai dan segelas kopi susu atau teh hangat tetap bisa menjadi alternatif pengganjal perut di pagi hari.
Yuk kita buat. 

Soto Betawi


Soto Betawi selayaknya kuliner Betawi lainnya memang sedap, kuah santannya sarat akan bumbu dengan potongan daging atau jeroan sapi yang direbus hingga empuk dan bumbunya meresap keserat-seratnya. Pelengkapnya adalah kentang yang digoreng dan emping. Paling pas dimakan dengan nasi panas dengan sambal yang pedas dan acar timun segar yang crunchy. Kunci rasa lezatnya adalah pada bumbu medok dan santan yang sedikit kental.  Hmm, mantap! 


Bagi anda yang sedang berdiet memang tidak disarankan untuk sering-sering menikmatinya. Kolaborasi daging, jeroan dan santan berlemak memang cukup membuat waswas. Tapi saya ada beberapa tips untuk menguranginya, sebaiknya hanya menggunakan daging sapi tanpa lemak dan hindari penggunaan jeroan. Santannya anda ganti saja dengan susu cair low fat. Nah, soto Betawi ini menjadi lebih sehat dan rendah lemak. Untuk rasanya anda tidak perlu khawatir, tetap lezat! Apalagi jika komposisi gula dan garam yang anda gunakan takarannya pas.

Berikut resepnya ya.

18 February 2011

Roti Ubi Jalar: Digoreng, Dikukus, Dipanggang

Roti ubi yang dipanggang

Apa jadinya jika adonan roti yang menggunakan ubi jalar ini kita kukus, kita goreng & kita panggang? Awalnya saya hanya ingin membuat roti goreng berbahan ubi jalar untuk kudapan sore hari para tukang yang masih sibuk merenovasi rumah Pete, yang sekarang masuk bulan ke-3 dan belum ada tanda-tanda selesai. Tetapi melihat adonannya yang lembut dan halus membuat saya terpikir, bagaimana seandainya sebagian adonannya saya kukus dan panggang? Hmm, saya tidak kecewa dengan keputusan ini karena ternyata saya mendapatkan 3 jenis variasi roti ubi yang yummy!

Roti ubi yang digoreng

Roti yang digoreng mirip donat dengan kulit yang renyah dan legit. Sedangkan yang dikukus - yang ini favorit saya - merekah dengan cantiknya begitu penutup kukusan saya buka. Rasanya lembut sekali. Adonan yang saya panggang, saya masukkan ke dalam loyang anti lengket, berdempetan satu sama lain. Hasil akhirnya seperti roti bantal, mengembang dengan cantik. Rasanya? Lezat, empuk dan lembut.

17 February 2011

Donat Kentang


Siapa yang tidak kenal dengan donat, kue berbentuk lingkaran dengan lubang di tengah ini begitu populer di banyak negara dan dijual mulai dari pasar tradisional, bakery, snack outlet atau bahkan cafe terkenal. Umumnya adonan donat terbuat dari tepung terigu dengan aneka topping diatasnya. Selain tepung terigu, bahan lainnya seperti kentang, labu kuning atau ubi jalar juga bisa digunakan sebagai campuran adonan. Saya pernah membuat donat dari ubi jalar, sayangnya ubi jalar yang saya gunakan kurang halus sehingga permukaan donat menjadi kasar. Lagipula saat itu saya belum memiliki cetakan donat, akibatnya donat saya bentuknya menjadi amburadul :). Untuk donat dari ubi jalar, anda bisa klik di posting saya sebelumnya disini. 

 Seringkali jika kita membuat donat saat masih hangat memang terasa empuk tetapi akan berubah menjadi keras ketika mendingin. Namun berdasarkan pengalaman saya, jika adonannya kita campur dengan ubi jalar atau kentang maka donat akan tetap terasa empuk walaupun dalam kondisi dingin. Berbeda dengan donat versi J-Co yang memang sangat empuk bahkan cenderung terasa kempes ketika digigit maka donat kentang ini lebih mantap. Saya sendiri lebih suka donat jenis ini dibandingkan dengan versi terbarunya.

Berikut ini tips sukses membuat donat kentang berdasarkan pengalaman dan dari  beberapa sumber:
  1. Pisahkan bahan kering dan bahan basah, kemudian campur bahan kering menjadi satu aduk hingga rata. 
  2. Masukkan garam dan mentega belakangan setelah ragi tercampur merata dengan bahan, karena jika ragi langsung bertemu dengan garam maka raginya akan mati dan donat gagal mengembang.
  3. Haluskan kentang sehalus mungkin, saya menggunakan blender hingga menjadi bubur kentang yang smooth dan kental.
  4. Adonan harus diulenin hingga benar-benar kalis sehingga mudah dibentuk dan permukaannya menjadi halus.
  5. Sebelum donat dicetak, timbang masing-masing adonan dan gelindingkan masing-masing bagian adonan di permukaan tangan hingga menjadi bola adonan yang halus, kemudian diamkan adonan hingga mengembang. Adonan siap anda cetak.
  6. Goreng donat menggunakan api kecil, jika minyak terlalu panas permukaan donat akan berbintik kasar, biasanya saya akan matikan api kompor untuk menurunkan suhu minyak.
Berikut resepnya ya.

16 February 2011

Sapo Tofu Tuna


Sapo adalah makanan berkuah yang komposisi utamanya biasanya adalah sayuran, tofu dan seafood. Umumnya di sajikan dalam mangkok hotplate karena hidangan ini paling lezat jika dinikmati saat kuahnya masih mengepulkan uap. Dulu saya paling suka nongkrong di Bakmi Pinangsia yang berada di food court Pasaraya Grande Blok M. Cita rasa saponya benar-benar mantap. Kuahnya segar, bumbunya kental dilengkapi dengan potongan cumi-cumi, ikan kakap dan udang. Untuk menikmatinya bisa dengan nasi atau mie. Slrrrpp, sedap bo!

Masakan yang sangat mudah dibuat ini cukup memanfatkan sisa-sisa bahan makanan di kulkas, seperti yang saya lakukan kali ini. Saya menggunakan ikan tuna, satu-satunya seafood yang ada di freezer saya, bakso ikan yang kebetulan masih ada 4 butir, tofu, wortel, dan jamur, plus daun bawang yang banyak. Cemplungkan semua bahan dalam wajan, sreng sreng sebentar, dan dalam hitungan menit  menu makan siang saya di hari libur kemarin terhidang di meja. 

Berikut resep dan cara pembuatannya.

15 February 2011

Devil's Food Cake


Cake ini tentu saja bukan makanan para setan (devil), lebih tepat jika dijuluki ambrosia -makanan para dewa - saking lezatnya. Menurut sejarah, devil's food cake diperkenalkan pertama kali di Amerika Serikat bagian Selatan. Nama devil yang cukup provoktif ini diberikan karena dulunya cake ini berwarna kemerahan. Banyak yang salah kaprah mengira, warna merah kecoklatan tersebut terjadi karena reaksi antara baking soda dengan bubuk coklat yang digunakan. Walaupun bubuk coklat memang mengandung pigmen merah tanaman, namun penggunaannya sangat kecil sekali dan reaksi yang terjadi juga tidak mampu menghasilkan warna coklat kemerahan yang pekat. Akibatnya, pada awal cake ini diperkenalkan, banyak yang menambahkan pewarna merah ke dalam adonan agar berwarna merah seperti pada cake versi tradisionalnya sehingga sesuai dengan nama devil yang disandangnya. Saat ini devil's food cake dibuat dengan komposisi coklat dan lemak yang lebih banyak dibandingkan dengan cake coklat biasa. Setelah pemanggangan cake akan berwarna coklat gelap dengan rasa yang lembut, cake juga dilengkapi dengan frosting coklat sebagai toppingnya.

Untuk menghasilkan cake coklat lezat ini memang memerlukan proses yang sedikit lebih panjang jika dibandingkan dengan cake coklat pada umumnya. Selain bubuk coklatnya harus kita panaskan terlebih dahulu bersama dengan susu atau air, putih telurnya pun harus kita kocok hingga kaku dan terbentuk puncak. Proses ini untuk membuat cake menjadi lebih lembut dan mengembang. Yang jelas hasilnya tidak mengecewakan dan bagi para penggila coklat rugi rasanya jika tidak mencobanya.

Resep yang saya sertakan di bawah jika mengikuti versi originalnya di buku akan menghasilkan 2 buah cake dengan menggunakan loyang diameter 23 cm kemudian masing-masing cake dibelah menjadi 2 layer. Saya menjadikannya dalam 1 loyang saja, dengan menggunakan loyang bongkar pasang diameter 20 x 6 cm kemudian cake saya bagi menjadi 3 layer.

Berikut resepnya. 

11 February 2011

Aneka Resep Berbahan Dasar Pisang


Suka dengan pisang? Buah dengan segudang manfaat dan murah harganya ini mudah untuk diolah menjadi aneka penganan dan minuman yang lezat. Tidak ada salahnya jika anda mencobanya di rumah, berikut saya lampirkan resep-resep berbahan dasar pisang yang pernah saya posting sebelumnya. Semuanya lezat dan mudah dibuat. Silahkan anda klik di link yang saya sertakan di bawah untuk menuju ke resep dan cara pembuatannya. Enjoy!

  


Kue apalagi yang mudah membuatnya, lezat dan layak anda sajikan jika bukan muffin? Nah muffin pisang ini legit dan lembut. Layak anda coba. 




 
  


Minuman ini lezat dan bergizi, oke untuk sarapan atau mengembalikan kesegaran tubuh saat cuaca panas. Bahan-bahannya pun mudah diperoleh.













Kue tradisional dari negeri Jiran ini mirip-mirip dengan pancake. Jika anda bosan dengan pisang yang hanya diolah menjadi pisang goreng, nah mungkin resep pisang yang ini bisa dijadikan alternatif pengganti.





Jenis kue kuno lainnya yang rasanya sedap, mudah dibuat dan tepat untuk menemani secangkir kopi atau teh anda di sore hari. 














Kue panggang ini tidak membutuhkan mixer untuk mengolahnya, semua bahan cukup anda cemplungkan jadi satu ke dalam mangkuk dan aduk rata. Panggang 1 jam dan jadi deh cake pisang yang sangat lezat.





Selamat mencoba ;)






 





10 February 2011

Sup Kimlo


Sup kimlo yang lezat ini saya buat Senin yang lalu, saat hari pertama kerja di minggu ini dimulai dengan cuaca yang sangat tidak bersahabat dan muram. Hujan yang mengguyur Jakarta dari pagi membuat suasana jalan-jalan di ibu kota  semakin macet. Berangkat ke kantor pun menjadi super malas, kepala telah diisi dengan segudang alasan untuk ijin tidak masuk tetapi hati nurani jualah yang menang. Ayo semangat kerja! Saya pun mempersiapkan bekal makan siang, karena jika hujan begini warung di basement gedung tempat saya bekerja laris manis sehingga antrian pasti panjang. 


Kebetulan saat itu masih ada sisa kaldu ayam di panci jadi saya hanya perlu menambahkan bumbu dan sedikit pernak-pernik untuk menyulapnya menjadi sup kimlo. Hidangan berkuah yang lezat dan pas untuk cuaca yang dingin dan muram. Membuat sup kimlo tidak susah-susah amat, bumbunya pun sangat sederhana. Bahan yang diperlukan hanya suwiran ayam, wortel,  soun dan jamur kuping. Jika anda memiliki bunga sedap malam yang telah dikeringkan, boleh ditambahkan.  Supaya sedap gunakan kaldu ayam asli ya sehingga sup kimlo yang kita buat lebih kental rasanya. 

Yuk mariii..


09 February 2011

Lumpia Goreng Isi Sayuran


Lumpia goreng yang ini isinya bukan rebung seperti halnya lumpia Semarang yang terkenal, tetapi sayuran dan ayam. Memanfaatkan isi pastel bumbu kari yang masih tersisa  1 mangkuk, saya isi libur hari Minggu ini dengan menyulapnya menjadi lumpia. Kulitnya saya buat sendiri, masih mengikuti resep di buku masak Ny. Liem. Jika selama ini saya mencari praktis saja dengan membeli kulit lumpia siap pakai di pasar maka kali ini hanya dengan menyita waktu sebentar saya membuat setumpuk kulitnya. Hasilnya cukup memuaskan. Jadi bagi anda yang rumahnya jauh dari pasar atau supermarket dan sulit menemukan kulit lumpia, jangan menyerah, membuatnya sendiri tidak sulit kok. 



08 February 2011

Mudahnya Membuat Cake Pisang (Banana Bread)


Pisang memang fleksibel untuk diolah menjadi aneka penganan, di blog ini saja saya telah memposting sekitar 5 resep pisang, mulai dari kue hingga minuman. Betapa bersyukurnya kita karena Bumi dikaruniai buah yang lezat, bergizi dan selalu tersedia sepanjang musim oleh Sang Khalik ini. 

Pisang merupakan buah yang masuk dalam genus Musa, keluarga Musaceae. Jenis pisang yang umum dikebunkan di belahan bumi yang tropis adalah species Musa paradisiaca. Buah kuno ini mulai di kultivasikan oleh manusia sejak 5000 BC atau bahkan mungkin 8000 BC, hal ini berdasarkan penemuan arkeologi dan bukti keanekaragaman hayati di Kuk Swamp, Papua New Guinea. Tidak heran dengan umur setua itu, pisang sangat dikenal luas di masyarakat dan aneka olahannya begitu variatif di setiap negara. 

Buah pisang mempunyai kandungan gizi sangat baik, antara lain menyediakan energi cukup tinggi dibandingkan dengan buah-buahan lain. Buah ini juga kaya akan mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, besi, dan kalsium. Vitamin yang dikandungnya antara lain yaitu C, B kompleks, B6, dan serotonin yang aktif sebagai neurotransmitter dalam kelancaran fungsi otak. Nilai energi pisang sekitar 136 kalori untuk setiap 100 gram, yang secara keseluruhan berasal dari karbohidrat. Nilai energi pisang dua kali lipat lebih tinggi daripada apel. Apel dengan berat sama (100 gram) hanya mengandung 54 kalori.

Segudang manfaat pisang yang saya cuplik dari Wikipedia diatas belum ditambah dengan harganya yang murah di pasar tradisional. Saya hanya perlu merogoh kocek sebanyak delapan ribu rupiah untuk satu sisir pisang raja kuning dengan isi sekitar 15 butir pisang. Sementara daun pisang yang sering saya pergunakan untuk membungkus aneka makanan dijual dipasar dengan harga satu ribu rupiah segulung. Kalau ingat ini saya bersyukur tinggal di negara tropis seperti Indonesia :)

Berikut ini satu lagi resep pisang yang sangat mudah dibuat dan rasanya juga lezat. Gunakan pisang yang matang sempurna sehingga kue yang anda hasilkan memiliki cita rasa yang mantap. Roti atau bisa dibilang cake ini tidak memerlukan mixer dalam pengolahannya, semua bahannya tinggal anda masukkan ke dalam mangkuk, aduk sebentar dan panggang. Taste dan tekstur pisangnya sangat terasa dengan manis yang pas, kue juga cukup lembut dengan bagian luar cake yang chewy. Anda tidak mudah bosan menyantapnya.  Yuk kita langsung saja menilik resep dan cara pembuatannya.

07 February 2011

Ayam Suwir Pedas ala Bali


Ayam suwir ini mempunyai rasa yang unik, tidak hanya sekedar bumbu tumis biasa tetapi menggunakan terasi, kencur dan air asam jawa di dalamnya. Rasanya lezat, khas racikan bumbu dari Pulau Dewata dan membuatnya pun mudah. Ayam suwir atau sisit ini merupakan salah satu lauk pelengkap nasi campur Bali. Untuk kali ini saya tidak membuat menu lengkap nasi campur Bali hanya salah satu lauknya saja untuk menemani sepiring nasi panas saat makan siang. Sedap lho!


Ayamnya saya rebus terlebih dahulu kemudian disuwir-suwir dan dicampur ke dalam tumisan bumbu. Kaldu rebusannya bisa digunakan untuk masakan yang lain. Hmm, sup kimlo sepertinya lezat :). Bosan dengan  menu ayam yang hanya digoreng atau di gulai? Coba deh ganti menu yang ini. Yuk kita ke dapur.


06 February 2011

Pho - Mie Kuah Sapi ala Vietnam


Mie kuah yang satu ini segar dan kaldu sapinya nendang sekali. Pho Bo, mie kuah  dari negara Vietnam yang sekarang restorannya banyak bertebaran di Jakarta. Memang paling asyik saat hujan gerimis bersama sahabat anda, ngerumpi di resto Vietnam sambil menikmati semangkuk besar Pho berkuah panas dengan aroma rempah yang menyeruak kala uap panas mie mengepul dari mangkuk anda. Hmm, so delicious! Di Jakarta, saya biasanya menyantap pho di resto Pho24 yang cabangnya memang mudah di jangkau dari kantor atau rumah Pete. 

Pho merupakan mie rebus yang racikan utama bumbu di kuahnya adalah jinten, pekak (kembang lawang) dan kayu manis. Biasanya isinya terdiri atas, mie yang terbuat dari tepung beras, irisan tipis daging sapi dan tauge, dilengkapi dengan taburan daun rempah seperti daun bawang, seledri, daun ketumbar dan mint sehingga menciptakan rasa yang segar dan tidak eneg. 


Bagaimana jika kita buat sendiri saja di rumah? Ternyata membuatnya sangat mudah dan aneka rempah-rempah yang diperlukan untuk kuah mie ini gampang kita temukan di pasar tradisional maupun supermarket dengan harga yang murah. 

Tipsnya untuk mendapatkan kaldu daging yang sedap sebaiknya gunakan tulang belulang sapi, cari tulang paha yang didalamnya terdapat sumsumnya. Rebus selama + 2 jam hingga kaldunya benar-benar terasa. Diamkan semalam baru besoknya kita gunakan, dengan cara ini bumbu yang kita rebus bersama tulang akan semakin mengeluarkan aroma dan rasa sehingga kuah pho menjadi sangat lezat. Untuk mendapatkan tulang belulang sapi tentu saja anda harus ke pasar tradisional di bagian los daging, penjual daging sapi disana pasti memilikinya. Harganya juga cukup murah, cukup dengan sepuluh ribu rupiah saya mendapatkan sepanci tulang seperti  foto saya  di samping :)

Jadi, tunggu apalagi yuk langsung saja menuju ke TKP.

Bingka Pisang


Saya kurang tahu apakah kue bengkang ini sama dengan kue bingka yang terkenal dari Banjarmasin. Dulu, dulu sekali,  hmm kembali ke jaman kuliah, saya pernah merasakan kue bingka Banjar yang dijual oleh sebuah rumah makan yang khusus menjual masakan Banjar. Menurut saya teksturnya memang agak-agak mirip, hanya saja tidak menggunakan pisang sebagai bahan dasarnya. Jadi jika anda ada yang tahu apakah kue bengkang ini sama dengan kue bingka, mungkin bisa sharing disini untuk berbagi informasi. Dari aneka resep kue bengkang yang saya baca, jenis kue ini memang bermacam-macam. Ada bengkang susu, bengkang jagung, bengkang talas, bengkang ubi, bengkang labu kuning dan tentu saja bengkang pisang seperti yang kali ini saya coba. 


05 February 2011

Renyahnya si Pastel Pastry Bumbu Kari


Saya sering membuat kue pastel tapi baru kali ini saya berhasil membuat kue pastel dengan style pastry sehingga pastel yang dihasilkan kulitnya  rapuh, renyah sekaligus lembut hingga lumer di mulut dalam sekejap. Biasanya kulit pastel yang saya buat keras dan liat jadi  agak sedikit tarik ulur saat menyantapnya dan ketika berhasil membuat versi lainnya yang menurut saya lebih oke, kepala saya jadi agak mengembang sedikit. Padahal mungkin bagi anda, "Biasa aja kale" :)

Membuat pastel memang agak 'sedikit' merepotkan terutama pada bagian menggiling kulitnya. Apalagi pastel yang ini adonan kulitnya memiliki tekstur pastry dan 'ogah' ditipiskan menggunakan penggiling mie,  sehingga saya harus mengandalkan otot bisep yang sudah segedhe talas Bogor dan kayu penggilas untuk menaklukkan adonan segunung. Okeh, mungkin itu terlalu lebay, sebaskom tepatnya :).   Sambil bercucuran  keringat  saya berulangkali memotivasi diri, "Olah raga! Olah raga!". Yah, anggap saja kegiatan ini sebagai pengganti olah raga yang kian hari semakin jarang saya lakukan. Tangan dan kaki terasa pegal karena menggiling adonan dan berdiri berjam-jam, tetapi semua pengorbanan itu tidak sia-sia setelah melihat dan merasakan hasilnya. Lezat!

Saya membuat pastel ini karena kebetulan mendapat pesanan dari teman baik saya, Meta. Resepnya saya ambil dari buku memasaknya Ny. Liem yang banyak menyajikan resep-resep unik nan menarik. Berhubung saya kurang mahir membentuk bagian tepi pastel dengan cara dipelintir dengan jari  maka saya menggunakan cetakan pastel. Memang lebih praktis tetapi hasilnya tentu saja tidak secantik pastel yang ada di buku tersebut. Pastel Ny. Liem berbentuk lingkaran, bagian tepinya dipelintir rapi dan kulit pastry di tengah pastel berlapis-lapis dengan cantiknya sehingga mirip dengan sekuntum mawar yang sedang mekar. Belum mencobanya pun saya sudah menyerah  karena jika ditangan saya pasti hasilnya... anchuur!

Jika anda bermaksud menyajikan pastel ini maka buatlah satu hari sebelumnya, karena adonan yang telah diisi dengan sayuran harus disimpan di dalam kulkas selama semalam. Jika mengikuti resep Ny. Liem maka satu resep akan menghasilkan sekitar 30 buah pastel, tetapi jika anda menggunakan cetakan pastel dengan garis tengah + 8 cm seperti saya maka satu resep di bawah bisa menghasilkan sekitar 50 buah pastel. 

Berikut resepnya ya.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...