14 April 2011

Tumis Brokoli Bawang Putih



Simple, lezat dan sehat. Hmm, apalagi yang dituntut dari menu yang anda santap setiap hari jika telah memenuhi ketiga kriteria tersebut? Masalahnya adalah tidak mudah menemukan variasi resep masakan seperti itu. Nah, tumis brokoli bawang putih ini salah satu jenis masakan yang menurut saya sangat mudah dibuat, rasanya juga lezat dan tentu saja brokoli telah terkenal akan kandungan zat gizi, vitamin C serta  memiliki kemampuan anti kanker.


Kendalanya di brokoli adalah sayuran ini mudah busuk dan tidak tahan lama, bahkan di kulkaspun dalam waktu 2 -3 hari akan berubah warna menjadi kekuningan. Saya pernah mencoba membekukan brokoli di freezer, namun hasilnya kurang memuaskan. Karena itu yang paling baik adalah begitu dibeli dari pasar atau supermarket maka brokoli harus segera diolah dan disantap. 
 
Tips untuk mengolah brokoli: cuci bersih brokoli dengan air mengalir untuk menghilangkan residu pestisida, kotoran dan terkadang ulat kecil yang suka bersarang dikerimbunan kuntumnya. Jangan memasak brokoli terlalu lama, brokoli paling lezat dan sehat jika dimasak setengah matang sehingga masih renyah dan zat gizinya tidak banyak hilang karena proses memasak yang terlalu lama. Batang brokoli yang gendut ini juga bisa kita ikut sertakan untuk dimasak, caranya adalah kupas batang brokoli kemudian iris tipis-tipis dan masukkan ke dalam tumisan.

Oke, berikut resepnya ya.




Tumis Brokoli Bawang Putih
Resep hasil modifikasi sendiri

Bahan:
- 1 buah brokoli, berat kira-kira 500 gram, pisahkan kuntum dan batangnya
- 4 butir bawang putih, cincang halus
- 1 sendok makan saus tiram
- 1/4 sendok teh garam
- 1/2 sendok makan gula pasir
- 1/4 sendok teh kaldu bubuk
- 1/4 sendok teh merica bubuk 
- 1/4 sendok makan tepung maizena larutkan dengan 2 sendok makan air
- 50 ml air
- 1 sendok makan minyak untuk menumis

Cara membuat:
Panaskan minyak di wajan, tumis bawang putih hingga harum. Masukkan brokoli, masak hingga setengah matang. Tambahkan saus tiram, gula pasir, garam, kaldu bubuk, merica bubuk, larutan maizena dan air. Aduk-aduk hingga mendidih dan kental, cicipi rasanya dan angkat. Sajikan tumis brokoli dengan nasi hangat. 



Brokoli paling lezat jika dimasak setengah matang jadi jangan terlalu lama memasaknya hingga brokoli terlalu lunak ya. Enjoy!

Source:
Wikipedia - Broccoli




6 komentar:

  1. Salam kenal mbak,,
    terimakasih resep brokolinya,
    biasanya aku numis brokoli, batangnya aku buang, tapi setelah mencoba resep ini, wah enak mbak.. kriuk kriuk hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Devi, salam kenal juga ya. Batang brokoli jangan dibuag, kirim ke saya saja ya wakakkaka

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  3. halo mba, kalo tepung maizena diganti tepung biasa kira2 bisa ga ya? takaran nya jadi berubah ga?

    BalasHapus
    Balasan
    1. maizena hanya untuk mengentalkan, bisa diganti tapioka tapi takarannya 1/2 maizena. pakai terigu keknya bisa ya, saya belum pernah coba. sebenarnya tepung diskip saja gpp kok

      Hapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...