20 November 2010

Ginger Cookies alias Kue Jahe Berempah



Bagi yang menggemari kue kering dengan citarasa rempah-rempah maka kue jahe ini bisa menjadi pilihan. Rasa jahe, kayu manis dan cengkehnya berpadu dengan gula palem dalam kerenyahan kue membuat tangan gatal untuk mencomot kue kedua setelah pertama kali merasakannya. Resep asli kue jahe umumnya menggunakan molasses, karena saya tidak memilikinya maka saya ganti dengan gula palem untuk tetap memberikan efek warna kecoklatan khas kue jahe. Mungkin rasanya akan lebih enak jika menggunakan molasses, jadi next time saya akan coba mencari bahan tersebut di toko bahan kue langganan.

Modifikasi lainnya adalah saya menggunakan parutan jahe segar sebagai pengganti jahe bubuk. Jahe segar membuat aroma dan taste jahe lebih nendang di lidah, dan bagi yang tidak suka taburan gula pasir di atas kue, maka gula pasirnya boleh anda hilangkan. Saya juga tidak menggunakan baking soda, menurut saya rasa baking soda membuat kue menjadi terasa aneh seperti sabun. Jadi saya ganti dengan baking powder dengan takaran yang sama. Tanpa baking soda, kue tetap renyah dan garing. 

Jika ingin kue yang lembut ditengah dan garing dipinggirnya, maka jangan membakar kue terlalu lama. Kalau saya, karena saya suka menyimpannya untuk jangka yang agak lama maka saya memanggang kue hingga kecoklatan dan garing. Kue ini sangat mudah dan cepat membuatnya, sehingga tidak membuat kita harus berkutat lama di dapur. Seperti biasa, resep yang mudah, cepat dan lezat selalu menjadi pilihan utama saya.  Yuk kita buat.


Adonan kue dicetak dengan sendok pengukur

Ginger Cookies alias Kue Jahe Berempah
Resep didaptasikan dari web All Recipes.com -  Big Soft Ginger Cookies

Bahan: 
- 280 gram tepung terigu serbaguna (saya menggunakan tepung terigu kunci biru)
- 165 gram margarin, suhu ruang
- 100 gram gula palem (resep asli tidak ada)
- 100 gram gula pasir (resep asli 200 gram)
- 1 buah telur, suhu ruang
- 1 sendok teh air
- 60 ml molasses (saya tidak pakai, saya ganti dengan 100 gram gula palem)
- 2 sendok teh jahe bubuk, saya menggunakan 2 sendok teh jahe segar parut
- 1 sendok teh baking soda (saya tidak pakai, saya ganti dengan baking powder)
- 1 sendok teh baking powder (resep asli tidak ada)
- 3/4 sendok teh kayu manis bubuk
- 1/2 sendok teh cengkeh bubuk
- 1/4 sendok teh garam
- 2 sendok teh gula pasir untuk taburan

Cara Membuat:

Panaskan oven suhu 175'C. Siapkan loyang, alasi dengan kertas kue atau baking sheet. Sisihkan.

Di mangkuk besar aduk jadi satu bahan-bahan kering: tepung terigu, kayu manis bubuk, cengkeh, garam, baking powder, hingga tercampur rata.
Di mangkuk mixer, kocok margarine dan gula hingga warnanya menjadi terang dan lembut. Masukkan telur, kocok hingga tercampur rata, masukkan air dan jahe. Kocok hingga rata. Matikan mixer.

Secara perlahan dan bertahap masukkan campuran tepung terigu, aduk dengan menggunakan spatula hingga rata. 

Bentuk adonan menjadi bola-bola, saya menggunakan sendok pengukur, ukuran 1 sendok makan. Kemudian gulingkan adonan ke dalam gula pasir. Atau kalau versi saya, saya letakkan adonan diatas kertas kue/baking sheet kemudian adonan sedikit ditekan agar permukaannya agak rata, kemudian taburi dengan gula pasir pada permukaannya.
Beri jarak antar kue, karena kue akan melebar ketika dipanggang.

Panggang selama 8 hingga 10 menit, kemudian keluarkan dari oven, biarkan dingin selama 5 menit. Ketika panas kue masih agak sedikit empuk. Biarkan dingin sempurna di rak kawat. Masukkan ke stoples yang tertutup rapat.

Source:
Web All Recipes.com - Big Soft Ginger Cookies




15 komentar:

  1. bismillah..

    mba..piye kabare??..m nanya nih..klo dikasih bumbu speku bisa ga sebagai pengganti bubuk kayu manis sama bubuk cengkeh..agak ribet klo mw nyari bumbu cengkeh..

    best regards
    lia wahyu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Lia, kabar apik2 wae hehehhe. Gimana disana? Sehat selalu pastinya ya. Boleh2 saja jeng kalau mau pakai bumbu spekuk. Malah mantep keknya. Good luck ya! ^_^

      Hapus
  2. Mbak Resepnya memang TOP deh :) sudah jadi resep andalan nih suamiku monster cookies suka dan selalu habis cepet banget saya suka tambah adonannya dengan kismis, nuts, oatmeal juga biar rasanya bervariasi makasih ya mbak berkreasi terus yaaa...GBU XOXO

    Dee from Atlanta

    BalasHapus
  3. Suka banget mbak sm cookies ini, dulu bos sy di kantor suka bawa klo dia plg kampung dr belanda, kt nya cookies ini hanya dibuat klo menjelang natal, pas buka2 resep cookies eh ada resep ini, penasaran, akhirnya bikin deh walaupun gak pake mixer krn blm punya alhasil bisep trisep pd nongol krn ngaduk mentega ( lebay ). So from now on i have not to wait till chrismas come to enjoy this cookies. Thanks mbak buat resepnya. Imel

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Imel, sayangnya ginger cookies asli menggunakan molasses dan bahan ini yang gak ada disini. Udah ngubek2 kemana2 boo, ini molasses memberikan efek warna coklat, dan hasil yang chewy. Thanks sharingnya yaaa

      Hapus
    2. Even gak ada molasses, sy salut sm kratifitas mbak endang. Mantap mbak, semoga some day si molasses itu ada di jkt, spesial di jaksel spy kita deket buat beli. Hehehee. Keep share ya mbak. Thanks

      Hapus
    3. Wakakkak, iya setuju banget. Soalnya sampai sekarang masih penasaran dengan ginger cookies dengan molasses wakkakak

      Hapus
  4. Salam kenal mbak.
    Saya mau nanya kalau kertas kue nya pake oles margarin nggak? Terus kalau masiih panas di pindah ke rak kawat itu masih rpuh dan nempel. Di pindahinnya pas panas atau udah dingin?
    Saya udah praktek tpi hasilnya tak secantik yang punya mbak...
    Tapi saya akan cobaa lagi..
    Terima kasih ya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal mba risma, kertas baking saya tidak pernah olesi margarine. cookies tidak boleh dipindah dr kertas saat masih panas, karena akan rapuh. pindah kalau sudah hangat dan keras.

      Hapus
  5. Mbak.. saya dah coba buat cookies jahe ni. Rasanya enak tp koq ga garing dan renyah ya? Saya pake baking soda. Salahnya dimana ya mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. cookies ini agak lembab dan tidak terlalu kering ya, kalau mau kering buat tipis2 saja dan panggang sampai benar2 kering

      Hapus
  6. Mbak endang haloo...aku uda bikin kue ini mbak, aku sk bgt rasanya, tp kue ku bs diblg gatot mbak, jd kue nya ga mau kering2 di panggang, jd akhirnya dipanggang sampe bwhnya aga hangus br mau garing, jdnya garingnya seperti roti kering mbak, ga seperti cookies, aku ga pake baking powder mbak tp pakr baking soda, adonannya jd basah bgt ga bs dibentuk, pdhl air uda seperti takaran diresep, trs aku pake jahe parut yg uda basah mbak, mgkn jd kelebihan air ya mbak? Tolong ya mbak endang dibantu krn aku suka bgt dgn rasanya, apa jahe parutnya perlu diperas air nya mbak biar adonan lbh kering? Mohon bantuan dr mbak ya, kira2 salahnya dmn, aku mau coba bikin lg mbak.makasi banyak ya mbak endang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mas Ango, kue ini sudah lama sekali saya buat, saat awal2 membuat JTT jadi lupa2 ingat hahhahah., Tapi teksturnya memang renyah, bukan jenis cookies yang fudgy ya cuman nggak seperti roti kering juga ya.

      menurut saya BP diganti BS gak masalah ya, dan jahe parut juga kandungan airnya gak banyak, jadi gak akan berpengaruh. Kue ini harusnya melebar tapi saya buat gak mau melebar.

      actually saya juga masih agak gatot bikin ini hiiiiksss.

      Hapus
    2. Mbak endang, aku uda bikin lg mbak, takaraair aku kurangin, trs jaheparut jg aku peres aj, jdnya 8 menit dipanggang bs garis seprti cookies, enak, lumayan ga gatot seperti kmrn, hahaa...btw aku cici2 mbak, bkn mas2, hahahaaa...aku akan sering ksh komen di blog mba krn aku br belajar bikin kue, kl nyontek dr blog mbak ini br berani bikin,kebykan sukses n enak2, moga mbak uda kenal aku ya hahahaaa.....

      Hapus
    3. halo mba, wakakkak maaap yaaa, saya suka bingung terkadang saya panggil mba gak tahunya Mas, hahhaha

      wah kayanya pensaran sama kue jahe yaa, saya sedang cari2 kue jahe yang gak pakai molases karena susah banget bahan itu dicari disini. hiiks

      Hapus

Heloooo! Terima kasih telah berkunjung di Just Try andTaste. Walau terkadang saya tidak selalu bisa membalas setiap komentar yang datang, namun saya senang sekali bisa menerima dan membacanya.

Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen anda dalam mencoba resep-resep yang saya tampilan. Semua komentar baik di posting lama maupun baru sangat saya nantikan. ^_^

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan di artikel karena saya menggunakan setting moderasi, namun jangan khawatir, begitu saya kembali ke laptop maka hal utama yang saya lakukan adalah mengecek dan mempublish komentar anda.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste. Untuk mengajukan pertanyaan dan komentar, anda juga bisa langsung email ke saya di endangindriani@justtryandtaste.com

Saya tunggu komentar, feedback, email dan sharing anda ya. Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...