01 June 2011

Brownies Kukus Ketan Hitam


Brownies kukus ketan hitam ini mirip dengan cake kukus ketan hitam yang pernah saya posting sebelumnya di artikel, Cake Kukus Ketan Hitam: Si Hitam Manis Nan Sedap. Perbedaannya adalah resep brownies kukus ini saya ambil dari buku masak Ny. Liem dan ada sedikit perbedaan di bahan yang digunakan. Menurut saya, untuk rasa dan tekstur memang lebih padat dan mantap cake kukus ketan hitam sebelumnya yang resepnya saya comot dari  blog Lily's Wai Sek Hong. Brownies kukus ini teksturnya lebih remah dan berongga, adonannya pun saat dikocok mengembang dan kental sekali berbeda dengan cake kukus ketan hitam yang encer. Namun jika anda penghindar santan maka saya lebih merekomendasikan brownies kukus yang ini.



Tipsnya untuk membuat brownies kukus ini adalah mengocok telur, gula dan emulsifier hingga adonan berwarna putih dan pekat. Saat spatula anda angkat maka adonan tidak menetes ke bawah, jika menggunakan home mixer merk Phillips seperti saya maka membutuhkan waktu kira-kira sepuluh hingga lima belas menit untuk membuatnya mengembang dan pekat seperti yang dinginkan. Ayak tepung terigu, tepung ketan hitam dan baking powder langsung di atas kocokan telur+gula sehingga tepung remah, tidak menggumpal dan mudah bercampur dengan adonan telur.


Cairkan mentega & margarine dengan menggunakan api kecil hanya agar cair saja dan bukan mendidih. Jaga agar minyak di mentega tidak pecah dan terpisah, karena itu ketika mentega sebagian telah mencair, biasanya saya akan mematikan api kompor dan mentega saya aduk-aduk hingga mencair seluruhnya. Mentega dan margarine ini bisa anda ganti dengan minyak sayur biasa ya. Aduk adonan dengan cara membalikkan spatula dan bukan mengaduknya berputar seperti jarum jam. Cara ini membuat mentega cair dan bahan lainnya bisa tercampur sempurna. Caranya, masukkan spatula dengan gerakan mengiris dari bagian tepi mangkuk, kemudian putar pergelangan tangan anda sehingga telapak tangan yang menggenggam spatula menghadap keatas, dengan cara ini adonan seakan terbalik sehingga mentega dan tepung yang terperangkap diantara kocokan telur dan gula yang pekat menjadi terbuka dan buyar. 

Berikut resepnya ya. 
 

Brownies Kukus Ketan Hitam
Resep diadaptasikan dari buku 500 Resep Kue & Masakan Koleksi Kursus Masak Ny. Liem yang Paling Diminati oleh Chendawati

Untuk 2 loyang tulban diameter 22 cm

Bahan I:
- 6 butir telur ayam suhu ruang
- 250 gram gula pasir
- 10 gram emulsifier (Starkis, Ovalet, SP) saya menggunakan Starkis
- 1/4 sendok teh vanili bubuk, saya pakai 1 sendok teh vanili ekstrak
- 1/4 sendok teh garam

Bahan II, ayak langsung di atas kocokan telur:
- 175 gram tepung ketan hitam
- 150 gram tepung terigu serba guna/protein sedang (Segitiga Biru)
- 1 sendok teh baking powder, pastikan fresh

Bahan III, cairkan jadi satu:
- 75 gram mentega
- 75 gram margarine
- 2 sendok makan susu kental manis

Untuk ganache, cairkan dengan cara tim:
- 50 gram coklat blok putih
- 1 1/2 sendok teh mentega

Cara membuat:
Siapkan loyang tulban (loyang cincin, lubang di tengah) ukuran diameter 22 cm. Olesi dengan mentega dan taburi tepung terigu. Sisihkan. 


Siapkan mixer, masukkan bahan I ke dalam mangkuk mixer, pertama-tama kocok dengan speed rendah agar bahan tercampur kemudian rubah menjadi kecepatan tinggi dan kocok hingga bahan mengembang, kental dan berwarna putih. 

Adonan dianggap mengembang dan jadi jika spatula kita celupkan ke dalam adonan dan kemudian spatula kita angkat maka adonan tidak menetes. 

Siapkan ayakan, letakkan diatas kocokan dan masukkan tepung terigu, tepung ketan hitam dan baking powder ke dalam ayakan. Ayak tepung secara bertahap sedikit demi sedikit sambil bergantian mengaduk adonan hingga tepung habis. Aduk adonan hingga tercampur rata.


Masukkan mentega cair ke dalam adonan dan aduk menggunakan spatula seperti cara yang saya jelaskan di atas hingga menjadi adonan yang tercampur rata. Tuangkan adonan kedalam loyang yang telah disiapkan. 

Panaskan dandang kukusan dengan api sedang hingga mendidih, masukkan loyang ke dalam kukusan. Tutup mulut kukusan dengan kain bersih yang menyerap air. Tutup dandang dengan penutup kukusan dan kukus brownies selama 45 hingga 50 menit meggunakan api besar. Jangan membuka penutup kukusan selama brownies dimasak.


Keluarkan brownies dari kukusan, biarkan sebentar hingga uap menghilang. Sisirkan pisau di bagian tepi loyang agar brownies mudah lepas dari loyang. Balikkan kue di piring datar. Biarkan hingga benar-benar dingin sebelum kita hias dengan coklat putih. 

Membuat ganache:


Siapakan panci kecil, masukkan coklat blok dan mentega, masak dengan cara tim hingga coklat dan mentega meleleh. Aduk-aduk selama coklat dimasak. Jika adonan telah benar-benar lumer dan cair, angkat panci dari api. Biarkan hingga agak hangat, masukkan coklat cair ke dalam plastik segitiga, ikat rapat mulut plastik dan gunting sedikit bagian ujungnya. Semprotkan coklat cair ke permukaan brownies, buat pola sesuai dengan kesukaan dan kreatifitas anda. 

Potong-potong brownies dengan pisau tajam dan sajikan. Selamat mencoba!

Source:
500 Resep Kue & Masakan Koleksi Kursus Masak Ny. Liem yang Paling Diminati oleh Chendawati

16 comments:

  1. mbak, untuk tepung ketan hitamnya, kalau mau diselip sendiri(bahasa indonesianya apa ya?)ke tukang tepung: ketan hitam direndam 3jam, ditiriskan baru bawa ke tukang tepung, itu bisa ya?
    atau ketan hitamnya disangrai dulu baru bawa ke tukang tepung?
    soalnya beli yang sudah jadi tepung di daerah saya (singaraja, bali) enggak ada.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Ayu, yepp bisa kok kalau mau pakai ketan hitam yang dihaluskan sendiri atau ke tkg tepung. Tepungnya bisa disangrai atau dianginkan2kan ditempat panas sebentar supaya kering ya, jadi takarannya nanti benar.

      Delete
  2. sy udh keduluan nyoba semalem mbak sebelum mbak balas masalah ketan hitamnya (bahasa balinya: injin) disanggrai dulu atau hanya ditiriskan baru bawa ke tukang tepung (enggak sabar pingin segera nyoba). jadinya saya enggak sangrai dulu.
    apakah ada pengaruh ke hasilnya? ketika sudah jadi tepung sih masih agak basah, saya anginkan dulu, trus saya ayak dan saya pakai ketika sudah kering.

    hasilnya sangat2 basah, sedikit lengket dan menurut saya kemanisan. mungkin lain kali saya kurangin sedikit gulanya. oya, ngukusnya juga lebih lama dr brownies biasa, saya kira masih mentah (sdh 1jam saya kukus dengan api sedang).
    waktu ditusuk sih lidinya bersih. wktu dimakan juga memang tidak mentah, hanya masih ragu, seperti ini bukan sih rasanya brownies ketan hitam? dan teksturnya agak berpasir (belum pernah makan yang versi bandungnya mbak. selama ini taunya cuma amanda. LOL)

    temen2 bilang rasanya mirip "Iwel yang ada rasa coklat". ini kue khas daerah bali, sejenis dodol bali,bedanya kalau Dodol pakai santan, sedangkan Iwel pakai kelapa parut. kalau Dodol kenyal, Iwel legit.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Ayu, kalo kondisi tepung telah kering dan bukan lembab, maka bisa digunakan dan seharusnya nggak masalah. Pastikan kondisi tepung kering ya. Memang rasanya agak2 aneh dan teksturnya berpasir mba. Hmm, kalau saya leboh suka resep cake kukus ketan hitam yang satunya lagi, klik di link diatas Mba. Cakenya lebih padat. Moga lain kali sukses ya. :)

      Delete
  3. mbak, aku pengen nyobain yg ini, biasanya aku pk yg bolkus. tapi kalo resep ini pake loyang biasa ngaruh gak? krn aku blm punya loyang tulban...tq mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. halo Non Rere, pakai loyang biasa bisa kok ^_^

      Delete
  4. mba..mau nanya ni..klu misalnya bikinyya tepung ketan semua kira2 jadi ga?tanpa campuran tepung terigu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Selfi, kayanya bisa Mba, saya pernah buat pakai ketan hitam semua di muffin. Ini linknya: http://www.justtryandtaste.com/2011/07/muffin-ketan-hitam.html

      Delete
  5. mba kemaren uda nyoba jadi sih cm bantat gt pa karena lupa dikasih BP atau ngocoknya kurang ngembang ya? soalnya ngocoknya pake hand blender gt,,kira-kira kenapa ya mba,,masalah rasa sih lumayan cuman ko bentuknya agak aneh gt..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Selfi, apakah semua instruksi dan resep sudah diikuti dengan seksama? Resep ini tidak hanya memakai baking powder tetapi juga menggunakan emlusifier, fungsinya untuk mengembangkan dan melembutkan cake. Bahan I harus dikocok hingga pekat dan kental, aduk perlahan tidak boleh terlalu kuat atau terlalu berlebihan. Menggunkan had mixer tidak masalah asalkan adonan I dikocok hingga benar2 kembang.

      Delete
  6. Mbak, kalo kue ini dipanggang bs ga? Thank u :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Teresa, bisa dipanggang kok Mba, pakai suhu 170'C dan panggang selama 40 menit.

      Delete
  7. mba,mau tanya apa bedanya mentega dgn margarine? jd binun nih mau bikinnya,tkt slh,hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Adis, mentega terbuat dari lemak hewani (susu hewan ternak) sehingga aroma dan rasanya lebih sedap, tapi mudah meleleh di suhu ruang. Margarine terbuat dari lemak tumbuhan (kelapa, kacang), aroma dan rasa tidak selezat mentega tetapi tidak mudah meleleh di suhu ruang. Perpaduan keduanya membuat cake menjadi lebih sedap dan lembut. Kalau nggak ada, pakai salah satunya gak papa kok ^_^

      Delete
  8. aq koq lebih suka brownies ketan hitam yg ini ya.. unik aja ada berpasirnya.. wkwkwk #organeh
    udah nyoba yg versi muffinnya, enak sih tp gak berpasir.. wakaakka
    klo yg versi cakenya mirip yg muffin apa yg ini mba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. halo mba Bella, yepp saya juga suka yang rada berpasir wakkakak. Jadi aneh ya rasanya. Kalau cake lebih mirip ini ya dibanding muffin.

      Delete

Heloooo! Terima kasih telah berkunjung di Just Try & Taste dan meluangkan waktu anda untuk menulis sepatah dua patah kata. Walau terkadang saya tidak selalu bisa membalas setiap komentar yang datang, namun saya senang sekali bisa menerima dan membacanya.

Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen anda dalam mencoba resep-resep yang saya tampilan. Semua komentar baik di posting lama maupun baru sangat saya nantikan. ^_^

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan di artikel karena saya menggunakan setting moderasi, namun jangan khawatir, begitu saya kembali ke laptop maka hal utama yang saya lakukan adalah mengecek dan mempublish komentar anda.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan. Jika anda ingin mendapatkan back link maka anda harus menggunakan OpenId atau Name + Url.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try & Taste. Untuk mengajukan pertanyaan dan komentar, anda juga bisa langsung email ke saya di endangindriani@justtryandtaste.com

Saya tunggu komentar, feedback, email dan sharing anda ya. Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Let's we try and taste! ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...