30 November 2010

Chocolate Fruitcake?


 
Cake buah memang lezat, jika mampir ke Cheesecake Factory, saya pasti sempatkan untuk membeli one slice of fruitcake. Aroma rum-nya terasa dan kuenya sangat legit. Pada dasarnya saya memang menyukai kue atau cake yang didalamnya dicampur aneka buah kering seperti kismis, apricot atau cherry. 

Untuk fruitcake yang satu ini,  judulnya sengaja saya beri tanda tanya karena saya sendiri kurang puas dengan taste-nya yang lebih condong ke brownies.  Resepnya sudah lama saya incar sejak melihatnya di website David Lebovitz, Chocolate Cherry Fruitcake. Kelihatannya sih lezat sekali. 
 

Garang Asem Ayam



Masakan yang dibungkus dengan daun pisang memang memberikan citarasa yang lebih yummy. Seperti pepes, bothok, atau garang asem yang satu ini. Wangi daun pisang yang dikukus atau dibakar memang tidak ada duanya. 

Untuk garang asem ini saya menggunakan daging ayam, anda bisa menggunakan daging sapi atau jeroan ayam sebagai isi si garang asem. Kuah kaldu ayam yang menyatu dengan bumbu dan rempah terasa semakin nikmat dengan aroma daun pisang, membuat makan semakin lahap. Wuihh, berat badanpun semakin bertambah. Tobat!

Bumbunya mudah dan memasaknya juga cepat. Menu ini layak dicoba untuk memperkaya variasi masakan di rumah.

29 November 2010

Tutty Fruity Muffins


Di Sabtu sore yang mendung dan suram, Tedy, adik saya tiba-tiba datang dengan satu ide. "Aku kepengen bikin muffins". Muffins? Hmm, bicara muffins saya jadi ingat dengan muffins kejunya Bread Talk yang menurut saya pembuat muffins keju paling lezat. Padat tetapi tidak bantet, legit dan moist serta kejunya terasa di mulut. 

Yeah, why not? Pikir saya. "Mau buat muffins apa?" tanya saya. "Apapun yang ada di kulkas saja". Wah, bisa panjang list-nya. "Bagaimana kalau blueberry? Atau sultana? Keju? Coklat? Kacang-kacangan?" tantang saya. "Apa saja deh, asal bukan tongkol saja" jawab adik saya. Upss, hampir saja itu yang mau saya sebutkan. 

Tapi memang muffins sangat flexible, bisa dipadu padankan dengan aneka bahan makanan. Mau asin atau gurih, semua lezat, yang terpenting adalah adonannya harus mantap. Untuk memanggangnya bisa menggunakan loyang muffins atau seperti saya menggunakan kertas cupcake

Muffin Sultana

Ingin mencoba resep yang mudah dan sederhana akhirnya kami menggunakan Blueberry Muffins-nya Simply Recipes. Hasilnya seperti biasa, Simply Recipes tidak pernah mengecewakan. Muffins-nya lezat! Sayangnya kami terlalu banyak memasukkan mentega/butter karena salah menafsirkan takaran butter dengan sendok teh sehingga muffins menjadi terlalu remah dan mengembang. Di resep di bawah saya konversikan takarannya menjadi gram supaya hasilnya pasti. By the way, walaupun terlalu remah tetapi rasanya tetap enak kok :) 

Untuk isiannya kami mencoba menggunakan selai blueberry, chocolate chips, dan buah-buah kering, sehingga namanyapun kami ganti menjadi Tutty Fruity Muffins. Yummy!

Ini resepnya

Ayam Garo Rica (Manado)


Rica-rica Manado memang terkenal, sarat akan daun rempah sehingga rasa dan aromanya membuat air liur menetes. Selain itu membuatnya juga sangat mudah. Untuk resep kali ini saya menggunakan ayam sebagai bahan utamanya. Aroma yang berpadu dari daun bawang, daun jeruk, daun kunyit, daun pandan dan kemangi meresap ke dalam ayam membuat anda pasti ingin menambah porsi nasi yang kedua seperti saya dan Tedy. Bagi yang tidak pernah menggunakan daun pandan di dalam masakan ayam atau ikan pasti akan mengernyitkan kening, tapi saya yakinkan ke anda, daun pandan membuat masakan menjadi harum dan lezat. 

28 November 2010

Donat Ungu dari Ubi Jalar



Jangan terkecoh dengan penampilan donat yang satu ini, memang tampangnya tidak secantik donat umumnya tapi rasanya... Mantap!

Donat ini hasil modifikasi saya dari resep donat kentang. Kebetulan minggu lalu saat berbelanja ke supermarket D-best di Jalan Fatmawati, saya melihat tumpukan ubi jalar ungu. Terpikir untuk membuat cake ubi jalar. Pasti cantik hasilnya. 

Nah, karena ubi yang saya beli terlampau banyak akhirnya saya mengutak-atik beberapa resep dengan menggunakan ubi jalar. Salah satunya adalah Donat Ungu Ubi Jalar ini.  

Ternyata dengan tambahan bahan ubi jalar, donat tetap mengembang cantik dan ketika digigit empuknya bukan main. Lezat sekali.  Bisa menjadi alternatif untuk memberdayakan sumber bahan pangan lainnya, tidak melulu menggunakan tepung terigu saja.

Yuk kita tilik resepnya.

Bandeng Isi = Bandeng Bebas Duri


Waktu saya dulu tinggal di Malang selama 3 bulan dalam rangka mengikuti bimbingan belajar selepas lulus SMA, ibu kos saya di Malang sering membuat masakan bandeng isi. Saya biasanya menyebutnya dengan otak-otak bandeng. Membuatnya memang sedikit memakan waktu tapi hasilnya adalah bandeng yang bisa dimakan dengan nyaman dan rasanya juga lezat. Untuk membuatnya diperlukan ikan bandeng yang berukuran cukup besar agar mudah mengeluarkan duri dan dagingnya. Dagingnya kemudian kita pisahkan dengan duri dan dicampur dengan bumbu sebelum dimasukkan kembali ke dalam kulit bandeng. Hasilnya bandeng yang bebas duri. 

27 November 2010

Kue Biji Ketapang Gurih, Manis & Renyah


Biji ketapang merupakan kue khas Betawi yang biasanya hadir saat lebaran. Mirip-mirip dengan saudaranya si kue bawang. Kue biji ketapang hadir dengan rasa yang manis, gurih dan renyah. 

Beberapa kali makan kue biji ketapang, tapi baru satu yang menurut saya rasanya pas dengan selera saya. Kebetulan waktu itu saya bertamu ke rumah salah satu saudara tante di Depok. Nah, si Ibu pemilik rumah menjamu kita dengan satu stoples besar kue biji ketapang yang renyah dan gurih. 

Tanya sana-sini resepnya, walaupun si Ibu tidak memberikannya secara detail, saya mencoba untuk mereka-reka sendiri resepnya. Yah, setidaknya hasilnya mirip dengan si biji ketapang yang saya makan waktu itu. Renyah, manis & gurih. Saya menambahkan kelapa muda parut yang disangrai sehingga kue menjadi lebih sedap. 

Sambal Goreng Hati-Kentang



Sambal goreng hati memang sedap tak heran selalu disajikan sebagai salah satu menu pelengkap kala ada acara baik untuk selamatan atau jamuan makan lainnya. Kombinasi hati, kentang dan bumbu yang kental membuat hidangan satu ini menjadi favorit juga kala lebaran.

Kali ini bukan dalam rangka lebaran atau karena ada jamuan makan maka saya memasak sambal goreng hati. Tapi dikarenakan di freezer saya ada beberapa bongkah hati sapi dan juga kentang di meja dapur. Pagi-pagi saya sempatkan menyingsingkan lengan baju untuk membuat masakan ini.

Lezat di makan dengan nasi hangat untuk sarapan pagi. Berat!

Sop Ikan Patin ala Sragen



Nah, menu yang ini juga hasil iseng-iseng melihat video di Okefood.com selain Bothok Ikan Patin yang pernah saya posting sebelumnya. Resto yang menyajikannya juga sama-sama berada di Sragen. Rupanya ikan patin melimpah ruah disana sehingga variasi masakan berbahan ikan ini banyak ragamnya.

Saya tertarik mencobanya karena bumbunya yang berbeda dari sop ikan lainnya yang pernah saya coba plus irisan nanas membuat sop ikan patin yang satu ini menjadi spesial dengan rasa yang sangat segar. 

Di video diperlihatkan si Bapak pemilik resto merebus dulu ikan patin sebentar di air mendidih mungkin untuk menghilangkan bau tanah ikan yang membuat saya malas mengolah ikan satu ini.

Hasilnya memang mantap!

Bothok Ikan Patin Sragen ala Just Try & Taste


Iseng-iseng melihat video di Okefood.com, eh ketemu dengan masakan bothok ikan patin. Bothok ini dijual oleh sebuah warung makan di Sragen, sebuah kota di Jawa Tengah yang dekat sekali jaraknya dengan kampung halaman saya, Ngawi. 

Beberapa kali singgah di Sragen, saya belum pernah mampir ke warung makan tersebut untuk mencicipi bothok patin-nya yang terkenal. Melihat videonya, air liur saya mengalir. Tapi apalah daya? Kalau saja si warung masih ada di seputaran Jakarta, saya mungkin masih nekat mengunjunginya

Otak-Otak Ikan Tanjung Pinang


Tanjung Pinang, pulau kecil di kepulauan Riau merupakan tanah kelahiran Ibu saya. Walaupun hanya sebentar saya tinggal di sana tetapi pengalaman masa kecil itu sungguh tak terlupakan.

Saya masih ingat rumah kami yang mungil di Tanjung Unggat, di belakang rumah penuh dengan hutan bakau, pohon kelapa dan aneka tanaman dan sesemakan rawa. Masa kecil saya sepulang sekolah banyak dihabiskan berkeliaran di hutan itu mencari aneka tumbuhan atau buah-buahan hutan untuk bermain 'pasar-pasaran'.

Di depan rumah kami mengalir selokan dengan lebar 2 meter dan cukup dalam sekitar 1,5 meter. Jika bulan purnama dan air laut pasang maka permukaan selokan meluap karena dipenuhi dengan aliran air laut. Aneka ikan khas daerah tersebut seperti ikan kitang-kitang, ikan sembilang dan masih banyak lagi  hanya saya lupa namanya, akan berhilir mudik memenuhi selokan. Sangat mengasyikkan memandangnya.

23 November 2010

Mudahnya Membuat Pizza: Pizza Sosis & Daging Asap




Ingin membuat keluarga anda terkesan? Buatlah pizza. Keponakan saya, dua krucil kecil yang smart dan lucu adalah penggemar berat pizza. Plain pizza tepatnya. Pizza dengan topping parutan keju cheddar diatasnya dan keju mozarella yang meleleh di pinggirnya. Kalau harus sering-sering membelinya (minimal 1 kali dalam seminggu dan masing-masing 1 loyang ukuran middle) di warung-warung penjual pizza bisa membuat 'tekor kocek'. Buat sendiri dong! Ahh, kayanya ribet, ntar kalau nggak jadi gimana? (takut gagal mode on).

Tapi masa sih sampai sebegitu susahnya? Atau hanya karena saya yang paranoid saja? Kalau ditilik-tilik sebenarnya pizza hanya terdiri atas adonan roti yang dipipihkan kemudian diberi aneka saus, keju parut dan topping diatasnya sebagai pelengkap. Nah, untuk topping-nya tergantung selera kita masing-masing. Bisa daging sapi, ayam, sosis,  daging sapi asap, seafood, aneka sayuran, atau hanya keju saja - seperti favorit topping keponakan saya - dan tentunya masih banyak aneka bahan makanan lainnya yang bisa dimodifikasi menjadi topping Pizza. 

Tom Yam Seafood (Sup Seafood Asam Pedas ala Thailand)


Masakan Thailand memang oke dan telah terkenal hampir di semua negara termasuk Indonesia. Rasanya yang pedas dan spicy menjadikannya mudah beradaptasi dengan lidah kita. Restoran-restoran yang menyajikan hidangan khas Thailand juga begitu mudah dijumpai di Jakarta. Nah, salah satu masakan Thailand yang saya sukai adalah Tom Yam Kung atau sup udang asam pedas.  Menurut buku Low Fat No Fat - Thai & South - East Asian Cookbook, Tom Yam Kung merupakan hidangan sup yang paling terkenal dan populer dari negara tersebut. By the way,  kalau harus sering-sering merogoh dompet untuk bisa menikmati semangkuk Tom Yam Kung bisa bikin bangkrut juga.  Semangkuknya rata-rata di Thai Resto sekitar 30 ribu hingga 50 ribu rupiah. Isinya: prawn/udang besar dua ekor, kerang 3 biji, jamur merang sekitar lima potong. Sisanya? Potongan daun jeruk, serai dan air, dan air,  dan air semangkuk penuh. Mana nendang?

Roti Imut Isi Abon Ikan Tongkol


Sebenarnya postingan yang ini saya buat untuk memanfaatkan adonan Onion Cheddar Breadstick yang resepnya pernah saya posting sebelumnya. Karena ternyata si Breadstick jadinya lumayan banyak sementara adonan masih segunung. 

"Supaya adonannya cepat  habis bagaimana kalau kita buat roti isi saja? Kan abon ikan masih ada di kulkas". Malas dengan kreatif, beda tipis!

22 November 2010

Oatmeal-Date-Chocolate Cookies



Sering membuat oatmeal cookies? Atau mengganggap bahwa kue kering yang satu ini kurang istimewa? Saya sarankan anda untuk mencoba oatmeal cookies yang ini. Benar-benar berbeda dari biasanya. 

Selain sehat dan kaya akan serat karena menggunakan tepung gandum utuh dan rolled oat, tekstur kue ini juga renyah, garing dan legit. Selain itu membuatnya juga sangat mudah. Tidak perlu menggunakan mesin mixer selayaknya kue kering lainnya. Untuk cookies yang satu ini bahan-bahannya tinggal dicemplungkan jadi satu dalam mangkuk besar dan siap untuk dibakar. Mudah sekali dan hasilnya tidak mengecewakan. 

21 November 2010

Oseng-Oseng Mercon ala Just Try & Taste


Sering mendengar nama oseng-oseng mercon tapi belum pernah merasakannya? Berarti anda setali tiga uang dengan saya. Menu satu ini sering dimunculkan di acara kuliner di televisi atau di beritakan di internet. Dari gambar-gambar yang dimunculkan terlihat sangat lezat dan komentarnya-pun bintang lima semua.

Dalam benak saya, makanan ini pasti pedas, kaya bumbu dengan paduan garam dan gula yang 'medhok' khas masakan Jawa.

Berusaha mereka-reka bumbunya tapi belum pernah merasakan masakan aslinya memang susah. Apalagi beberapa situs atau food blog yang mencantumkan resep oseng-oseng mercon terasa hambar bagi saya. 

Yeast + Flour = BREAD

Onion Cheddar Breadstick

 
Kata yeast (ragi) berasal dari bahasa Inggris kuno gist, gyst, yang kalau ditelusuri lagi berakar dari Indo-Eropa, yes. Artinya mendidih, atau bergelembung. Informasi ini tentu saja saya peroleh dari Wikipedia, salah satu website pintar favorit saya.   

Yeast merupakan salah satu mikroorganisme yang termasuk kedalam kerajaan fungi (jamur). Saccharomyces cerevisiae merupakan spesies ragi (yeast) yang telah dipergunakan untuk baking/membuat roti dan fermentasi alkohol sejak ribuan tahun yang lampau.

20 November 2010

Fettuccine With Mushroom, Smoked Beef & White Sauce


Spaghetti, fettuccine, penne, ravioli dan keluarga pasta lainnya  memiliki banyak sekali penggemar. Tedy merupakan salah satu fans beratnya. Kalau tidak ingat, makanan italia ini memiliki kalori tinggi per-porsinya, sayapun tidak segan-segan untuk sering-sering menggasaknya. Rasanya memang mamamia lezattos!  

Jenis pasta yang sering saya makan di restoran adalah spaghetti dan fettuccine. Spaghetti bolognese dengan daging cincang dan saus tomat atau fettuccine dengan saus putih dan irisan daging asap/smoked beef. Nah, untuk fettuccine mushroom menurut saya yang paling enak ada di Pancious Pancake House. Sausnya kental, very cheesy dengan cita rasa yang pas. Cocok dengan lidah jawa ini yang maunya serba 'medhok'.

Ubek sana sini dan buka-buka kumpulan resep serta koleksi buku masakan, ternyata tidaklah sulit untuk membuat seporsi fettuccine mushroom kegemaran. Variasi resepnya memang banyak sekali jadi saya melakukan beberapa modifikasi hingga sesuai dengan selera. Acuan yang saya gunakan adalah buku Beyond Pasta.

Ginger Cookies alias Kue Jahe Berempah


Bagi yang menggemari kue kering dengan citarasa rempah-rempah maka kue jahe ini bisa menjadi pilihan. Rasa jahe, kayu manis dan cengkehnya berpadu dengan gula palem dalam kerenyahan kue membuat tangan gatal untuk mencomot kue kedua setelah pertama kali merasakannya. Resep asli kue jahe umumnya menggunakan molasses, karena saya tidak memilikinya maka saya ganti dengan gula palem untuk tetap memberikan efek warna kecoklatan khas kue jahe. Mungkin rasanya akan lebih enak jika menggunakan molasses, jadi next time saya akan coba mencari bahan tersebut di toko bahan kue langganan.

Modifikasi lainnya adalah saya menggunakan parutan jahe segar sebagai pengganti jahe bubuk. Jahe segar membuat aroma dan taste jahe lebih nendang di lidah, dan bagi yang tidak suka taburan gula pasir di atas kue, maka gula pasirnya boleh anda hilangkan. Saya juga tidak menggunakan baking soda, menurut saya rasa baking soda membuat kue menjadi terasa aneh seperti sabun. Jadi saya ganti dengan baking powder dengan takaran yang sama. Tanpa baking soda, kue tetap renyah dan garing. 

19 November 2010

Cake Kurma Kacang, Kismis & Cranberry


Cuti dua hari dan libur lebaran Haji membuat saya leluasa mengembangkan salah satu hobi yaitu nongkrong di Gramedia mencari buku-buku terbaru. Nah, kali ini untuk melengkapi koleksi buku masakan di rak buku saya.

Buka sana, buka sini saya tertarik dengan satu buku Seri Industri Rumahan: Quick Bread - Roti Cake Cepat Saji. Kalau yang cepat dan mudah pasti membangkitkan minat saya. Maklum, kemampuan mengolah bahan makanan masih pas-pasan: pas di kiri, kanan, depan, atau belakang :)

Ada satu resep yang menarik minat saya karena sesuai dengan isi kulkas saya saat ini. Cake Kurma Kacang. Membuatnya sangat mudah, bahan-bahannya tidak sulit didapat serta sehat, karena tidak menggunakan mentega dan full dengan buah kering plus kacang. Rasanya? Dari gambarnya di buku sih terlihat lezat.

Wokeh, sayapun berniat mencobanya.

18 November 2010

Ingin yang Hangat & Menyehatkan? Buatlah Sup!


Quick & Healthy Chicken Soup


Nah, hidangan yang satu ini sering saya bawa ke kantor sebagai bekal makan siang atau saat pulang kantor badan terasa capek tapi perut lapar berat.  Alasannya? Apalagi kalau bukan karena mudah dan cepat memasaknya.  

Kalau tubuh terasa kurang enak, hidung mulai gatal-gatal  dan tersumbat serta suara berubah menjadi bariton. Makan sup ini panas-panas membuat badan menjadi lebih nyaman dan rasa serta aroma rempahnya membuat hidung mampet menjadi meleleh.

Selain quick and easy, sup ayam ini komplit isinya. Ada ayam sebagai sumber protein. Sumber vitamin dan mineralnya dari wortel & kacang polong. Karbohidratnya? Jagung, apalagi. Kalau ingin lebih berat bisa ditambahkan dengan kentang yang dipotong dadu.

Lengkap dan praktis. 

17 November 2010

Camilan Renyah & Gurih Si Kue Bawang


Bawaan ngemil memang menyebalkan, dalam keluarga kami semua anggota keluarga jago makan dan jago ngemil. Tidak heran jika ukuran tubuh tidak ada yang small or medium, semua rata-rata  large dan extra-extra large. Mulai dari yang paling tua yaitu Ibu saya hingga anggota keluarga termuda yaitu keponakan saya, Fatih, yang berusia lima tahun. Nah, si kecil ini punya tempat terfavorit di rumah Pete, yaitu di dapur. Ehem, tepatnya sih seputar meja makan dan kulkas. Kalau ada anggota keluarga yang tiba-tiba 'sedikit' mengurus atau menggunakan pakaian dengan ukuran M alias 'sedang' cenderung gendut sedikit, maka yang lain akan sibuk berkometar. Kok bisa? Ada apa? Mengapa? Bla bla bla. Antara sirik dengan takjub, susah dibedakan.

Oke, saya hentikan men-zolimi keluarga sendiri, kembali ke urusan ngemil. Ngemil termasuk kegiatan yang berat di ongkos dan berat di badan. Memang banyak camilan murah  yang bisa kita dapatkan di sekitar kita hanya saja mungkin diragukan higienitas dan kandungan gizinya. Mau beli yang agak mahal, lama kelamaan berat juga di kantong. 

Tongkol Pedas Bumbu Rawit


Berhubung kemarin saya membeli ikan tongkol satu ekor besar, saya pun akhirnya berusaha mengkriyakan si ikan menjadi lauk. Sebagian telah diolah menjadi abon ikan dan tersimpan di tupperware. Nah, sisanya ini dimasak, ehem, rencananya dimasak menjadi balado ikan. Tetapi berhubung cabai merahnya 'kelupaan' beli di pasar akhirnya kita olah dengan menggunakan cabai rawit saja. 

Oke, jadinya? Tongkol Pedas Bumbu Rawit!  Bagaimana tidak pedas? Mba Jum, asisten  di rumah, memasukkan hampir 15 butir cabai rawit kedalam bumbunya.

Tuna Kuah Asam Belimbing Wuluh


Masakan manado memang tidak pernah membuat lidah kecewa, kaya bumbu dan kental dengan rasa. Mungkin hampir semua masakan manado saya sukai apalagi yang berbahan utama seafood. Bagi pecinta makanan pedas, asem, asin seperti saya, masakan manado benar-benar ajang kuliner yang layak untuk dicoba dan dijadikan favorit.


Tuna kuah asam ini resepnya saya ambil dari ikan kuah asam manado. Hanya saja biasanya ikan yang digunakan adalah ikan kakap merah atau kerapu. Kali ini saya menggunakan fillet tuna yang bebas duri. Jadi bisa disantap dengan nyaman :)

16 November 2010

Gurihnya Abon Ikan Tongkol


Bagi penggemar ikan seperti saya, rasanya tak bosan-bosannya setiap hari menikmati  jenis makanan laut yang satu ini. Beragam resep dan cara untuk mengolahnya pun menjadi tantangan bagi saya untuk mencobanya.

Mungkin ini hasil gemblengan sedari lahir, tinggal di Sumatera, dekat pantai dan laut, setiap hari menu utama kami di rumah adalah ikan. Harganya yang murah meriah dan rasanya yang gurih dan lezat, fleksibel untuk diolah menjadi aneka lauk, menjadikan ikan pilihan utama bagi Ibu saya untuk hidangan keluarga. 

14 November 2010

Tahu Bakso Sehat Berkuah


Kalau makan tahu bakso, saya jadi ingat dengan Jogya. Dulu waktu masih kuliah disana, tiap hari Minggu saya sempatkan mampir ke pasar tradisional di dekat kos-kosan. Pedagang kue-kue kecil di pasar sering menjual tahu bakso. Tahu goreng berbentuk segitiga yang didalamnya diisi dengan adonan seperti bakso. Rasanya gurih dan lezat, paling enak dimakan dengan cabai rawit yang pedas.

Penganan ini bukan jenis makanan baru, kadang-kadang kalau kita ke penjual bakso, abang baksonya ada juga yang menyediakan jenis bakso berselimut tahu ini. 

Tahu bakso merupakan salah satu makanan favorit keluarga kami, ide membuatnya bermula dari teman satu kos adik saya di Jogya yang orangtuanya adalah juragan daging sapi. Setiap kali mudik ke kampung halaman selalu kembali dengan satu kotak tahu bakso. Nah, tahu bakso yang dibawa teman adik saya ini tentu saja istimewa dan rasanya jauh lebih 'nyampleng' dibandingkan dengan yang dijual di pasar. Segitiga tahunya berukuran besar, komposisi daging dalam adonan baksonya sangat terasa, ditambah dengan bumbu-bumbu rempah yang harum. Hanya dalam hitungan detik, satu kotak tahu berisi kira-kira 25 potong amblas tak bersisa.

Tepo/Lontong Tahu Kecap


Pagi ini asisten kami Mba Jum memasak Tepo Kecap untuk menu sarapan pagi. Serasa nostalgia rasanya, pagi-pagi menyantap tepo kecap yang super laziz. Di kampung halaman saya, Ngawi - Jawa Timur tepatnya di desa Paron. Tepo Kecap  atau biasa kita kenal dengan lontong kecap adalah makanan yang sangat populer dan biasa dijual oleh mbok-mbok di pasar bersaing dengan penjual nasi pecel dan bubur sumsum. Kami biasanya menyantapnya sebagai menu sarapan di pagi hari. Sebagaimana lontong kecap lainnya, maka tepo didominasi oleh irisan tepo/lontong, potongan tahu goreng, rajangan halus kol, tauge dan siraman kuah yang manis asam segar ditaburi dengan kacang tanah yang digoreng. Irisan tomat merah dan sedikit cuka di kuahnya memberikan rasa asem-asem segar yang berpadu dengan manisnya kecap dan gurihnya kacang. Plus aroma seledri yang menggugah selera. Hmm, jadi kangen dengan tepo kecap di Paron.

13 November 2010

Pumpkin Puree & Double Layer Pumpkin Cheesecake

Pumpkin Cheesecake and Herbs Book

Oh, greenly and fair in the lands of the sun,
The vines of the gourd and the rich melon run,
And the rock and the tree and the cottage enfold,
With broad leaves all greenness and blossoms all gold…

The Pumpkin by John Greenleaf Whittier


Petikan sajak di atas adalah paragraf pertama milik John Greenleaf Whittier yang berjudul The Pumpkin yang terdiri atas lima paragraf.  Sajak tersebut banyak bercerita mengenai pumpkin atau yang biasa dikenal dengan labu kuning.

Menurut tante Wiki (wikipedia), labu (Cucurbita spp.) merupakan tumbuhan yang tumbuh merambat, dengan sulur-sulur yang tumbuh di sepanjang batang dan ujung tanaman, bunga berwarna kuning cerah. Buah memiliki kulit yang tebal dan keras, umumnya berwarna jingga atau kuning terang dengan biji-biji yang berukuran besar.

Labu kuning termasuk tanaman pertanian yang paling populer di Amerika Serikat dan memiliki peran penting dalam dunia kuliner maupun dalam perayaan Thanksgiving & Halloween. Hampir semua bagian tanaman bisa dimanfaatkan mulai dari  daun dan tunas muda, bunga, buah dan biji.  Daging buahnya yang telah masak bisa diolah menjadi aneka makanan seperti pie, cookies, puree, cake, muffin, dan bijinya sering kali dipanggang untuk dimakan sebagai makanan kecil.

Kandungan gizinya juga tinggi mengandung antara lain protein, kalsium, zat besi, vitamin A, vitamin B1 dan C sehingga tidak heran jika ibu-ibu seringkali menjadikan labu kuning sebagai salah satu campuran dalam makanan bayi.

Kue Labu Kuning (Pumpkin Cookies)


Ada satu lagi jenis cookies yang cocok untuk dinikmati di pagi atau sore hari sambil menyeruput segelas teh madu hangat dan bergosip ria di teras. Pumpkin Cookies! Kue Labu Kuning. Kue yang satu ini bukan jenis kue kering yang tahan disimpan dalam stoples hingga berbulan-bulan, karena teksturnya yang empuk dan chewy. Saya menjadikannya sebagai alternatif camilan pengganti pisang atau tahu goreng ketika lagi kepengen makan yang manis-manis.

Bermula dari si puree labu kuning sisa membuat pumpkin cheesecake yang masih tersimpan rapi di dalam kulkas. Sayapun membuka-buka gudang resep di notebook. Ujung-ujungnya resep dari Allrecipes.com yang telah lama saya simpan di dalam arsip cookies, saya pilih untuk mengkaryakan si bubur labu.

Cake Wortel - Carrot Cake


Terus terang saya akui saya termasuk orang yang suka mencoba bermacam-macam resep. Walaupun dengan pengalaman memasak saya yang minim dan semuanya autodidak alias  tidak pernah ikut kursus masak satupun, saya cukup nekat mencoba resep masakan yang belum pernah saya tahu rasanya. Basic memasak saya peroleh dari Ibu saya yang menurut saya rasa masakannya super enak (hampir semua anak menganggap masakan ibunya paling oke). Ibu saya mampu mengubah bumbu dan bahan makanan sederhana menjadi makanan dengan cita rasa yang membuat anak-anaknya kangen untuk selalu mencicipinya. Tapi itu basic untuk memasak lauk pauk dan sayur mayur. Untuk basic membuat cake, cookies dan aneka kue lainnya, Ibu saya sama payahnya dengan anaknya :)

Oke, saya hentikan dulu intermezo ini. Resep kali ini tidak ada hubungannya dengan Ibu saya. Cake wortel ini salah satu resep yang saya coba tanpa pengalaman pernah mencicipinya. Hanya modal penasaran, karena sering sekali membaca di majalah terbitan luar atau di internet.

Nasi Pepes Bakar


Pernah memasak nasi terlalu banyak sehingga tidak habis? Atau karena ada acara di rumah kemudian nasi tersisa segunung di cooker sedangkan lauk pauknya sudah amblas tak bersisa?  Saya sering mengalaminya dan sudah dalam taraf bosan mengolahnya menjadi aneka nasi goreng. Sebut saja nasi goreng pedas, nasi goreng ijo karena pakai cabai rawit hijau, nasi goreng pete, nasi goreng kornet, nasi goreng gila, nasi goreng teri, nasi goreng balado ikan, kalau yang ini ikan balado sisa saya suwir-suwir dan campur ke dalam nasi goreng. Yup, saya yakin masih ada seribu modifikasi nasi goreng yang bisa saya kriyakan, tapi tetap saja:  nasi goreng!

Pada suatu hari, ehem, ada acara di kantor saya dan menu utamanya adalah nasi pepes bakar. Wah, saya langsung jatuh hati. Paduan ikan tongkol, ayam, ikan teri goreng, aneka rempah dan kemangi terasa meresap ke dalam nasi yang pulen, ditambah dengan aroma daun pisang yang harum terbakar. Satu bungkus rasanya kurang! Apesnya pas mau nambah ternyata gunungan nasi pepes bakar telah habis tak bersisa.

07 November 2010

Manisan Jahe (Candied Ginger)

Manisan Jahe tanpa taburan gula

Jahe dengan nama latin Zingiber officinale merupakan salah satu rempah-rempah atau bumbu dapur yang sering saya pergunakan untuk menambah aroma lezat pada masakan, untuk menghilangkan amis pada masakan ikan, daging dan ayam dan setahu saya juga memiliki kemampuan pengobatan. Membuka website Wikipedia saya menemukan informasi lengkap mengenai bumbu yang jarang absen dari dapur sebagian besar keluarga di Indonesia dan mungkin di dunia.

Kenapa tiba-tiba saya tertarik dengan jahe? Begini ceritanya, minggu lalu saya iseng-iseng ke pasar tradisional didekat rumah dan melewati deretan Mbok-Mbok penjual bumbu dapur dan sayuran. Mata saya tertumbuk pada tumpukan jahe yang segar, besar-besar dan harga per-kilonya kali ini tidak terlalu mahal. Hmm, apa yang bisa saya lakukan dengan jahe-jahe yang begitu menggoda ini? Karena kalau harus membeli dalam jumlah besar seringkali jahe di dapur menjadi busuk, berjamur atau mengering. Aroma harumnya menguap sehingga tidak oke lagi untuk campuran bumbu masakan.


Mie Ayam Instan ala Just Try & Taste


Asisten masak memasak kami Mba Jum, spesialis penyediaan bahan-bahan dan bersih-bersih punya satu resep mie ayam yang dibawanya dari kampung dengan rasa yang sangat lezat dan mudah proses penyajiannya.

Resep mie ayamnya ini hingga sekarang belum pernah gagal mendapatkan rating 'eunak' dari para penikmatnya. Awalnya ketika si Mba mengatakan ingin memasak mie ayam saya langsung membayangkan aneka botol bumbu dan proses pengolahan di abang-abang penjual mie. Ribet!

Tapi Mba Jum dengan pede mengatakan, "Ngga susah kok, dan masaknya juga cepat". Hmm, karena beliau insist saya pun tertantang, "Okeh, go ahead". Sebentar saja semangkuk mie panas dengan potongan-potongan ayam bergelimang bumbu rempah dan kecap dihiasi irisan daun sawi yang cantik terhidang di depan muka saya dan Tedy. Langsung saja kami mengambil senjata berupa garpu dan sumpit dan mulai menyerbu.

Hmm, uuuhh, ahhh, sedap!

Tumis Ayam & Sayuran Kaya Rempah


Tumisan! Ah kalau mendengar resep tumisan yang terbayang dalam benak saya adalah masakan yang simple, praktis dan cepat. Tumisan akan menjadi sehat jika kita menggunakan minyak zaitun untuk menumis bumbu dan sayuran segar yang dimasak setengah matang. Kriuk! Renyah, segar dan lezat.

Banyak aneka ragam sayuran dan bahan makanan dengan mudah diolah dalam tumisan. Bagi pekerja kantoran yang pergi pagi pulang malam seperti saya dan Tedy, tumisan menjadi alternatif yang sangat tepat. Tumis ayam dan sayuran yang saya sajikan kali ini dimasak hanya dalam waktu 15 menit dan dari bahan-bahan sisa yang saya temukan di dalam kulkas. Sengaja saya tambahkan rempah-rempah kayu manis dan cengkeh bubuk untuk memperkaya rasa dan sebagai alternatif versi bumbu untuk tumisan. Aromanya yang harum merebak hingga seluruh rumah. 

Chocolate Chips, Raisin & Nuts Cookies



Lebaran kemarin merupakan kali pertama saya mencoba membuat cookies. Cookies yang renyah, legit, dan gurih sudah lama ada di angan-angan saya hanya saja belum pernah terwujud karena belum memiliki oven yang pas untuk mencobanya. Dengan oven listrik SICO ini, rasa percaya diri sendikit tumbuh. Seperti biasa, bermodalkan 'nekatisme' yang sepertinya menjadi jurus utama untuk belajar membuat kue akhirnya saya beranikan diri untuk mencoba. ^_^ Chocolate Chips, Raisin, Nuts Cookies adalah hasil browsing di website andalan Joy of Baking. Chocolate chips yang manis, kacang dan butter yang gurih dan rasa asam dari buah kering tercampur dengan sempurna. Keponakan saya yang berumur 7 dan 5 tahun menghabiskan satu toples besar cookies ini hanya dalam satu kali kesempatan. Hmm, sepertinya minggu ini saya harus mengisi si stoples besar lagi. Tedy, adik saya,  minggu lalu telah menggasak habis cadangan saya.

06 November 2010

Brownies: Simple, Lezat, Sekejap


"Waktu di Jepang, aku pernah coba bikin brownies pakai microwave", kata Tedy. Saya memandangnya setengah tidak percaya. "Sukses"?, tanya saya. "Jadinya bukan brownies, tapi cookies. Keras". Saya tertawa mendengar jawabannya. "Eh, tapi tetap enak kok. Jadi anggap saja aku berhasil bikin cookies tapi gagal bikin brownies", belanya. Yah, walaupun akhirnya brownies Tedy berakhir cookies saya tetap nekat untuk mencoba membuatnya. Adik saya dengan tinggi 189 cm dan berat 100 kg memang hobi makan tetapi bukan hobi masak. Jadi kalau sampai dia nekat membuat brownies pastinya resep kue yang satu ini tidak susah-susah amat dibuat.  

Asem-Asem Segar Daging Sapi


Hujan, hujan dan hujan....

Sepertinya Jakarta tidak mengenal musim yang lain selain hujan. Bagi saya dan Tedy (adik saya), hujan selalu membuat isi kepala membayangkan makanan yang panas-panas dan pedas. Hancur program diet. Hancur target menurunkan berat badan 15 kg. Hm, Tedy tentu saja... kalau saya cukup 5 kg. Berat nian! Tedy seperti biasa dari pagi masih nangkring diatas ranjang sambil memelototi laptop sibuk ber-browsing ria. Setoples kacang goreng bali yang tadinya lumayan penuh makin terkuras. Tiris. Iseng-iseng ke dapur membuka-buka kulkas sambil berpikir-pikir masakan apa yang 'cucok' untuk menemani cuaca yang basah ini. Mata saya terarah ke daging sapi beku yang terbungkus plastik. Saya membelinya minggu lalu, rencananya untuk membuat chilli masakan Meksiko yang terdiri atas kacang merah, daging, sosis, tomat dan cabai (chilli) tentu saja. Tapi apa daya, kalau malas lagi kumat seperti ini maka resep yang lebih simple tentu lebih afdol bukan? ^_^

Teringat dengan pohon belimbing wuluh yang sarat buat, saya langsung membayangkan semangkuk asem-asem daging yang panas, pedas & segar. Air liur menetes dan kaki langsung berlari ke depan rumah sambil tangan menyambar payung. Yup, menu siang hari ini adalah asem-asem daging!

Pohon Belimbing Wuluh
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...