28 April 2011

Kue Lobak (Radish Cake)


Lobak (Raphinus sativus), merupakan tanaman sayur yang masuk ke dalam kelompok keluarga Brassicaceae atau kubis-kubisan. Tanaman ini berasal dari China dan saat ini telah banyak dibudidayakan di Indonesia terutama di daerah dataran tinggi. Bagian tanaman yang banyak dimanfaatkan adalah umbinya yang berwarna putih ini, walaupun menurut Wikipedia bagian daun, pucuk tanaman dan polong buahnya bisa dimakan juga. Jenis lobak sendiri bermacam-macam, ada yang berkulit merah, dengan ukuran kecil dan bentuk cenderung bulat, dikenal dengan nama European radishes. Jenis lainnya yaitu daikon atau Chinese/Japanese radishes, umumnya ditanam  di dataran Asia termasuk Indonesia, merupakan lobak dengan kulit berwarna putih dan memiliki ukuran yang besar.


Menurut saya (ehem, kalau tidak salah sih),  penggunaannya di kuliner di Indonesia tidak sebanyak di negeri asalnya, paling 'banter' dimakan mentah sebagai lalap dan dimasak menjadi  salah satu bahan pelengkap soto dan sop iga. Atau diawetkan dengan garam, menjadi asinan lobak yang tahan hingga berbulan-bulan. Asinan lobak ini biasanya digunakan untuk campuran masakan daging atau mie ayam dan banyak diperjualbelikan di supermarket atau pasar tradisional. Padahal sebenarnya kandungan gizi lobak sendiri sebenarnya cukup oke lho. Lobak merupakan sayur yang kaya akan asam askorbat, asam folat, dan potassium. Selain itu sayuran ini juga penyumbang Vit. B6, riboflavin, magnesium, copper dan kalsium yang baik. 

Saya sendiri selama ini memanfaatkan lobak hanya untuk soto dan sop iga, jika saat ini saya mencoba resep yang berbeda, itu karena saya telah kehabisan ide untuk mengolah dua buah lobak yang selama 2 minggu ini tergeletak di kulkas saya.  

Konon kabarnya kue lobak merupakan salah satu menu standard dim sum di Hongkong atau China dan juga beberapa negara lainnya yang menyajikan dim sum sebagai salah satu sajiannya. Menurut saya, kue lobak ini rasanya mirip dengan bakwan, perbedaannya hanya terletak pada proses memasaknya saja. Jika adonan bakwan langsung digoreng dengan minyak yang banyak, maka adonan kue lobak ini kita kukus terlebih dahulu hingga matang baru kemudian digoreng dengan sedikit minyak hingga kecoklatan. Kue ini kering dibagian luar dan lembut/basah pada bagian dalamnya.

Agar tidak lekas eneg maka enaknya kue lobak ini dimakan dengan saus sambal botolan atau saus cuka pedas yang resepnya juga saya sertakan disini. Terus terang ada satu hal yang tidak saya sukai dari lobak yaitu baunya yang menurut saya aneh, bahkan setelah ditumis dengan aneka bumbu lainnya. Bau tersebut baru lenyap setelah kue matang dan digoreng. 

Jika anda berminat maka berikut ini resepnya ya. 


Kue Lobak (Radish Cake)
Resep dimodifikasi dari Taste Hongkong - Turnips & Radish Cake With Chinese Sausages

Bahan:
- 2 buah lobak putih, berat kira-kira 700 gram
- 100 gram udang, kupas kulit dan cincang kasar
- 30 gram ebi kering, rendam air panas hingga empuk dan cincang kasar
- 2 buah sosis sapi, potong dadu
- 5 buah jamur shitake segar, potong dadu. Jika menggunakan jamur kering, rendam air hingga mekar dan potong-potong.
- 1 batang daun bawang, cincang kasar
- 200 gram tepung beras
- 100 gram tepung maizena
- 300 ml air
- Minyak untuk menumis & menggoreng kue

Bumbu:
- 4 siung bawang merah, iris halus
- 3 butir bawang putih, cincang halus
- 1/4 sendok teh merica bubuk
- 1 1/2 sendok teh garam
- 1 sendok makan gula pasir
- 1 sendok teh kaldu bubuk
- 1 sendok makan saus tiram
- 1 sendok makan kecap asin

Saus sambal:
- 5 butir cabai rawit merah, haluskan
- 2 butir bawang putih, cincang halus
- 50 gram gula merah, iris-iris
- 2 sendok makan gula pasir
- 1 1/2 sendok teh garam
- 250 ml air
- 1/2 sendok makan cuka masak
- 1/2 sendok makan maizena larutkan dengan 3 sendok makan air

Cara membuat:
Kupas lobak, cuci bersih. Parut kasar menggunakan parutan rujak serut, peras airnya dan sisihkan. Tampung air perasan lobak di gelas ukur, tambahkan dengan air bersih hingga menjadi 300 ml. Sisihkan.


Siapkan mangkuk ukuran sedang, masukkan tepung terigu, maizena dan air campuran lobak, aduk rata hingga menjadi larutan tepung. Sisihkan.


Panaskan wajan/penggorengan, panaskan 2 sendok makan minyak. Tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum. Tambahkan sosis, jamur, dan ebi, aduk rata. Masukkan udang, merica, kaldu bubuk, garam, gula, kecap asin dan saus tiram. Aduk-aduk hingga rata dan udang berubah merah. 


Tambahkan lobak parut ke dalam tumisan, aduk hingga rata. Matikan api kompor. Tuangkan 1/3 larutan tepung ke dalam tumisan lobak, aduk-aduk hingga tepung dan tumisan tercampur. 


Hidupkan api kompor, kecil saja, aduk-aduk lobak sambil tuangkan larutan tepung sedikit demi sedikit. Masak sambil terus diaduk agar tidak menggumpal di dasar wajan, hingga menjadi adonan yang kental dan tidak menetes. Angkat.


Siapkan loyang ukuran 23 x 10 cm, olesi permukaan loyang dengan mentega, tuangkan adonan ke dalam loyang, ratakan permukaannya. Kukus adonan selama 45 menit, atau hingga adonan matang, tes dengan tusuk gigi atau lidi. Jika tidak ada adonan yang lengket maka kue telah matang. Angkat dari kukusan dan dinginkan. Ketika masih panas kue akan terlihat basah dan lembek, ketika dingin kue akan mengeras.


Potong-potong kue jika telah benar-benar telah dingin atau masukkan ke kulkas agar mudah untuk diiris. Goreng kue menggunakan wajan anti lengket yang diberi sedikit minyak hingga permukaannya kecoklatan. Angkat dan tiriskan. Jika tidak semua digoreng maka masukkan sisa kue ke dalam kulkas dalam keadaan tertutup.


Saus sambal:
Siapkan panci kecil, masukkan air, cabai, bawang putih, garam dan gula. Masak hingga mendidih dan matang. Tambahkan larutan maizena, aduk hingga kental. Angkat dan masukkan cuka masak ke dalam saus. Aduk rata. Saus harus berasa asam, asin, manis.


Sajikan kue lobak dengan saus sambal sebagai pelengkapnya. Enjoy!

Sources:
Wikipedia - Radish
Wikipedia Indonesia - Lobak
Wikipedia - Turnip Cake

4 comments:

  1. Salam kenal Mbak Endang .. Kue Lobak adalah kesukaan saya . Dulu restoran china favorit selalu menyediakan dg versi tanpa lapchiong ( sosis china ) , hanya dg ebi saja . Rasanya enaakk .. Tapi skg susah menemukan versi tanpa sosis . Saya ingin coba buat yg ini . Trmksh sdh sharing resepnya ya , mbk .
    Rgds . Yeni .-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal Mba Yeni, thanks sharingnya ya Mba, moga resep diatas sesuai selera, saya sendiri terus terang susah nemuin kue ini di resto hehhehhe

      Delete
  2. enak lho,semua harus coba

    ReplyDelete

Heloooo! Terima kasih telah berkunjung di Just Try & Taste dan meluangkan waktu anda untuk menulis sepatah dua patah kata. Walau terkadang saya tidak selalu bisa membalas setiap komentar yang datang, namun saya senang sekali bisa menerima dan membacanya.

Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen anda dalam mencoba resep-resep yang saya tampilan. Semua komentar baik di posting lama maupun baru sangat saya nantikan. ^_^

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan di artikel karena saya menggunakan setting moderasi, namun jangan khawatir, begitu saya kembali ke laptop maka hal utama yang saya lakukan adalah mengecek dan mempublish komentar anda.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan. Jika anda ingin mendapatkan back link maka anda harus menggunakan OpenId atau Name + Url.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try & Taste. Untuk mengajukan pertanyaan dan komentar, anda juga bisa langsung email ke saya di endangindriani@justtryandtaste.com

Saya tunggu komentar, feedback, email dan sharing anda ya. Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Let's we try and taste! ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...