17 November 2010

Tuna Kuah Asam Belimbing Wuluh


Masakan manado memang tidak pernah membuat lidah kecewa, kaya bumbu dan kental dengan rasa. Mungkin hampir semua masakan manado saya sukai apalagi yang berbahan utama seafood. Bagi pecinta makanan pedas, asem, asin seperti saya, masakan manado benar-benar ajang kuliner yang layak untuk dicoba dan dijadikan favorit.


Tuna kuah asam ini resepnya saya ambil dari ikan kuah asam manado. Hanya saja biasanya ikan yang digunakan adalah ikan kakap merah atau kerapu. Kali ini saya menggunakan fillet tuna yang bebas duri. Jadi bisa disantap dengan nyaman :)




 

Bumbunya mudah dan semuanya cukup diiris-iris saja. Ibu saya yang asli dari Sumatera punya resep ikan kuah asam dengan bumbu berbeda. Ikan kuah asam manado tidak menggunakan bawang putih & kunyit seperti halnya ikan kuah asam dari melayu. Tapi keduanya sama-sama berasa pedas, asam dan segar. Satu hal lainnya, masakan manado rata-rata tidak memakai gula di bumbunya, tapi dasarnya saya yang lidahnya jawa, kalau tidak pakai gula rasanya kok kurang 'nyampleng'. Jadi saya tambahkan gula ke dalamnya. Saya masukkan juga belimbing wuluh, selain karena rasa asamnya yang segar juga karena pohon di depan rumah sedang sarat dengan buahnya. Sayang jika tidak dimanfaatkan.

Bagi yang lagi terkena penyakit nafsu makan hilang - saya dan Tedy seumur hidup belum pernah terkena penyakit ini :) -  ikan kuah asam ini bisa dicoba untuk mengembalikan nafsu makan. Ssllrrupp! Bahkan kuahnyapun tinggal tetes terakhir.

Saya memperoleh resepnya sudah lama dari hasil browsing di internet, dan pilihan saya jatuh pada resep dari Febee Site. Resepnya simpel dan rasanya pas di lidah. Selain ikan kuah asam versi Ibu saya sekarang resep ini menjadi favorit untuk hidangan ikan yang berkuah.

Ini resepnya, beberapa bahan telah didaptasikan sesuai selera saya.

Tuna Kuah Asam Belimbing Wuluh 

Resep diadaptasikan dari Febee Sites, Ikan Kuah Asam Manado


Untuk 2 porsi 

Bahan: 
- 250 gram tuna, potong dadu ukuran 2 x 2 cm (resep asli 400 gram ikan kerapu). Pastikan daging tuna masih segar. Tandanya, daging ikan berwarna cenderung kemerahan (pink) dan berkilat. Daging yang tidak segar berwarna putih pucat dan kusam.
- 1/2 sdt garam
- 1 sendok makan air jeruk nipis untuk melumuri ikan

Bumbu:


- 10 lembar daun jeruk
- 1 lembar daun kunyit (saya tidak pakai)
- 1 ikat kecil daun kemangi
- 2 batang serai, dimemarkan
- 5 butir bawang merah, iris tipis (resep asli 10 butir)
- 5 buah cabai rawit merah, iris serong
- 2 batang daun bawang, iris melintang kasar
- 1 buah tomat merah belah menjadi 4 bagian
- 2 sendok teh gula pasir (resep asli tidak ada)
- 1 sendok teh garam (resep asli 1/2 sendok teh), atau sesuai selera
- 1 sdm air jeruk nipis
- 1/2 sendok teh merica bubuk (resep asli tidak ada)
- 500 ml air

- 4 butir belimbing wuluh, belah 2 membujur (resep asli tidak ada)
- 1/2 sendok teh kaldu bubuk (resep asli tidak ada)

Cara Mengolah: 

Garami fillet tuna yang telah dipotong dadu dengan 1/2 sendok teh garam dan 1 sendok makan air jeruk nipis. Biarkan selama + 15 menit.

Siapkan panci diatas kompor, masukkan air, serai, bawang merah, cabai rawit, masak hingga mendidih. 


Masukkan ikan tuna, masak selama + 10 menit. Kemudian masukkan garam, gula, daun jeruk, kaldu bubuk, merica bubuk, air jeruk nipis, belimbing wuluh, daun bawang dan tomat. Aduk-aduk sebentar, cicipi rasanya. Matikan api.

Masukkan kemangi, aduk.  Siap untuk disajikan begitu saja atau dimakan dengan nasi putih.



Hmm! Mamamia lezato!

0 komentar:

Post a Comment

Heloooo! Terima kasih telah berkunjung di Just Try & Taste dan meluangkan waktu anda untuk menulis sepatah dua patah kata. Walau terkadang saya tidak selalu bisa membalas setiap komentar yang datang, namun saya senang sekali bisa menerima dan membacanya.

Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen anda dalam mencoba resep-resep yang saya tampilan. Semua komentar baik di posting lama maupun baru sangat saya nantikan. ^_^

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan di artikel karena saya menggunakan setting moderasi, namun jangan khawatir, begitu saya kembali ke laptop maka hal utama yang saya lakukan adalah mengecek dan mempublish komentar anda.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan. Jika anda ingin mendapatkan back link maka anda harus menggunakan OpenId atau Name + Url.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try & Taste. Untuk mengajukan pertanyaan dan komentar, anda juga bisa langsung email ke saya di justtryandtaste@gmail.com

Saya tunggu komentar, feedback, email dan sharing anda ya. Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Salam sukses!!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...