20 Juni 2011

Resep Dumpling Udang - Hakau


Resep Dumpling Udang - Hakau JTT

Anda pernah membaca posting saya mengenai dumpling sebelumnya? Saya pernah menulisnya di dua postingan yaitu di Step by Step Dumpling Ayam & Udang serta di Adonan Dasar Untuk Kulit Dumpling & Siomay. Nah, artikel yang kali ini saya posting juga sangat berhubungan dengan dua resep sebelumnya, yaitu dumpling. Jika resep terdahulu saya mengalami kegagalan di kulit dumpling yang kurang translucent alias transaparan hingga udang di dalamnya yang berwarna kemerahan bisa terlihat, maka kali ini dumpling udang yang saya buat tampilannya 'hampir mirip' dengan yang dijual di resto dimsum dari sisi kulitnya yang transparan dan rasanya yang lezat. Tapi dari sisi bentuk saya akui masih sangat jauh, duh

Resep Dumpling Udang - Hakau JTT
Resep Dumpling Udang - Hakau JTT

Dumpling udang ini resepnya saya ambil dari buku Ibu Mary Winata, Dimsum, dimana di dalamnya banyak resep-resep dimsum yang cukup menarik untuk dicoba, salah satunya adalah hakau. Apalagi saya memang sudah lama penasaran dengan resep kulit dumpling yang oke sesuai keinginan dan ternyata resep dimsum di buku ini cukup bisa direkomendasikan. Seperti yang saya duga sebelumnya, bahwa kunci kulit dumpling yang transparan ada di penggunaan tepung ten mien, maka resep inipun menggunakan tepung ten mien sebagai bahan utamanya dan sedikit tepung sagu. Tepung ten mien bisa anda peroleh di supermarket seperti Carefour atau Giant dalam kotak berwarna kuning seperti foto saya di bawah. Selain itu ada satu merk ten mien lainnya yang juga saya coba, kali ini saya mendapatkannya di toko bahan kue langganan, yang ini dibungkus dengan plastik transaparan. 

Resep Dumpling Udang - Hakau JTT
Tepung Ten Mien

Berikut tips untuk membuat dumpling udang yang mungkin bisa menjadi guidance sederhana untuk anda:
  • Gunakan tepung ten mien untuk menghasilkan kulit dumpling yang transparan sehingga bagian isi dumpling terlihat. Anda juga bisa menggunakan tepung terigu seperti di resep yang pernah saya posting di Adonan Dasar Untuk Kulit Dumpling & Siomay, hanya saja hasilnya kurang maksimal. Kulit dumpling yang menggunakan tepung terigu sebagai bahan dasarnya hasilnya kurang shiny dan sama sekali tidak translucent
  • Gunakan udang yang fresh sehingga rasanya manis dan lezat. Lap udang sekering mungkin dengan tissue dapur agar adonan isi tidak terlalu basah. Adonan isi yang basah akan membuat kulit dumpling mudah berlubang.
  • Selain udang sebagai isi dumpling anda juga bisa menambahkan bahan lain seperti jamur shiitake, wortel, water chesnut. Saya menambahkan jamur shiitake kering ke dalamnya agar dumpling lebih berisi.
  • Jika adonan isi mengeluarkan banyak air, tiriskan menggunakan saringan kawat agar adonan kesat dan kering.
  • Potong kulit dumpling dengan diameter + 8 - 10 cm, lebih kecil lagi akan menyulitkan anda untuk membentuknya.
  • Saat mengukus, alasi dasar dandang dengan kertas baking/kertas roti agar dumpling tidak lengket dan beri jarak antar dumpling, jangan berdempetan. Adonan dumpling sangat lengket sekali dan sulit dilepaskan jika telah menyatu. Anda juga bisa mengukusnya menggunakan kukusan khusus dimsum yang terbuat dari bambu, alasi  dengan daun sawi putih atau kertas roti. Berhubung kukusan dimsum saya terlalu imut maka saya langsung mengukusnya di dandang.  
Okeh, berikut resepnya ya.

Resep Dumpling Udang - Hakau JTT

Hakau - Dumpling Udang
Resep diadaptasikan dari buku Dimsum - Mary Winata

Untuk sekitar 30 buah dumpling, diameter + 8,5 cm

Bahan untuk adonan kulit:
- 150 gram tepung ten mien
- 50 gram tepung sagu
- 225 ml air panas yang mendidih
- 1 sendok teh garam

Bahan isi:
- 300 gram udang, buang kepala dan kulit
- 200 gram water chesnut (saya tidak pakai)
- 2 buah jamur shiitake kering, rendam hingga mengembang, peras kuat-kuat hingga airnya habis dan potong kecil-kecil
- 1 butir putih telur
- 1 sendok makan tepung sagu
- 1 batang daun bawang rajang halus
- 1/2 sendok teh merica bubuk
- 1 buah bawang putih, cincang halus
- 1 ruas jahe, cincang halus
- 1/2 sendok teh pala bubuk
- 1/2 sendok makan kecap asin
- 1/2 sendok makan saus tiram
- 1/2 sendok teh garam
- 1/2 sendok teh kaldu bubuk
- 2 sendok teh gula pasir

Cara membuat:

Resep Dumpling Udang - Hakau JTT

Siapkan mangkuk ukuran besar, masukkan tepung ten mien, tepung sagu, dan garam, aduk rata menggunakan sumpit. Masukkan air mendidih ke tepung, aduk menggunakan sumpit hingga menjadi adonan lembab, seperti gambar diatas. Tutup mangkuk dengan kain bersih atau plastik wrap selama 10 menit. Setelah 10 menit, dengan menggunakan tangan uleni adonan sehingga menjadi satu gumpalan besar.

Resep Dumpling Udang - Hakau JTT

Pindahkan adonan di meja datar yang telah ditaburi tepung kemudian uleni hingga menjadi adonan yang sangat halus dan licin seperti gambar di atas. Bentuk adonan menjadi bulat memanjang seperti lontong besar, kemudian iris tipis adonan menggunakan pisau tajam. Gilas masing-masing potongan menjadi lembaran tipis, cetak bentuk bulat dengan diameter minimal 8,5 cm. Saya menggunakan tutup stoples kecil, bisa juga menggunakan mulut gelas yang agak lebar. Selama kita menggilas, tutupi adonan sisa dan hasil cetakan dengan kain agar tetap lembab.

Resep Dumpling Udang - Hakau JTT

Membuat isi:
Bersihkan udang, beri 1/2 sendok makan garam, remas-remas dan diamkan selama 20 menit. Kemudian cuci bersih hingga airnya tidak berbusa, cara ini membuat udang menjadi kering. Potong-potong udang ukuran + 1/2 cm, masukkan udang, jamur dan semua bahan isi lainnya ke dalam mangkuk, aduk rata. Jika terlalu berair, tiriskan menggunakan saringan kawat.

Resep Dumpling Udang - Hakau JTT
Resep Dumpling Udang - Hakau JTT

Membentuk dumpling:
Ambil selembar kulit, isi dengan beberapa potong udang dan jamur, tekuk hingga menjadi setengah lingkaran kemudian lipat masing-masing ujungnya sehingga berbentuk seperti sebuah dompet kecil. Rekatkan bagian tepinya agar tidak terbuka saat dikukus. Anda juga bisa hanya menekuknya saja membentuk setengah lingkaran. Untuk step by step melipat dumpling anda bisa klik di posting sebelumnya di Step by Step Dumpling Ayam & Udang. Lakukan hingga semua bahan habis. 

Siapkan kukusan, alasi dengan kertas baking/kertas roti, tata dumpling diatasnya dengan memberikan jarak antar dumpling. Kukus selama kira-kira 10 menit, hingga dumpling mulai translucent. Saat masih panas memang tidak terlalu transparant tetapi ketika dingin maka bagian isinya jelas terlihat.

Resep Dumpling Udang - Hakau JTT

Angkat dumpling dan tata di piring yang dialasi dengan kertas baking. Sajikan dumpling panas-panas dengan saus sambal botolan. Yummy!

Source:
Buku Dimsum - Mary Winata



73 komentar:

  1. Menarik sekali resepnya, saya membeli tepung tien mien, pernah mencoba sekali dengan resep di blog mbak/mas yang ada campuran terigunya, tapi hasilnya lengket :( akhirnya putus asa deh, mungkin karena ngga saya timbang alias asal aja ngasih kombinasi tepungnya...Nah, searching baru lagi kok muncul di blog yang sama ;) thanks for sharing, akan saya coba, dan kalo berhasil pasti laporan disini :)

    BalasHapus
  2. Halo Mba Agnes, salam kenal ya.
    Untuk kulit dumpling, gunakan air sesedikit mungkin, kalo bisa kurang dari yang saya tulis diresep. Adonan harus padat sedikit keras, jika buyar basahi sedikit demi sedikit dengan air hingga menjadi adonan yang lembut dan bisa dibentuk. Diamkan adonan, tujuannya agar gluten terbentuk sehingga adonan menjadi lembut dan mudah digilas.
    Selamat mencoba ya, dan jangan patah semangat ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. bagaimana gluten terbentuk sedangkan tepung tangmien itu gluten free...?

      Hapus
    2. kalau tang mien murni tidak masalah, kalau plus terigu akan terbentuk gluten ya, tidak semu resep kulit dumpling menggunakan tangmien, banyak juga yang pkai terigu.

      Hapus
  3. wow. selama ini aku sll menghaluskan udangnya, rasanya enak tapi lack of texture. bagus sekali udangnya nongol orange begitu. thanks for the idea mba. besok aku cob, Kalo lg pengen makan malam ala chinese...

    BalasHapus
  4. Halo Mba Irma, Happy New Year ya! Gimana tahun baru di Jogja? Meriah nggak? Hehehe. Memang hakau biasanya udangnya hanya dicincang kasar jadi masih terlihat tekstur dan warnanya. Sayang adonan dumpling ini menurut saya masih kurang lembut,agak liat bigitu. Ada ide atau resep yang oke gak ya?

    BalasHapus
  5. tepung sagu bisa diskip ga, mbak? di tempat saya, tidak ada. topioka juga ga ada. ato bisa diganti dengan apa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo, tepung sagu dan tapioka membuat kulit dumpling menjadi translucent. Kalau mau diskip bisa saja hanya menggunakan tepung terigu biasa atau tepung ten mien. Kendalanya sama kulit dimsum ini harus dimakan panas2, kalau dingin terasa kenyal banget.

      Hapus
  6. hai mbak,
    hakaunya sukses berat kayaknya....
    slidik punya slidik, mutu tang miennya jg ngaruh banget mbak...
    trus waktu nanya sm dumpling chef di resto langganan, ternyata suhu air jg ngaruh, hrs "freaking boiling" istilahnya, sampe cawan plus pengaduknya dipanasin jug dulu...
    jd penasaran banget mau bikin sampe secantik foto diatas..hehehe
    aq ampe minta tepung yg dipake ama chefnya..
    ntar klo berhasil aku reply deh hasilnya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haloo, wah mantap banget, thanks atas tips dan infonya ya. Yep sampai sekrang belum berhasil 100% membuat kulit dumpling yang bener2 oke, tepung tang miennya juga rada susah nyarinya, penasaran juga. Lain kali saya coba pakai cara ini deh. Thanks a lot atas sharingnya ya, saya tunggu hasil eksperimennya ^_^

      Hapus
  7. hai mbak,
    tepung ten miennya bl dimana ya? soalnya saya pernah tanya di pasar atau toko bhn kue tp engga ada yang jual..

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo Non Lisa, yep ten mien agak susah dicari, saya dapat di Titan Mba, di Fatmawati, bisa buka websitenya. Mereka bisa delivery order juga. Saya belum menemukanya di toko lainnya :(.

      Hapus
  8. supaya udang nya gurih gt gmn yah.? jd pas digigit krauk krauk krauk gt...udangnya spt berotot..
    ada yg bisa share.? karena itu salah satu yg terpenting sbagai cita rasa hakau

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yep, memang perlu tips khusus membuat udang crunchy seperti di dimsum atau chinese food umumnya. Ini ada resep dan tips dari Rasa Malaysia yang mungkin bisa di contek ^_^
      Bahan:
      - 450 gr udang kupas
      - 1 sendok makan putih telur
      - 1 1/2 sendok teh tepung tapioka
      - 1 sendok makan bakig soda
      cara:
      masukkan udang ke dalam mangkuk, tuangkan air es plus es batunya kalau ada hingga udang terbenam dalam air. masukkan baking soda, remas perlahan udang dengan air baking soda. Diamkan selama 30 menit.
      Cuci bersih dengan air dingin mengalir. Udang akan terlihat transparan. Keringkan dengan tisue dapur.
      Masukkan tapioka dan putih telur, aduk dengan tangan tekan-tekan dengan lembut. Masukkan ke plastik dan simpan di kulkas selama semalam.
      Udang siap digunakan sesuai kebutuhan. Untuk lengkapnya bisa cek di link ini: http://rasamalaysia.com/how-to-make-shrimps-crunchy/2/

      Moga membantu

      Hapus
  9. mbak kira2 berapaan harga tepung ten mien ??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ukuran 1 kilo kalau gak salah sekitar 30 - 40 ribu ya. Moga belum berubah. udah lama banget gak pake tepung ini.

      Hapus
    2. Bisa cek di tokopedia mba.. sy cek sekitar 17.000/600gram

      Hapus
  10. kalau di pan fried bisa ga dumplingnya ??
    dan kalau isi diganti ayam bisa ga mba?? maklum, udang disini 70k/kg dan baru yang fresh jam 2 pagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa di panfried Mba dengan sedikit air dan dipan fried sampai air habis, dan isi diganti ayam tetep sedap kok. ^_^

      Hapus
  11. Saya sdh menggunakan tepung ten mien..tp kok tetap ga bisa transparan ya? Resepnya saya juga mengambil dari buku Mari Winata. Cuman disitu utk kulitnya ada tambahan mentega. apa ya yg kira2 membuat kulinya ga bs transparan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Campur dengan tepung tapioka Mba, tepung ini yang membuat dumpling transparan. Hanya saja hati2 dengan komposisi tapioka, kebanyakan teksturnya jadi keras.

      Hapus
  12. Mbak"/Mas"..tolong bagi info donk biar kulit hakau jadi lembut..soal'y pernah coba bikin koq kulit'y agak a lot dikit..tq:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Cintya, saya cewek kok ^_^. sayangnya sampai sekarang belum nemu resep dumpling yang kulitnya empuk, yang ini juga rada2 liat.

      Hapus
  13. Hai mbak, q pgn bgt bkin hakau buat buka puasa,tpi umpama aq bkin ny g lgsg dmakan,gmana cra menyimpan nya biar wkt baru dmakan rasanya tetap lembut?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Dinda, hakau ini kalau sudah dingin jadi keras ya, jadi memang kudu dalam kondisi hangat saat dimakannya. Kalau bisa ngukusnya saat akan dimakan saja ^_^

      Hapus
  14. Mbak endang,aq dah nyobain tp kog g bsa kalis,lengket bgt jdinya..
    Apa tkran air ny trlalu knbnyakan ya mbak pdhl dh sesuai resep*cemberut ngliat adonan qu..
    Next day, aq pgn cb lg,penasaran bgt mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba dinda, yain menakarnya sudah benar? total tepung 200 gram, air 225 cc/ml. coba asukkan airnya jangan sekaligus, bertahap sambil diaduk, kalau air dirasa sudah cukup, adonan gak terlalu lembek hentikan penambahan air. uleni, kalau adonan kering, ciprat2kan air agar lembab

      Hapus
  15. ada resep cocolan kecap nya gitu ga mbak? hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo Mba, biasanya pakai kecap asin/soy sauce (cari yang kualitasnya bagus biar gak terlalu asin),minyak wijen, gula, cuka dikit, cincangan jahe dan daun bawang, dan cabai bubuk jika suka. Nah takarannya saya kira2 wakaka.

      Hapus
  16. Ohh oke deh haha ngomong2 udang nya 300gr itu. Stelah atau sbelum dibuang kepalanya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. 300 gram hanya kisaran kasar saja Mba, saya timbang masih pakai kepala wakakak

      Hapus
  17. Mbak biasa pake minyak wijen dan kecap asin merk apa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya biasa pakai kecap asin lee kum kee, kalau minyak wijen merk golden ox

      Hapus
  18. Mbak aku bikin kok ga bisa tipis ya? Apa mmg kukit agak tebal? Soalnya aku agak tipisin malah jadi pecah...kurang apa ya mbak? Makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba, memang agak susah membuat kulit tipis banget kudu pakai alat mba, memang terlalu tipis akan pecah ya

      Hapus
  19. Mba endang itu kulit ditipisin sampe brp mm? Kok bisa baguuusss gitu...kemarin aku bikin rasanya sih enak, cuma rasanya mungkin terlalu tebal jd kurang transparan. Kalo gilas pake roling pin aja bisa kali ya mba?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setipis mungkin wakak, cuman kalau terlalu tipis bisa sobek juga ya. Gilas saja pakai roling pin Mba, kadang saya suka malas ngeluarin penggiling pasta jadi pakai otot saja lah gilas menggilasnya hahaha

      Hapus
  20. Pengen jualan dim sum yg murmer,tp hrga tepungnya mahal dn susah nyarinya..
    Ada saran gak,mba??

    BalasHapus
    Balasan
    1. pakai tepung terigu campur tapioka dikit saja, itu satu2nya jalan buat kulit dumpling murmer, keknya saya ada resep dumpling lainnya dengan tepung terigu deh.

      Hapus
  21. mba endang buku dimsum mary winata nya dulu beli dimana???aku cari2 di semua toko buku ga ada hikhik..soalnya kayanya recomended banget dimsum2 nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba, saya beli pameran buku Gramedia di Istora Senayan kalau gak salah yaa, udah lama banget.

      Hapus
  22. Kulit yg sudah jadi siomay lumpia atau pangsit juga bisa ya mba..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa kok, hanya saja biasanya lebih tebal ya, jadi kurang lembut selayaknya kulit dumpling umumya

      Hapus
  23. mantap mbak endang saya sudah praktekan dirumah hasil nya good :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mas raffi, thanks sharingnya ya, senang hasilnya oke hehhehe

      Hapus
  24. Hai mba. Kalau kulitnya pake terigu sama tapioka aja bisa gak ya? Soalnya cari2 tepung tien men dsni gak nemu2. Trs perbandingannya brp yaa? Makasii

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Laras, hasilnya gak akan se oke menggunakan tang mien, tapi kalau mau coba ini resepnya ya:
      http://www.justtryandtaste.com/2011/01/steb-by-step-dumpling-ayam-udang.html

      Hapus
  25. halo mba, thx banget infonya ya, aq dah coba tapi aq ada kendala sama kulitnya, pas lgi asik asik bungkusin, tibatiba lengket pisan di tangan aq, trus pas pake roll kayu, eh malah nempel di kayunya asa solusi mba?hehehehe tengkiyuubeforeafter ya . . .

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba puji, taburi dengan tepung tangannya dan roll kayunya ya, kalau ngak akan lengket ya.

      Hapus
  26. mbak... aq kukus pake kertas roti jadinya malah nempel di kertas gabisa dilepas... apanya yg salah ya kira2 ? hehee

    BalasHapus
    Balasan
    1. jenis kertasnya yang kurang oke mba lia, karena kertas roti macam2 kualitasnya. biasanya yang bagus agak tebal dan sama sekali gak lengket. sebaiknya kukus pakai bambu steamer atau dialasi daun pisang

      Hapus
  27. Mba boleh Tanya, kalau adonannya sdh kalis tapi pas digulung retak2 itu harus ditambahkan apa ya? Adonannya pas digulung sudah oke, tapii pas setelah dicetak bulat dan mau dibentuk malah adonannya retak2.. thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba, selama diproses adonan dan hasil yang sdh dicetak harus ditutup dengan kain lembab supaya gak kena udara luar. Retak karena kering.

      coba tutup dengan kain lembab hangat

      Hapus
  28. Halo mbak...tlg nanya. Itu waktu bikin kulit khan airnya mendidih ya di resepnya. Lha berarti pas kita tuang ke tepungya hrs dlm keadaan mendidih lgsg dituang gt ya? Atw nunggu suhu rada hangat gpp?

    Dan lagi tuangnya dikit2 sambil diaduk dgn sumpit atau lgsg semuanya dituangkan?

    Makasih sblmnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. yep, pakai air mendidih mba, dan memang begitu ya, supaya adonannya menjadi lemas dan mudah dipermak. Langsung semua dituangkan sedikit2 sambil diaduk2 dengan sumpit

      Hapus
  29. Hai Mbak.. Salam kenal ;)
    Barusan saya coba praktekkan resepnya. Jadi sih akhirnya, tapi agak stresss kena kulitnya. Awalnya saya campurin tepung ke air (saya pake tepung tang mien dan sagu), kok ga bisa sampai kayak gambar no 4 ya? Cuma sampai gambar no 3, jd saya tambahin airnya. C adonannya akhirnya lengket paraaahhh.. Sampai saya tambain tepung lg dan kacau deh takarannya. Itu adonan akhirnya, teksturnya gimana ya? Memang lengket atau kering? Terima kasih sebelumnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo, wah saya juga bingung ya, apakah benar itu tepung tang mien? air harus mendidih ya, dan panas2 diaduk, jangan tambahkan air, awalnya adonan memang buyar tapi ketika mulai meyatu maka akan menggumpal.

      adonan terbentuk lembut, empuk dan nyaman dipegang

      Hapus
    2. Nah iya saya jg bikin teksturnya lembek bgt awalnya sy kira airny kebanyakan, tp lama2 curiga tepung tangmiennya bermasalah. Besok mau order tangmien di toko berbeda sapa tau bisa jd bagus

      Hapus
  30. Halo mbak. Sy udh praktekkan seperti resep. Tepat jg takaran2nya krn pake timbangan dan gelas takar jg. Tp kok adonannya kulit lengket ya mbak? Padahal udh sampai ditaburi tepung juga pas digilingnya... Tetep aja nempel2.... Jd stress deh pas buatnya berasa susah bgt... Kurang apa ya mbak? Apa hrsnya dikasi minyak goreng? Atw gimana sih?
    Trus pas dikukus emg bisa sih jd transparan tp dimakan trll kenyal... Kurang apa ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba Ira, tidak menggunakan minyak goreng ya, bahan dan takaran sesuai di resep dan hasilnya adonan empuk dan mudah dipermak, tidak lengket,

      Mungkin mba bs cek apakah benar tepung tang mien?

      Hapus
    2. Iya mbak sdh betul tepung tang mien kok. Hehe. Takaran jg udh sesuai. Jd kurang apalagi ya mbak kira kira?

      Hapus
  31. Hi, mbak Endang..
    Finally saya coba buat resep ini. Dan hasilnya.. luaaaaaarr biasa! Makasih banyak, lho, mbak Endang atas resepnya. Saya puas banget makan hakau di rumah sebanyak banyaknya hihihi
    Oya, mbak Endang,
    Pas tadi bikin, hakau yg ku buat, kok, kulitnya ga sebening buatan mbak Endang, ya? Jadi punya saya warnanya putih banget gitu. Pas ditambahin sagu lagi baru agak bening, walopun tetap putih.
    Terus, mbak, saya juga coba hakaunya digoreng. Yaampun itu nikmat banget karna kulitnya crispy sekali. Best banget kalo dibuat versi friednya hehe.

    Kereeeen!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo mbak ratih... Tolong dong share ke saya... Bgm kok punya sy bisa kenyal kenyal gt ya pas dimakan kulitnya itu? Kurang apa ya mbak? Pdhl takaran sdh sesuai resep. Trus pas lagi menipiskan kulitnya itu kok adonannya lengket3 di tangan gt ya mbak? Tolong song mbak... Barangkali bs bantu saya

      Hapus
    2. thanks mba Ratih sharingnya ya, senang resepnya berhasil dicoba. Kurang bening bs jadi jenis tepung tang mien yang dipakai berbeda dengan yng saya pakai ya, karena memang banyak banget merk tepung ini di pasaran.

      Hapus
    3. Iya yaa mba endang. Besok saya coba lagi pake tang mien yg seperti mba endang pakai deh, biar bagus bening bening gitu :D

      Hai, mbak ira, kulit dumpling sifatnya memang agak sedikit kenyal. Kalo adonannya terlalu lengket, mungkin karna takaran airnya. Adonannya memang tidak seperti adonan roti yg tidak lengket, jd setiap mau memipihkan ditaburi tepung dulu di atas alasnya. Dan adonannya tidak lengket di tangan deh mbak ira. Semoga sukses yaa..

      Hapus
    4. Maksudnya apa kebanyakan air gt ya mbak?

      Hapus
    5. coba next time airnya dikurangi mba Ira, kalau susah menyatu adonannya (buyar) baru tambahkan air panas sedikit2 pakai sendok ya

      Hapus
  32. Halo Bu Endang :D
    Terima kasih resepnya yang selalu menginspirasi :)
    Saya sudah coba buat hakau udang ini, membuatnya sangat mudah dan rasanya lezat.
    Tapi ada satu masalah, setelah matang kulit hakaunya sangat lengket di baking paper. Saat saya coba buka baking papernya, alhasil kulit hakaunya sobek semua.
    Bagaimana cara menyiasatinya ya Bu? Mohon petunjuknya.
    Terima kasih Bu Endang :D

    BalasHapus
  33. mba maaf mau tanya ...untuk resep diatas..kira2 jadi berapa dumpling ya atau jadi brapa pcs dari resep diatas yg mba posting....
    terimakasih

    BalasHapus
  34. Saya tertarik memb=uat dimsum. Ini juga salah satu peluang usaha yang cukup potensial.

    Untuk tepung ten mien jika saya tidak mendapatkannya apakah ada alternatif lain.

    BalasHapus
    Balasan
    1. alternatif lain hanya terigu campur sedikit tapioka, coba cek resep kulit dumpling lainya di JTT mas.

      Hapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...