06 Juni 2011

Tips Sukses Membuat Cake


Tips Sukses Membuat Cake

Anda ingin memulai untuk mencoba membuat cake, cookies atau roti? Nah sebelum langsung terjun untuk membuatnya mungkin tips membuat cake yang saya ambil dari buku Resep Cake Istimewa Warisan Nila Chandra berikut ini bisa menjadi bahan referensi dan tambahan informasi yang anda perlukan. Beberapa tips saya tambahkan berdasarkan pengalaman sendiri dan berbagai sumber/literatur.

Tips Sukses Membuat Cake
Tips Sukses Membuat Cake
Loyang bongkar pasang untuk cheeseake & pie
Tips Sukses Membuat Cake
Aneka jenis loyang, searah jarum jam: persegi empat, tulban/cincin,
loyang sponge cake, loyang chiffon cake yang berkaki 

Tips membuat cake:
  1. Baca dan pelajari resep secara seksama sebelum mulai membuat
  2. Siapkan semua peralatan yang diperlukan seperti oven, spatula, timbangan, loyang, dll.
  3. Siapkan loyang sesuai petunjuk resep, misal harus disemir dengan margarine atau dialasi dengan kertas roti, baru disemir margarine atau dialasi tepung terigu.
  4. Gunakan loyang sesuai dengan jenis cake, kebutuhan dan petunjuk pada resep. Misal loyang tulban bercincin tengah umum untuk cake panggang yang agak tinggi karena memerlukan panas maksimal dan waktu memanggang yang lama. Loyang persegi empat atau bulat tinggi tanpa lubang di tengah umumnya untuk cake yang dikukus. Loyang bongkar pasang cincin tengah yang tinggi untuk chiffon cake atau sponge cake yang  saat dipanggang akan mengembang naik. Loyang bongkar pasang pendek bergerigi pada bagian tepinya untuk pie, atau loyang bongkar pasang bulat biasa untuk cheesecake. Loyang persegi panjang pendek atau tinggi untuk brownies atau loyang loaf/persegi panjang dan mengecil di bagian dasar untuk roti.
  5. Jika anda ragu dengan kerapatan loyang bongkar pasang anda maka alasi bagian dasar loyang dengan loyang lainnya yang memiliki ukuran sama entah berbentuk bulat atau persegi empat atau alasi bagian dasar loyang bongkar pasang dengan alumunium foil dan rapatkan alumunium foil menutupi bagian dasar loyang. Tujuannya agar adonan tidak meleleh keluar saat anda panggang misalnya saat membuat cheesecake. Loyang bongkar pasang dengan kunci di samping umumnya lebih aman karena rapat namun tentu saja harganya lebih mahal dibandingkan dengan loyang alumunium biasa.
  6. Timbanglah bahan dengan tepat. Pastikan setiap bahan yang dibutuhkan dalam resep terukur sesuai resep .
  7. Siapkan oven, panaskan oven minimal 15 menit sebelum cake dipanggang. Set suhu oven sesuai dengan instruksi di resep
  8. Ayaklah bahan-bahan kering seperti tepung, gula halus, garam, baking powder dan semua bahan yang berbentuk bubuk agar bersih dari kotoran. Selain itu mengayak berfungsi untuk memasukkan udara sehingga tekstur kue lembut dan terigu tidak menggumpal. Sebaiknya tepung dan bahan-bahan kering ini diayak langsung saat hendak memasukkannya ke dalam adonan, supaya tepung dalam kondisi benar-benar remah. Mengayak tepung dan kemudian menyimpannya kembali berhari-hari akan membuat tepung kembali menggumpal dan lembab. Jika anda membeli tepung terigu dari pasar tradisional dimana si penjual menyimpan terigu dalam karung kain maka sebaiknya sangrai sebentar tepung terigu di wajan agar kelembabannya hilang.
  9. Gunakan mentega, margarine, telur dalam suhu ruangan, jangan yang baru dikeluarkan dari lemari es. Perlu diketahui, telur yang baru dikeluarkan dari lemari es tidak akan mengembang maksimal saat dikocok karena putih telur cenderung lebih kental.
  10. Jika memakai buah-buahan kering dan manisan seperti ceri (cherry) maka cucilah terlebih dahulu dengan air hangat untuk menghilangkan lapisan sirupnya dan keringkan dengan lap. Untuk kismis ada baiknya dibedaki dulu dengan tepung terigu tipis saja, agar tersebar merata dalam cake dan tidak tenggelam di dasar.
  11. Mengocok putih telur tidak boleh tercampur dengan air, minyak, mentega, kuning telur atau tepung, walau sedikit sekalipun karena akan membuat putih telur tidak mau mengembang dan kaku. Sewaktu mengocok putih telur pastikan wadah bersih dari kotoran dan minyak, untuk itu sebaiknya cuci wadah dengan air panas dan lap hingga kering benar. Jangan menggunakan putih telur yang telah mencair lagi, kocok lagi hingga kaku dan campur dengan segera pada adonan.
  12. Saat mencampur tepung terigu atau putih telur yang telah dikocok ke dalam adonan, gunakan spatula. Jika diaduk menggunakan mikser udara yang ada di dalam adonan ketika pengocokan sebelumnya akan menguap, hal ini menyebabkan kue tidak bisa mengembang dengan sempurna.
  13. Pangganglah cake dengan suhu sesuai instruksi pada resep. Pakailah selalu oven panas untuk memanggang cake. Pastikan suhunya tetap sesuai pada resep. Oven yang terlalu panas akan menyebabkan cake cepat gosong di luar tetapi mentah di dalam dan cake menjadi bantat. Oven yang kurang panas akan menyebabkan cake tidak bertekstur dan tenggelam. Pakailah rak yang ada di tengah oven agar penyebaran panas merata.
  14. Cake yang tebal jangan dipanggang dengan suhu oven yang terlalu tinggi karena permukaan cake akan cepat gosong sementara bagian tengah cake belum matang. Cake yang tebal untuk mematangkannya secara menyeluruh memerlukan waktu yang agak lama jadi sebaiknya gunakan suhu sedang 150-175'C . Cake dengan loyang persegi empat yang tinggi akan lambat matang dibandingkan dengan menggunakan loyang tulban atau cincin. Sebaiknya hindari memanggang cake menggunakan loyang persegi empat yang tinggi seperti ini, kecuali jika volume adonan tidak banyak dan cake tidak terlalu tinggi. Sebaliknya cake-cake yang dikukus cocok dengan loyang seperti ini, contohnya brownies kukus.
  15. Sebaiknya jangan buka pintu oven selama 25 menit yang pertama dan jangan sering dibuka atau membiarkannya terlalu lama terbuka untuk mencegah cake tenggelam dan turun. Buka dan tutup pintu oven dengan hati-hati.
  16. Untuk mencek apakah cake sudah matang, tusuk dengan lidi atau tusuk sate, jika pada tusuk sate tersebut tampak licin maka tidak ada adonan cake yang tertinggal maka cake telah matang.
  17. Sesudah dikeluarkan dari oven biarkan cake sejenak pada loyangnya, agar cake lepas sendiri dari loyangnya dan memudahkan kita untuk mengeluarkannya.
Okeh, selamat membuat cake ya.

Sources:
Buku Resep Cake Istimewa Warisan Nila Chandra oleh Joyce Aswan
Berbagai sumber dan pengalaman pribadi.
Foto demo membuat cake saat kursus NCC (Natural Cooking Club)



115 komentar:

  1. mba, kalau menggunakan loyang kaca pyrex untuk memanggang cake bisa ngga ya? kebetulan saya nggak punya loyang alumunium. saya pernah coba manggang cake dengan loyang kaca hasilnya jadi kurang matang. apa memang harus loyang alumunium ya mba?
    makasih jawabannya mba :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba, bisa kok, pakai api atas bawah ya, saya juga sering pakai pyrex hasil oke2 saja tuh.

      Hapus
    2. Permisi mba...kalo chiffon pandan menggunakan api bawah atas atau bawah saja...tq

      Hapus
  2. mbak endang, saya sering masak cake
    tapi setelah beberapa jam keluar dr oven (setelah cake dingin) maka permukaannya menjadi basah dan lengket
    apa sih penyebabnya mbak?
    mohon pencerahannya, terima kasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba, saya selalu memanggang cake menggunakan api atas bawah dan memastikan bagian dalam cake dan permukaann cake benar-benar matang dan kering. Mungkin permukaan cake belum terlalu kering saat cake keluar oven sehingga menjadi basah kala dingin.

      Hapus
    2. Semua jenis cake menggunakan api atas bawah mba? Walopun keterangannya di resep menggunakan api bawah?

      Hapus
    3. hai mba nova, kalau saya pribadi selalu pakai api atas bawah ya, kalau instruksinya minta api bawah ikuti resep saja ya.

      Hapus
    4. Mbak kenapa saya menggunakan api atas bawah jadi lebih lama matengnya ketimbang api bawah dulu baru api atas tapi saya pengen cake saya warnanya coklat permukaannya
      Mohon sarannya mbak

      Hapus
  3. terima kasih atas pencerahannya mbak endang, insya allah akan saya praktekan segera :)

    BalasHapus
  4. thanxxx ya mba....nambah ilmu aku nih....

    BalasHapus
  5. hallo Mbak Endang..
    Mbak, mau tanya..bedanya loyang bongkar pasang dengan yang tidak apa ya? kalo misal mau bikin cheescake apakah bisa pakai loyang biasa? terima kasih..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Keylaa, beda ya, loyang bongkar pasang bagian bawahnya bisa dilepas, jadi saat cake matang untuk mengeluarkannya gak perlu dibalik supaya permukaan cake tetap bagus. Untuk cheesecake harus pakai bongkar pasang Mba, tekstur CC lembek dan gak boleh dibalik saat mengeluarkannya.

      Hapus
  6. Hai mba endang...
    Saya kmrn sudah beli loyang bongkar pasang bundar utk buat CC... saya mau tanya mba... utk bawah loyang apa perlu di alas kertas roti spt pada saat kits buat kue lainnya? Lalu bagaimana cara mengeluarkan CC tsb mba? Setelah sampingnya dilepas... cara angkat dari alasnya spy cake masi bagus gmn mba?
    Satu lagi mba...loyang chiffon yg berkaki itu... mau tanya jg angkat chiffon nya spy ga rusak hehe

    Sorry ya mba tanya kaya gini ehhehe hbsny ga pengalaman pake loyang bongkar pasang

    Tks

    Juna

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Juna, yep saya biasanya tetap alasi dengan kertas baking supaya cake gak nempel di dasar loyang. Untuk melepaskannya, cukup lepaskan pengait, renggangkan dan tarik bagian tepi loyang keatas hati2 supaya cake tidak rusak. Bagian dasar loyang biasanya diikutkan ke piring hidang supaya cake gak hancur, atau kalau mau dipidah ke kotak, pakai pisau tipis yang dijalankan dibawah kertas baking. kalau pakai kertas baking lebih mudah melepaskan cake dr dasar loyang.

      untuk chiffon, bagian tepi cake harus dilepaskan dengan pisau yang digerakkan sepanjang tepian dan tengahnya. Memang agak sedikit rusak tapi memang itu caranya. Dasar loyang chiffon jangan di beri kertas baking, jadi memang cakenya akan menempel di dasar loyang, pakai pisau buat melepasnya.

      Hapus
    2. hai mba endang...tks ya buat pencerahannya..hehehe
      aku jadi tau bagaimangna cara keluarinnya...dari kmrn searching caranya ga nemu..wkwkwkwk
      oh ya mba endang..aku mau tanya mba endang ada artikel seputar fondant ga yah? aku mau bikin birthday cake buat si kecil..^^
      oh ya mba satu lagi...aku kmrn beli whipped cream "rosella" 1liter..aku pikir lebih ekonomis..eh pas nyampe rumah baru baca ternyata cuma tahan 3hari setelah dibuka... jadi kelabakan deh skrg..kira2 sisa whipped cream enaknya diapain ya mba? selain bikin cream cheese...hahaha soalnya itu ga memungkinkan utk dibikin disini..krn air disini kurang bagus...

      oh ya aku juga mau sharing...akhirnya aku datang ke TItan...^^ penasaran dgn TBK yg sering mba kunjungi itu..lengkap yaa... aku kesana ga inget pulang...hahaha klo bukan si kecil uda bosan n rewel minta pulang mungkin aku bisa disana terus..wkwkwk

      Hapus
    3. Hai Mba Junaria, saya belum pernah buat fondant, untuk cake decorating saya memang tidak terlalu berminat kesana ya, karena skill cethek banget hehheh.

      nah whipped cream ini saya juga suka kesusahan karena roselle tahan 3 hari saja setelah dibuka, saya biasanya pakai yang non dairy cream superti Avoset, supaya bisa dibekukan. Biasanya cream saya tuang ke tupperware dan bekukan di freezer, kalau mau dipakai tinggal sendok seperluya saja. untuk roselle termasuk cream dairy, saya kurang tahu bisa dibekukan atau nggak, belum pernah coba.

      Hapus
    4. Hai Mba Endang, maap masuk dalam percakapan ini.. saya ingin menanyakan apakah non dairy whipphed cream bisa di bisa di gunakan sebagai filling dan lapisan untuk fondant? apabila bisa apakah akan tahan lama? tq apabila tidak merepotkan bisakah di balas ke email saya juga devinadominika@gmail.com terima kasih

      Hapus
    5. hai mba, sayangnya saya tdk pernah membuat fondant ya, tapi untuk filing bs digunakn, saya justru lebih suka pakai non dairy untuk frosting karena tidak mudah meleleh. saya jawab disini saja yaaaa

      Hapus
  7. Ass,,makasih BGT atas infonya nee,,emang lagi nyari ini ^.^ .. Salam kenal ya mbak,,izin liat2 blognya ya #gonna love it °\(^▿^)/°

    -umihanun-

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Umi, salam kenal ya, dan moga suka dengan resep2nya yaaa

      Hapus
    2. Mau tanya apa bikin bolu dioven listrik tetap harus pke loyang gak

      Hapus
    3. pakai loyang Mba, ntar wadahnya dimana? oven listrik cuman sarana memanggang.

      Hapus
  8. Salam kenal mba endang....
    Wah....gara2 ga sengaja nemu blog ini saya jd tertarik untuk bikin kue mba. Oh ya mba saya mau tanya nih, di bbrp resep cake suka tercantum emulsifier/baking powder. Bisa di skip ga mba penggunaannya? Adakah bahan pengganti alami yg bs menggantikan fungsi si emulsifier itu? Thanks ya mba atas jawabannya.

    - fitri-

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Fitri, salam kenal ya. Tidak ada pegganti untuk bahan pengembang dan emulsi ya, sifat bahan ini untuk mengembangkan adonan. Kalau mau skip, mba harus pakai resep2 yang meminta telur dikocok sampai kembang. Kalau hanya aduk2 saja, gak akan kembang tanpa BP/BS ya

      Hapus
  9. Hy mbaa, sy msh bingung kapan hrs menggunakan api atas, api bawah dan atas bawah...
    U/ roll cale?
    U/ cookies?
    U/ cake sprti sponge, cheese cake, dll?

    Thank You, Mbaaa ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba, saya selalu pakai api atas bawah untuk semua cake yang saya buat ya. Pengalaman pakai salah satu api gagal hiiks,

      teapi ada juga yang bilang pakai salah satu api saja, cuman saya belum pernah coba ya

      Hapus
  10. Mba klo misal kita mau coba buat kue 1/2 resep dari resep aslinya nah yg saya tanyakan apakah waktu nya juga 1/2 juga?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waktu tergantung dari tebal tipisnya cake mba, makin tebal maka waktunya makin lama ya.

      Hapus
  11. Assalamu'alaikum, salam kenal mba endang....senang bisa ketemu blog ini...

    BalasHapus
    Balasan
    1. walaikumsalam mba, salam kenal juga ya, thanks sudah menyukai blog JTT

      Hapus
  12. Mba saya kalau buat kue kukus kok selalu bagian tengahnya masih belum mateng padahal sudah di tes tusuk juga ok mba,bagian tepi juga dh kering mba,step stepnya udah sama persis di resep,kenapa ya mba?saya masih awam banget mba Osama buat kue.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba yenci, wah saya juga bingung ya mba, kalau semua step sudah benar dan cake matang maka bagian tengahnya seharunya gak terlalu basah. mungkin api kompor terlalu besar ya, coba next time dikukus dengan api kecil agak lama.

      Hapus
    2. Haiii Mba Yenci, dan Mba endang.. trims ya Mba endang buat blog nya yang sangat bermanfaat untuk awam seperti kami, semoga berkah ilmunya, amin. Mungkin sedikit share apa yang saya tau, kalo mengukus adonan, dan tengahnya tidak matang, penyebabnya adalah "ketebalan" adonan, cara menyiasatinya, untuk adonan bronis 1 loyang penuh misalnya, masukkan sepertiga adonan, kukus 15 menit, sepertiga berikutnya kukus lagi 15 menit, dan sepertiga terakhir kukus sampai matang.. demikian seterusnya.. insya Allah matang dalamnya ,, :)

      Hapus
    3. Thanks ya sharingya, sangat bermanfaat bagi pembaca lainnya, suskes yaa

      Hapus
  13. Mba, gambar cake yang diberi ganache cokelat itu cake apa ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. cake coklat biasa ya, nggak ada yang istimewa

      Hapus
    2. Tidak, apapun masakan di tangan Mba Endang, pasti istimewa :)
      Btw, profil pic Mba Endang itu di mana? Bagus banget :D

      Hapus
    3. wah thanks, wakakka, tapi ini benar2 cake biasa banget heheheh.

      pic waktu di gothenberg, swedia ya.

      Hapus
  14. Maaff kakk tdi aku gasengaja pke account google ya papakuu(ROCK BALIKPAPAN), inii akuuu Eve gracielle kilapong, salam kenall kakk, maaf baruu pertama comment disiniii, jdii msih gangertii������

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo mba Eve, komen dimana ya yang pakai account papanya? salam kenal ya

      Hapus
  15. Mbak endang, kalau kuning dan putih telurnya dikocok terpisah. Mana yg harus dikocok terlebih dahulu ? Kebetulan whisker miksernya cuma satu set...
    Terima kasih sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya biasanya kocok adonan dr kuning telur dulu, putih telurnya nanti karena kocokan putih telur jika didiamlan terlalu lama akan berair

      Hapus
  16. Mbak salam kenal ya. Mau minta pencerahan dari mbak nih...saya buat sponge cake kenapa ya koq bagian atasnya ada puncaknya seperti volcano gitu, retak di bagian yg ada puncaknya itu dan di bagian yg tinggi itu tidak matang tapi yg dipinggir volcanonya sudah agak gosong. Setelah dingin volcanonya itu turun tapi tetap tdk matang.kira2 kenapa ya mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Shenny, membentuk puncak biasanya trjadi ketika suhu oven ekstrim/terlalu tinggi, atau loyang terlalu kecil. Ada tips untuk membuat permukaan cake level yaitu dengan menutup sisi loyang dengan selembar kain handuk basah. Hanya sisi loyang saja ya, jadi kalau ada kain handuk bekas yang udah jelek bs dipotong setinggi ukuran loyang misal 10 cm, dibuat panjang dan diikat melingkar disekeliling loyang dan disemat dengan peniti. Handuknya harus lembab ya,

      Hapus
  17. salam kenal mba Endang, mau tanya kalau loyang bongkar pasang apa ga mluber keluar dari bawah ya, takutnya adonannya keluar dari bawah... apakah musti pakai kertas roti juga kah mba endang untuk melapisi loyang yang bongkar pasang itu, mohon petunjuk

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal mba,

      tergantung loyang dan adonannya, kalau loyang chiffon yang kokoh dan adonan pekat gak bocor ya. tapi kalau loyangnya tipis dari alumunium biasnya suka keluar dikit.

      kalau mau bikin JCC dengan teknik au bain marie (direndam air) maka bagian bawah loyang harus dibungkus foil supaya gak merembes.

      untuk chiffon loyang tidak boleh di lapis kerts roti atau diolesi apapun, kalau cake lain boleh2 saja ya

      Hapus
  18. Salam kenal mbak....sy mau tny knp kdg cake saya lengket kl di gigit kl sudah dingin n permukaan ataz lengket n nempel...lalu lapis surabaya ku 1 loyang ciut tp 2 loyang cm turun stlh keluar dr oven apa yg salah ya....tp lembut banget n uda dingin jd lengket di gigitnya..tq mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. hi mba Lena, banyak faktor mb. bs karena over mixing saat mengocok adonan. kalau menciut biasanya karena terlalu panas oven dan terlalu lama dipanggang. Basah permukaan sebaiknya pakai api atas dan bawah

      Hapus
  19. Mbak...maaf kalo pertanyaannya norak nih. Saya mau tanya gimana caranya ngalasin kertas roti untuk loyang bulat? Saya coba berkali2 tapi ngga pernah bisa rapi. Apa hrus dicetak dulu kertasnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kertas harus dicetak dengan lingkaran yang sama dengan lingkar loyang ya, dan kalau lubang tengah maka kertas harus dilubangi bagian tengahnya.

      Hapus
  20. Halo Mbak Endang.. saya baru pertama kali membeli oven dan pilihan jatuh kepada otang karena di toko hanya ada itu. Yang saya bingung pada atas oven ada lubang hawa. Itu fungsinya untuk apa ya? Cake yang saya panggang setelah dia kembang begitu lubang hawa saya buka kok jadi kempes dan mengecil ya? Padahal niat saya spya permukaan cake kering (karena di buku panduan tertulis sperti itu). Bisa bantu gak Mbak sebaiknya apa yang harus saya lakukan dengan si lubang hawa?? Udah punya oven malah gagal bikin kue :'( Makasi Mbak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo mba Wulan, ada pembaca JTT pernah share ketika membuat roti, lubang hawa dibuka ketika roti sudah hampir matang hanya untuk membuat permukaan roti kecoklatan. Umumnya roti yang dipanggang dengan otang permukaannya gak mau coklat karena api hanya dr bawah. Untuk cake saran saya lubang hawa jangan dibuka karena suhu di oven akan kurang panas untuk menaikkan adonan.

      Hapus
  21. Mbak.. mau tanya.. kalau sifoon boleh buatnya pakai baking pan kompor gak yaa mbak?

    BalasHapus
  22. Mbak saya mau tanya. Kebetulan otrik saya ukurannya kecil. Hanya memanggang 1 loyang saja. Kalau misalnya saya mau bikin cake yang adonannya saya bagi dua dan bergantian memanggangnya. Apakah adonan cake bs menunggu? Kalau bs berapa lama ya maksimal waktu tunggunya? Saya pernah baca menambahkan bpda bs membuat adonan cake menunggu. Tp saya ragu, barapa lama waktu tunggunya. Terimakasih sebelum dan sesudahnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba tifa, bs menunggu kalau pakai BPDA, cukup lama kok waktu tunggunya. Sampai cake pertama matang adonan masih tetap mengembang baik

      Hapus
  23. Mbak Endang mw tanya saya tiap bikin cake g pernah ngembang sbnarnya tehnik saat mixer telur n gula tu brapa mnit?dan saat mencampurkan sp atau bp bersamaan dgn telur atau brsamaan dgn terigu kmudian saat mncampur terigu dan margarin tu di mixer atau di aduk pake spatula aja?soalnya slama ni saya mixer dan g mau ngembang knpa ya?prnah pas di oven mngmbang pas dibuka ovennya lgsg kempes.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba Ika, banyak faktor Mba, dan waktu mengocok tdk bs saya tentukan karena beda mikser bs beda waktunya. Saran saya hanya melihat tekstur dan penampakan adonan saja.

      SP & ovalet sebaiknya kocok bersama telur, prinsipnya bahan basah dicampur bersama bahan basah dan bahan kering dengan bahan kering baru bahan kering masuk ke bahan basah.

      pakai BP double acting kalau susah ngembag ya.

      Hapus
  24. Siang mbak endang, maaf mbak ganggu waktunya... saya kemarin bikin marble cake kok bawahnya kayak ga mateng padahal saya buat sesuai resep dan panggang nya juga sesuai resep 190c selama 30 menit atasnya bagus mateng tp bawahnya enggak...pakai api atas bawah.. kenapa ya mbak?? Apa gara2 saya olesin loyang nya dengan butter..mohon bantuannya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba Evi, banyak faktor mba, bs karena oven terlalu panas sehingga permukaan kue sudah matang tp bawah belum atau kue terlalu tebal (loyang terlalu kecil dan tinggi).

      Saya biasanya klau pakai oven listrik hanya pakai suhu 170'C dan loyang cake saya letakkan diatas loyang kue kering yang lebar supaya panas stabil dan matang lebih maksimal dan merata.

      kalau pakai oven gas, saya hanya pakai api bawah saja, karena biasanya oven gas lebih panas suhunya.

      Hapus
    2. Mau tanya mba, kalau biasanya saya panggang cake cepat gosong diatas kalau saya balik kasih loyang kue kering nggak pa pa yha mba...pdhl sebelumnya sdh sesuai instruksi n pake api atas bawah

      Hapus
    3. Hai Mba, kalau oven pendek letakkan rak pemanggang dibagian bawah, alas dasar rak dengan loyang kue kering, kalau atas sudah gosong tutup dengan alumunium foil, tapi jangan lakukan kalau chiffon karena bs turun cakenya

      Hapus
    4. Terimakasih mbak endang atas responnya, sangat bermanfaat sekali, saya mau tanya sekali lagi boleh yha mbak. sebaiknya kalau baking cookies atau cake oven haruskah dipanaskan terlebih dulu, dengan pengalaman bikin lemon cake kemarin saya masukkan adonan cake kok cepat gosong permukaan, cepat sekali. apa mungkin sebabnya karena dekat dengan api atas itu atau salah satunya karena dipanaskan oven terlebih dulu.terimakasih sebelumnya

      Hapus
    5. oven harus panas mba, ketika kue/cake masuk sudah langsung terpanggang dengan suhu yang diminta di resep. Mudah gosong permukaannya karena terlalu dekat api atas

      Hapus
  25. Siang mbak Endang, salam kenal. Lebaran tahun ini sy coba buat kue kering sendiri, sagu keju, nastar dan kaastengels resep mbak and it works, thanks ��

    Btw saya mau tanya, sy ada beli buku resep kue tanpa mixer cake greentea kurma, sy sdh ikutin setiap langkah nya, tp hasilnya cake bantat. Di resep dijelaskan semua bahan (tepung, green tea, mentega, telur,dll) langsung dicampur jadi satu dan diaduk sampai menyatu, apakah itu penyebab cake manjadi bantat? Sy bingung mbak, udh 2X coba tetep bantat padahal sdh ikutin sesuai resep. Terima kasih sebelumnya ya mbak Endang

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba anisa, salam kenal dan thanks ya sudah menggunakan resep JTT untuk hidangan lebaran.

      memang ada jenis sponge cake yang semua bahan langsung diaduk, contohnya resep sponge cake ini:
      http://www.justtryandtaste.com/2014/12/simple-basic-sponge-cake-dalam-10-menit.html

      kalau pakai cara ini adonan gak boleh over mixing, dan pakai BP double acting ya

      Hapus
  26. Mbak mau minta tipsnya supaya potongan keju tidak tenggelam didasar cake bagaimana ya, thx sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. taburi di detik terakhir ketika kue akan dipanggang atau dikukus mba, jangan ketika adonan masih nuggu keju sudah ditaburkan.

      Hapus
  27. Slmt malam mbak .mhn pencerahannya, setiap bikin chiffon cheese cake setelah dingin kok bagian bawah hmpr setengah bagian terasa basah... knp & bgmn solusinya...terimakash...

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba susi,

      ada 2 faktor:
      1. bagian dasar loyang bongkar pasang kurang rapat sehingga uap air dr bawah merembes
      2. kukusan kecil sehingga air ketika mendidih naik ke atas sarangan dan meresap ke dalam loyang

      untuk mengatasinya bs dengan membungkus dasar loyang dengan alumunium foil

      Hapus
  28. Halo mba.salam kenal.ak mau tnya dunk.msh newbie bgt dlm baking2. Pgn tny mba,klo buat cake ato bolu gt cara nentuin api atas bawah oven tuh gmn ya?misalnya dlm resep tulisnya 30menit.nah pertama panggangnya api atas bawah lgsg atau bawah dl nanti br atas? Makasih ya mba.

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal mba, pengalaman saya kalau pakai oven listrik saya pakai api atas bawah sekaligus langsung berbarengan, kalau pakai oven gas saya pakai api bawah saja tidak pernah api atas.

      Hapus
    2. Salam kenal Mba Endang. saya yuda, pemakai otrik 20 liter dan rencana beli oven gas biar ga begadang semalaman pas terima order. kalau pakai otrik kan gampang mba, cake / brownies / muffin taruh di rak tengah, set api atas + bawah, bisa ditinggal dan beres matangnya. nah kl pakai oven gas mba bilang api bawah aja, trus adonan ditaruh di rak atas / bawah? apa setelahnya perlu finishing dengan api atas supaya permukaannya bisa kecoklatan emas (atau mekar untuk muffin) seperti pakai oven listrik? kalau iya, harus berapa lama dan posisi loyang di rak atas/bawah? Terima kasih.

      Hapus
    3. salam kenal ya, so far pengalaman saya pakai oven gas saya hanya pakai api bawah saja dan hasilnya sama dengan otrik api atas bawah. Oven gas pengapiannya ada didalam oven sehingga suhunya sangat panas, pakai api atas hanya untuk grill ayam saja, kalau cake akan gosong permukaannnya.

      Hapus
    4. salam kenal mb, saya senang baca blog jtt karena informasi yang diberikan sangat detail, yang ingin saya tanyakan pada saat saya panggang dengan api atas bawah ternyata bagian atas cepat gosong, solusinya bagaimana ? apakah boleh di set beda suhu api atas dan bawah ? atau api bawah dulu beberapa saat baru gunakan api atas bawah ? terima kasih

      Hapus
    5. salam kenal Mba, kalau pakai oven listrik saya selalu pakai api atas bawah, kecuali oven gas baru saya pakai bawah saja. Krn oven saya pendek jadi saya letakkan pemanggang didasar oven, bagian bawah saya letakkan selapis loyang tipis datar untuk memanggang kue kering. Dengan cara ini bagian bawah cake tdk mudah gosong dan permukaan cake jauh dari api atas.

      Hapus
  29. Salam kenal mba Endang ... aku buat sponge cake ... tapi setelah matang tengahnya agak kempes kpn ya mba ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba waty, banyak faktor mba, bs karena kurang maksimal memgocok, terlalu banyak diaduk, atau kurang matang sempurna

      Hapus
  30. Salam knal mba endang, sya prnah bkin cake dr setengah resep, di resepnya di oven slama 45 menit suhu 170, krna sya pke stengah resep jd sya ovennya 35 mnit suhu 170, pke api atas bawah, tp koq permukaan atasnya kering bgt smpe garing, bgian bawah sih mulus, swaktu di oven permukaannya naik smpe belah, waktu dikeluarin dr oven langsung kmpes,,
    Oia sya pke oven listrik,, kira apa yg salah y mba?? Apa hrs pke api bawah dulu biar permukaannya gk kering duluan atau gmna y?
    mohon pencerahannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mas Dede, beda oven terkadang bs beda suhunya, dan pnjang pendeknya oven juga mempengaruhi letak loyang. Oven saya pendek jadi saya selalu letakkan di rak palig bawah dan bagian dasar loyang cake saya berikan 2 lapis loyang tipis datar untuk memanggang kue kering. dengan cara ini suhu stabil dan cake tdk mudah gosong dr bawah serta mampu matang merata. saya pakai api atas bawah. menurut saya tolong adjust waktu dan suhu memanggang dengan oven masing2, harus trial error sendiri untuk menemukan letak dan suhu terbaik untuk cake.

      Hapus
  31. Assalamualaikum, Mba Endang, terima kasih atas ilmu2 yang Mbak bagikan secara cuma-cuma kepada kami, blog Mba ini sudah membantu banyak wanita di dapur loh ^^
    Mba, sy lumayan hobi nih bikin cake, sy cenderung lebih mementingkan rasa daripada penampilan, makanya sy ga terlalu tertarik buat pake fondant.
    Tahun lalu ade kecil sy minta dibuatkan cake bentuk hello kitty dan akhirnya sy nyoba pake fondant yg dibeli di toko bahan kue di Bandung. Bentuknya sih oke, tapi rasanyaa.. aneh banget mbak, eneg, terlalu manis, tambahlagi gara2 dipadukan sedikit buttercream yang manis juga, dengan selai stroberry dan spongecake, berminggu2 kue di kulkas ga ada yg makan :(
    beberapa bulan kemudian sy beli cupcake di Harvest yg pake Fondant juga, dan ternyata enak banget ya Mba, kalo Fondant yg biasa dijual rasanya terlalu manis atau ada sedikit aroma permen karet, fondant di Harvest ini agak gurih dan ga terlalu manis (ada rasa-rasa kaya bubuk susu Dancow gitu Mbak), sy tertarik buat bikin fondant sendiri tapi belum nemu resep yg cocok Mba
    Barangkali mba mau rekomendasikan resep Fondant yg rasanya enak, baik link ke web yg mba percaya atau resep yg mba coba sendiri mungkin, haha, sy bakal sangat terbantu Mbak, rencananya sy mau buat cupcake buat souvenir wisuda temen2, terima kasih sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Nida, thanks sharingnya ya, sayangnya saya tidak pernah menggunakan fondant dan belum berniat untuk mencobanya hahhaha, ribet dan gak ada waktu untuk dekor mba. Jadi mungkin bisa cek ke you tube saja, keknya mereka banyak video membuat fondant yang oke ya.

      salam

      Hapus
  32. Mbak Endang, klo sy bikin cupcake seringkali tekstur atasnya berlubang. Knp ya mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. mungkin suhunya terlalu tinggi mba, saya blm pernah pengalaman berlbang hehhee

      Hapus
  33. Mlm mb ... sy ijin bertanya blhkah memanggang spongecake dgn cara panggang tumpuk? Satu d rak bawah satunya di rak tengah? Mhon pencerahannya .. oven sy kecil sy pk oven listrik.. trima ksh...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setahu saya, oven pendek speerti ini tdk maksimal jika dipakai membuat cake sekaligus 2 susun, cake atas mudah gosong karena api atas yang terlalu dekat dan cake bawah kurang mendapat panas maksimal. Saya tdk pernah pakai 2 susun.

      Hapus
  34. Mb endang pagi...trima ksh sgt infonya..mau tnya lg mb sy kdg klo adukbalik butter leleh k adonan suka msh ada cairan yg susah nympur d bag bawah nah itu bskah pk pancingan??jd misal sy ambl sedikit adonan campur d butter leleh bru dmsukkan k adonan utamanya bolehkah?trima ksih sgt sblmnya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai mba, yep bs ya, campur dikit adonan dnegan mentega, aduk baru diaduk dengan sisa adonan lainnya ya.

      Hapus
  35. Mlm mba,,salam kenal
    Mau tanya mba,,,klo yg resep cake pandannya itu santan diganti susu & minyak diganti mentega/margarin bisa gak ya???
    Sama otrik tutup bagian atasnya itu emang gak terlalu rapat ya???
    Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba, salam kenal juga ya. Cairan bs diganti apapun mba, susu, santan, air, oke ya. Begitu juga dengan mentega bs diiganti margarine atau minyak.

      otrik saya tutupnya dr samping mba, kaya microwave bukan atas.

      Hapus
  36. Malam,Mbak Endang..
    Salam kenal..saya Cella..
    Ada yg mau saya tanyakan sore td saya membuat cake tape keju yg resep nya dr IG mbak tintin tp katanya resepnya dr Mbak Endang JTT..
    Yg mw saya tanyakan cake saya di tengahnya memang blm matang.. saya pke loyang tulban nya signora memang loyang nya tebal apakah ngaruh kesna jd tdk matang?
    Krn saya sdh mengikuti petunjuk pemanngangan dgn api 180 dan 50 menit tp bagian tengah tdk matang.. jd penasaran.. apakah saya bs menaikan suhu oven pd api bwh?
    Krn sprt Mbak Endang blg di atas bagian atas kue nya sdh menguning & matang tp bagian tengah begitu di buka loyang nya msh cair..
    Sedih rasanya..
    Btw saya memang msh pemula dlm baking.. jd bnr2 butuh petunjuk para ahli 😁
    Terima kasih bnyk..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Malam Mba Cella, salam kenal juga ya.

      Beda oven dan tebal tipis loyang maka beda waktu pemanggangannya juga. Jangan berpatokan pada waktu memanggang di resep secara plek jiplek, tapi lihat kondisi cake dan tes dengan lidi, kalau ditusuk tengahnya masih basah lanjut memangang.

      suhu memanggang cake sekitar 170'C, waktu bs beda2 kalau 50 menit dites belum matang ya tambah, saya tidak pernah melihat waktu di resep karena beda oven bs beda waktu memanggang.

      Makin tebal loyang tentu saja makin lama waktunya tapi cake akan mengembang perlahan dan tidak mudah gosong.

      salam

      Hapus
  37. Mba endang, kenapa saya kalo bikin cake yg dipisah pengocokan telurnya ( kuning & putih dipisah) bagian bawahnya selalu ada lapisan kuning tebal itu ya? Pdhl cake ini tanpa margarin/butter.. mohon pencerahannya ^^ makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. biasanya karena proses mengaduknya gak rata mba sehingga adonan kuning tlur yang lebih berat mengendap

      Hapus
  38. Mbak salam kenal. Untuk resep sponge cake panggang apabila akan dibuat dgn tekhnik kukus menteganya dikurangi berapa persen ya Mbak? Dan kalau sebaliknya dr resep sponge cake kukus akan dibuat sponge cake panggang menteganya ditambah berapa persen? Mohon pencerahannya Mbak. Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal Mba Lingga, waduh mba, kudu dicoba2, tidak harus bertambah atau berkurang juga. terkadang saya tidak modif sama sekali mba.

      Hapus
  39. Salam kenal mba endang..saya mau tanya,ada resep bilang kenarinya ditaburkan saat cake ada kulitnya.itu makaudnya bagaimana ya,? Apa saat di oben dibuka lalu ditaburkan kenari?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal Mba, saya biasanya tabur ketika adonan sudah didalam loyang dan akan masuk ke oven Mba. Jadi ditaurkan saja ke permukaan cake, tidak menunggu cake setengah matang.

      Hapus
  40. Salam kenal Mbak Endang.. waktu bikin cake sdh sesuai suhu dan waktunya. Rasa sudah cocok. Tidak bantat. Over all oke. Yg mau saya tanyakan, bagian atasnya selalu menggembung dan retak.ga bisa flat. Kenapa ya? Thank you before..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba, banyak faktor: suhu oven terlalu panas atau loyang terlalu kecil.

      Hapus
  41. Setiap bikin cake atau bolu selalu aja permukaannya kering walaupun udah pake suhu 150-160 dercel.
    Apa karena pakai api atas bawah yaa mbak?
    Pengen deh tekstur cake-nya kayak cake yg dimasak di oven tangkring , permukaannya agak2 basah gitu.
    Bisa gak yaa pakai oven listrik tapi permukaan cakenya agak basah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo, mungkin ovennya pendek jadinya api atas terlalu dekat dengan permukaan adonan kue. Otrik saya juga pendek, saya pakai api atas bawah, tapi rak pemanggang saya letakkan didasar oven jadi permukaan cake agak jauh dr api atas. Dasar rak saya taruh selapis loyang agar bagian bawah loyang cake gak terlalu panas.

      Hapus
    2. Bisa jadi mbak.
      Otrik saya pake merk kirin yg 19 L itu.
      Saya selalu pakai pemanggang atas bawah, letakin cake-nya kadang di rak tengah kadang di rak bawah, tapi semuanya hasilnya permukaan cake kering malah gak jarang gosong wkwkwkwk...

      Hapus
  42. Halo mb Endang, terima kasih inforrmasi dan tipsnya yang amat sangat membantu, terutama bagi pemula seperti saya. 🙏

    BalasHapus
  43. Halo Mba Endang salam kenal.. untuk penggunaan otrik suhu atas bawahnya apakah harus sama atau suhu bawah lebih tinggi daripada suhu atas atau bagaimana perbandingannya. Saya newbie di dunia baking, dua kali buat sifon cake kok kulit luarnya tidak bisa coklat meskipun dalamnya sudah matang. Percobaan pertama pakai api bawah saja sesuai suhu petunjuk di resep. Waktunya juga sudah saya tambahkan melebihi petunjuk tapi tetap tidak bisa kecoklatan permukaannya. Percobaan ke dua saya hanya pakai api bawah diawal kemudian saat cake sudah terlihat mengembang saya tambahkan api atas tapi cake justru kempes dan bantat. Warna permukaannya pun tetap tidak bisa kecoklatan. Mohon petunjuknya Mba,terimakasih sekali sebelumnya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo Mba, salam kenal ya. Saya pakai otrik suhu api atas bawah sama Mba, karena memang otrik saya tdk bs diset suhunya berbeda. Pengalaman saya pakai otrik, selalu pakai api atas bawah secara sekaligus, membuat cake mengembang maksimal dan warnanya kecoklatan.

      Hapus
  44. Hai mbak salam kenal, blog JTT salah satu blog favorit saya karena Alhamdulillah bisa sangat membantu. Oya mbak mau tanya kalau cake tape butter bisa enggak ya d panggang dengan cara au bain marie ??? Mohon penjelasannya ya mbaak. Thank U 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba salam kenal, biasanya au bain marie hanya untuk cake yang fragile, spongy, atau teksturnya memang mudah rusak ketika terkena suhu tinggi. menurut saya cake tape bukan jenis yang seperti ini.

      Hapus
    2. Hay mba.. kenapa ya sya buat bolu tengah nya gak matang.. apa krna gulanya gak d halusin dulu dan kenpa ya setelah telor d mixer lalu d masukan tepung adonan nya lgsg turun padahal saya mixer telur nya udah sampe putih..

      Hapus
    3. banyak faktor, bisa karena suhu oven tidak maksimal (kurang panas), atau terlalu tinggi sehingga cake mudah gosong tapi tengahnya belum matang.

      umumnya memang ketika tepung masuk saat ke kocokan telur, adonan akan turun, selama tidak drastis turunnya gak masalah

      Hapus
  45. Untuk membuat kue seperti sponge cake, dan chiffon baik nya memakai api apa mba? Krena oven saya hnya terdapat oven api atas bwah, dan api atas saja. Agak kecewa mengetahui oven yg saya punya tidak terdapat mode api bwah

    BalasHapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...