13 April 2011

Bayam & Tuna Fritata


Fritata adalah makanan yang bahan dasarnya terbuat dari telur, mirip-mirip seperti omelete dan quiche. Bahan makanan lainnya yang umum ditambahkan pada fritata adalah irisan daging, keju, sayur-mayur, atau pasta, plus aneka rempah untuk memperkaya rasanya. Makanan ini berasal dari Italia dan nama fritata diambil dari bahasa Italia, fritto, yang merupakan bentuk lampau dari kata to fry (friggere) artinya digoreng, dan pada awalnya merupakan istilah umum yang digunakan untuk memasak telur dengan menggunakan penggorengan. 

Lantas apa yang membedakan fritata dengan omelete biasa? Menurut Wikipedia ada empat hal:
  • Biasanya bahan-bahan untuk fritata langsung dicampurkan ke dalam kocokan telur saat telur masih mentah, sedangkan omelete umumnya bahan-bahan ditambahkan saat telur dalam kondisi setengah mengeras/matang di penggorengan. Biasanya telur untuk fritata dikocok lama untuk memasukkan sebanyak mungkin udara kedalamnya, tujuannya agar telur mampu menampung lebih banyak isi dan menghasilkan fritata yang lebih mengembang.
  • Fritata dimasak dengan panas yang sangat rendah (api kecil), lebih rendah dibandingkan dengan omelete, tujuannya agar bagian bawah telur mengeras sementara bagian atasnya masih lembek. Nah kalau yang ini saya hindari, saya memasaknya hingga semua telur mengeras.
  • Berbeda dengan omelet dimana telur dilipat untuk menutupi bagian isinya, maka di fritata, telur dibiarkan terbuka sehingga bagian dalamnya terlihat. Karena itulah mengapa saat menggoreng fritata, telur tidak dibalik.
  • Fritata umumnya disajikan dalam bentuk potongan atau slice dalam kondisi panas atau telah dingin, berbeda dengan omelet yang disajikan utuh dalam kondisi masih panas.
Makanan ini mudah dibuat dan isinya juga bisa dimodifikasi dengan bahan-bahan yang ada di kulkas, bumbunya pun sangat simple. Berikut resepnya ya.


Fritata Tuna & Bayam
Resep hasil modifikasi sendiri

Bahan:
- 2 butir telur ayam
- 1 genggam bayam, kukus setengah matang, rajang kasar
- 2 sendok makan suwiran ikan tuna yang telah dikukus/direbus matang
- 1 sendok makan irisan sosis sapi
- 1 batang daun bawang rajang kasar
- 2 sendok makan keju Kraft mudah meleleh, potong tipis ukuran 1 x 1 cm.
- 1 sendok makan minyak zaitun/minyak sayur untuk menumis bumbu
- 2 sendok makan minyak untuk menggoreng

Bumbu:
- 1/2 sendok teh merica bubuk
- 2 ujung kuku pala bubuk
- 1/4 sendok teh garam
- 1/4 sendok teh kaldu bubuk 
- 3 butir cabai rawit merah, rajang halus 
- 1 butir bawang putih, cincang halus
- 2 butir bawang merah, cincang halus

Cara membuat:
Panaskan 1 sendok makan minyak di penggorengan datar teflon, tumis bawang merah, bawang putih dan cabai rawit hingga harum. Masukkan tuna dan sosis, aduk-aduk sebentar, angkat tumisan.

Kocok telur di mangkuk menggunakan kocokan telur hingga berbusa, masukkan tumisan tuna, bayam kukus, daun bawang, dan sisa bumbu lainnya. Aduk rata. 

Panaskan 2 sendok makan minyak di wajan bekas menumis tuna, masukkan kocokan telur sambil ditata agar bayam dan tumisan tersebar merata. Tata potongan keju diatasnya.  Tutup penggorengan dan masak menggunakan api yang sangat kecil hingga telur mengeras dan matang. Angkat. 


Sajikan fritata dengan saus sambal jika suka.

Source:
Wikipedia - Fritata

0 komentar:

Post a Comment

Heloooo! Terima kasih telah berkunjung di Just Try & Taste dan meluangkan waktu anda untuk menulis sepatah dua patah kata. Walau terkadang saya tidak selalu bisa membalas setiap komentar yang datang, namun saya senang sekali bisa menerima dan membacanya.

Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen anda dalam mencoba resep-resep yang saya tampilan. Semua komentar baik di posting lama maupun baru sangat saya nantikan. ^_^

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan di artikel karena saya menggunakan setting moderasi, namun jangan khawatir, begitu saya kembali ke laptop maka hal utama yang saya lakukan adalah mengecek dan mempublish komentar anda.

Saya berusaha memberikan yang terbaik untuk membalas komentar, pertanyaan maupun sharing yang anda berikan. Walaupun saya sama sekali bukan ahli dibidang ini namun saya akan berusaha untuk mencari alternatif solusi berdasarkan pengalaman pribadi maupun dari sumber lainnya untuk menjawab pertanyaan yang masuk. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya jika ternyata saran atau solusi yang saya berikan justru membuat eksperimen anda menjadi gagal.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try & Taste. Untuk mengajukan pertanyaan dan komentar, anda juga bisa langsung email ke saya di justtryandtaste@gmail.com

Saya tunggu komentar, feedback, email dan sharing anda ya. Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Salam sukses!!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...